Anda di halaman 1dari 19

HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI

Hari/Tgl :14 Agustus 2017


Topik : Maksud dan Tujuan PFT Yang Mengacu Pada Pelayanan Kefarmasian
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Rekomendasi
jawab Pelaksanaan
1 Tujuan - Melangsungkan pelayanan farmasi yang optimal, baik - Supaya dilaksanakan oleh - Apoteker dan 14 Agustus 2017
Pelayanan.Farmasi dalam keadaan biasa maupun dalam keadaan gawat seluruh staf farmasi Seluruh staf
darurat, sesuai dengan keadaan pasien maupun fasilitas dengan peran serta PFT. farmasi
yang tersedia
- Menyelenggarakan kegiatan pelayanan profesional
berdasarkan prosedur kefarmasian dan etik profesi
- Memberi informasi mutakhir dan usul mengenai obat
2 Cakupan Pelayanan - Bahwa cakupan pelayanan farmasi Rumah Sakit - Supaya dilaksanakan oleh - Apoteker dan 14 Agustus 2017
Farmasi Umum Herna Medan adalah mencakup semua unit di seluruh staf farmasi Seluruh staf
RS. dengan peran serta PFT farmasi
- Pelayanan farmasi adalah pelayanan 24 jam 7 hari
seminggu.
3 Standar - Pelayanan Farmasi dilaksanakan oleh petugas Farmasi - Supaya dilaksanakan oleh - Ka.Farmasi 14 Agustus 2017
pelayanan.Farmasi dengan pendidikan Apoteker, Sarjana Farmasi, Asisten seluruh staf farmasi dan seluruh
Apoteker dan Ahlimadya Farmasi yang berijazah dan dengan peran serta PFT staf farmasi
sudah diakui.
- Pelayanan Farmasi dilaksanakan sesuai dengan - Supaya dilaksanakan oleh - Ka.Farmasi 14 Agustus 2017
standard pelayanan farmasi yang berlaku di indonesia. seluruh staf farmasi dan seluruh
dengan peran serta PFT staf farmasi
- Instalasi Farmasi harus melaksanakan Pelayanan - Supaya dilaksanakan oleh - Ka.Farmasi 14 Agustus 2017
Farmasi dengan standard dan mutu yang tertinggi. seluruh staf farmasi dan seluruh
dengan peran serta PFT staf farmasi
4 Peran serta PFT di Pelayanan kefarmasian dapat berjalan dengan sempurna di - Supaya dilaksanakan oleh - Apoteker, 14 Agustus 2017
lingkungan RS. lingkungan RS dengan adanya PFT. Peran serta PFT ini seluruh staf farmasi seluruh
sangat berpengaruh di lingkungan RS. Selain peran serta dengan peran serta PFT dokter dan
PFT Farmasi klinis juga diperlukan dilingkungan RS. PFT staf farmasi
ini akan berjalan dengan baik dengan adanya kerjasama
antar dokter-dokter spesialis yang mendukungnya.

Medan, 14 Agustus 2017

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan
HASIL NOTULEN RAPAT SUB KOMITE FARMASI DAN TERAPI

Tgl : 04 September 2017


Topik : Penyusunan Formularium RSU Herna Medan
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Rekomendasi
jawab Pelaksanaan
1 Pengkajian Penggunaan Bahwa Sub Komite Farmasi Adapun obat-obat yang diprioritaskan untuk dikaji oleh Sub Sub Komite 04 September
2017
Obat & Terapi RSU Herna Medan Komite Farmasi dan Terapi RSU Herna Medan adalah : Farmasi & Terapi
melakukan pengkajian - Obat yang berpotensi tinggi menimbulkan efek
penggunaan efek terapi dari samping yang serius, contoh : obat yang data efek
beberapa kelas terapi obat sampingnya belum banyak dilaporkan
setiap tahunnya. - Penggunaan obat secara tidak rasional contoh:
antibiotik
- Obat yang sedang dievaluasikan apakah apakah akan
dimasukan, dikeluarkan atau dipertahankan sebagai
formularium.
2 Penambahan dan Penambahan obat kedalam Syarat-syarat penambahan obat ke formularium : Sub KFT dan Staf 04 September
2017
Penghapusan obat dari formularium dilakukan - Alasan mengapa obat yang diajukan lebih baik Medik Fungsional
Formularium melalui pengusulan/ daripada yang sudah ada didalam formularium.
permohonan secara resmi - Bukti ilmiah dari pustaka yang mendukung perlunya
melalui SMF kepada Sub obat dimasukan ke dalam formularium RSU Herna
PFT RSU Herna Medan Medan.
- Penghapusan Obat dari Kriteria penghapusan obat dari formularium :
formularium dilakukan - Obat tidak beredar lagi dipasaran
melalui pengusulan secara - Obat tidak ada yang menggunakan lagi
resmi dari SMF ke Sub - Sudah ada obat baru yang lebih cos effective
PFT RSU Herna Medan. - Obat yang setelah dievaluasi memiliki resiko lebih
tinggi dibandingkan manfaatnya.

Medan, 04 September 2017

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan
HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI

Tgl : 18 September 2017


Topik : Kebijakan Penggunaan Obat Sesuai Formularium RSU Herna Medan
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Rekomendasi
Jawab Pelaksanaan
1 Standar pelayanan - Semua pegawai RSU Herna Medanyang Peresepan dan Penyiapan KFT dengan peran 18 September 2017
penggunaan obat rawat inap ataupun berobat jalan pemberian obat sesuai dengan serta Apoteker
bagi pegawai RSU obat berdasarkan standard RSU Herna Medan formularium RSU Herna
Herna Medan Medan yang ada.
- Untuk obat-obat yang tidak masuk standard, Agar dilaksanakan oleh KFT dengan peran
apabila masih ada sediaan obat yang sejenis para dokter RSU Herna serta Apoteker
maka petugas farmasi dapat mengganti obat Medan
sesuai dengan standard RSU Herna Medan

- Jika obat tersebut tidak ada yang sejenis Agar dilaksanakan oleh KFT dengan peran
maka petugas farmasi dapat mengkonfirmasi para dokter RSU Herna serta Apoteker
ke dokter yang bersangkutan untuk Medan
mengganti obat yang masuk standard RSU
Herna Medan.

Standar - Untuk pasien rawat inap / rawat jalan baik Supaya dilaksanakan Dokter, Perawat 18 September 2017
penggunaan obat dari perusahaan, Askes, ataupun Umum dan seluruh staf
untuk pasien rawat untuk pemberian obat harus disesuaikan farmasi
jalan / rawat inap dengan Formularium RSU Herna Medan
- Untuk setiap resep harus disesuaikan dengan Supaya dilaksanakan Dokter, Perawat 18 September 2017
standard perusahaannya yang kemudian dan seluruh staf
disesuaikan dengan Formularium RSU Herna farmasi
Medan
Obat diluar standar - Semua resep yang masuk ke farmasi adalah Supaya dilaksanakan Seluruh staf 18 September 2017
RSU Herna Medan resep dengan obat yang sudah sesuai dengan farmasi dengan
formularium RSU Herna Medan kerjasama dokter
- Jika dalam satu resep terdapat obat dan peran serta
diluar dari Formularium RSU Herna Medan KFT
dan obat tersebut tidak dapat diganti dengan
obat lain oleh dokter yang bersangkutan maka
dapat dilakukan dengan penyediaan Form di
luar standard RSU Herna Medan oleh perawat.
- Form diluar standard berisikan: nama
pasien, umur, Diagnosa, Jenis obat yang
diperlukan, alasan pemakaian obat, paraf dokter
yang merawat serta diketahui oleh Wadir
Yanmed& Keperawatan

Banyak resep tidak - Semua obat yang di resep oleh dokter harus Supaya dilaksanakan Seluruh staf 18 September 2017
masuk formularium disesuaikan dengan formularium RSU Herna farmasi dengan
RSU Herna Medan Medan, jika ada obat diluar standard maka staff kerjasama dokter
racik boleh menggantikan obat yang sama dan dan peran serta
disesuaikan dengan formularium RS, dan jika KFT
obat tidak ada yang sama harap dikonfirmasi
kembali ke dokter yang bersangkutan untuk
diganti dengan yang masuk standard.

Medan, 18 September 2017

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan

NOTULEN RAPAT SUB KOMITE FARMASI DAN TERAPI


Topik : Penggunaan Obat Diluar Formularium
Tgl / Waktu : 02 Oktober 2017
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggun Waktu
No Pembahasan Rekomendasi Tindak Lanjut g Jawab Pelaksanaan
1 - Kriteria - Secara umum, hanya - Jika ada pasien dimana sangat memerlukan terapi obat yang Seluruh staf 02 Oktober 2017
penggunaan obat obat formularium tidak tercantum dalam formularium maka dokter harus farmasi
diluar yang disetujui untuk mengisi form obat diluar formularium untuk disediakan dengan
formularium digunakan secara obatnya, tetapi form obat non formularium tersebut akan kerjasama
rutin di pelayanan dibawakan kedalam rapat sub PFT untuk ditindak lanjuti dokter dan
RSU Herna Medan dan jika obat tersebut dipakai oleh penderita secara peran serta
berkesinambungan dan banyak pasien lain yang cocok KFT
dengan obat tersebut, maka akan dipertimbangkan oleh sub
PFT untuk dimasukan ke standar formularium RSU Herna
Medan

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan

HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI


Topik : Kekosongan Obat Di Farmasi
Tgl / Waktu : 16Oktober 2017
Tempat :Ruang Rapat Lt. II
Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Tindak Lanjut
jawab Pelaksanaan
Kekosongan stock - Banyaknya pasien complain, karena Pergantian obat yang sama isi, Apoteker dan 16 Oktober
obat di farmasi kekosongan stock obat tersebut. ataupun khasiatnya untuk staf farmasi. 2017
- Ketersediaan obat di farmasi masih sedikit, jika minimalisasi kekosongan obat.
dokter meresepkan obat selalu masih kosong
dan pengganti yang sama tidak ada hanya yang
segolongan yang ada.

Medan, 16 Oktober 2017


Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan

HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI

Topik : Pelayanan Obat Di Farmasi Kurang Efisien


Tgl / Waktu : 30 Oktober 2017
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Rekomendasi
jawab Pelaksanaan
Obat lama sampai Jika ada resep Cito, waktu tunggu di Untuk obat cito memang selalu di duluankan oleh staf Apoteker, Staf 30 Oktober
2017
ke ruangan farmasi sangat lama sehingga farmasi tetapi dengan peraturan yang sudah ditetapkan Farmasi,
mengganggu kerja dokter. oleh RS. Dimana untuk semua resep wajib diinput ke perawat, dan
program SIMRS oleh perawat. Jika obat tersebut tidak para dokter.
diinput ke SIMRS pihak farmasi memang masih
memendingnya hingga obat tersebut sudah ada di
program SIMRS. Hal ini diminta kerjasama para
perawat agar mengikuti prosedur yang sudah
ditetapkan oleh RS agar proses kerja dapat berjalan
dengan lancar.
Jika ada resep emergency baiknya - Terkadang perawat suka mencitokan semua Apoteker, Staf 30 Oktober
2017
ada dispensasi dari pihak farmasi, obat, perawat kurang paham arti cito ataupun Farmasi,
dalam hal ini untuk mengantisipasi emergency untuk resep. Misalnya obat injeksi perawat, dan
keadaan/kondisi pasien yang sangat ketorolac perawat sering mencitokan padahal para dokter.
membutuhkan konsinyasi di ruangan sudah tersedia.
- Diminta kerjasama yang baik untuk para
perawat
- Untuk resep yang emergency untuk sementara
akandipertimbangkan untuk segera diberikan tanpa
terlebih dahulu diinput ke SIMRS Farmasi dan
apabila obat tersebut ada konsinyusi di ruangan
baiknya perawat menggunakan konsinyusi tersebut
agar lebih cepat diatasi.

Peresepan obat oleh Sediaan obat difarmasi sudah mulai Untuk setiap obat jika peresepan obat oleh dokter Apoteker, Staf 30 Oktober
2017
dokter tidak sesuai ada peningkatan yang lebih baik. kosong maka staf farmasi memang langsung Farmasi,
dengan yang Untuk obat yang memiliki isi dan menggantikan dengan sediaan yang ada dan hal ini perawat, dan
diberikan oleh staf khasiat yang sama sudah ada lebih sebenarnya sudah dikonfirmasikan ke perawat. Jadi para dokter.
farmasi. dari satu macam di farmasi. bukan karena staf farmasi salah dalam pemberian obat
tetapi komunikasi antara staf farmasi dengan perawat
kurang terjalin dengan baik.

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan

HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI

Topik : Pembahasan Kembali Materi Rapat Sebelumnya.(Pelayanan Obat Di Farmasi Kurang Efisien)
Tgl : 06 November 2017
Tempat :Ruang Rapat Lt. II
Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Rekomendasi
jawab Pelaksanaan
Keterlambatan obat Dari hasil pantauan di instalasi farmasi bahwa Ketersediaan obat akan tetap Apoteker dan 06 November
2017
dari farmasi sudah pelayanan obat ke ruangan sudah ada peningkatan dijaga di farmasi. Dan akan seluruh staf
mulai berkurang. yang lebih baik. Keterlambatan obat sudah jarang segera ditindak lanjuti jika ada farmasi
terjadi hal ini disebabkan karena sediaan stock di obat yang stocknya sudah habis.
farmasi sudah mulai terpenuhi seutuhnya.
Pergantian obat Untuk setiap pergantian obat, staf farmasi akan Di etiket obat staf farmasi akan Apoteker, 06 November
2017
dengan isi yang konfirmasi ke dokter yang bersangkutan jika obat selalu membuat persamaan obat, perawat dan
sama. tersebut segolongan, tetapi jika obat tersebut memiliki agar tidak terjadi kesalah seluruh staf
isi yang sama maka staf farmasi tidak perlu konfirmasi pahaman komunikasi antara farmasi
ke dokter. perawat, dokter dan staf
farmasis

Medan, 06 November 2017


Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan

HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI


Hari/Tgl : 13 November 2017
Topik : Peresepan Obat Sesuai Dengan Formularium RSU Herna MedanDan Standar DPHO
Tempat : Ruang Rapat Lt. II
No Permasalahan Pembahasan Rekomendasi Penanggung Waktu
jawab Pelaksanaan
1 Penggunaan obat - Sesuai dengan buku standard formularium Supaya dilaksanakan Seluruh 13 November
generik Rumah Sakit Umum Herna Medan lebih Oleh seluruh dokter Dokter 2017
mengutamakan pemakaian obat generik dengan masa dengan peran
- Dokter berhak menggunakan obat patent tenggang waktu serta
tertentu terhadap pasien dengan alasan rasional bagi perubahan selama Apoteker
pasien tertentu. kurang lebih 2 bulan
- Dokter dapat menggunakan obat diluar
formularium RSU Herna Medan dengan alasan
rasional bagi pasien tertentu terutama untuk pasien di
ruang ICU dan diruangan lain dengan meminta form
diluar standard formularium dari Direksi RSU Herna
Medan
2 Peresepan obat sesuai - Dengan adanya buku formularium RSU Herna Diminta kerjasama Seluruh 13 November
2017
dengan standar Medan maka diharapkan kepada semua dokter RSU yang baik antara dokter dan
formularium RSU Herna Medan agar dalam peresepan obat harus para dokter dan pihak
Herna Medan disesuaikan dengan formularium RSU Herna Medan, pihak farmasi untuk farmasi.
kecuali jika si pasien harus mendapatkan obat yang dilaksanakan,
tidak masuk standar RSU Herna Medan maka dapat
dilakukan pertimbangan untuk pembelian obat diluar
standard RSU Herna Medan oleh pihak farmasi.

Ketentuan 1. Daftar Obat I Supaya dilaksanakan Seluruh 13 November


2017
penggunaan obat Meliputi obat – obat untuk penyakit umum yang Oleh seluruh dokter Dokter
secara DPHO dapat diresepkan tanpa ketentuan khusus. dengan masa dengan peran
Pemberian resep untuk penyakit biasa selama 3 – 5 tenggang waktu serta
hari dan untuk penyakit kronis selama masimal 30 perubahan selama Apoteker
hari kurang lebih 2 bulan
2. Daftar Obat II
Meliputi obat-obat yang diberikan dengan ketentuan
khusus.
- Peresepan obat yang tercantum
dalam Daftar Obat III diberikan atas dasar
keterangan medis dari dokter yang merawat, dan
dilegalisasi oleh PT. Askes
- Peresepan obat antibiotika
diluar DPHO dijamin dengan penyetaraan harga
sesuai dengan golongan antibiotika yang tertera
dalam DPHO.
Penggunaan obat Kepada para dokter di Rumah Sakit - Rumah Sakit Supaya dilaksanakan Seluruh 13 November
2017
sesuai dengan apabila akan meresepkan obat bagi peserta Askes, Oleh seluruh dokter Dokter
standard DPHO hendaknya mengacu pada DPHO Askes, sehingga biaya dengan masa dengan peran
Askes obat yang diresepkan dapat ditanggung sepenuhnya tenggang waktu serta
oleh pihak Askes. perubahan selama Apoteker
kurang lebih 2 bulan

Apabila ada obat Obat diluar ketentuan dalam DPHO Askes tidak Supaya dilaksanakan - 13 November
2017
diluar DPHO menjadi tanggungan PT. Askes Oleh seluruh dokter Seluruh
dengan masa Dokter
tenggang waktu dengan
perubahan selama peran serta
kurang lebih 2 bulan Apoteker
-
Pasien

Medan, 13 November 2017


Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan

HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI


Tgl : 20 November 2017
Topik : Kekosongan Stock obat
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Tindak Lanjut
jawab Pelaksanaan
Stock Obat - Pelayanan kepada pasien tidak maksimal, - Koordinasi dengan gudang Bag Gudang 20 November
karena terhambatnya terapi obat. untukmelengkapi stock obat. Ka. Instalasi 2017
- Banyaknya pasien complain, karena - Pergantian obat yang sama isi, ataupun Farmasi
kekosongan stock obat tersebut. khasiatnya untuk minimalisasi Staf Farmasi
- Banyak juga obat-obat yang memang kekosongan obat.
kosong barang nasional, dengan bukti - Perlunya pemberitahuan kepada dokter
kosong barang dari masing-masing PBF, obat-obat yang sudah kosong barang
tetapi dokter masih tetap meresepkan obat nasional
tersebut.
- Peresepan obat oleh dokter sudah - Pemberian copy resep kepada pasien
disesuaian dengan formularium Askes agar dapat tetap melanjutkan terapy
tetapi stock di farmasi tidak ada obat.
- Ketersediaan obat di farmasi masih
sedikit, jika dokter meresepkan obat selalu
masih kosong dan pengganti yang sama
tidak ada hanya yang segolongan yang
ada.
- Banyaknya BKP yang pending, karena
tidak bisa melakukan penjualan obat.
Medan, 20 November 2017

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan

HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI


Tgl : 27 November 2017
Topik : System SIRS
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Tindak Lanjut
jawab Pelaksanaan
System SIRS - Lambatnya system Teramedik, menyebabkan - Penginputan resep banyak dilakukan Staf IT 27 November
obat-obat pasien opname dinaikkan terlebih di malam hari, Karena pada malam Ka.Farmasi 2017
dahulu sebelum input (dijual). hari system Teramedik dapat Staf Farmasi
- Banyak pasien umum BOJL yang tidak dapat digunakan.
mengambil obat, dikarenakan tidak bisa - untuk pasien pulang, pasien
melihat harga di Teramedik. melakukan deposit setelah semua
- Tidak terlaksananya SPO karena terganggu obat nya terjual pasien dihub untuk
kelambatan dari system Teramedik. mengambil kwitansi pembayan.
- banyaknya BKP yang pending, karena tidak - untuk pasien umum diberikan copy
bisa melakukan penjualan obat karena system resep.
SIRS Rusak.

Medan, 27 November 2017

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan
HASIL NOTULEN RAPAT KOMITE FARMASI DAN TERAPI
Tgl : 09 November 2015
Topik : Penyesuaian penggunaan obat BPJS
Tempat : Ruang Rapat Lt. II

Penanggung Waktu
No Permasalahan Pembahasan Tindak Lanjut
jawab Pelaksanaan
Penyesuaian - Banyak pasien yang complain karena - Untuk penyesuaian stock obat Bag Gudang 10 November
penggunaan obat kebijakan baru BPJS digunakan stock yang tersedia Bag 2015
BPJS - stock obat yang masih belum sesuai di farmasi, selagi menunggu Pengadaan
dengan buku FORMNAS BPJS. kelengkapan stock di farmasi. Staf Racik
- peserta Jamsostek, Jamkesmas - Perlu dibuatnya formularium
bergabung ke BPJS. baru yang disesuaikan dengan
FORMNAS.

Pematang Siantar, 10 November 2015

Dibuat oleh Disetujui Diketahui oleh

Rosmayana Situmorang Dra Deliana Harahap, Apt dr. Calvin Damanik, Sp. PD
Sekretaris PFTRSU.Herna Medan Ketua PFTRSU.Herna Medan