Anda di halaman 1dari 4

Job Safety Analysis (JSA)

 Hebbie Ilma Adzim |  Minggu, Oktober 26, 2014 |  Form dan Laporan K3

Job Safety Analysis (JSA) atau dikenal juga dengan Job Hazard Analysis merupakan upaya
untuk mempelajari/menganalisa dan serta pencatatan tiap-tiap urutan langkah kerja suatu
pekerjaan, dilanjutkan dengan identifikasi potensi-potensi bahaya di dalamnya kenudian
diselesaikan dengan menentukan upaya terbaik untuk mengurangi ataupun
menghilangkan/mengendalikan bahaya-bahaya pada pekerjaan yang dianalisa tersebut.

Dengan menyusun/menerbitkan dan mensosialisasikan Job Safety Analysis pada tenaga kerja
merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja.

Langkah-langkah dalam menyusun JSA (Job Safety


Analysis) antara lain :
1. Menentuan Jenis Pekerjaan

Pekerjaan yang memiliki riwayat kecelakaan kerja paling parah ataupun sering
merupakan prioritas utama untuk dianalisa keselamatannya. Faktor-faktor yang perlu
diperhatikan dalam menentukan pekerjaan yang akan dianalisa ialah sebagai berikut :

o Tingkat keseringan kecelakaan kerja.


o Tingkat kecelakaan yang menyebabkan cacat.
o Potensi keparahan kecelakaan kerja.
o Pekerjaan yang bersifat baru.
o Pekerjaan yang memiliki riwayat hampir celaka (nearmiss).
2. Merinci urutan-urutan / langkah-langkah pekerjaan dari awal dimulai pekerjaan sampai
dengan selesainya pekerjaan.
3. Mengidentifikasi bahaya dan potensi kecelakaan kerja terhadap tiap-tiap urutan kerja
yang dilakukan.
4. Menentukan langkah pengendalian terhadap bahaya-bahaya tiap urutan kerja yang
dilakukan.

Berikut ialah contoh JSA (Job Safety Analysis) :


Contoh Job Safety Analysis (JSA)
Contoh Form JSA Job Safety Analysis
 tweet



 inShare

Job Safety Analysis (JSA) atau di kenal dengan juga Job Hazard Analysis adalah upaya
mempelajari serta pencatatan masing-masing urutan langkah kerja satu pekerjaan,
mengidentifikasi bahaya-bahaya di dalamnya dan memastikan usaha paling baik untuk
mengurangi maupun menyingkirkan bahaya-bahaya disuatu pekerjaan itu. Dengan membuat
serta mensosialisasikan Job Safety Analysis pada tenaga kerja adalah satu salah satu usaha untuk
menghindar terjadinya kecelakaan kerja ditempat kerja.

Beberapa langkah dalam membuat JSA (Job Safety Analysis) diantaranya :

1. Menentuan Tipe Pekerjaan


Pekerjaan yang mempunyai history kecelakaan kerja paling kronis maupun kerap adalah prioritas
paling utama untuk dianalisa keselamatannya. Aspek-faktor yang butuh di perhatikan dalam
memastikan pekerjaan yang bakal dianalisa adalah seperti berikut :

o Tingkat keseringan kecelakaan kerja.


o Tingkat kecelakaan yang mengakibatkan cacat.
o Potensi keparahan kecelakaan kerja.
o Pekerjaan yang berbentuk baru.
o Pekerjaan yang mempunyai kisah nyaris celaka (nearmiss) .

2. Merinci urutan-urutan/beberapa langkah pekerjaan dari pertama diawali pekerjaan s/d


selesainya pekerjaan.
3. Mengidentifikasi bahaya serta potensi kecelakaan kerja pada masing-masing urutan kerja yang
dikerjakan.
4. Menentukan langkah pengendalian pada bahaya-bahaya setiap urutan kerja yang dikerjakan.

Berikut adalah contoh JSA (Job Safety Analysis) Pengelasan :


Contoh Job Safety Analysis Pengelasan