Anda di halaman 1dari 3

PERJANJIAN SEWA MENYEWAH RUMAH

Nomor : 232/AC/18/9/12/4444

Pada hari ini, Rabu, tanggal dua puluh desember dua ribu tujuh belas (20/12/2017), kami yang
bertanda tangan dibawah ini, mengahadap kepada saya ………, Sarjana Hukum, — Magister
Kenotariatan, Notaris di…….., dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya, NOTARIS, kenal
dan yang nama-namanya akan disebut pada bagian akhir akta ini

Nama : ………

Tempat/tanggal lahir : …….

Alamat : ……..

Pekerjaan : ………

Nomor identitas Penduduk : ………yang dikeluarkan pemerintah kota ……… dan


berlaku Sampai…………

Selaku penyewa yang juga disebut sebagai——————

—————————–Pihak Pertama———————

Nama : ……

Tempat/tanggal lahir : ……….

Alamat : ……….

Pekerjaan : ……-

Nomor identitas penduduk : ………….

Selaku tersewa yang juga disebut—————————-

————————Pihak Kedua————————-

Para penghadap telah dikenal oleh saya, Notaris. ————

Para pihak dengan ini menerangkan terlebih dahulu;

Bahwa pihak pertama berhak atas tanah dan rumah yang berdiri di …….., kelurahan ……….,
kecamatan ………., kota …., ……… seluas …….. lengkap dengan bagian – bagiannya, yang
berdiri diatas sebidang tanah berdasarkan Akta Jual Beli Nomor …….. —– tanggal ……..dibuat
— oleh dan dihadapan ……, Sarjana Hukum, —– Pejabat Pembuat Akta Tanah …….., Salinan
Akta Tersebut telah diperlihatkan kepada saya, Notaris.

Asli dari sertifikat tersebut telah diperlihatkan kepada saya, Notaris; ————————————

-Bahwa pihak kedua berhak untuk menyewa ‘rumah’ tersebut dari pihak pertama, dan pihak
pertama menyetujui keinginan pihak kedua.—————————————-
Selajutnya semua yang diuraikan diatas merupakan obyek perjanjian.———–

Maka dengan ini para pihak mengikatkan diri pada perjanjian dengan ketentuan – ketentuan
sebagai berikut;

—————————Pasal 1————————–

1. Perjanjian sewa menyewa ini berlaku setelah lima hari sesudah ditandatanganinya
perjanjian ini oleh para pihak.
2. Proses sewa menyewa berlangsung setelah pihak kedua membayar uang sewa sesuai
kesepakatan kepada pihak pertama.
3. Pihak pertama harus memenuhi kewajiban terhadap rumah tersebut sebelum pihak
kedua membayar uang sewa.
4. Proses sewa menyewa dapat dilangsungkan setelah kewajiban para pihak terpenuhi.

—————————Pasal 2————————–

1. Jumlah uang sewa atas bangunan milik pihak pertama di jalan ……… no 2 ………
sebesar ………………,- untuk setahun.
2. Pihak kedua harus membayar uang sewa setelah lima hari sesudah perjanjian ini
ditandatangani kedua belah pihak.

————————– –Pasal 3————————-

1. Pihak kedua harus membayar uang sewa tepat waktu dengan dibayar lunas kepada
pihak pertama dan apabila pihak kedua tidak membayar tepat waktu dengan dibayar
lunas maka perjanjian sewa menyewa ini dibatalkan.
2. Pihak pertama berkewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan
3. Pihak kedua berhak untuk tidak ikut membayar tanggungan Pajak Bumi dan Bangunan.

—————————-Pasal 4————————

1. Pihak pertama tidak boleh menjual rumah tersebut selama perjanjian sewa menyewa
berlaku tanpa sepengetahuan pihak kedua kecuali pihak pertama membuat perjanjian
dengan orang lain yang akan membeli rumah tersebut dengan syarat terdapat klausul
yang intinya pihak kedua tetap menempati rumah tersebut sampai perjanjian sewa
menyewa berakhir.
2. Pihak kedua berhak menempati rumah yang telah disewakan selama setahun terhitung
dari hari pembayaran uang sewa rumah yang disewakan pihak pertama

—————————–Pasal 5————————

1. Pihak kedua harus menjaga segala fasilitas yang terdapat pada rumah tersebut dan
apabila terjadi kerusakan yang diakibatkan oleh pihak kedua maka ia harus mengganti
sebesar kerusakan yang ditimbulkan.

——————————Pasal 6———————–

1. Pihak kedua berhak menggunakan fasilitas yang terdapat pada rumah yang disewakan oleh
pihak pertama kepada pihak kedua.

2. Pihak kedua berhak menambah fasilitas untuk rumah yang disewakan oleh pihak pertama.
——————————-Pasal 7———————-

1. Pembayaran uang sewa dapat melalui rekening bank pihak pertama atau membayar
dirumah pihak pertama.

——————————-Pasal 8———————-

1. Apabila dikemudian hari terjadi sengketa atau permasalahan terkait perjanjian sewa
menyewa ini maka terlebih dahulu diselesaikan dengan musyawarah.
2. Apabila sengketa tidak dapat dielesaikan melalui musyawarah maka untuk selanjutnya
melalui jalan pengadilan.

DEMIKIANLAH AKTA INI ————————————–


Dibuat sebagai minuta dan dilangsungkan di ………, pada hari dan tanggal seperti
tersebut pada bagian awal akta ini dengan dihadiri oleh ——————————————
———-
– ………………………..

– ……………………………..
keduanya karyawan Kantor Notaris, yang saya, Notaris kenal sebagai saksi-saksi.———
—————————————