Anda di halaman 1dari 8

Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah

No. 70/12/72/Th.XX, 15 Desember 2017

BADAN PUSAT STATISTIK


PROVINSI SULAWESI TENGAH

Perkembangan Ekspor dan Impor


Sulawesi Tengah, Oktober 2017
 Selama Oktober 2017, total ekspor senilai US$ 285,57

Selama Oktober juta, naik US$ 48,07 juta atau 20,24 persen
dibandingkan bulan sebelumnya.
2017, Nilai  Kontribusi terbesar terhadap ekspor berasal dari
Ekspor US$ besi dan baja senilai US$ 180,62 juta atau 63,25

285,57 Juta dan persen dari total nilai ekspor.


 Tiongkok merupakan negara tujuan utama ekspor
Impor senilai US$ 177,49 juta atau 62,15 persen dari total
US$ 163,61 Juta nilai ekspor.
 Pelabuhan Kolonodale berperan senilai US$ 182,44
juta atau 63,89 persen dari total nilai ekspor.

 Selama Januari-Oktober 2017, total nilai ekspor


tercatat US$ 2.183,10 juta, melalui Sulawesi Tengah
sebesar US$ 2.158,96 juta dan provinsi lain sebesar
US$ 24,14 juta.

 Total nilai impor tercatat US$ 163,61 juta selama


Oktober 2017 dan US$ 973,31 juta selama Januari-
Oktober 2017.

Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah 1


Perdagangan luar negeri Provinsi Sulawesi Tengah dilakukan melalui transaksi ekspor dan
impor. Kompilasi data statistik diperoleh dari data sekunder berupa dokumen Pemberitahuan
Ekspor Barang (PEB) dan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang berasal dari Kantor Pengawasan
dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC). Komoditas andalan ekspor yang diperdagangkan terutama
berasal dari sebagian besar potensi sumber daya alam dan hasil industri domestik yang dimiliki
wilayah Sulawesi Tengah. Adapun negara tujuan ekspor meliputi benua Asia, Amerika, dan Eropa.
Transaksi ekspor dan impor dilakukan melalui beberapa pelabuhan utama yakni Pantoloan,
Kolonodale, Luwuk, dan Banggai.

I. Ekspor
Nilai ekspor Sulawesi Tengah selama Oktober 2017 senilai US$ 285,57 juta atau naik US$
48,07 juta (20,24 persen) dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai sebesar ini merupakan ekspor
langsung melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 283,16 juta dan provinsi lain senilai US$ 2,41 juta.
Selama Januari-Oktober 2017, total nilai ekspor Sulawesi Tengah tercatat US$ 2.183,10 juta atau
meningkat US$ 967,52 juta (79,59 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya
sebesar US$ 1.215,58 juta. Sementara itu, ekspor melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 2.158,96
juta dan provinsi lain senilai US$ 24,14 juta.

I.1 Ekspor Menurut Komoditas


Selama Oktober 2017, ekspor Sulawesi Tengah didominasi oleh dua kelompok komoditas
utama, yaitu kelompok komoditas besi dan baja senilai US$ 180,62 juta atau 63,25 persen dari
total ekspor dan bahan bakar mineral senilai US$ 96,64 juta (33,84 persen). Kontribusi ekspor
kelompok komoditas lainnya relatif kecil masing-masing di bawah US$ 3,50 juta.
Selama Januari-Oktober 2017, kelompok besi dan baja mendominasi pangsa ekspor senilai
US$ 1.218,16 juta atau 55,80 persen dari total ekspor dan bahan bakar mineral senilai US$ 916,19
juta (41,97 persen). Sementara itu, kontribusi ekspor kelompok komoditas lainnya terhadap total
ekspor masing-masing di bawah 1,00 persen.

Tabel 1
Perkembangan Ekspor Menurut Komoditas, Januari – Oktober 2017
Peranan
Nilai FOB (Juta US$) Perubahan (%)
(%)
Golongan Barang (HS 2 Dijit) Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep-Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2016-2017 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
A. Total Ekspor Melalui Sulawesi Tengah 235,93 283,16 1 210,37 2 158,96 20,02 78,37 98,89
1. Buah-buahan (08) 0,12 0,40 0,36 2,99 233,33 730,56 0,14
2. Lemak dan minyak hewan/nabati (15) 0,00 3,39 9,89 16,67 100,00 68,55 0,76
3. Bahan bakar mineral (27) 85,33 96,64 570,41 916,19 13,25 60,62 41,97
4. Kayu dan barang dari kayu (44) 0,24 0,29 3,25 2,41 20,83 -25,85 0,11
5. Besi dan baja (72) 150,24 180,62 626,44 1 218,16 20,22 94,46 55,80
Total 5 Golongan Barang 235,93 281,34 1 210,35 2 156,42 19,25 78,16 98,78
Golongan Barang Lainnya 0,00 1,82 0,02 2,54 100,00 12 600,00 0,12

2 Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah


Peranan
Nilai FOB (Juta US$) Perubahan (%)
(%)
Golongan Barang (HS 2 Dijit) Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep-Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2016-2017 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
B. Total Ekspor Melalui Provinsi Lain 1,57 2,41 5,21 24,14 53,50 363,34 1,11
1. Ikan dan udang (03) 0,39 0,37 2,24 5,12 -5,13 128,57 0,23
2. Buah-buahan (08) 0,13 0,64 0,00 6,46 392,31 100,00 0,30
3. Lak, getah, dan damar (13) 0,21 0,30 0,39 2,09 42,86 435,90 0,10
4. Minyak atsiri, kosmetik wangi-wangian (33) 0,25 0,46 0,00 3,42 84,00 100,00 0,16
5. Kayu dan barang dari kayu (44) 0,52 0,42 0,80 4,45 -19,23 456,25 0,20
Total 5 Golongan Barang 1,50 2,19 3,43 21,54 46,00 527,99 0,99
Golongan Barang Lainnya 0,07 0,22 1,78 2,60 214,29 46,07 0,12
Total Ekspor (A+B) 237,50 285,57 1 215,58 2 183,10 20,24 79,59 100,00

I.2 Ekspor Menurut Negara Tujuan


Tiongkok merupakan negara tujuan ekspor paling utama selama Oktober 2017 yakni
mencapai US$ 177,49 juta atau 62,15 persen dari total nilai ekspor Sulawesi Tengah, diikuti Jepang
senilai US$ 63,60 juta (22,27 persen), Korea Selatan senilai US$ 33,32 juta (11,67 persen), dan
Malaysia senilai US$ 9,15 juta (3,20 persen). Sementara itu, nilai ekspor ke negara tujuan lainnya
masing-masing di bawah US$ 0,35 juta.

Tabel 2
Perkembangan Ekspor Menurut Negara Tujuan, Januari – Oktober 2017
Peranan
Nilai FOB (Juta US$) Perubahan (%)
(%)
Negara Tujuan Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep-Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2016-2017 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
A. Total Ekspor Melalui Sulawesi Tengah 235,93 283,16 1 210,37 2 158,96 20,02 78,37 98,89
1. Jepang 49,26 63,60 302,06 527,40 29,11 74,60 24,16

2. Hongkong 0,00 0,00 0,00 0,07 0,00 100,00 0,00


3. Korea Selatan 36,20 33,27 235,68 306,73 -8,09 30,15 14,05
4. Taiwan 0,01 0,00 0,03 17,19 -100,00 57 200,00 0,79

5. Tiongkok 116,12 176,77 627,19 1 182,58 52,23 88,55 54,17


6. Thailand 0,00 0,33 0,00 2,32 100,00 100,00 0,11
7. Singapura 0,00 0,00 18,96 35,32 100,00 86,29 1,62

8. Malaysia 0,00 9,15 26,12 20,79 100,00 -20,41 0,95


9. Uni Emirat Arab 0,00 0,00 0,00 31,47 0,00 100,00 1,44
10. Amerika Serikat 34,30 0,00 0,00 34,38 -100,00 100,00 1,57

Total 10 Negara 235,89 283,12 1 210,04 2 158,25 20,02 78,36 98,86


Negara Lainnya 0,04 0,04 0,33 0,71 0,00 115,15 0,03

Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah 3


Peranan
Nilai FOB (Juta US$) Perubahan (%)
(%)
Negara Tujuan Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep-Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2016-2017 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
B. Total Ekspor Melalui Provinsi Lain 1,57 2,41 5,21 24,14 53,50 363,34 1,11
1. Hongkong 0,09 0,02 0,05 0,63 -77,78 1 160,00 0,03
2. Korea Selatan 0,00 0,05 0,00 0,62 100,00 100,00 0,03
3. Tiongkok 0,39 0,72 0,19 5,90 84,62 3 005,26 0,27
4. Thailand 0,06 0,00 0,01 3,64 -100,00 36 300,00 0,17
5. Singapura 0,13 0,33 0,00 2,51 153,85 100,00 0,11
6. Vietnam 0,12 0,31 0,03 1,30 158,33 4 233,33 0,06
7. India 0,23 0,20 0,26 1,95 -13,04 650,00 0,09
8. Sri Lanka 0,00 0,06 0,51 0,88 100,00 72,55 0,04

9. Amerika Serikat 0,08 0,06 2,13 2,17 -25,00 1,88 0,10


10. Italia 0,06 0,09 0,00 0,78 50,00 100,00 0,04

Total 10 Negara 1,16 1,84 3,18 20,38 58,62 540,88 0,93

Negara Lainnya 0,41 0,57 2,03 3,76 39,02 85,22 0,17

Total Ekspor (A+B) 237,50 285,57 1 215,58 2 183,10 20,24 79,59 100,00

Selama Januari-Oktober 2017, ekspor terbesar Sulawesi Tengah ditujukan ke Tiongkok


senilai US$ 1.188,48 juta, diikuti ke Jepang senilai US$ 527,52 juta, Korea Selatan senilai US$
307,35 juta, Singapura senilai US$ 37,83 juta, dan Amerika Serikat senilai US$ 36,55 juta.
Berdasarkan kontribusinya, ekspor ke lima negara tujuan tersebut meliputi Tiongkok 54,44 persen,
Jepang 24,16 persen, Korea Selatan 14,08 persen, Singapura 1,73 persen, dan Amerika Serikat
1,67 persen. Sementara itu, negara lainnya berperan senilai US$ 85,37 juta atau sebesar 3,92
persen.

I.3 Ekspor Menurut Pelabuhan/Bandara Muat


Selama Oktober 2017, keseluruhan transaksi ekspor Sulawesi Tengah senilai US$ 283,16 juta,
difasilitasi melalui Pelabuhan Kolonodale senilai US$ 182,44 juta, Banggai senilai US$ 96,64 juta,
dan Pantoloan senilai US$ 4,08 juta. Sedangkan ekspor melalui pelabuhan di provinsi lainnya
tercatat US$ 2,41 juta masing-masing melalui Tanjung Priok (DKI Jakarta) senilai US$ 1,06 juta,
Tanjung Perak (Jawa Timur) senilai US$ 1,05 juta, Ujung Pandang (Sulawesi Selatan) senilai
US$ 0,19 juta, Tanjung Emas (Jawa Tengah) senilai US$ 0,05 juta, Ngurah Rai (Bali) senilai US$ 0,03
juta dan Soekarno Hatta (Banten) senilai US$ 0,03 juta. Hal ini berarti pelabuhan muat ekspor di
Sulawesi Tengah berperan sebesar 99,16 persen.
Selama Januari-Oktober 2017, Pelabuhan Kolonodale mendominasi layanan ekspor senilai
US$ 1.219,97 juta atau 55,88 persen dari total nilai ekspor, disusul Banggai senilai US$ 916,19 juta
atau 41,97 persen, Pantoloan senilai US$ 22,59 juta atau 1,03 persen, dan Luwuk senilai US$ 0,19
juta atau 0,01 persen. Sementara itu, ekspor melalui pelabuhan di provinsi lainnya tercatat
US$ 24,16 juta atau sebesar 1,11 persen.

4 Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah


Tabel 3
Perkembangan Ekspor Menurut Pelabuhan/Bandara Muat, Januari – Oktober 2017
Volume (Ribu Ton) Nilai FOB (Juta US$)
Pelabuhan/Bandara Muat Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2017 2016 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
A. Total Ekspor Melalui Sulawesi Tengah 308,45 450,34 2 358,29 3 364,00 235,93 283,16 1 210,37 2 158,96
1. Luwuk 0,00 0,00 0,00 0,04 0,00 0,00 0,00 0,19
2. Banggai 200,87 251,78 1 782,38 2 257,34 85,33 96,64 570,41 916,19
3. Loli 0,00 0,00 1,21 0,00 0,00 0,00 0,43 0,00
4. Kolonodale 106,98 194,80 564,40 1 034,75 150,24 182,44 626,44 1 219,97
5. Mutiara 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,02
6. Pantoloan 0,60 3,76 10,30 71,87 0,36 4,08 13,09 22,59
B. Total Ekspor Melalui Provinsi Lain 2,04 3,34 5,71 40,73 1,57 2,41 5,21 24,14
1. Tanjung Priok (DKI Jakarta) 0,18 0,35 2,54 5,57 0,70 1,06 1,83 9,00
2. Soekarno Hatta (Banten) 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,03 0,02 0,05
3. Tanjung Emas (Jawa Tengah) 0,00 0,04 1,56 0,04 0,00 0,05 2,99 0,05
4. Tanjung Perak (Jawa Timur) 1,79 2,78 0,00 32,64 0,69 1,05 0,00 11,16
5. Ngurah Rai (Bali) 0,00 0,00 0,00 0,02 0,11 0,03 0,00 0,80
6. Ujung Pandang (Sulawesi Selatan) 0,07 0,17 0,47 2,27 0,07 0,19 0,35 3,07
7. Hasanuddin (Sulawesi Selatan) 0,00 0,00 1,14 0,19 0,00 0,00 0,02 0,01

Total Ekspor (A+B) 310,49 453,68 2 364,00 3 404,73 237,50 285,57 1 215,58 2 183,10

.Gambar 1
Distribusi Persentase Ekspor Menurut Negara Tujuan dan Pelabuhan Utama
Januari – Oktober 2017

Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah 5


II. Impor
Total impor Sulawesi Tengah selama Oktober 2017 senilai US$ 163,61 juta, naik sebesar
US$ 87,27 juta atau 114,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Selama Januari-Oktober 2017,
terjadi kenaikan US$ 184,37 juta atau sebesar 23,37 persen menjadi US$ 973,31 juta dibandingkan
periode yang sama tahun sebelumnya. Dilihat dari neraca perdagangan dengan seluruh negara
mitra dagang, Sulawesi Tengah mengalami surplus senilai US$ 121,96 juta selama Oktober 2017
dan surplus senilai US$ 1.209,79 juta selama Januari-Oktober 2017.

Gambar 2
Perkembangan Ekspor dan Impor, Oktober 2016 – Oktober 2017

II.1 Impor Menurut Komoditas


Selama Oktober 2017, impor Sulawesi Tengah didominasi oleh kelompok komoditas besi dan
baja senilai US$ 79,46 juta (48,57 persen), disusul mesin/peralatan listrik senilai US$ 29,67 juta
(18,13 persen), dan mesin dan pesawat mekanik senilai US$ 18,40 juta (11,25 persen). Selama
Januari-Oktober 2017, komoditas yang mendominasi impor Sulawesi Tengah yaitu mesin dan
pesawat mekanik senilai US$ 393,40 juta atau 40,42 persen dari total impor Sulawesi Tengah.

6 Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah


Tabel 4
Perkembangan Impor Menurut Komoditas, Januari – Oktober 2017
Peranan
Nilai CIF (Juta US$) Perubahan (%)
(%)
Golongan Barang (HS 2 Dijit) Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep-Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2016-2017 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Bijih, Kerak, dan Abu Logam (26) 16,28 6,54 0,00 39,13 -59,83 100,00 4,02
2. Bahan bakar mineral (27) 1,16 14,24 79,17 133,51 1 127,59 68,64 13,72
3. Berbagai produk kimia (38) 4,60 1,11 11,34 19,37 -75,87 70,81 1,99
4. Besi dan baja (72) 5,14 79,46 9,21 138,84 1 445,91 1 407,49 14,26
5. Benda-benda dari besi dan baja (73) 0,61 0,02 16,49 14,85 -96,72 -9,95 1,53
6. Mesin dan pesawat mekanik (84) 12,12 18,40 365,96 393,40 51,82 7,50 40,42
7. Mesin/peralatan listrik (85) 20,66 29,67 235,39 125,50 43,61 -46,68 12,89

8. Kendaraan dan bagiannya (87) 0,92 2,58 10,47 9,35 180,43 -10,70 0,96
9. Kapal Laut (89) 2,59 0,00 10,98 10,01 -100,00 -8,83 1,03
10. Perabot, penerangan rumah (94) 1,45 0,19 28,55 41,41 -86,90 45,04 4,25

Total 10 Golongan Barang 65,53 152,21 767,56 925,37 132,28 20,56 95,07
Golongan Barang Lainnya 10,81 11,40 21,38 47,94 5,46 124,23 4,93

Total Impor 76,34 163,61 788,94 973,31 114,32 23,37 100,00

II.2 Impor Menurut Negara Asal


Impor Sulawesi Tengah selama Oktober 2017 didominasi dari Tiongkok sebagai mitra dagang
utama yaitu senilai US$ 114,45 juta atau 69,95 persen dari total nilai impor Sulawesi Tengah dan
Afrika Selatan senilai US$ 27,90 juta (17,05 persen). Selama Januari-Oktober 2017, impor berasal
dari Tiongkok senilai US$ 688,43 juta (70,73 persen), Hongkong senilai US$ 37,16 juta (3,82
persen), Afrika Selatan senilai US$ 34,25 juta (3,52 persen), Swiss senilai US$ 29,89 juta (3,07
persen), dan Singapura senilai US$ 26,65 juta (2,74 persen), serta negara lainnya senilai
US$ 156,93 juta (16,12 persen).

Tabel 5
Perkembangan Impor Menurut Negara Asal, Januari – Oktober 2017
Peranan
Nilai CIF (Juta US$) Perubahan (%)
(%)
Negara Asal Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep-Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2016-2017 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Hongkong 6,99 0,00 17,94 37,16 -100,00 107,13 3,82

2. Tiongkok 63,78 114,45 698,82 688,43 79,44 -1,49 70,73


3. Singapura 0,72 0,07 16,06 26,65 -90,28 65,94 2,74

4. India 0,62 1,83 5,56 25,09 195,16 351,26 2,58

5. Afrika Selatan 0,00 27,90 6,23 34,25 100,00 449,76 3,52


6. Australia 0,02 8,17 12,99 25,86 40 750,00 99,08 2,66

Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah 7


Peranan
Nilai CIF (Juta US$) Perubahan (%)
(%)
Negara Asal Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep-Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2016-2017 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
7. Amerika Serikat 0,75 0,81 1,33 13,16 8,00 889,47 1,35

8. Jerman 0,01 0,01 1,55 12,28 0,00 692,26 1,26


9. Swiss 0,00 0,00 3,21 29,89 0,00 831,15 3,07
10. Italia 0,56 0,01 2,51 21,23 -98,21 745,82 2,18

Total 10 Negara 73,45 153,25 766,20 914,00 108,65 19,29 93,91


Negara Lainnya 2,89 10,36 22,74 59,31 258,48 160,82 6,09

Total Impor 76,34 163,61 788,94 973,31 114,32 23,37 100,00

II.3 Impor Menurut Pelabuhan/Bandara Bongkar


Pelabuhan bongkar impor di Sulawesi Tengah selama Oktober 2017 didominasi Kolonodale
senilai US$ 113,21 juta, Poso senilai US$ 43,63 juta, dan Luwuk senilai US$ 6,77 juta. Selama
Januari-Oktober 2017, kontribusi Poso mencapai US$ 705,89 juta (72,52 persen), diikuti oleh
Kolonodale senilai US$ 152,58 juta (15,68 persen), Luwuk senilai US$ 112,61 juta (11,57 persen)
dan Pantoloan senilai US$ 2,23 juta (0,23 persen).

Tabel 6
Perkembangan Impor Menurut Pelabuhan/Bandara Bongkar, Januari – Oktober 2017
Volume (Ribu Ton) Nilai CIF (Juta US$)
Pelabuhan/Bandara Bongkar Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt Sep Okt Jan-Okt Jan-Okt
2017 2017 2016 2017 2017 2017 2016 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. Poso 67,57 132,90 1 484,92 1 737,11 31,41 43,63 746,41 705,89
2. Luwuk 2,54 0,47 9,41 10,52 5,21 6,77 34,13 112,61
3. Kolonodale 114,83 229,62 0,00 344,45 39,37 113,21 0,00 152,58
4. Mutiara 0,00 0,00 0,22 0,00 0,00 0,00 0,66 0,00
5. Pantoloan 1,10 0,00 6,58 6,75 0,35 0,00 7,74 2,23

Total Impor 186,04 362,99 1 501,13 2 098,83 76,34 163,61 788,94 973,31

8 Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Tengah