Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA

“Representasi Matematis"

DISUSUN OLEH

KELOMPOK II

ANGGOTA:

1. PUTRI NADILA WULANDARI (15029040)


2. NIDYA MILANO (15029072)
3. YULINAR (15029126)

JURUSAN MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI PADANG


TAHUN 2017

0
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan YME atas berkat dan rahmat-Nyalah
kami bisa menyelesaikan tugas makalah ini dengan tepat waktu. Makalah ini disusun untuk
memenuhi tugas akademik Evaluasi Pembelajaran Matematika tahun 2017. Adapun topik yang
dibahas di dalam makalah ini adalah mengenai Kemampuan Matematika: Representasi
Matematis.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Armiati, M.Pd. sebagai dosen
Evaluasi Pembelajaran Matematika yang telah membimbing kami sehingga kami dapat
menyusun makalah ini dengan baik. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang telah berkonstribusi untuk tersajinya makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, hal itu dikarenakan
keterbatasan yang ada. Sehingga kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun
dari pembaca. Kiranya makalah ini memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita semua.

Padang, 31 Oktober 2017

Kelompok II

1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................................................................................1

DAFTAR ISI ...............................................................................................................2

BAB I . PENDAHULUAN..........................................................................................3

A. Latar Belakang Masalah.....................................................................................3


B. Rumusan Masalah..............................................................................................3
C. Tujuan ................................................................................................................3
BAB II. PEMBAHASAN............................................................................................4

A. Pengertian Kemampuan Matematis Representasi Matematika..........................4


B. Jenis-Jenis Representasi Matematika.................................................................5
C. Indikator-Indikator Representasi Matematika....................................................6
D. Cara Penyelesaian Masalah Matematika dengan Representasi Matematika......6
E. Rubrik Penskoran...............................................................................................7

BAB III. PENUTUP ...................................................................................................8

A. Kesimpulan ........................................................................................................8
B. Saran ..................................................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................9

2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kemampuan matematis adalah kemampuan untuk menghadapi permasalahan
baik dalam matematika maupun kehidupan nyata. Berdasarkan tujuan pembelajaran
matematika di Indonesia tersirat bahwa kemampuan matematis meliputi: 1.
Kemampuan pemecahan masalah (problem solving), 2. Kemampuan berargumentasi
(reasonning), 3. Kemampuan berkomunikasi (communication), 4. Kemampuan
membuat koneksi (connection), 5. Kemampuan representasi (representation).
Representasi matematis merupakan salah satu dari proses matematis,
representasi juga merupakan salah satu kunci keterampilan komunikasi matematis yang
harus ditingkatkan. Secara tidak langsung, hal ini mengindikasikan bahwa proses
pembelajaran yang menekankan pada kemampuan representasi akan melatih siswa
dalam komunikasi matematis. Dalam makalah ini dikaji mengenai Representasi
Matematis yang meliputi pengertian, jenis-jenis, indikator-indikator, dan bagaimana
cara penyelesaian masalah dengan Representasi Matematis.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian dari Representasi Matematis?
2. Apakah jenis-jenis dari Representasi Matematis?
3. Apakah indikator dari Representasi Matematis?
4. Bagaimana cara penyelesaian masalah dengan Representasi Matematis?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian Representasi Matematis.
2. Untuk mengetahui Jenis-jenis Representasi Matematis.
3. Untuk mengetahui indikator Representasi Matematis.
4. Untuk mengetahui cara penyelesaian masalah dengan Representasi Matematis.

3
BAB II
PEMBAHASAN
REPRESENTATIF MATEMATIKA

A. Pengertian Representasi Matematika

Menurut NCTM (dalam Teacher Professional Development and Classroom


Resaurces Across the Curriculum), representasi membantu menggambarkan, menjelaskan,
atau memperluas ide matematika dengan berfokus pada fitur-fitur pentingnya. Representasi
meliputi simbol, persamaan, kata-kata, gambar, tabel, grafik, objek manipulatif, dan
tindakan serta mental, cara internal berpikir tentang ide matematika. Representasi adalah
alat berpikir yang kuat, namun bagi banyak siswa, kekuatan ini tidak dapat diakses kecuali
mereka menerima bimbingan terarah dalam mengembangkan repertoar mereka.
Semakin banyak terlibat belajar matematika, siswa dapat memperluas pemahaman
ide matematika atau hubungan dengan berpindah dari satu jenis representasi ke representasi
yang berbeda dari hubungan yang sama. Ini adalah salah satu alasan bahwa penting bagi
siswa untuk menggunakan berbagai bahan manipulatif, yang selanjutnya berkaitan dengan
metode untuk memecahkan masalah. Melalui proses ini, siswa dapat bergerak dari
representasi informal ke representasi formal, bahkan abstrak.
Terdapat beberapa definisi yang dikemukakan para ahli berkenaan tentang
representasi yaitu:
1. Representasi adalah model atau bentuk pengganti dari suatu situasi masalah atau
aspek dari suatu situasi masalah yang digunakan untuk menemukan solusi, sebagai
contoh, suatu masalah dapat direpresentasikan dengan obyek, gambar, kata-kata, atau
simbol matematika (Jones & Knuth, 1991).
2. Representasi merupakan cara yang digunakan seseorang untuk mengkomunikasikan
jawaban atau gagasan matematik yang bersangkutan (Cai, Lane, & Jacabcsin dalam
Syarifah Fadillah).
3. Representasi yang dimunculkan oleh siswa merupakan ungkapan-ungkapan dari
gagasan-gagasan atau ide-ide matematika yang ditampilkan siswa dalam upayanya
untuk mencari suatu solusi dari masalah yang sedang dihadapinya (NCTM).
4. Terdapat empat gagasan yang digunakan dalam memahami konsep representasi.
Pertama, representasi dapat dipandang sebagai abstraksi internal dari ide-ide
matematika atau skemata kognitif yang dibangun oleh siswa melalui pengalaman;

4
kedua, sebagai reproduksi mental dari keadaan mental yang sebelumnya; ketiga,
sebagai sajian secara struktur melalui gambar, simbol ataupun lambang; dan yang
terakhir, sebagai pengetahuan tentang sesuatu yang mewakili sesuatu yang lain
(Pape & Tchoshanov dalam Luitel, 2001).
5. Representasi didefinisikan sebagai aktivitas atau hubungan di mana satu hal
mewakili hal lain sampai pada suatu level tertentu, untuk tujuan tertentu, dan yang
kedua oleh subjek atau interpretasi pikiran. Representasi menggantikan atau
mengenai penggantian suatu obyek, penginterpretasian pikiran tentang pengetahuan
yang diperoleh dari suatu obyek, yang diperoleh dari pengalaman tentang tanda
representasi (Parmentier dalam Syarifah Fadillah).
6. Representasi merupakan proses pengembangan mental yang sudah dimiliki
seseorang, yang terungkap dan divisualisasikan dalam berbagai model matematika,
yakni: verbal, gambar, benda konkret, tabel, model-model manipulatif atau
kombinasi dari semuanya (Steffe, Weigel, Schultz, Waters, Joijner, & Reijs dalam
Syarifah Fadillah).
7. Dalam psikologi umum, representasi berarti proses membuat model konkret dalam
dunia nyata ke dalam konsep abstrak atau simbol. Dalam psikologi matematika,
representasi bermakna deskripsi hubungan antara objek dengan simbol (Hwang,
Chen, Dung, & Yang dalam Syarifah Fadillah).
Dari beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa representasi adalah
ungkapan-ungkapan dari ide matematika yang ditampilkan siswa sebagai model atau
bentuk pengganti dari suatu situasi masalah yang digunakan untuk menemukan solusi dari
masalah yang sedang dihadapinya sebagai hasil dari interpretasi pikirannya. Suatu masalah
dapat direpresentasikan melalui gambar, kata-kata (verbal), tabel, benda konkret, atau
simbol matematika. Jenis-jenis representasi akan dibicarakan lebih lanjut di bagian lain dari
tulisan ini.

B. Jenis-Jenis Representasi Matematika


Hiebert dan Carpenter (dalam Syarifah Fadillah) mengemukakan bahwa pada
dasarnya representasi dapat dinyatakan sebagai representasi internal dan representasi
eksternal. Berpikir tentang ide matematika yang kemudian dikomunikasikan memerlukan
representasi eksternal yang wujudnya antara lain: verbal, gambar dan benda konkret.
Berpikir tentang ide matematika yang memungkinkan pikiran seseorang bekerja atas dasar
ide tersebut merupakan representasi internal.

5
Representasi internal dari seseorang sulit untuk diamati secara langsung karena
merupakan aktivitas mental dari seseorang dalam pikirannya (minds-on). Tetapi
representasi internal seseorang itu dapat disimpulkan atau diduga berdasarkan representasi
eksternalnya dalam berbagai kondisi; misalnya dari pengungkapannya melalui kata-kata
(lisan), melalui tulisan berupa simbol, gambar, grafik, tabel ataupun melalui alat peraga
(hands-on). Dengan kata lain terjadi hubungan timbal balik antara representasi internal dan
eksternal dari seseorang ketika berhadapan dengan sesuatu masalah. Schnotz (dalam
Gagatsis, 2004) membagi representasi eksternal dalam dua kelas yang berbeda yaitu
representasi descriptive dan depictive. Representasi descriptive terdiri atas simbol yang
mempunyai struktur sembarang dan dihubungkan dengan isi yang dinyatakan secara
sederhana dengan makna dari suatu konvensi, yakni teks, sedangkan representasi depictive
termasuk tanda-tanda ikonik yang dihubungkan dengan isi yang dinyatakan melalui fitur
struktural yang umum secara konkret atau pada tingkat yang lebih abstrak, yaitu, display
visual.

C. Indikator-Indikator kemampuan Matematis Representasi Matematika

Dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis yang akan melatih siswa


dalam berkomunikasi matematis maka kami menilai bahwa perlu diadakannya suatu
penelitian terhadap kemampuan representasi matematis. Ada beberapa indikator mengenal
representasi matematis namun kami memilih indikator yang dikemukakan pada (Mudzakir,
2006) kami menilai bahwa indikator yang dikemukakan sudah sangat baik dan sesuai
dengan konsep yang kami usung dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan
representasi matematis. Adapun indikator yang menunjukkan kemampuan representasi
matematis (Mudzakir, 2006) yakni :
1. Menyajikan kembali data atau informasi dari suatu representasi ke representasi
diagram, grafik, atau tabel.
2. Membuat persamaan atau model matematis dari representasi lain yang diberikan.
3. Membuat suatu representasi ke representasi diagram, grafik, atau tabel untuk
memperjelas masalah dan memfasilitasi penyelesaiannya.

D. Cara Penyelesaian Masalah Matematika dengan Kemampuan Representasi


Matematis

6
Vergnaud (dalam Syarifah Fadillah) menyatakan representasi merupakan unsur
yang penting dalam teori belajar mengajar matematika, tidak hanya karena pemakaian
sistem simbol yang juga penting dalam matematik dan kaya akan kalimat dan kata, beragam
dan universal, tetapi juga untuk dua alasan penting yakni:
1. Matematika mempunyai peranan penting dalam mengkonseptualisasi dunia nyata
2. Matematika membuat homomorphis yang luas yang merupakan penurunan dari
struktur hal-hal lain yang pokok.
Penjelasan kedua alasan di atas yakni matematika merupakan hal yang abstrak, maka
untuk mempermudah dan memperjelas dalam penyelesaian masalah matematika,
representasi sangat berperan, yaitu untuk mengubah ide abstrak menjadi konsep yang nyata,
misalkan dengan gambar, simbol, kata-kata, grafik dan lain-lain.
Selain itu matematika memberikan gambaran yang luas dalam hal analogi konsep
dari berbagai topik yang ada. Dengan demikian diharapkan bahwa apabila siswa memiliki
akses ke representasi-representasi dan gagasan-gagasan yang mereka tampilkan, maka
mereka memiliki sekumpulan alat yang secara signifikan siap memperluas kapasitas mereka
dalam berpikir secara matematis (NCTM, 2000).
Menurut NCTM (dalam dalam Principle and Standard for Mathematics Education,
program pembelajaran matematika sebaiknya menekankan pada representasi matematis
untuk membantu perkembangan pemahaman matematis sehingga siswa mampu:
1. Membuat dan menggunakan representasi untuk mengatur, mencatat, dan
mengomunikasikan ide-ide.
2. Mengembangkan suatu bentuk perwujudan dari representasi matematis yang dapat
digunakan dengan tujuan tertentu, secara fleksibel dan tepat
3. Mengomunikasikan representasi untuk memodelkan dan menginterpretasikan
fenomena fisik, social, dan matematis.

E. Rubrik Penskoran
Dalam pengembangan representasi matematis perlu diperhatikan indikator untuk tercapainya
peningkatan representasi matematis. Berikut ini akan dijelaskan beberapa indikator dari
Bentuk-bentuk
No. Indikator Respon siswa Skala
Operasional
1 Representasi visual  Menyajikan kembali Jawaban benar, dengan
a. Grafik, data atau informasi menyajikan kembali data
4
diagram, dari suatu representasi atau informasi dari suatu
dan tabel representasi ke

7
ke representasi representasi diagram,
diagram, grafik, atau grafik, atau tabel dan
tabel menggunakan representasi
 Menggunakan visual untuk
representasi visual menyelesaikan masalah
untuk menyelesaikan Jawaban benar, sesuai
masalah dengan kriteria tetapi ada
sedikit jawaban yang
salah.
3
Sebagian besar kriteria
terpenuhi namun terdapat
kesalahan dalam proses
pengerjaan.
Jawaban benar tetapi tidak
sesuai dengan sebagian 2
besar kriteria
Jawaban ada tetapi sama
sekali tidak sesuai dengan 1
kriteria
Jawaban tidak ada 0
b. Gambar  Membuat gambar Jawaban benar, dengan
pola-pola geometri membuat pola-pola
 Membuat gambar geometri dan membuat
bangun geometri gambar bangun geometri 4
untuk memperjelas untuk memperjelas
masalah dan masalah dan memfasilitasi
memfasilitasi penyelesaiannya
penyelesaiannya Jawaban benar, sesuai
dengan kriteria tetapi ada
3
sedikit jawaban yang
salah
Jawaban benar tetapi tidak
sesuai dengan sebagian 2
besar kriteria
Jawaban ada tetapi sama
sekali tidak sesuai dengan 1
kriteria
Jawaban tidak ada 0
2 Persamaan atau  Membuat persamaan Jawaban benar, dengan
ekspresi matematik atau model membuat persamaan atau
matematika dari model matematika dari
representasi lain yang representasi lain yang
diberikan diberikan, membuat
4
 Membuat konjektur konjektur dari suatu pola
dari suatu pola bilangan dan Penyelesaian
bilangan masalah dengan
 Penyelesaian masalah melibatkan ekspresi
dengan melibatkan matematik
ekspresi matematik Jawaban benar, sesuai
3
dengan kriteria tetapi ada

8
sedikit jawaban yang
salah
Jawaban benar tetapi tidak
sesuai dengan sebagian 2
besar kriteria
Jawaban ada tetapi sama
sekali tidak sesuai dengan 1
kriteria
Jawaban tidak ada 0
3 Kata-kata atau teks  Membuat situasi Jawaban benar, dengan
tertulis masalah berdasarkan membuat situasi masalah
data atau representasi berdasarkan data atau
yang diberikan representasi yang
 Menuliskan diberikan, menuliskan
interpretasi dari suatu interpretasi dari suatu
representasi representasi, menuliskan
 Menuliskan langkah- langkah-langkah
4
langkah penyelesaian penyelesaian masalah
masalah matematika matematika dengan kata-
dengan kata-kata kata, menyusun cerita
 Menyusun cerita yang yang sesuai dengan suatu
sesuai dengan suatu representasi yang
representasi yang disajikan dan menjawab
disajikan soal dengan menggunakan
 Menjawab soal dengan kata-kata atau teks tertulis
menggunakan kata- Jawaban benar, sesuai
kata atau teks tertulis dengan kriteria tetapi ada
3
sedikit jawaban yang
salah
Jawaban benar tetapi tidak
sesuai dengan sebagian 2
besar kriteria
Jawaban ada tetapi sama
sekali tidak sesuai dengan 1
kriteria
Jawaban tidak ada 0

9
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
1) Representasi adalah ungkapan-ungkapan dari ide matematika yang ditampilkan
siswa sebagai model atau bentuk pengganti dari suatu situasi masalah yang
digunakan untuk menemukan solusi dari masalah yang sedang dihadapinya
sebagai hasil dari interpretasi pikirannya. Suatu masalah dapat
direpresentasikan melalui gambar, kata-kata (verbal), tabel, benda konkrit, atau
simbol matematika. Hiebert dan Carpenter mengemukakan bahwa pada
dasarnya representasi dapat dinyatakan sebagai representasi internal dan
representasi eksternal.
2) Jenis-jenis Kemampuan Matematis Representasi Matematika adalah:
a) Hiebert dan Carpenter (dalam Syarifah Fadillah) mengemukakan bahwa
pada dasarnya representasi dapat dinyatakan sebagai representasi
internal dan representasi eksternal.
b) Schnotz (dalam Gagatsis, 2004) membagi representasi eksternal dalam
dua kelas yang berbeda yaitu representasi descriptive dan depictive.
3) Indikator-indikator Kemampuan Matematis Representasi Matematika adalah:
a) Menyajikan kembali data atau informasi dari suatu representasi ke
representasi diagram, grafik, atau tabel.
b) Membuat persamaan atau model matematis dari representasi lain yang
diberikan.
c) Membuat suatu representasi ke representasi diagram, grafik, atau tabel
untuk memperjelas masalah dan memfasilitasi penyelesaiannya.
4) Dalam Penyelesaian Masalah Matematika representasi sangat berperan untuk
mengubah ide abstrak menjadi konsep yang nyata, misalkan dengan gambar,
simbol, kata-kata, grafik dan lain-lain

B. Saran
Sebagai seorang calon guru sangatlah penting untuk mengetahui kemampuan
representasi matematika. semoga dengan pembuatan makalah ini dapat menambah
wawasan serta membantu pembaca. Kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan atau
kekurangan dalam pembuatan makalah ini.

10
DAFTAR PUSTAKA

Gagatsis, Athanasios. A Review of The Research on The Role of External Representations on


Understanding And Learning Mathematics And Problem Solving. Diakses pada tanggal
5 Mei 2011, pada
http://www.uia.no/no/content/download/28532/317673/file/gagatsis_h04.pdf.

Jaenudin. Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Kemampuan Representasi Matematik


Beragam Siswa SMP. pada tanggal 3 Mei 201, pada situs http://www.google.com.

Jones, B.F., & Knuth, R.A. 1991. What does research ay about mathematics?. Diakses pada
tanggal 5 Mei 2011, pada http://www.ncrl.org/sdrs/areas/stw_esys/2math.html.

Luitel, B.C. 2001. Multiple Representations of Mathematical Learning. Diakses pada tanggal
5 Mei 2011, pada http://www.matedu.cinvestav.mx/adalira.pdf.

Sudarman Bennu. 2010. Pemahaman Konsep. Diakses pada tanggal 3 Mei 2011, pada situs
http://sudarmanbennu.blogspot.com/

Syarifah Fadillah. 2008. Menumbuhkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Representasi


Matematika Melalui Pembelajaran Open Ended. Diakses pada tanggal 4 Mei 2011, pada
http://webcache.googleusercontent.com.

Teacher Professional Development and Classroom Resaurces Across the Curriculum. 2003.
Teaching Math Grades 3-5. Diakses pada tanggal 3 Mei 201, pada situs
http://www.learner.org/courses/teachingmath/grades3_5/.

11
TAMBAHAN
1. Yolanda Gusselvian(Kelompok 5) : Teori Representasi Matematis menurut
Nakahara.
2. Silvina Amir(Kelompok 3) : Representasi Matematis menurut NCTM,
mendasari kelancaran untuk membangun konsep.

PERTANYAAN
1. Sri Rukmala Putri(Kelompok 1) : Apakah tepat penggunaan kata “sedikit” pada
respon siswa berskala/ berskor 3? Kurang tepat.
Tambahan:
a. Alfazri
b. Yunnel Dwesty P.
2. Sri Wahyuni(Kelompok 1) : Apa alasan penyaji membagi indikator ke
dalam bentuk operasional?
Saran:
a. Sri Wahyuni

12