Anda di halaman 1dari 27

Adab Seorang Murid Terhadap Guru


 11 May 2015, 7:10 pm
 adab, adab murid, guru, Ilmu, Pondok Pesantren, syaikh
Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika
yang disebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris
nabi begitu julukan mereka para pemegang kemulian ilmu agama.
Tinggi kedudukan mereka di hadapan Sang Pencipta.
Ketahuilah saudaraku para pengajar agama mulai dari yang
mengajarkan iqra sampai para ulama besar, mereka semua itu ada
di pesan RasulullahShallallahu’alaihi Wasallam. Beliau bersabda,

‫ليس منا من لم يجل كبيرنا و يرحم صغيرنا و يعرف‬


‫لعالمنا حقه‬
“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih
muda serta yang tidak mengerti hak ulama” (HR. Ahmad dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al
Jami).
Tersirat dari perkatanya shallahu ‘alaihi wa salam, bahwa mereka para ulama wajib di perlakukan sesuai
dengan haknya. Akhlak serta adab yang baik merupakan kewajiban yang tak boleh dilupakan bagi
seorang murid.
Guru kami DR. Umar As-Sufyani Hafidzohullah mengatakan, “Jika seorang murid berakhlak buruk
kepada gurunya maka akan menimbulkan dampak yang buruk pula, hilangnya berkah dari ilmu yang
didapat, tidak dapat mengamalkan ilmunya, atau tidak dapat menyebarkan ilmunya. Itu semua contoh
dari dampak buruk.”
Maka seperti adab yang baik kepada seorang guru?
Menghormati guru
Para Salaf, suri tauladan untuk manusia setelahnya telah memberikan contoh dalam penghormatan
terhadap seorang guru. Sahabat Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu ‘anhu berkata,
‫كنا جلوسا ً في المسجد إذ خرج رسول هللا فجلس إلينا فكأن على رؤوسنا الطير ال يتكلم‬
‫أحد منا‬
“Saat kami sedang duduk-duduk di masjid, maka keluarlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
kemudian duduk di hadapan kami. Maka seakan-akan di atas kepala kami terdapat burung. Tak satu pun
dari kami yang berbicara” (HR. Bukhari).
Ibnu Abbas seorang sahabat yang ‘alim, mufasir Quran umat ini, seorang dari Ahli Bait Nabi pernah
menuntun tali kendaraan Zaid bin Tsabit al-Anshari radhiallahu anhu dan berkata,
‫هكذا أمرنا أن نفعل بعلمائنا‬
“Seperti inilah kami diperintahkan untuk memperlakukan para ulama kami”.
Berkata Abdurahman bin Harmalah Al Aslami,
‫ما كان إنسان يجترئ على سعيد بن المسيب يسأله عن شيء حتى يستأذنه كما يستأذن‬
‫األمير‬
“Tidaklah sesorang berani bertanya kepada Said bin Musayyib, sampai dia meminta izin, layaknya
meminta izin kepada seorang raja”.
Ar-Rabi’ bin Sulaiman berkata,
ُ‫ي َه ْيبَةً لَه‬ ُ ‫ي يَ ْن‬
‫ظ ُر ِإلَ ه‬ ُّ ‫شافِ ِع‬ َ ‫َّللا اجْ ت َ َرأْتُ أ َ ْن أ َ ْش َر‬
‫ب ْال َما َء َوال ه‬ ِ ‫َما َو ه‬
“Demi Allah, aku tidak berani meminum air dalam keadaan Asy-Syafi’i melihatku karena segan
kepadanya”.
Diriwayatkan oleh Al–Imam Baihaqi, Umar bin Khattab mengatakan,
‫تواضعوا لمن تعلمون منه‬
“ Tawadhulah kalian terhadap orang yang mengajari kalian”.
Al Imam As Syafi’i berkata,
‫كنت أصفح الورقة بين يدي مالك صف ًحا رفيقًا هيبة له لئال يسمع وقعها‬
“Dulu aku membolak balikkan kertas di depan Malik dengan sangat lembut karena segan padanya dan
supaya dia tak mendengarnya”.
Abu ‘Ubaid Al Qosim bin Salam berkata, “Aku tidak pernah sekalipun mengetuk pintu rumah seorang dari
guruku, karena Allah berfirman,
ٌ ُ‫غف‬
‫ور َر ِحي ٌم‬ َ ُ‫َّللا‬ َ ‫َولَ ْو أَنه ُه ْم‬
‫صبَ ُروا َحتهى ت َ ْخ ُر َج ِإلَ ْي ِه ْم لَ َكانَ َخي ًْرا لَ ُه ْم َو ه‬
“Kalau sekiranya mereka sabar, sampai kamu keluar menemui mereka, itu lebih baik untuknya” (QS. Al
Hujurat: 5).
Sungguh mulia akhlak mereka para suri tauladan kaum muslimin, tidaklah heran mengapa mereka
menjadi ulama besar di umat ini, sungguh keberkahan ilmu mereka buah dari akhlak mulia terhadap para
gurunya.
Memperhatikan adab-adab ketika berada di depan guru
Adab Duduk
Syaikh Bakr Abu Zaid Rahimahullah di dalam kitabnya Hilyah Tolibil Ilm mengatakan, “Pakailah adab
yang terbaik pada saat kau duduk bersama syaikhmu, pakailah cara yang baik dalam bertanya dan
mendengarkannya.”
Syaikh Utsaimin mengomentari perkataan ini, “Duduklah dengan duduk yang beradab, tidak
membentangkan kaki, juga tidak bersandar, apalagi saat berada di dalam majelis.”
Ibnul Jamaah mengatakan, “Seorang penuntut ilmu harus duduk rapi, tenang, tawadhu’, mata tertuju
kepada guru, tidak membetangkan kaki, tidak bersandar, tidak pula bersandar dengan tangannya, tidak
tertawa dengan keras, tidak duduk di tempat yang lebih tinggi juga tidak membelakangi gurunya”.
Adab Berbicara
Berbicara dengan seseorang yang telah mengajarkan kebaikan haruslah lebih baik dibandingkan jika
berbicara kepada orang lain. Imam Abu Hanifah pun jika berada depan Imam Malik ia layaknya seorang
anak di hadapan ayahnya.
Para Sahabat Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam, muridnya Rasulullah, tidak pernah kita dapati mereka
beradab buruk kepada gurunya tersebut, mereka tidak pernah memotog ucapannya atau mengeraskan
suara di hadapannya, bahkan Umar bin khattab yang terkenal keras wataknya tak pernah menarik
suaranya di depan Rasulullah, bahkan di beberapa riwayat, Rasulullah sampai kesulitan mendengar
suara Umar jika berbicara. Di hadist Abi Said al Khudry radhiallahu ‘anhu juga menjelaskan,
‫كنا جلوسا ً في المسجد إذ خرج رسول هللا فجلس إلينا فكأن على رؤوسنا الطير ال يتكلم‬
‫أحد منا‬
“Saat kami sedang duduk-duduk di masjid, maka keluarlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
kemudian duduk di hadapan kami. Maka seakan-akan di atas kepala kami terdapat burung. Tak satu pun
dari kami yang berbicara” (HR. Bukhari).
Sungguh adab tersebut tak terdapatkan di umat manapun.
Adab Bertanya
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
ِّ ‫فَ ْسئَلُوا أ َ ْه َل‬
َ‫الذ ْك ِّر ِّإن ُكنت ُ ْم الَت َ ْعلَ ُمون‬

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui” (QS. An
Nahl: 43).
Bertanyalah kepada para ulama, begitulah pesan Allah di ayat ini, dengan bertanya maka akan terobati
kebodohan, hilang kerancuan, serta mendapat keilmuan. Tidak diragukan bahwa bertanya juga
mempunyai adab di dalam Islam. Para ulama telah menjelaskan tentang adab bertanya ini. Mereka
mengajarkan bahwa pertanyaan harus disampaikan dengan tenang, penuh kelembutan, jelas, singkat
dan padat, juga tidak menanyakan pertanyaan yang sudah diketahui jawabannya.
Di dalam Al-Qur’an terdapat kisah adab yang baik seorang murid terhadap gurunya, kisah Nabi Musa dan
Khidir. Pada saat Nabi Musa ‘alihi salam meminta Khidir untuk mengajarkannya ilmu,
ً ‫صبْرا‬ َ ‫ِإنه َك لَ ْن ت َ ْست َ ِطي َع َم ِع‬
َ ‫ي‬
“Khidir menjawab, Sungguh, engkau(musa) tidak akan sanggup sabar bersamaku” (QS. Al Kahfi: 67).
Nabi Musa, Kaliimullah dengan segenap ketinggian maqomnya di hadapan Allah, tidak diizinkan untuk
mengambil ilmu dari Khidir, sampai akhirnya percakapan berlangsung dan membuahkan hasil dengan
sebuah syarat dari Khidir.
َ ‫ش ْيءٍ َحتهى أُحْ د‬
ً ‫ِث لَ َك ِم ْنهُ ِذ ْكرا‬ َ ‫فَال تَسْأ َ ْلنِي‬
َ ‫ع ْن‬
“Khidir berkata, jika engkau mengikuti maka janganlah engkau menanyakanku tentang sesuatu apapun,
sampai aku menerangkannya” (QS. Al Kahfi:70).
Jangan bertanya sampai diizinkan, itulah syarat Khidir kepada Musa. Maka jika seorang guru tidak
mengizinkannya untuk bertanya maka jangalah bertanya, tunggulah sampai ia mengizinkan bertanya.
Kemudian, doakanlah guru setelah bertanya seperti ucapan, Barakallahu fiik, atauJazakallahu
khoiron dan lain lain. Banyak dari kalangan salaf berkata,
ً ‫ما صليت إال ودعيت لوالدي ولمشايخي جميعا‬
“Tidaklah aku mengerjakan sholat kecuali aku pasti mendoakan kedua orang tuaku dan guru guruku
semuanya.”
Adab dalam Mendengarkan Pelajaran
Para pembaca, bagaimana rasanya jika kita berbicara dengan seseorang tapi tidak
didengarkan? Sungguh jengkel dibuatnya hati ini. Maka bagaiamana perasaan seorang guru jika melihat
murid sekaligus lawan bicaranya itu tidak mendengarkan? Sungguh merugilah para murid yang membuat
hati gurunya jengkel.
Agama yang mulia ini tak pernah mengajarkan adab seperti itu, tak didapati di kalangan salaf adab yang
seperti itu. Sudah kita ketahui kisah Nabi Musa yang berjanji tak mengatakan apa-apa selama belum
diizinkan. Juga para sahabat Rasulullah yang diam pada saat Rasulullah berada di tengah mereka.
Bahkan di riwayatkan Yahya bin Yahya Al Laitsi tak beranjak dari tempat duduknya saat para kawannya
keluar melihat rombongan gajah yang lewat di tengah pelajaran, yahya mengetahui tujuannya duduk di
sebuah majelis adalah mendengarkan apa yang dibicarakan gurunya bukan yang lain.
Apa yang akan Yahya bin Yahya katakan jika melihat keadaan para penuntut ilmu saat ini, jangankan
segerombol gajah yang lewat, sedikit suarapun akan dikejar untuk mengetahuinya seakan tak ada
seorang guru di hadapannya, belum lagi yang sibuk berbicara dengan kawan di sampingnya, atau sibuk
dengan gadgetnya.
Mendoakan guru
Banyak dari kalangan salaf berkata,
ً ‫ما صليت إال ودعيت لوالدي ولمشايخي جميعا‬
“Tidaklah aku mengerjakan sholat kecuali aku pasti mendoakan kedua orang tuaku dan guru guruku
semuanya.”
Memperhatikan adab-adab dalam menyikapi kesalahan guru
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
‫كل ابن آدم خطاء و خير الخطائين التوابون‬
“Setiap anak Adam pasti berbuat kesalahan, dan yang terbaik dari mereka adalah yang suka
bertaubat” (HR. Ahmad)
Para guru bukan malaikat, mereka tetap berbuat kesalahan. Jangan juga mencari cari kesalahannya,
ingatlah firman Allah.

ُ‫ضا أَيُ ِحبُّ أ َ َح ُد ُك ْم أَن يَأ ْ ُك َل لَحْ َم أ َ ِخي ِه َم ْيتًا فَ َك ِر ْهت ُ ُموه‬
ً ‫ض ُكم بَ ْع‬
ُ ‫سوا َو َال يَ ْغتَب به ْع‬ ‫َو َال ت َ َج ه‬
ُ ‫س‬
“Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah
seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu
merasa jijik kepadanya” (QS. Al Hujurot:12).
Allah melarang mencari kesalahan orang lain dan menggibahnya, larangan ini umum tidak boleh mencari
kesalahan siapapun. Bayangkan bagaimana sikap seseorang jika ia mendengar aib saudara atau
kawannya? Bukankah akan menyebabkan dampak yang buruk akan hubungan mereka? Prasangka
buruk akan mencuat, jarak akan tambah memanjang, keinginan akrab pun tak terbenak lagi di pikiran.
Lantas, bagaimanakah jika aib para ulama, dan para pengajar kebaikan yang tersebar? Sungguh
manusia pun akan menjauhi mereka, ilmu yang ada pada mereka seakan tak terlihat, padahal tidaklah
lebih di butuhkan oleh manusia melainkan para pengajar kebaikan yang menuntut hidupnya ke jalan yang
benar. Belum lagi aib-aib dusta yang tersebar tentang mereka.
Sungguh baik para Salaf dalam doanya,
‫اللهم استر عيب شيخي عني وال تذهب بركة علمه مني‬
“Ya Allah tutupilah aib guruku dariku, dan janganlah kau hilangkan keberkahan ilmuya dari ku.”
Para salaf berkata,
‫لحوم العلماء مسمومة‬
“Daging para ulama itu mengandung racun.”
Guru kami DR. Awad Ar-Ruasti Hafidzohullah menjelaskan tentang makna perkataan ini, “Siapa yang
suka berbicara tentang aib para ulama, maka dia layaknya memakan daging para ulama yang
mengandung racun, akan sakit hatinya, bahkan dapat mematikan hatinya.”
Namun, ini bukan berarti menjadi penghalang untuk berbicara kepada sang guru atas kesalahannya yang
tampak, justru seorang tolabul ‘Ilm harus berbicara kepada gurunya jika ia melihat kesalahan gurunya.
Adab dalam menegur merekapun perlu diperhatikan mulai dari cara yang sopan dan lembut saat
menegur dan tidak menegurnya di depan orang banyak.
Meneladani penerapan ilmu dan akhlaknya
Merupakan suatu keharusan seorang penuntut ilmu mengambil ilmu serta akhlak yang baik dari gurunya.
Kamipun mendapati di tempat kami menimba ilmu saat ini, atau pun di tanah air, para guru, ulama, serta
ustad begitu tinggi akhlak mereka, tak lepas wajahnya menebarkan senyum kepada para murid,
sabarnya mereka dalam memahamkan pelajaran, sabar menjawab pertanyaan para tolibul ilm yang tak
ada habisnya, jika berpapasan di jalan malah mereka yang memulai untuk bersalaman, sungguh akhlak
yang sangat terpuji dari para penerbar sunnah.
syaikh Ibnu Utsaimin berkata, “Jika gurumu itu sangat baik akhlaknya, jadikanlah dia qudwah atau contoh
untukmu dalam berakhlak. Namun bila keadaan malah sebaliknya, maka jangan jadikan akhlak buruknya
sebagai contoh untukmu, karena seorang guru dijadikan contoh dalam akhlak yang baik, bukan akhlak
buruknya, karena tujuan seorang penuntut ilmu duduk di majelis seorang guru mengambil ilmunya
kemudian akhlaknya.”
Sabar dalam membersamainya
Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali pernah berbuat dosa, sebaik apapun agamanya, sebaik
apapun amalnya nya, sebanyak apapun ilmunya, selembut apapun perangainya, tetap ada
kekurangannya. Tetap bersabarlah bersama mereka dan jangan berpaling darinya.
Allah berfirman :
‫َاك‬
َ ‫ع ْين‬ َ ‫عونَ َربه ُهم بِ ْالغَ َداةِ َو ْالعَ ِشي ِ يُ ِريدُونَ َوجْ َههُ َوال ت َ ْع ُد‬ ُ ‫س َك َم َع الهذِينَ يَ ْد‬ َ ‫صبِ ْر نَ ْف‬
ْ ‫َوا‬
َ ُ‫ع ْن ُه ْم ت ُ ِري ُد ِزينَةَ ْال َحيَاةِ ال ُّد ْنيَا َوال ت ُ ِط ْع َم ْن أ َ ْغفَ ْلنَا قَ ْلبَه‬
ُ‫عن ِذ ْك ِرنَا َواتهبَ َع ه ََواهُ َو َكانَ أ َ ْم ُره‬ َ
‫طا‬ً ‫فُ ُر‬
“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja
hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena)
mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami
lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati
batas” (QS.Al Kahfi:28).
Karena tidak ada yang lebih baik kecuali bersama orang orang yang berilmu dan yang selalu menyeru
Allah Azza wa Jalla.
Al Imam As Syafi Rahimahullah mengatakan,
‫اصبر على مر من الجفا معلم‬
‫فإن رسوب العلم في نفراته‬
“Bersabarlah terhadap kerasnya sikap seorang guru
Sesungguhnya gagalnya mempelajari ilmu karena memusuhinya”
Besar jasa mereka para guru yang telah memberikan ilmunya kepada manusia, yang kerap menahan
amarahnya, yang selalu merasakan perihnya menahan kesabaran, sungguh tak pantas seorang murid ini
melupakan kebaikan gurunya, dan jangan pernah lupa menyisipkan nama mereka di lantunan doamu.
Semoga Allah memberikan rahmat dan kebaikan kepada guru guru kaum Muslimin. Semoga kita dapat
menjalankan adab adab yang mulia ini.
Wa Billahi Taufiq
Madinah, 6 Rabiul Awal 1436 H
***
Penulis: Muhammad Halid Syari
Artikel Muslim.Or.Id




 adab39
 adab murid1
 guru4
 Ilmu63
 Pondok Pesantren6
 syaikh6

MUHAMMAD HALID SYAR'I


Alumni SMA 37 Tebet Jakarta, Alumni program I'dad LIPIA, Mahasiswa Fakultas Hadis Universitas Islam
Madinah Saudi Arabia

ARTIKEL TERKAIT

o
Tidak Boleh Menakut-nakuti Seorang Muslim Walau Bercanda
22 August 2014, 4:53 pm 1 1406

"Tidak boleh salah seorang dari kalian mengacungkan senjata kepada saudaranya, karena dia tidak tahu
bisa jadi setan menghempaskannya dari tangannya, hingga dia jatuh ke dalam jurang Neraka"...

Keutamaan Ilmu Yang Bermanfaat


18 November 2013, 5:30 pm 8 7330

Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‫هللا‬ َ ‫َسلوا‬
ٍ ‫تعوذوا باهللِ من‬
‫علم ال ينفَع‬ َّ ‫ و‬، ‫“ عل ًما نافعًا‬Mohonlah kepada Allah ilmu yang bermanfaat dan berlindunglah
kepada-Nya dari ilmu yang tidak bermanfaat”1. Hadits yang ......
Penerimaan Santri Baru Ma’had Al ‘Ilmi Yogyakarta Angkatan XII TA 1436/1437H

Laporan Donasi YPIA Periode Bulan April 2015

CARI ARTIKEL

SYIAH BUKAN ISLAM


Manhaj, Syiah
Pesan Imam Ali, Untuk Syiah Dan Khawarij
7 March 2015, 8:28 AM 0 1447

Ali bin Abi Thalib: Ada dua orang yang binasa karena sikap mereka terhadapku: orang yang berlebihan
dalam mencintaiku dan orang yang membenciku lagi berdusta (atas namaku)

o
Manhaj, Syiah
Bermuamalah Dengan Orang Syi’ah
26 February 2014, 10:55 AM 3 3994

Masih ada beberapa segelintir kaum muslimin yang belum tahu hakikat agama Syi’ah. Syi’ah adalah
agama buatan kaum majusi yang sangat benci terhadap agama Islam Ahlus sunnah. Mereka musuh
dalam selimut yang siap menikam, membunuh dan membantai ahlus sunnah, bisa jadi dengan bantuan
sekutu mereka ...

Manhaj, Syiah, Tazkiyatun Nufus


Awas Syi’ah Mengancam Kita!
4 June 2009, 11:36 AM 39 5443
Mayoritas kaum muslimin menilai bahwa menentukan sikap terhadap Syi’ah adalah sesuatu yang sulit
dan membingungkan. Kesulitan ini terpulang kepada banyak hal. Di antaranya karena kurangnya
informasi tentang Syi’ah. Syi’ah menurut mayoritas kaum muslimin adalah eksistensi yang ...

o
Manhaj, Syiah
Pandangan Imam Asy Syafi’i Terhadap Syi’ah Rafidhah
26 April 2014, 7:00 AM 3 5380

Aku pernah mendengar Imam Syafi'i, bila menyebut kelompok Syiah Rafidhah, beliau mencela mereka
dengan celaan yang paling buruk, lalu beliau mengatakan: "mereka itu komplotan yang paling jahat!"

o

Manhaj, Syiah
Biarkan Syi’ah Bercerita Tentang Kesesatan Agamanya (3)
30 October 2008, 11:05 PM 9 1836

FAKTA KEEMPAT: Syi’ah bercerita tentang keyakinan mereka mengenai Ahlusunnah. Tuhan Orang
Syi’ah Beda Dengan Tuhan Ahlusunnah Berkata Ni’matullah al-Jazairy dalam kitabnya al-Anwar an-
Nu’maniyah (jilid I, hal 278), ((Sesungguhnya kami (kaum Syi’ah) tidak pernah ...
o
Manhaj, Syiah
Terimakasih Kepada Bapak Haidar Bagir, Atas Pengakuannya
5 February 2012, 6:00 AM 4 6729

Bapak Haidar Bagir dengan segala daya dan upayanya berusaha menutupi beberapa ideologi Si’ah yang
menyeleweng dari kebenaran. Walau demikian, tetap saja ia tidak dapat melakukannya

o
Manhaj, Syiah
Pesan Imam Ali, Untuk Syiah Dan Khawarij
7 March 2015, 8:28 AM 0 1447

Ali bin Abi Thalib: Ada dua orang yang binasa karena sikap mereka terhadapku: orang yang berlebihan
dalam mencintaiku dan orang yang membenciku lagi berdusta (atas namaku)

o
Manhaj, Syiah
Bermuamalah Dengan Orang Syi’ah
26 February 2014, 10:55 AM 3 3994

Masih ada beberapa segelintir kaum muslimin yang belum tahu hakikat agama Syi’ah. Syi’ah adalah
agama buatan kaum majusi yang sangat benci terhadap agama Islam Ahlus sunnah. Mereka musuh
dalam selimut yang siap menikam, membunuh dan membantai ahlus sunnah, bisa jadi dengan bantuan
sekutu mereka ...

o

Manhaj, Syiah, Tazkiyatun Nufus


Awas Syi’ah Mengancam Kita!
4 June 2009, 11:36 AM 39 5443

Mayoritas kaum muslimin menilai bahwa menentukan sikap terhadap Syi’ah adalah sesuatu yang sulit
dan membingungkan. Kesulitan ini terpulang kepada banyak hal. Di antaranya karena kurangnya
informasi tentang Syi’ah. Syi’ah menurut mayoritas kaum muslimin adalah eksistensi yang ...
o
Manhaj, Syiah
Pandangan Imam Asy Syafi’i Terhadap Syi’ah Rafidhah
26 April 2014, 7:00 AM 3 5380

Aku pernah mendengar Imam Syafi'i, bila menyebut kelompok Syiah Rafidhah, beliau mencela mereka
dengan celaan yang paling buruk, lalu beliau mengatakan: "mereka itu komplotan yang paling jahat!"
 Previous
 Next

JAKET DAN KAOS MUSLIM

INFO KAJIAN

o
Info Dauroh dan Kajian
Tabligh Akbar Bersama Ustadz Fariq Ghazim Anuz (Yogyakarta, 10 Mei 2015)
27 April 2015, 12:36 PM 0 545

Simak dan Hadiri Tabligh Akbar Bersama Al-Ustadz Fariq Ghazim Anuz (Da’i Islamic Center Jeddah –
Saudi Arabia) Ahad, 10 Mei 2015 Pukul 08.30 – 11.30 WIB di Masjid Kampus UGM Tema : Mengambil
Faidah dari Kisah Hidup Abu Bakar Ash Shidiq Ahad, 10 Mei 2015 Pukul 15.30 – ...

o
Info Dauroh dan Kajian
Tabligh Akbar Ust Yazid Abdul Qadir Jawaz “Prinsip-Prinsip Dakwah Salaf” (Bandung, 13
Sya’ban 1436H)
26 May 2015, 11:17 AM 0 210

Insya Allah akan diadakan Tablig Akbar “PRINSIP-PRINSIP DAKWAH SALAFIYAH” Pemateri : Ustadz
Yazid Abdul Qadir Jawas Tempat : Masjid Al-Irsyad , Kotabaru Parahyangan , Padalarang, Bandung
Waktu : Ahad, 13 Sya’ban 1436 / 31 Mei 2015 , Pukul 09:00 – 11:50 Penyelenggara : ...

o
Info Dauroh dan Kajian
Pengajian Umum “Mengenal ISIS dan Syiah” (Yogyakarta, 6 Sya’ban 1436H)
17 May 2015, 6:00 PM 0 345

Di tengah derasnya arus fitnah Di saat maraknya penyimpangan pemikiran Di kala membanjirnya virus-
virus akidah… Hadirilah…! Kajian Umum Tematik Terbuka Untuk Umum, Putra/Putri Gratis!!
Tema : Mengenal ISIS dan Syi’ah Tempat : Masjid KH. Ahmad Dahlan, Kampus Terpadu UMY ...

o
Info Dauroh dan Kajian
Kajian Bedah Buku Panduan Ramadhan (Yogyakarta, 30 Mei 2015)
14 May 2015, 10:21 AM 0 357

Bulan Puasa Ramadhan Sudah Semakin Dekat Apa yang Telah Kita Persiapkan? Ikutilah Kajian Bedah
Buku “Panduan Ramadhan” yang merupakan rangkaian dari Kegiatan Semarak Ramadhan YPIA 1436H
Pemateri Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, ST, MSc. Waktu Sabtu, 30 Mei 2015 Ba’da zhuhur – ...

o
Info Dauroh dan Kajian
Bedah Buku “Bermodalkan Ilmu Sebelum Berdagang” (Bogor, 25 Rajab 1436 H)
13 May 2015, 4:07 PM 0 480

Kajian menarik besok Kamis di Bogor insya Allah, Bersama Ustadz M. Abduh Tuasikal, M.Sc (Pimpinan
redaksi Muslim.Or.Id, Dewan Pembina Pengusaha Muslim, Pimpinan Pesantren Darush Sholihin
Gunungkidul Yogyakarta) Bahasan Bedah buku “Bermodalkan Ilmu Sebelum Berdagang” karya beliau ...

o
Info Dauroh dan Kajian
Semarak Pengajian Rutin Akhir Pekan Ma’had Al-Mubarok
1 May 2015, 5:21 PM 0 424

Menuntut ilmu agama adalah jalan menuju surga… Hadirilah… Pengajian rutin akhir pekan Terbuka
untuk umum, Gratis! Materi : Umdatul Ahkam (Hadits-Hadits Hukum) Pembicara : Ustadz Ammi Nur
Ba’its, S.T. (Pembina KonsultasiSyariah.Com) Hari, Jam : Setiap Sabtu, Pkl. 09.00 – 10.30 ...

o
Info Dauroh dan Kajian
Tabligh Akbar Bersama Ustadz Fariq Ghazim Anuz (Yogyakarta, 10 Mei 2015)
27 April 2015, 12:36 PM 0 545

Simak dan Hadiri Tabligh Akbar Bersama Al-Ustadz Fariq Ghazim Anuz (Da’i Islamic Center Jeddah –
Saudi Arabia) Ahad, 10 Mei 2015 Pukul 08.30 – 11.30 WIB di Masjid Kampus UGM Tema : Mengambil
Faidah dari Kisah Hidup Abu Bakar Ash Shidiq Ahad, 10 Mei 2015 Pukul 15.30 – ...

o
Info Dauroh dan Kajian
Tabligh Akbar Ust Yazid Abdul Qadir Jawaz “Prinsip-Prinsip Dakwah Salaf” (Bandung, 13
Sya’ban 1436H)
26 May 2015, 11:17 AM 0 210

Insya Allah akan diadakan Tablig Akbar “PRINSIP-PRINSIP DAKWAH SALAFIYAH” Pemateri : Ustadz
Yazid Abdul Qadir Jawas Tempat : Masjid Al-Irsyad , Kotabaru Parahyangan , Padalarang, Bandung
Waktu : Ahad, 13 Sya’ban 1436 / 31 Mei 2015 , Pukul 09:00 – 11:50 Penyelenggara : ...
 Previous
 Next

TRAVEL UMRAH MUSLIM


10 ARTIKEL TERBARU
 Bolehkah Menyampaikan Atau Mengamalkan Hadits Yang Tidak Diketahui Derajatnya? (2)
 Bolehkah Menyampaikan Atau Mengamalkan Hadits Yang Tidak Diketahui Derajatnya? (1)
 Mengenal Syiah: Antara Syiah Dan Rafidhah
 Hukum Berjualan Di Facebook Dan Beriklan Di Kolom Komentar
 Dengan Apa Umat Islam Ini Mulia Dan Jaya?
 Mengaitkan Kepribadian Dengan Golongan Darah, Apakah Termasuk Ramalan?
 Allah Menciptakan Dan Memberi Kita Rizki, Dan Tidak Membiarkan Kita Begitu Saja
 Pilar Dakwah Para Nabi ‘Alaihimussalam Dalam Menyelesaikan Problematika Umat (3)
 Pilar Dakwah Para Nabi ‘Alaihimussalam Dalam Menyelesaikan Problematika Umat (2)
 Program Semarak Ramadhan YPIA 1436 H / 2015 M
MUSLIM.OR.ID FACEBOOK
DARI REDAKSI

Dari Redaksi
Laporan Donasi YPIA Periode Bulan April 2015
12 May 2015, 9:25 AM 1 544

Laporan Donasi YPIA periode Bulan April 2015 Segala puji bagi Allah ta’ala atas limpahan rahmat dan
hidayah dari-Nya. Kami mengucapkan jazakumullohu khairan atas partisipasi dan kepercayaan para
donatur yang dalam menyalurkan donasinya untuk dakwah melalui Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari.
...
o
Dari Redaksi
Penerimaan Santri Baru Ma’had Al ‘Ilmi Yogyakarta Angkatan XII TA 1436/1437H
11 May 2015, 9:40 AM 0 554

Penerimaan Santri Baru Ma’had Al ‘Ilmi Yogyakarta Angkatan XII TA 1436/1437 – 2015/2016 Menimba
ilmu syar’i sembari kuliah, mengapa tidak?! Siapa yang belum merasakan pahitnya belajar walau sesaat
Akan menahan pahitnya kebodohan sepanjang hayat Siapa yang melewatkan kesempatan belajar di
masa ...

Dari Redaksi
Program Semarak Ramadhan YPIA 1436 H / 2015 M
27 May 2015, 9:48 AM 0 149

Kegiatan Semarak Ramadhan 1436 H Alhamdulillaah, beberapa saat lagi kita akan dipertemukan dengan
bulan yang dinantikan umat Islam karena terdapat berbagai keutamaan di dalamnya, yaitu bulan
Ramadhan. Dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan 1436 H dengan kegiatan yang bermanfaat,
Yayasan ...
o
Bahasan Utama, Dari Redaksi
Download PDF Buku Panduan Ramadhan
23 May 2015, 8:04 AM 3 476

Buku Gratis: “Panduan Ramadhan, Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah” 1436 H sejumlah 15.000
eksemplar (Gratis) Pustaka Muslim insyaaALLAH akan menerbitkan dan membagikan secara gratis buku
berjudul ‘Buku Panduan Ramadhan, Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah’ yang ditulis
oleh Ustadz Muhammad Abduh ...

Dari Redaksi
Program Belajar Bahasa Arab Dasar Bulan Ramadhan 1436H (Yogyakarta, 1-20 Ramadhan)
19 May 2015, 10:57 AM 0 310

[Belajar BAHASA ARAB di Bulan RAMADHAN] Ma’had ‘Umar bin Khattab Yogyakarta membuka program
intensif belajar bahasa arab di Bulan Ramadhan 1436 H, terbuka untuk Umum (Putra dan Putri). Adapun
program yang dibuka adalah – Program Awal * Program Dasar (Muyassar) * Program Menengah ...
o
Dari Redaksi
Program Bantuan Untuk Pengungsi Bangladesh & Rohingya Myanmar
18 May 2015, 6:00 AM 0 423

Jumat (15/05/15) siang kemarin Peduli Muslim mendapatkan info dari salah satu pegawai Puskemas
Langsa, Aceh, bahwa pada Jumat pagi, ratusan pengungsi asal Bangladesh dan Rohingya Myanmar
mendarat di Langsa, Aceh. Mereka diperkirakan berjumlah sekitar 700 orang, sebagiannya dari
Bangladesh, ...

Dari Redaksi
Laporan Donasi YPIA Periode Bulan April 2015
12 May 2015, 9:25 AM 1 544

Laporan Donasi YPIA periode Bulan April 2015 Segala puji bagi Allah ta’ala atas limpahan rahmat dan
hidayah dari-Nya. Kami mengucapkan jazakumullohu khairan atas partisipasi dan kepercayaan para
donatur yang dalam menyalurkan donasinya untuk dakwah melalui Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari.
...
o
Dari Redaksi
Penerimaan Santri Baru Ma’had Al ‘Ilmi Yogyakarta Angkatan XII TA 1436/1437H
11 May 2015, 9:40 AM 0 554

Penerimaan Santri Baru Ma’had Al ‘Ilmi Yogyakarta Angkatan XII TA 1436/1437 – 2015/2016 Menimba
ilmu syar’i sembari kuliah, mengapa tidak?! Siapa yang belum merasakan pahitnya belajar walau sesaat
Akan menahan pahitnya kebodohan sepanjang hayat Siapa yang melewatkan kesempatan belajar di
masa ...

Dari Redaksi
Program Semarak Ramadhan YPIA 1436 H / 2015 M
27 May 2015, 9:48 AM 0 149

Kegiatan Semarak Ramadhan 1436 H Alhamdulillaah, beberapa saat lagi kita akan dipertemukan dengan
bulan yang dinantikan umat Islam karena terdapat berbagai keutamaan di dalamnya, yaitu bulan
Ramadhan. Dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan 1436 H dengan kegiatan yang bermanfaat,
Yayasan ...
o
Bahasan Utama, Dari Redaksi
Download PDF Buku Panduan Ramadhan
23 May 2015, 8:04 AM 3 476

Buku Gratis: “Panduan Ramadhan, Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah” 1436 H sejumlah 15.000
eksemplar (Gratis) Pustaka Muslim insyaaALLAH akan menerbitkan dan membagikan secara gratis buku
berjudul ‘Buku Panduan Ramadhan, Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah’ yang ditulis
oleh Ustadz Muhammad Abduh ...
 Previous
 Next

PUSTAKA MUSLIM

TAUSIYAH
TENTANG MUSLIM.OR.ID
Muslim.or.id adalah situs yang dikelola oleh mahasiswa dan alumni di Yogyakarta dan
sekitarnya. Muslim.or.id berusaha menyebarkan dakwah Islamiyyah Ahlu Sunah wal Jama'ah di
jagad maya.
Moto Muslim.or.id adalah "Memurnikan Aqidah, Menebarkan Sunnah"
Kantor:
Wisma Misfallah Thalabul Ilmi (MTI), Pogung Kidul 8C, RT 01/RW 49, Sinduadi, Mlati,
Sleman, Yogyakarta, 55284
Kontak HP: 087739012323
E-mail: muslim.or.id[at]gmail.com
Donasi:
* Bank BNI Syariah, no.rek 0241913801
* Bank Muamalat, no.rek 0001247776
* Bank Syariah Mandiri, no.rek 7031571329
* Bank CIMB Niaga Syariah, no.rek 508.01.00028.00.0
CP Donasi: 085747223366 (CALL/SMS/WA)
PIN BBM: 73DB10E1
KONTRIBUTOR MUSLIM.OR.ID
1. Ust. Dr. M. Arifin Baderi, Lc. MA.
2. Ust. Dr. Sufyan Basweidan, Lc. MA.
3. Ust. Abdullah Taslim, Lc., MA.
4. Ust. Abdullah Zaen, Lc. MA.
5. Ust. Firanda Andirja, Lc., MA.
6. Ust. Anas Burhanuddin, Lc. MA.
7. Ust. Musyaffa Ad Darini, Lc. MA.
8. Ust. Sa'id Ya'i Ardiansyah, Lc. MA.
9. Ust. Ridho Abdillah, BA. MA.
10. Ust. Kholid Syamhudi, Lc.
11. Ust. Ahmad Zainuddin, Lc.
12. Ust. Aris Munandar, Ss., MPi.
13. Ust. M. Abduh Tuasikal, ST., M.Sc.
14. Ust. Sa'id Abu 'Ukkasyah
15. Ust. Zaenuddin Abu Qushaiy
16. Ust. Ari Wahyudi, SSi.
17. Ust. dr. Raehanul Bahraen
18. Ust. M. Nur Ichwan Muslim, S.T.
19. Ust. Ahmad Anshori
20. Ust. Yani Fachriansyah

YPIA GROUPS
Donasi Dakwah YPIAKoran Kabar DakwahRadio Muslim JogjaBuletin At Tauhid
Ma''had Al IlmiMa''had Syababul MasjidMa''had Umar bin KhattabFKIMFKKA
BERLANGGANAN ARTIKEL
Masukkan email anda untuk berlangganan artikel Muslim.Or.Id yang akan dikirimkan secara
rutin setiap ada artikel terbaru

Masukkan Ema Daftar






Copyright © Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari
Dipersilahkan menyebarkan konten web ini tanpa perlu izin, dengan tetap menyertakan sumber