Anda di halaman 1dari 3

BAB V

PENUTUP

A. KESIMPULAN
Setelah kelompok melakukan pengkajian pada Ny. R dengan Ca. Recti

diruang bedah kelas 1, RSUP.DR.M.Djamil Padang tahun 2015 yang dilakukan

pada tanggal 23 November – 3 Desember 2015, maka dari pengkajian, kelompok

menyimpulkan :
1. Dapat disimpulakan bahwa Karsinoma Rektum merupakan tumor ganas yang

berupa massa polipoid besar, yang tumbuh ke dalam lumen dan dapat dengan

cepat meluas ke sekitar usus sebagai cincin anular (Price and Wilson, 1994, hal

419). Karsinoma rekti adalah suatu keadaan dimana terjadi pertumbuhan

jaringan abnormal pada daerah rektum.Keganasan terjadi akibat gangguan

proliferasi sel epitel yang tidak terkendali dan tumbuh ke dalam lumen & dapat

menyebar ke usus sebagai cincin anular (Price and Wilson, 2006). Polip adalah

pertumbuhan jaringan yang benigna (adenoma) pada mukosa kolon yang

diperkirakan menjadi premaligna. Kanker kolorektal dapat terjadi dalam salah

satu dari dua cara. Didalam sekum dan kolon asenden, lesi-lesi cendrung

berkembang sebagai masa yang menyerupai bunga kol menonjol kedalam

lumen kolon. Lesi tersebut dalam mengalami ulserasi, menembus dinding kolon

dan menyebar ke jaringan sekitarnya. Dalam kolon asenden, terutama bagian

rektus sigmoid sering terjadi suatu lesi yang terhapus. Lesi mula-mula berupa

masa polypoid yang kecil yang menjadi plak. Plak ini tumbuh secara melingkar

menyebabkan penyempitan lumen. Obstruksi dapat terjadi akibat terbentukan

142
feses pada samping kiri yang tidak dapat melewati lumen yang sempit.Kanker

kolorektal dapat menyebar melalui penyebaran langsung atau melalui system

limpatik dan sirkulai. Liver merupakan organ yang terutama sering terkena

metastasis karena pembuluh darah kolon mengalir kedalam vena porta menuju

liver. Pada kasus ini klien dikatakan mengalami Ca. Recti karena gaya hidup

klien yang tidak sehat sehingga menimbulkan terjadinya Ca. Recti, dan juga

bisa terjadi pada usia yang lanjut dan penyakit juga sebelumnya di alami oleh

keluarga klien.
2. Pengkajian yang dilakukan pada klien menggunakan teknik wawancara pada

klien, keluarga, pemeriksaan fisik, observasi dan status klien, pengkajian

dilakukan secara komprehensif yang meliputi biopsikososial dan spritual.

Berdasarkan pemeriksaan fisik dan kesehatan masa lalu maka penulis

menegakkan diagnosa aktual tentang asuhan keperawatan yang perawat perlu

lakukan sesuai dengan kondisi klien sekarang.


3. Dari ke enam diagnosa yang terdapat dalam teori, kelompok mengangkat enam

diangnosa, dikarenakan keluhan yang muncul dari klien sendiri.


4. Intervensi dan implementasi yang dilakukan kelompok belum tuntas
5. Pada tahap evaluasi sesuaikan dengan kriteria hasil yang ingin dicapai dan

keluhan dari pasien sendiri (DS) serta dari observasi penulis (DO), dimana

evaluasi yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan SOAP.

B. Saran
1. Kepada Pelyanan Kesehatan
Agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan pada pasien khususnya pada

penderita Ca Recti.
2. Kepada Pihak Akademik

143
Agar dapat membimbing para tenaga dan calon tenaga kesehatan untuk

meningkatkan kualitas pelayan terhadap pasien Ca. Recti.


3. Kepada Tenaga Kesehatan
Agar dapat lebih mengoptimalkan pelayanan kesehatan mengingat Ca. Recti

merupakan suatu penyakit yang disebabkan salah satunya adalah gaya hidup

sehat.
4. Klien Dan Keluarga
Bagi keluarga dan penderita Ca. Recti diharapkan selalu menjaga gaya hidup

karena ini sangat berpengaruh terhadap keparahan dari penyakit itu sendiri

maka dari itu pendrita penyakit Ca. Recti harus selalu menjaga gaya hidup

yang sehat dan tidak makan-makanan sembarangan.

144