Anda di halaman 1dari 16

SISTEM PEMERINTAHAN

DI INDONESIA

NURUDDIN HADY
PENDAHULUAN

• DALAM PENYELENGGARAAN FUNGSI-


FUNGSI NEGARA, TERJADI RELASI YANG
SANGAT MEMENGARUHI DALAM
PENYELENGGARAAN KEKUASAAN
EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF.
• POSISI LEGISLATIF SEBAGAI POLICY
MAKING, SEDANGKAN EKSEKUTIF SEBAGAI
POLICY EXECUTING.
APA ITU SISTEM PEMERINTAHAN ???

• SUATU SISTEM HUBUNGAN TATA KERJA


ANTAR LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA.
(MAHFUD MD: 1993: 83)
• SISTEM PEMERINTAHAN MERUPAKAN
SISTEM HUBUNGAN ANTARA EKSEKUTIF
DAN LEGISLATIF. (USEP RANAWIJAYA:
1983: 72)
• SISTEM PEMERINTAHAN BERKAITAN
DENGAN PENYELENGGARAAN
PEMERINTAHAN OLEH EKSEKUTIF DALAM
HUBUNGANNYA DENGAN FUNGSI
LEGISLASI. (JIMLY ASSHIDDIQIE: 2007: 311)
VARIAN SISTEM PEMERINTAHAN
• C.F. STRONG (1972: 209-244), MEMBAGI
SISTEM PEMERINTAHAN MENJADI 2
KATEGORI, YAITU:
1. PARLIAMENTARY EXECUTIVE; DAN
2. NON-PARLIAMENTARY EXECUTIVE ATAU
THE FIXED EXECUTIVE.
• GIOVANNI SARTORI (1997: 83-142),
MEMBAGI SISTEM PEMERINTAHAN
MENJADI 3 KATEGORI, YAITU:
• 1. PRESIDENTIALISM;
• 2. PARLIAMENTARY SYSTEM; DAN
• 3. SEMI- PRESIDENTIALISM.

• AREND LIJPHART (1999: 116-124),


MEMBUAT KLASIFIKASI SISTEM
PEMERINTAHAN MENJADI 3 BENTUK, YAITU:
• 1. PARLIAMENTARY SYSTEM
• 2. PRESIDENTIAL; DAN
• 3. HYBRID.
JIMLI ASSHIDDIQIE (2007: 53-93) MENYEBUTNYA
SEABAGAI SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL,
SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER; DAN SISTEM
CAMPURAN (MIXED SYSTEM ATAU HYBRID SYSTEM).

• SRI SOEMANTRI (1989), MENGEMUKAKAN 3


VARIAN SISTEM PEMERINTAHAN, YAITU: (1)
SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER; (2)
SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL;
DAN (3) SISTEM PEMERINTAHAN
CAMPURAN.
MENGENAL SISTEM PEMERINTAHAN

• CARA MUDAH UNTUK MENGENAL SISTEM


PEMERINTAHAN ADALAH DENGAN MEMPERHATIKAN
DIMANA LETAK OBJEK UTAMA YANG
DIPEREBUTKAN.
• DALAM SISTEM PARLEMENTER, OBJEK UTAMA YANG
DIPEREBUTKAN ADALAH PARLEMEN. MAKA, PEMILU
PARLEMEN MENJADI SANGAT PENTING KARENA
KEKUASAAN EKSEKUTIF HANYA MUNGKIN DIPEROLEH
SETELAH PARTAI KONTESTAN PEMILU BERHASIL
MERAIH KURSI MAYORITAS DALAM PARLEMEN.
• BEBERAPA PARPOL BERGABUNG (KOALISI) UNTUK
MEMBENTUK KABINET.
CIRI-CIRI SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER
(A.V. DICEY: 1897: 39), GIOVANI SARTORI: 1997: 1010),
MIRIAM BUDIARJO (2006: 210)

• PARLEMEN MEMEGANG KEKUASAAN


TERTINGGI (PARLIAMENTARY SUPREMACY).
• KABINET BERTANGGUNG JAWAB KEPADA
PARLEMEN;
• KABINET MENCERMINKAN KEKUATAN-
KEKUATAN POLITIK DALAM BADAN
LEGISLATIF YANG MENDUKUNGNYA;
• MATI-HIDUPNYA KABINET BERGANTUNG
KEPADA DUKUNGAN DALAM BADAN
LEGISLATIF (ASAS TANGGUNG JAWAB
MENTERI);
- PEMERINTAH HARUS MENDAPAT DUKUNGAN MAYORITAS
LEMBAGA LEGISLATIF.
- DALAM PERJALANNYA, PEMERINTAH BISA JATUH
MELALUI MOSI TIDAK PERCAYA DARI LEMBAGA LEGISLATIF.

• PEMISAHAN ANTARA JABATAN KEPALA


NEGARA (head of state), DENGAN KEPALA
PEMERINTAHAN (head of government).
• TINGGINYA TINGKAT DEPENDENSI ATAU
KETERGANTUNGAN EKSEKUTIF KEPADA
DUKUNGAN PARLEMEN.
• APALAGI EKSEKUTIF TIDAK DIPILIH
LANGSUNG OLEH PEMILIH SEBAGAIMANA
PEMILIHAN UNTUK ANGGOTA LEGISLATIF.
CIRI PARLEMENTER
• KABINET YANG DIPILIH OLEH PERDANA MENTERI
DIBENTUK OLEH ATAU BERDASARKAN KEKUATAN-
KEKUATAN YANG MENGUASAI PARLEMEN.
• PARA ANGGOTA KABINET MUNGKIN SELURUHNYA,
MUNGKIN SEBAGIAN ADALAH ANGGOTA
PARLEMEN.
• PERDANA MENTERI BERSAMA KABINET
BERTANGGUNGJAWAB KEPADA PARLEMEN.
• KEPALA NEGARA DENGAN SARAN ATAU NASIHAT
PERDANA MENTERI DAPAT MEMBUBARKAN
PARLEMEN DAN MEMERINTAHKAN DIADAKANNYA
PEMILIHAN UMUM.
CIRI MENARIK DARI C.F. STRONG (1972: 100)
• JIKA BERTANGGUNG JAWAB SECARA
LANGSUNG KEPADA PARLEMEN, EKSEKUTIF
ITU DIKATAKAN EKSEKUTIF PARLEMENTER.
• JIKA BERTANGGUNG JAWAB SECARA
LANGSUNG DENGAN PERIODE WAKTU
TERTENTU KEPADA SUATU BADAN YANG
LEBIH LUAS DAN TIDAK TERIKAT PADA
PEMBUBARAN OLEH TINDAKAN PARLEMEN,
EKSEKUTIF ITU DIKATAKAN EKSEKUTIF
NONPARLEMENTER ATAU EKSEKUTIF TETAP
(FIXED EXECUTIVE).
SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL
 DI SAMPING MEMPUNYAI KEKUASAAN NOMINAL (SEBAGAI
KEPALA NEGARA), PRESIDEN JUGA BERKEDUDUKAN
SEBAGAI KEPALA PEMERINTAHAN. SEBAGAI KEPALA
PEMERINTAHAN DIA MEMPUNYAI KEKUASAAN YANG BESAR.
 PRESIDEN TIDAK DIPILIH OLEH PEMEGANG KEKUASAAN
LEGISLATIF, AKAN TETAPI DIPILIH LANGSUNG OLEH RAKYAT
ATAU OLEH DEWAN PEMILIH SEPERTI DI AMERIKA SERIKAT.
 PRESIDEN TIDAK TERMASUK PEMEGANG KEKUASAAN
LEGISLATIF.
• PRESIDEN TIDAK DAPAT MEMBUBARKAN PEMEGANG
KEKUASAAN LEGISLATIF DAN TIDAK DAPAT
MEMERINTAHKAN DIADAKAN PEMILIHAN UMUM. BIASANYA
PRESIDEN DAN PEMEGANG KEKUASAAN LEGISLATIF DIPILIH
UNTUK MASA JABATAN YANG TETAP.
UUD 1945 (SEBELUM PERUBAHAN)
• DINILAI MENGANDUNG ANASIR SISTEM
PARLEMENTER DAN SISTEM PRESIDENSIAL
ATAU SISTEM CAMPURAN.

• UUD 1945 (PASCA PERUBAHAN),


MEMPERTEGAS SISTEM PRESIDENSIL.
SISTEM KEPARTAIAN
• MULTI PARTAI PARTAI SEDERHADA
(5 SD 6 PARPOL)
• PEMBATASAN PARPOL
• FUSI PARPOL
• IDEOLOGI, UANG & KEPENTUNGAN

• PEMILU TAHUN 1955 : MULTI PARTAI :


POLITIK : 5
STABILITAS :

• BATAS MINIMAL :
• 1. IKUT PEMILU BERIKUTNYA;
• 2. MEMPEROLEH KURSI DPR, DPR PROV
DAN DPRD KAB/KOTA (3,5%) 5%
• PENGETATAN PENDIRIAN PARPOL BARU
• GBHN
• REPOSISI PERAN MPR

• BATAS MINIMAL PARPOL UNTUK


MENGUSUNG PASANGAN CAPRES
• BUMN : RUGI ATAU BANGKRUT KRN APA ??
• SALAH KELOLA : DIJUAL