Anda di halaman 1dari 14

i

USULAN PROGAM KREATIVITAS MAHASISWA


JUDUL PROGRAM
ANIMATION CLASS
KELAS ANIMASI BERBASIS SWISHMAX SEBAGAI TAMBAHAN
EKSTRA KURIKULER DI SMA N 13 SEMARANG
BIDANG KEGIATAN:
PKM-M

Diusulkan oleh:
M Kaanal Miska (5301411037) /2011
Dian Marta Wijayanti (1401409125) /2009
Ajib Syahriyal (5301411039) /2011
Winda Yulita (5302411139) /2011

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG


SEMARANG
2012

i
ii

HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul Kegiatan :Animation Class (Kelas Animasi Berbasis
Swishmax sebagai Tambahan Ekstra Kurikuler di SMA N 13 SEMARANG
2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-K ( ) PKMKC
( ) PKM-T (√) PKM-M
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : M Kaanal Miska
b. NIM : 5301411037
c. Jurusan : Pend. Teknik Elektro
d. Universitas : Universitas Negeri Semarang
e. Alamat Rumah dan No. Tel./ HP : Dk Gerung RT02/RW01, Mijen
Kota Semarang
f. Alamat email : kaanal_miska@yahoo.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :Drs. Henry Ananta M.Pd.
b. NIDN :0005075919
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP :Jl. Dewi sartika raya no.48
Semarang . 08164244262

6. Biaya Kegiatan Total


a. Dikti :Rp 7.763.500,00
b. Sumber lain :-
7. Jangka Waktu Pelaksanaan :5 (lima) bulan

Semarang, 16 Oktober 2012


Menyetujui
Ketua Jurusan Teknik Elektro Ketua Pelaksana Kegiatan

(Drs. Suryono, M.T.) ( M Kaanal Miska)


NIP.195503161985031001 NIM.5301411037

Pembantu Rektor Dosen Pembimbing


Bidang Kemahasiswaan

(Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd) (Drs. Henry Ananta M.Pd)


NIP. 196205081988031002 NIDN. 0005075919

ii
1

A. LATAR BELAKANG MASALAH


Era industri telah beraganti era informasi, Saat ini dunia telah memasuki
era informasi yang akan berkembang dan terus berkembang. Teknologi informasi
menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh semua orang, semua kalangan baik
itu instansi pemerintah maupun swasta bahkan semua negara. Negara-negara maju
seperti Jepang, Amerika dan negara maju lainnya tidak pernah lepas dari
penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Salah satu ukuran maju
tidaknya suatu negara adalah penguasaan TIK. Namun sayang di Indonesia sendiri
kemajuan teknologi informasi ini masih belum optimal, bahkan tak sedikit yang
disalah gunakan seperti perjudian, penipuan, dan lain sebagainya termasuk porno
grafi. Khusus untuk porno grafi ini sejak tahun 2005, Indonesia masuk dalam 10
negara yang paling banyak mengakses situs porno. Pada tahun 2005, Indonesia
berada di posisi ke-7, tahun 2007 di posisi ke-5, dan tahun 2009 berada di posisi
ke-3. Peringkat Indonesia cenderung meningkat seiring dengan pesatnya
pengguna internet yang mencapai 55,2 juta orang (data 2011,kompas.com). Lebih
parahnya lagi bahwa berdasarkan riset pornografi di 12 kota besar di Indonesia
terhadap 4.500 siswa-siswi SMP, ditemukan sebanyak 97,2 persen dari mereka
pernah membuka situs porno. Data selanjutnya juga menambahkan bahwa 91
persen dari mereka sudah pernah melakukan kissing, petting atau oral
sexs.“Bahkan, data tersebut juga menyebutkan 62,1 persen siswi SMP pernah
berzina dan 22 persen siswi SMA pernah melakukan abortus,”Kemenkoinfo”.
Banyak faktor penyebab dari penyalahgunaan kemajuan TIK dikalangan
pelajar diantaranya adalah kemampuan penggunaan dari teknologi ini masih
sangat minim, baik disekolah formal pelajaran tentang TIK masih dirasa sangat
kurang, siswa hanya diberikan materi secara umum seperti
Ms.Word,Ms.Excell,Ms.Powerpoint dan internet seperti yahoo mail, serta google.
Materi tersebut dirasa sangat kurang bahkan masih banyak ditemui disekolah
sekolah baik negeri atau swasta di kota Semarang yang hanya teori saja dalam
pelajaran TIK.
Sekolah menengah atas (SMA) adalah jenjang menengah pada pendidikan
formal di Indonesia. SMA ditempuh dalam waktu 3 tahun, pada tahun kedua
2

siswa SMA memilih salah satu dari 3 jurusan yang ada, yaitu Sains, Sosial, dan
Bahasa. Dari ketiga jurusan tersebut lebih condong kearah pengetahuan dibanding
SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang notabene lebih banyak ketrampilanya.
Untuk menambah ketrampilan peserta didik di SMA sebenarnya sudah ada
progam dari sekolah seperti ekstrakurikuler, tetapi ekstrakurikuler yang ada
kebanyakan hanya terdiri dari tiga bidang yaitu keorganisasian, kepramukaan, dan
keolahragaan, masih sangat sedikit yang menjurus ke TIK.
Berdasarkan analisis situasi diatas maka penulis ingin mengadakan
pengabdian masyarakat yaitu pembentukan Animation Class, yaitu kelas animasi
sebagai tambahan ekstrakurikuler dibidang TIK guna memberikan tambahan
ketrampilan kepada peserta didik dibidang TIK. Harapanya dengan ketrampilan
yang diberikan didalam animation class ini peserta didik mempunyai ketrampilan
kreativitas di bidang TIK yang mumpuni sehingga penggunaan TIK di SMA
maupun dimasyarakat semakin maju.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas, maka permasalahan yang akan dibahas
diprogam ini adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana membentuk ekstrakurikuler animation class berbasis TIK
khususnya animasi swihsmaxdi SMA N 13 Semarang?
2. Bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan TIK kepada peserta didik di SMA
N 13 Semarang?

C. TUJUAN
Adapun tujuan dari kegiatan kelas animasi berbasis swishmax sebagai tambahan
ekstra kurikuler di SMA N 13 Semarang ini diantaranya adalah:
1. Membentuk ekstrakurikuler animation class berbasis TIK khususnya animasi
swihsmaxdi SMA N 13 Semarang.
2. Mengoptimalkan pemanfaatan TIK kepada peserta didik di SMA N 13
Semarang khususnya dibidang animasi sehingga siswa mempunyai kompeten
di bidang TIK yang sekarang semakin maju.
3

D. LUARAN YANG DIHARAPKAN


Dari progam pengabdian masyarakat berupa kelas animasi berbasis
swishmax sebagai tambahan ekstra kurikuler di SMA N 13 Semarang diharapkan
akan diperoleh hasil sebagai berikut:
1. Dapat membantu SMA N 13 Semarang dalam memberikan ketrampilan
tambahan berupa pemanfaatan TIK khususnya dibidang animasi sebagai solusi
semakin cepatnya perkembangan TIK
2. Siswa dapat mengikuti tambahan ekstrakurikuler di bidang TIK khiususnya
kelas animasi sehingga siswa mempunyai ketrampilan di bidang TIK.

E. KEGUNAAN
Progam kelas animasi berbasis swishmax sebagai tambahan ekstra
kurikuler di SMA N 13 Semarangini memiliki beberapa kegunaan, antara lain:
1. Membantu pihak SMA N 13 Semarang dalam hal pemanfaatan TIK kepada
peserta didik.
2. Membantu peserta didik yang ingin berkecimpung di bidang TIK khususnya
animasi.
3. Meningkatkan kreatifitas peserta didik di bidang TIK
F. GAMBARAN UMUM SEKOLAH

SMA N 13 Semarang adalah sekolah menengah atas yang terletak di


kecamatan Mijen merupakan daerah yang cukup jauh dari perkotaan di kota
semarang. dan merupakan sekolah yang hanya memiliki extrakurikuler
Pramuka,OSIS dan ROHIS saja, akan tetapi tidak memiliki extrakurikuler di
bidang teknologi. Padahal fasilitas di sekolah sangat memadai karena di setiap
ruang kelas sudah ada LCD dan sudah ada laboratorium komputer. Pada saat
presentasi hanya menampilkan tampilan yang diam dan tidak menarik. Hal ini
sangat di sayangkan bahwa seiring perkembangan jaman semakin meningkatnya
teknologi baik di bidang pendidikan dan telekomunikasi. membuat SMA ini
semakin tertinggal dengan SMA lainnya yang letaknya di perkotaan, oleh karena
itu program pelatihan pembuatan animasi swismax merupakan terobosan baru
dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa mengenai
4

perkembangan di dunia teknologi. Dan meningkatkan wawasan siswa di bidang


TIK khususnya dalam pembuatan animasi.

G. METODE PELAKSANAAN
Ada tiga metode yang diterapkan dalam progam ini, yaitu metode
presentasi, metode demonstrasi dan metode praktik. Metode presentasi diterapkan
untuk memperkenalkan sofware, kemanfaatanya, dan penerapanya dalam
membuat animasi sehingga memicu motivasi siswa/siswi. Metode demonstrasi
yaitu mengenai pengoperasionalisasian progam dan Metode praktik yaitu dimana
siswa-siswi mempraktikan langsung pembuatan animasi.
Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan progam pelatihan ini adalah
sebagai berikut:
1. Persiapan
Tahap persiapan adalah tahap awal sebelum pelaksanaan progam
pengabdian. Dalam tahap ini ada beberapa hal yang dilakukan, yaitu:
a. Koordinasi internal (perijinan) dilakukan oleh kelompok pengabdi untuk
merencanakan pelaksanaan secara konseptual, operasional, serta job
description masing-masing anggota, penentuan dan rekruitmen peserta
pelatihan. Dalam perekruitan peserta 75 % adalah siswa/siswi yang masih
duduk dikelas dua, sedangkan 10 % untuk kelas tiga dan 20% dari kelas satu
dari total 1 kelas animasi berjumlah 25 siswa dan siswi. Dengan asumsi
pembagian jumlah tersebut diharapkan nantinya ada regenerasi setelah tim
pengabdi selesai sehingga progam Animation Classsebgai tambahan
ekstrakurikuler tersebut tidak berhenti dan terus dijalankan.
b. Pembuatan instrument pelaksanaan progam Animation Class, seperti lembar
presensi, angket, lembar kerja, persiapan konsumsi, publikasi, lokasi,
dokumentasi, dll.
c. Pembuatan modul untuk peserta Animation Class dan sebagainya.
5

2. Pelaksanaan pelatihan
Dalam pelaksanaan kelas animasi yang diberikan kepada siswa/siswi SMA
N 13 Semarangini mencakup beberapa hal, diantaranya sebagaiberikut:
a. Penyajian materi secara teori
Materi yang disajikan terkait dengan pengenalan dan penggunaan progam
swishmax kepada siswa/siswi agar termotivasi berkreatifitas dalam bidang
teknologi informatika khususnya dibidang animasi.
b. Penyajian materi dalam bentuk demonstrasi
Tidak hanya teori dalam kelas animasi ini, tetapi juga dalam bentuk
demonstrasi langsung bagaimana pengopralisasian progam swhismax
sehingga dapat langsung diikuti oleh siswa/siswi.
c. Job sheet /Praktik
Pada setiap akhir materi peserta siswa/siswi diberi tugas praktik secara
langsung pembuatan animasi hal ini juga dimaksud untuk menggali
penyerapan dan pemahaman materi serta melihat kreativitasnya dalam
membuat animasi. Tim pengabdi mendampingi, memandu, dan mengarahkan
peserta dan memberikan solusi apabila timbul permasalahan selama
penugasan praktik/pemberian job sheet.
d. Evaluasi
Pada pertengahan dan akhir pelatihan, animasi hasil dari siswa/siswi
dikumpulkan dan dinilai oleh tim pengabdi dan disempurnakan kembali oleh
kelompok pengabdi untuk kemudian dikembalikan lagi kepada peserta.
e. Penyelenggaraan Pameran
Setelah dievaluasi maka produk-produk animasi yang telah dibuat dipamerkan
dalam pameran yang diselenggarakan sehingga memicu motivasi siswa untuk
bisa lebih berkreativitas dalam dunia teknologi informatika.
f. Reor Animation Class
Yaitu pelatihan khusus yang diberikan kepada peserta guna kesinambungan
kegiatan ini, diharapkan peserta dari kelas dua mampu meneruskan kegiatan
ini kepada angkatan dibawahnya sehingga kegiatan ini tidak berhenti setelah
kegiatan pengabdian selesai.
6

Berikut bagan alur dari pelaksanaan kelas animasi di SMA N 13 Semarang


sebagai berikut:
Open Rekruitmen

Pendataan, Kontrak
Pelatihan,Modul

Penyajian materi
secara teori

Penyajian materi
secara demonstrasi

Penugasan
Praktek, Job Sheet

Evaluasi

Pameran

Tabel 1. Uraian Waktu Pelaksanaan Kegiatan Progam Kelas Animasi


No Kegiatan Waktu
1 Penyampaian materi bersifat teori 1 x pertemuan @ 1 jam
2 Penyampaian materi bersifat demontrasi 1 x pertemuan @ 1 jam
3 Praktek di dalam kelas 1 x pertemuan @ 2 jam
4 Praktek di luar kleas 1 x pertemuan @ 4 jam
Jumlah 1 x pertemuan @ 8 jam
Total 14x pertemuan 112 jam

3. Evaluasi Kegiatan

Evaluasi kegiatan kelas animasi ini dilakukan dengan beberapa cara.


Evaluasi hasil dilihat dari tugas praktik dari para peserta pelatihan. Hasil praktik
7

dinilai dan hal itu menggambarkan keberhasilan materi yang telah disampaikan,
selain itu juga juga dicermati proses kinerja dan kesertaan para peserta.

H. JADWAL KEGIATAN PROGAM

Tabel 2. Jadwal Pelaksanaan Progam


Bulan
No Kegiatan
I II III IV V
1 Persiapan
a. Perijinan dan kontrak pelatihan X
b. Persiapan tempat X
c. Perencanaan pelaksanaan secara X
konseptual, operasional,
pembuatan job description, dan
modul
d. Pembuatan intrumens pelaksanaan X
progam
2 Pelaksanaan
a. Presensi serta perkenalan X
b. Pembagian modul dan job sheet X
c. Peyampaian materi X X X
d. Penugasan praktik X X
e. Evaluasi X X
f. Pameran X X
3 Evaluasi progam X
4 Penyusunan laporan X

I. RANCANGAN BIAYA

a. Rekapitulasi Biaya
Tabel 3. Rekapitulasi Biaya
No Pengeluaran Anggaran
1 Sofware swishmax Rp 1.955.500,00
2 Modul Rp 1.058.000,00
3 CD tutorial Rp 750.000,00
4 Penggunaan Lab.Komputer Rp 1.200.000,00
5 Konsumsi Rp 1.785.000,00
6 Transportasi Rp 545.000,00
7 Dokumentasi Rp 220.000,00
8

8 MMT Rp 250.000,00

Jumlah Total Rp 7.763.500,00

LAMPIRAN 1
DAFTAR RIWAYAT HIDUP TIM PELAKSANA PROGRAM

a) Ketua Pelaksana Kegiatan


Nama lengkap : M. Kaanal Miska
Tempat tanggal lahir : Semarang, 14 Oktober 1992
NIM : 5301411037
Jurusan/Smester : PTE/III
Perguruan Tinggi :Universitas Negeri Semarang
Alamat rumah : Desa Gerung RT 02 RW 01 Kecamatan Mijen
Kota Semarang
HP/email : 087832135387/kaanal_miska@yahoo.com
Waktu untuk PKM :10jam/minggu
Daftar Publikasi dan Prestasi:
Wisudawan terbaik Kelas Animasi RIPTEK UNNES 2012

Ketua Pelaksana

M. Kaanal Miska
5301411037

b. Anggota 1
Nama lengkap : Dian Marta Wijayanti
Tempat tanggal lahir : Blora, 1 Januari 1992
NIM :1401409125
Jurusan/Smester :PGSD/VII
Perguruan Tinggi :Universitas Negeri Semarang
Alamat rumah : Desa Tambahrejo RT 03 RW 01 Kecamatan
Tunjungan Kabupaten Blora
HP/email : 085740145329/girlsmarta@gmail.com
Waktu untuk PKM :10jam/minggu
Daftar Publikasi dan Prestasi
- PKM GT Dikti 2010
- Juara Harapan 1 Penulisan Artikel Imliah se-Jawa Tengah yang
diselenggarakan oleh Budi Santosa Foundation
- Fasilitasi Penelitian Institusional FIP Unnes 2010
- Juara Harapan 2 LKTI se-Jawa yang diselenggarakan oleh Universitas
Kristen Satya Wacana 2011
- Fasilitasi Penelitian Institusional FIP Unnes 2011
- Fasilitasi Penelitian Mahasiswa LP2M Unnes 2011
- Fasilitasi Pengabdian Masyarakat LP2M Unnes 2011
9

- Fasilitasi Penelitian Inovatif Mahasiswa Pemerintah Provinsi Jawa


Tengah 2011
- PKM GT Dikti 2011
- Juara 3 Lomba Karya Ilmiah Pekan Ilmiah Biologi Terpadu se-Jawa
Tengah dan DIY
- FasilitasiPenelitianInstitusional FIP Unnes 2012
- Fasilitasi Penelitian Mahasiswa LP2M Unnes 2012
- Juara 2 mahasiswaberprestasi FIP tahun 2012
- Juaraharapan 3 mahasiswaberprestasiUnnestahun 2012
Anggota 1

Dian Marta Wijayanti


1401409125
c. Anggota 2

Nama lengkap : Ajib Syahriyal


Tempat tanggal lahir : Jepara, 12 Juli 1993
NIM :5301411039
Jurusan/Smester :TEKNIK ELEKTRO/III
Perguruan Tinggi :Universitas Negeri Semarang
Alamat rumah : Desa Robayan RT 12 RW 02 Kecamatan
Kalinyamatan Kabupaten Jepara
HP/email : 083862744147/ajibsyahrial@gmail.com
Waktu untuk PKM :10jam/minggu
Daftar Publikasi dan Prestasi
Anggota 2

Ajib Syahriyal
5301411039
d. Anggota 3
Nama lengkap : Winda Yulita
Tempat tanggal lahir : Pasir Pengaraian, 27 Juli 1993
NIM :5302411139
Jurusan/Smester :TEKNIK ELEKTRO/III
Perguruan Tinggi :Universitas Negeri Semarang
Alamat rumah :Pasir Putih Timur RT 03 RW 01 Kecamatan
Rambah Kabupaten Rokan Hulu
HP/email :085278320789 / winda.yulita@gmail.com
Waktu untuk PKM :10jam/minggu
Daftar Publikasi dan Prestasi
Anggota 3

Winda Yulita
5301411139
10

e. Data Dosen
a. Nama Lengkap dan Gelar : Drs. Henry Ananta M.Pd
b.Golongan Pangkat dan NIDN : IV/c-Pembina Utama
Muda/0005075919
c. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala (01-12-2007)
d. Jabatan Struktural : tidak menjabat
e. Fakultas/Program Studi : Teknik/ Pendidikan Teknik Elektro
f. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Semarang
g. Bidang Keahlian : MESIN LISTRIK
DosenPendamping,

Drs. Henry Ananta M.Pd


NIDN. 0005075919

LAMPIRAN 2
Denah Lokasi SMA Negeri 13 Semarang

Gambar 1. Denah lokasi SMA N 13 Semarang


11

LAMPIRAN 3
Foto kegiatan SMA N 13 Semarang

Gambar 2. Pramuka SMA N 13 Semarang Gambar 3. OSIS SMA N 13 Semarang

Gambar 4. Rohis SMA N 13 Semarang


12

SURAT KESEPAKATAN KERJASAMA

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama : M. Kaanal Miska
Alamat : Dk Gerung RT2 RW 1, karangmalang, Mijen,Semarang
Jabatan : Mahasiswa/Ketua Tim PKM-M
(Selanjutnya disebut Pihak Pertama)
Nama : Bramastya Adi Baskara
Alamat : Jl. Sumbermulyo 25 RT 01/RW I , Jatisari, Mijen,
Semarang
Jabatan : Ketua Osis SMA N 13 Semarang
(Selanjutnya disebut Pihak Kedua)

Sepakatuntuk bekerja sama dalam Program “ANIMATION CLASS


KELAS ANIMASI BERBASIS SWISHMAX SEBAGAI TAMABAHAN EKSTRA
KURIKULER DI SMA N 13 SEMARANG”

Dengan kesepakatan sebagai berikut :


Pihak Pertama
1. Dalam kapasitas mewakili Tim Program Kreativitas Mahasiswa UNNES
merencanakan dan melaksanakan Program di SMA Negeri 13 Semarang
2. Pihak pertama dengan pihak – pihak terkait (Pengurus Osis, Pembina osis,
dsb) akan membantu memonitor pelaksanaan dari program dalam
pelaksanaan awal program yang dijalankan oleh pihak kedua.
Pihak Kedua
1. Dalam kapasitas mewakili SMA N 13 Semarang dalam bekerjasama untuk
mensukseskan program di SMA N 13 Semarang dan menyediakan sarana dan
bahan bagi pelaksanaan program.
2. Hasildari program sepenuhnya milik pihak kedua.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya, sebagai syarat


pengajuan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat ( PKM-
M ).
Semarang, 13Oktober 2012

Pihak Kedua Pihak Pertama

Bramastya Adi Baskara M. Kaanal Miska

Mengetahui,
Pembina Osis SMA N 13 Semarang

Rini Yuniastuti, M.Pd


NIP. 196906142007012013