Anda di halaman 1dari 2

Perencanaan ekuitas sekarang mendapat pengakuan yang lebih luas serta dipelajari di lingkungan

akademisi dan profesional perencanaan. Terlebih, setelah kejadian kerusuhan California tahun 1992,
APA (American planner association) mensponsori forum ekuitas sosial di Los Angeles, dan
meluncurkan program nasional “Agenda untuk masyarakat Amerika” untuk mengedukasi perencana
mengenai isu kesetaraan (ekuitas). Pemilihan umum presiden demokratis dalam 20 tahun telah
memunculkan perdebatan baru mengenai pemerintah federal dan kebijakan perkotaan.

Lepas dari seluruh kemajuan yang tercapai, prospek masa depan dari perencanaan ekuitas masih
tidak pasti. Banyak dari perencana ekuitas yang bekerja di berbagai kota yang kemajuannya cukup
progresif di tahun 1980an saat ini telah meninggalkan posisinya karena posisi ini sudah diganti atau
tidak ada lagi di struktur kantor. Sebelas perencana yang diuraikan perannya oleh Krumholz dan
Clavel (1994) di publikasi Reinventing Cities telah mengundurkan diri dari pemerintah. Pengecualian
bagi Krumholz sendiri yang karirnya tetap berlanjut di tengah masa tiga walikota berbeda selama
dekade yang penuh turbulensi di Cleveland. Terlebih, perencana ekuitas nampaknya banyak yang
bekerja di kantor administrasi perumahan, pengembangan komunitas, atau bekerja di program
pengembangan ekonomi, daripada di badan perencanaan (yang tetap melanjutkan perlawanan
konsep konvensional di berbagai tempat). Juga yang belum terpecahkan adalah dilemma mengenai
perpindahan dari proses perencanaan yang menyetarakan ke kemanfaatan actual dari kesetaraan.
Kebanyakan ahli mengamati:

Walaupun kelembagaan dan beberapa tradisi perencanaan nampak sulit untuk


mempertimbangkan orientasi ekuitas, dan walaupun terjadi banyak kesalahan dalam politik kota,
premis yang dimunculkan disini adalah kendala untuk mencapai pendekatan perencanaan ekuitas
yang nyata kebanyakan dari internal.

Kutipan ini merespon satu rekomendasi krumholz di salah satu jurnalnya

Sekolah perencanaan dan universitas harus memberikan perhatian lebih pada upaya
pencarian dan pemantauan pengalaman dari perencana ekuitas. Mereka seharusnya
mengumpulkan cerita dan sejarah, juga dokumen, metode analisis dan praktek, pelembagaan dan
prosedur administratif dari perencanaan ekuitas.

Literatur ini tidak mencoba me-list atau mengkatalogkan semua instrument, strategi dan teknik yang
tersedia untuk perencana yang mencari cara mencapai kesetaraan sosial yang lebih besar melalui
praktek yang mereka lakukan (sebagai misal, diskusi mengenai perumahan hanya dibatasi pada
kebijakan redistribusi dari keterkaitan yang eksplisit), melainkan dia hanya mengkompilasi literature
yang mendeskripsikan beberapa debat teoritis maupun politis di dalam perencanaan sejak tahun
1960an tentang desain dan implementasi kebijakan yang mempromosikan redistribusi sosial
ekonomi di kawasan perkotaan. Ini juga merupakan sumberdaya yang menginformasikan dan
memandu perencana, administrator publik, analis kebijakan perkotaan, dan pemimpin masyarakat
mengenai beberapa pengalaman actual dari perencanaan ekuitas di perkotaan amerika selama 25
tahun terakhi, sebagaimana terefleksi di produk perencanaan dan studi akademik.

Kompilasi dari pustaka ini dimulai dengan review dari literature mengenai perencanaan kota,
administrasi dan kebijakan publik, dan studi perkotaan, mengidentifikasi buku, jurnal, artike dan
dokumen perencanaan resmi. Barbara sykes, pustakawan perencanaan dari Avery Architectural and
Fine Arts Library di Universitas Columbia dan sekaligus sebagai anggota dari dewan pustakawan
perencanaan menyediakan dukungan dalam penggunaan indeks dan database pustaka.