Anda di halaman 1dari 2

KOMUNISME, LIBERALISME DAN PANCASILAISME

 Komunisme adalah paham politik anti kapitalisme menggunakan sistem


sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan
dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme ini sangat
membatasi demokrasi sehingga komunisme juga bisa disebut anti liberalisme. Dalam
komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Jadi
perubahan sosial dimulai dari buruh, namun pengorganisasian buruh hanya dapat
berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai.
 Liberalisme merupakan paham yang memberikan penekanan kebebasan
individu sehingga kesejahteraan bukan menjadi tanggung jawab negara. Liberalisme
mempunyai prinsip yang mendasar yaitu :
1. Pengakuan terhadap hak hak asasi warganegara.
2. Memungkinkan tegaknya tertib masyarakat dan negara.
3. Memungkinkan lahirnya pemerintah yang demokratis.
4. Penolakan terhadap pemerintah otoriter.
 Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang merupakan hasil
penuangan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang yang diangkat dari nilai
– nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan
hidup masyarakat Indonesia. Pancasila memberikan orientasi ke depan dan petunjuk
bagi masyarakat Indonesia. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi –
dimensi idealitas, normatif, dan realitas.

Studi kasus :
Penyimpangan yang terjadi dalam sila ke 5 yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh
Rakyat Indonesia”.
Banyak sekali fenomena yang terjadi seperti tindas menindas rakyat miskin, Kita
sangat sering menjumpai hal-hal tersebut seperti dalam layar kaca pada acara hiburan
yang menceritakan bahwa orang miskinlah yang lemah dan tertindas, bahkan diberita
pun masih sering membahas hal ini sampai-sampai orang tak mampu itu teraniaya dan
tidak ada rasa belas kasihan. Indonesia masih dibutakan oleh uang dan harta benda
yang melimpah sehingga jika seseorang yang memeliki kekayaan tersebut marasa
berkuasa dan merasa sombong tidak peduli dengan rakyat miskin.
Tanggapan :
Sebagai warga negara dan warga masyarakat , setiap warga Indonesia mempunyai
kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. Solusinya adalah kesadaran diri masing-
masing. Dan juga di beri nasehat-nasehat agar mereka bisa lebih menghargai sesama
makhluk hidup sosial, terkadang hal ini dipengaruhi dari lingkungan tersebut karena
salah pergaulan juga. Oleh sebab itu, sifat baik tersebut biasakan semenjak dini agar
terbiasa dengan kehidupan yang baik aman dan tentram serta adil.