Anda di halaman 1dari 5

ABSTRAK INOVASI

Pengertian data kependudukan menurut UU No. 24 Tahun 2013 pasal 1 poin 9 adalah data perseorangan
dan/atau data agregat yang terstruktur sebagai hasil dari kegiatan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.
Sementara itu, dalam PP No. 37 Tahun 2007, database diartikan sebagai kumpulan berbagai jenis data
kependudukan yang tersimpan secara sistematik, terstruktur, dan saling berhubungan dengan menggunakan
perangkat lunak, perangkat keras, dan jaringan komunikasi data. Permasalahan yang ditemukan di lapangan,
khususnya di wilayah pedesaan dan perkotaan yang dihuni oleh para pekerja, adalah basis data kependudukan yang
dimiliki oleh perangkat desa cenderung tidak update, khususnya data yang sifatnya dinamis, seperti migrasi,
kelahiran/kematian, dan perubahan status, sulit untuk didata apabila masyarakat tidak segera melapor ke petugas di
kantor pemerintahan. Permasalahan ini akibatnya dapat merambat hingga ke tingkat yang lebih tinggi karena
kesalahan dimulai dari bawah. Hasilnya adalah data yang dimiliki oleh pemerintah tidak valid sehingga pengambilan
kebijakan menjadi tidak tepat sasaran. Persoalan ini bisa diakibatkan oleh lokasi kantor yang jauh dari rumah
sehingga malas untuk melapor ataupun masyarakat tidak memiliki waktu untuk melapor. Padahal, manfaat dari data
kependudukan ini sangat penting, baik oleh pemerintah maupun bagi masyarakat. Sebagaimana disebutkan dalam
pasal 58 UU No. 24 Tahun 2013 bahwa pemanfaatan data kependudukan oleh Kementerian Dalam Negeri antara
lain, pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran dan perhitungan potensi pajak, pembangunan
demokrasi, serta penegakan hukum dan pencegahan kriminal. Oleh sebab itu, perlu dilakukan updating database
kependudukan untuk menghindari kekeliruan di dalam pengambilan keputusan yang diakibatkan oleh data yang
tidak valid.

Solusi yang ditawarkan adalah penerapan metode survei berbasis smartphone untuk updating database
kependudukan, dimana pemerintah tidak perlu mengeluarkan tenaga surveyor untuk melakukan pendataan ke
setiap rumah ataupun masyarakat tidak perlu menyediakan banyak waktu untuk sekadar pergi ke kantor
kependudukan, melainkan mereka dapat melaporkan perubahan data kependudukan melalui smartphone yang
dimiliki. Dengan memanfaatkan aplikasi berbasis android dari pihak ketiga yang telah beredar luas, jaringan internet,
dan GPS smartphone maka memungkinkan untuk dilakukan survei dan updating data kependudukan secara cepat
dan membutuhkan biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan survei langsung ke setiap rumah. Ide seperti
ini disampaikan mengingat bahwa manfaat dari adanya data kependudukan yang valid akan dirasakan oleh
masyarakat sendiri sehingga masyarakat lah yang perlu bertindak cepat dalam melaporkan perubahan data
kependudukan, sementara pemerintah perlu menyediakan sarana untuk mencapai hal tersebut. Verifikasi data
kependudukan pun dilakukan oleh masyarakat untuk menjamin validitas data kependudukan yang masuk ke
database. Kondisi yang saat ini terjadi adalah penyajian data kependudukan kebanyakan berupa tabel dan grafik,
terkadang disajikan dengan peta tetapi unit pemetaannya berupa batas administrasi. Kelebihan dari ide yang
ditawarkan ini adalah data yang diperoleh berupa data titik koordinat, sehingga dapat menunjukkan lokasi spesifik
dan data dapat dilakukan analisis spasial lebih lanjut sehingga menjadi informasi yang bernilai lebih.

Terciptanya database kependudukan yang valid mulai dari tingkat desa, maka harapannya database
kependudukan dapat dimanfaatkan sebagai data untuk membangun database kependudukan kabupaten, serta
sebagai pendukung ketertiban administrasi pelayanan publik dan pelaksanaan pemilu, juga dalam jangka panjang
dapat dipergunakan sebagai dasar dalam rangka pembangunan database penduduk nasional yang valid.

*Dokumendikirimmelaluialamatsurelinovasi_pemanfaatanig@big.go.iddalam format pdfdenganukuranberkasmaksimal 2Mb


Motivasi Mengikuti Kompetisi
Maksimal 200 Kata
Ingin membantu salah satu permasalahan desa yaitu data. Dimana data sangat dibutuhkan untuk
mengambil kebijakan dalam merencanakan pembangunan desa. Selain untuk perkembangan desa
sendiri, data desa juga sangat dibutuhkan bagi pelajar terutama mahasiswa, dalam menyelesaikan tugas
kuliah seperti menganalisis dan mengkaji data untuk melihat potensi dan permasalahan serta
perkembangan desa. Oleh sebab itu, kelengkapan data desa sangat perlu diperhatikan. Data desa yang
tidak lengkap bisa disebabkan warga desa yang tidak langsung melapor ke perangkat desa, karena jarak
rumah dengan kantor desa jauh, atau karena tidak ada waktu. Maka dari itu, butuh inovasi baru agar
warga dapat dengan mudah, cepat dan hemat, melaporkan perubahan atau perkembangan baru ke
perangkat desa, sehingga data tetap valid. Pembuatan database yang dibantu dengan teknologi
komunikasi berupa handphone, dapat digunakan sebagai media oleh warga untuk mengisi data tersebut,
yang dapat langsung diterima oleh perangkat desa. Dengan database di handphone, data desa akan
selalu valid.

Langkah Aktualisasi Inovasi

*Dokumendikirimmelaluialamatsurelinovasi_pemanfaatanig@big.go.iddalam format pdfdenganukuranberkasmaksimal 2Mb


Dapat berupa gambar, diagram, atau deskripsi.

Nama TIM
NO JABATAN NAMA PENDIDIKAN TERAKHIR (JURUSAN)
1. Ketua
2. Anggota 1
3. Anggota 2
4. Anggota 3 Thomasin Laura K. Kellen SMA Negeri 1 Nunukan (Kaltara), Jurusan IPA

*Dokumendikirimmelaluialamatsurelinovasi_pemanfaatanig@big.go.iddalam format pdfdenganukuranberkasmaksimal 2Mb


Curriculum Vitae – Nama Tim

KEAHLIAN

 Analisis data
 Kebijakan wilayah
 Perencanaan wilayah
ANGGOTA
Thomasin Laura K. Kellen

KONTAK PENDIDIKAN DAN ATAU PELATIHAN

Jl. Pogung Kidul SIA XVI RT.06 RW.49 1. ..


No.35A Desa Sinduadi, Kec. Mlati,
2. ..
Kab. Sleman, Yogyakarta, DIY.
3. ..
Dili, 03 Juli 1995
4. ..

082327320580

Kerukellen94@gmail.com

Yogyakarta, 29 – 09 – 2017

TandaTangan

(Thomasin Laura K. Kellen)

*Dokumendikirimmelaluialamatsurelinovasi_pemanfaatanig@big.go.iddalam format pdfdenganukuranberkasmaksimal 2Mb


Pernyataan TIM

Dengan ini kami menyatakan bahwa inovasi yang kami sertakan dalam Lomba Geo Inovation Boot
Camp 2017 adalah benar-benar hasil karya kami, bukan karya orang lain.

Apabila dikemudian hari ternyata inovasi kami tidak sesuai dengan pernyataan ini, maka secara
otomatis inovasi kami dianggap gugur dan bersedia menanggung semua resiko sesuai dengan aturan
yang berlaku. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Yogyakarta, 29 September 2017

Yang Menyatakan,

Ketua Tim Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3

(NAMA JELAS) (NAMA JELAS) (NAMA JELAS) (Thomasin Laura K. Kellen)

*Dokumendikirimmelaluialamatsurelinovasi_pemanfaatanig@big.go.iddalam format pdfdenganukuranberkasmaksimal 2Mb