Anda di halaman 1dari 23

01/10/2016

Daftar Isi
€ Dinding Penahan Tanah
€ Embedded Wall
€ Soil Nailing
€ Dinding MSE
€ Angkur Tanah

Deskripsi & Aplikasi


€ Deskripsi
Æ Stabilitasnya
St bilit t
tergantung
t pada
d berat
b t dinding
di di itu
it
sendiri dan tanah yang duduk diatas bagian
dari dinding itu

€ Aplikasi
Æ Bisa utk menahan tanah asli bila dapat dibuat
galian dimukanya sampai kedalaman rencana
dasar dinding sebelum dinding itu jadi
Æ Utk menahan tanah timbunan

1
01/10/2016

Tipe Dinding Penahan Tanah


€ Dinding penahan tanah tipe kantilever
€ Dinding penahan tanah tipe gravitasi dan dengan pengaku (counterfort/buttress)
semi gravitasi
€ Dinding penahan tanah tipe kantilever

€ Dinding penahan tanah khusus


Dimensi Tipikal
y Crib Wall

y Gabion

2
01/10/2016

Faktor Yg Harus Diperhatikan Faktor Keamanan Minimum


€ Dinding penahan tanah harus aman terhadap : € FK minimum terhadap guling ≥ 2
y Stabilitas
St bilit guling
li € FK minimum terhadap geser lateral ≥ 1.5
y Stabilitas geser lateral € FK minimum terhadap daya dukung ≥ 3
y Daya dukung tanah

€ Faktor lain yg harus diperhatikan


y Potensi rotational/translation sliding (global stability)
y Apa ada lapisan tanah lunak yg dapat
menyebabkan penurunan (jangka panjang)

Sistem Drainase
€ Sistem drainase dibelakang dinding
Æ utk meminimalkan tekanan air
€ Persyaratan :
y Material yang mudah mengalirkan air, yg diletakkan
dibelakang dinding
y Weep hole Æ pipa PVC dia. 50 mm
1 weep hole per 3 m2 luas dinding
Pipa drainase longitudinal Æ pipa PVC dia. 150 mm
y Geotekstil wick drain dapat menggantikan material
yg mudah mengalirkan air

3
01/10/2016

Verifikasi Perancangan
€ Melalui monitoring defleksi / pergerakan
dinding

€ Frekuensi inspeksi visual dan survei


y ½ Tahun ke-1 Æ 1 x per 2 minggu
y ½ Tahun ke-2 Æ 1 x p
per bulan
y Tahun ke-3 Æ 1 x per 2 bulan jika dirasa perlu

Deskripsi Tipe Embedded Walls


€ Struktur penahan tanah dimana stabilitas € Steel sheet pile
sebagian atau seluruhnya diperoleh dari
tahanan pasif tanah yang terletak dibawah € Concrete sheet pile
dasar galian
y Corrugated concrete sheet pile

y Flat concrete sheet pile


p

€ Soldier pile

4
01/10/2016

Aplikasi Embedded Walls


€ Contiguous bored pile
Cement Bentonite Pile
Reinforced Concrete Pile
€ Mengamankan galian besmen dalam
y Tipe embedded wall yg disarankan
○ CBP Æ ≤ 3 lapis besmen
€ Secant pile ○ Secant Pile Æ ≤ 4 lapis besmen
○ D-Wall Æ ≥ 5 lapis besmen

€ Diaphragm wall € Dinding dermaga (quay wall)


Primary Panel Secondary Panel Primary Panel € Stabilisasi sungai/kanal
€ Stabilisasi lereng
Rubber water stop

Batasan Dinding Kantilever Sistem Penunjang


€ Dibatasi Æ kedalaman galian ≤ 6 m

€ Kecuali, desain dilakukan oleh ahli


geoteknik dan dibuktikan dgn analisis yg
menunjukkan defleksi dinding dalam
batas aman

5
01/10/2016

Angkur Tanah Strutting Baja


€ Tipe strutting baja
€ Merupakan piliihan pertama karena alasan y Rakers
biaya dan kelapangan kerja y Wall to wall strut

€ Tipikal spasi € Rakers


y Spasi horizontal = 2 m y Didahului dengan penggunaan berm sementara
y Kemiringan rakers ≤ 450 thd bid horizontal
y Spasi
p vertikal = 3 ~ 5 m

€ Wall to wall strut


€ Gaya prategang = 75% ~ 100% gaya angkur y utk mengatasi masalah tekuk karena bentang panjang
Æ pakai profil baja ganda

Lantai Besmen Terpilih


(Top Down Construction Method)
€ Jarak ruang
g bebas Æ 2 lantai besmen
€ Spasi horizontal
hori ontal Æ ± 1 ba
bay (jarak kolom)
€ Spasi vertikal Æ 1 ~ 1.5 jarak lantai besmen
€ Pilih lantai Æ momen sepanjang dinding relatif rata

€ Gaya prategang 10 ~ 25% gaya strut dan >20 ton


€ Lantai besmen yg pertama dicor jangan terlalu
j
Æ utk menjamin kontak yg baik jauh dari permukaan tanah agar defleksi awal tidak
antara dinding/waler beam dan strut besar dan ramp sementara mudah dibuat

€ Kadang perlu berm sementara pada bagian bawah

6
01/10/2016

Tiang Pancang Miring Dimuka Dinding Berm Sementara


€ Terbuat dari tanah setempat
€ Tiang pancang miring menahan gaya tekan
€ Bisa digunakan jika tanah cukup kuat utk menjaga
€ Kurang disukai krn diletakkan dimuka dinding stabilitasnya sendiri
sehingga penggunaan area dimuka dinding
terbatas
€ Level atas berm ditentukan sehingga panjang free
kantilever diatas berm ≤ 6m
€ K k k
Kekakuan b
besar Æ spasii ≥ spasii angkur
k tanah
t h
€ Utk melindungi dari pengaruh cuaca
€ Pemakaian dibatasi panjang tiang pancang &
kemampuan alat utk memancang miring Æ permukaan berm ditutup dgn beton semprot
atau lembaran plastik

Profil Tanah Desain Kedalaman Galian Desain


€ Posisi titik bor harus diletakkan di sepanjang € Harus memperhitungkan kedalaman galian
perimeter galian diluar rencana

€ Kedalaman titik bor mencakup lapisan-lapisan € Kedalaman galian diluar rencana


tanah yg terpengaruh oleh rencana y Dinding kantilever
embedded wall 10% H ≤ 0.5 m
y Dinding dgn sistem penunjang
10% jarak penunjang terbawah kedasar galian
rencana ≤ 0.5 m

7
01/10/2016

Gaya-Gaya Yang Bekerja Metoda Analisis


€ Beban tambahan Æ min 1 t/m2 € Metoda Analisis Kesetimbangan Batas
€ Tekanan tanah aktif / pasif y Free
F earth
th supportt method
th d
€ Tekanan air y Fixed earth support method

y Air diam tidak mengalir (tekanan air hidrostatik) y Rowe’s moment reduction method

y Air dianggap mengalir (steady state flow)


€ Gaya prategang € Metoda Analisis Beam Column
y Angkur tanah Æ 75% ~ 100% gaya angkur
y Strut Æ 10% ~ 25% gaya strut dan > 20 ton € Metoda Analisis Elemen Hingga

Metoda Analisis Kesetimbangan Batas Metoda Analisis Beam Column


€ Prinsip Æ beam on elastic foundation

8
01/10/2016

Metoda Analisis Elemen Hingga Soil Model


€ Soil Model Mohr Coulomb (MC)
€ Tanah dimodel sebagai continuum mass y MC model Æ nilai E tetap
€ Penggalian dimodel sebagai pengurangan y Nilai E yg sebenarnya tergantung dari
massa stress level

€ Embedded wall dimodel sebagai elemen


pelat € Soil Model Hardening Soil (HS)
y Advanced soil model
€ Sistem penunjang dimodel sebagai pegas
y Nilai E tergantung
tergant ng stress level
le el
dgn properti E,A, dan L, yg diberi gaya Æ ditentukan secara otomatis, mana yg
prategang pakai E50 & Eur

€ Eur = 2 ~ 10 E50 , tergantung nilai OCR

Contoh Finite Element Mesh Kuat geser


pada Analisis Elemen Hingga terdrainase vs tak terdrainase
€ Analisis dilakukan dgn parameter tanah yg
menghasilkan kondisi paling kritis
€ Jika tidak diketahui dgn pasti, analisis
dilakukan utk kedua kondisi, jangka panjang
maupun jangka pendek
€ Utk kondisi
k di i jangka
j k panjang,
j selain
l i kuat
k t geser
tanah, pemodelan aliran air tanah juga
sangat berpengaruh thd hasil analisis

9
01/10/2016

Penentuan Muka Air Tanah Desain Stabillitas Dasar Galian


€ Utk dinding permanen/pada masa umur layan € Basal Heave Æ FK ≥ 1.25
y muka air tanah tertinggi dari fluktuasi musiman
y Jika sering banjir Æ diambil rata dgn permukaan jalan
€ Blow in Æ FK ≥ 1.25
€ Utk dinding sementara/pada masa konstruksi
y Jika masa pengamatan pd musim yg sama dgn masa € Piping Æ FK ≥ 1.5
konstruksi
Æ diambil nilai tertinggi dari masa pengamatan
y Jika masa pengamatan berbeda dgn masa konstruksi
Æ ditambah berdasarkan data sumur setempat

Moda Kegagalan Dinding

10
01/10/2016

Verifikasi Perancangan
Toleransi Penurunan Muka Air Tanah
€ Data fluktuasi musiman di Jakarta Selatan € Monitoring pergerakan dinding dan tanah
Æ5m disekitar galian
€ Monitoring penurunan muka air tanah
€ Jika tidak ada data Æ toleransi 2 m
€ Jumlah instrumentasi ditentukan sehingga
jika ada yg rusak data tidak hilang
Toleransi Defleksi Dinding € Jenis instrumentasi ditentukan sehingga bisa
€ Defleksi max = 0.5% H dilakukan cek silang

Tipikal Instrumentasi Frekuensi Monitoring


€ Inklinometer Æ pergerakan embedded wall € Mengikuti aktifitas penggalian
€ Water standpipe Æ penurunan muka air tanah
€ Minimal 2 x per minggu pada saat
€ Pengukuran defleksi dgn theodolite & deflection penggalian intensif
markers
€ Pengukuran pergerakan tanah disekitar galian dgn
theodolite & settlement markers
€ Tiltmeter (tentatif) Æ pergerakan kolom bangunan
€ Load cell Æ fluktuasi gaya angkur
€ Extensometer (tentatif) Æ naiknya dasar galian

11
01/10/2016

Deskripsi
€ Sistem perkuatan lereng yang bersifat pasif

Contoh Aplikasi Soil Nailing Tahap


Pelaksanaan

12
01/10/2016

Ketentuan Teknis Pola Pemasangan Nail Bar


€ Kemiringan tipikal dinding Æ 800 ~ 900 € Pola segi empat
terhadap bidang horizontal € Pola segitiga
€ Kemiringan tipikal nail Æ 100 ~ 200 dibawah
bidang horizontal
€ Panjang nail bar Æ 0.6 H ~ 1.2 H
€ Jarak antar nail
y Drilled and grouted soil nailing Æ 1.5 m
y Driven soil nailing Æ 1 ~ 1.2 m
€ Diameter lubang bor Æ 100 ~ 200 mm

Analisis Dinding Soil Nailing € Analisis stabilitas terhadap basal heave


y Kondisi jangka pendek Æ FK ≥ 2
€ Analisis stabilitas global y Kondisi jangka panjang Æ FK ≥ 2.5
y Kondisi
K di i normall Æ FK ≥ 1.5
1 5 utk
tk jangka
j k panjang
j
FK ≥ 1.3 utk jangka pendek
€ Analisis stabilitas terhadap gelincir lateral
y Kondisi gempa (dinding permanen) Æ FK ≥ 1.1
y Kondisi normal Æ FK ≥ 1.5
y Kondisi gempa Æ FK ≥ 1.1
€ Analisis stabillitas internal
Æ utk mendapatkan gaya tarik max pada setiap nail € Pemeriksaan nail terhadap pullout
bar y Kondisi normal Æ FK ≥ 2
y Kondisi gempa Æ FK ≥ 1.5

13
01/10/2016

Sistem Drainase
€ Pemeriksaan kapasitas tarik material nail €Dinding muka dianggap tidak menahan
y Kondisi
K di i normall Æ FK ≥ 1
1.8
8 tekanan air
y Kondisi gempa Æ FK ≥ 1.3 Æ dipasang vertical drain strip selebar
300~400mm, dibelakang dinding, sejarak
€ Pemeriksanan pons pada beton semprot spasi horizontal nail, dari level permukaan air
dinding
g muka tanah tertinggi sampai dasar dinding muka
y Kondisi normal Æ FK ≥ 1.5
y Kondisi gempa Æ FK ≥ 1.1

Deformasi Dinding Soil Nailing


€ Defleksi max pada puncak dinding
€ Defleksi horizontal izin :
δh izin = 0.005 H

€ Deformasi pasca konstruksi bertambah


hingga 15% dari nilai defleksi segera
setelah selesai konstruksi

14
01/10/2016

Lokasi Pemasangan
Verifikasi Perancangan
Instrumentasi Minimum
€ Uji Tarik Nail Bar
y Jumlah
J l h 5% dari
d i jumlah
j l h nailil produksi
d k i
y Beban uji max = 150% T max
y Prinsip Æ uji creep
y Kriteria lolos test Æ Interval pembacaan Pergerakan nail
dial gauge(mnt) izin (mm)
1     ‐      10 1
6
6     ‐      60 
60 2

€ Monitoring & Inspeksi Visual

Deskripsi
€ Struktur yang terdiri dari dinding muka /
penutup muka dan perkuatan baja atau
geosintetik yang diikatkan pada dinding muka
/ penutup muka dan dipasang secara berlapis
didalam timbunan tanah berbutir yang mudah
mengalirkan air

15
01/10/2016

Potongan Tipikal Aplikasi

Ketentuan Teknis Tipe Penutup Muka


€ Panjang perkuatan L ≥ 0.7 He
€ Panel beton pracetak segmental
(He = tinggi efektif dihitung dari permukaan levelling pad)
€ Unit dinding blok modular cetak kering
€ Panjang perkuatan sama utk seluruh tinggi
€ Penutup muka dari logam
dinding
€ Bronjong
€ Panjang minimum perkuatan bertambah jika :
€ Penutup muka geosintetik
y Bekerja gaya-gaya luar
y Semakin lunak tanah fondasi
€ Spasi tipikal utk pita metalik
y Vertikal : Sv = 0.2 ~ 1.5 m
y Horizontal : Sh = 0.8 ~ 1.5 m

16
01/10/2016

Perkuatan Dasar Perancangan


€ Stabilitas external
€ Geometri Perkuatan
Æ utk menentukan dimensi dinding MSE
y Linier satu arah Æ pita baja, pita geosintetik
y Komposit satu arah Æ wiremesh
y Bidang datar dua arah Æ geosintetik lembaran € Stabilitas internal
Æ utk menentukan tipe dan spacing perkuatan
€ Material Perkuatan
y Perkuatan metalik Æ baja lunak yg digalvanis
y Perkuatan non.-metalik Æ polimer

Faktor Keamanan Minimum


Stabilitas External
Stabilitas External
€ Dimensi dinding MSE ditentukan Potensi Kegagalan 
eksternal
FK min Persyaratan
lain
Langkah Perbaikan
Jika FK tdk terpenuhi
berdasarkan 4 potensi kegagalan external
1. Geser Lateral pd 1.5 Perpanjang L
y Pergerakan lateral pada dasar    dasar

y Pembatasan eksentrisitas resultan gaya-gaya 2. Eksentrisitas resultan 2 e≤ L/6 Perpanjang L


(pembatasan momen guling)     gaya‐gaya (momen guling) (guling)

y Daya dukung 3. Daya dukung 2.5 Perbaiki tanah fondasi


atau perdalam Dm
atau perdalam Dm
y Stabilitas
St bilit global
l b l
4. Stabilitas global 1.3 Perpanjang L atau
perbaiki tanah fondasi
Catatan:  L = Panjang perkuatan
                 e = eksentrisitas resultan gaya‐gaya

17
01/10/2016

Stabilitas Internal Sistem Drainase


€ Moda kegagalan internal
y Kegagalan
K l pada
d material
t i l perkuatan
k t
y Kegagalan karena tercabutnya perkuatan

€ Faktor keamanan minimum


y Kegagalan tercabutnya perkuatan Æ FK ≥ 1.5
y Tegangan izin = 0.55 x tegangan leleh

Kriteria Penerimaan Dinding MSE Verifikasi Perancangan


€ Batas perbedaan Lebar celah
sambungan (mm)
Batas perbedaan
penurunan € Monitoring pergerakan vertikal dan
penurunan penutup horizontal penutup muka
muka sebagai fungsi 20
13
1/100
1/200
lebar celah sambungan 6 1/300 € Monitoring pergerakan vertikal keseluruhan
Catatan: Untuk panel dengan luas 
permukaan < 4.5 m2
struktur dinding MSE
€ Monitoring kinerja struktur yang didukung
Panel penutup muka Batas perbedaan 
penurunan
dinding MSE
€ Batas perbedaan Panel setinggi dinding 1/500
penurunan utk beberapa
tipe penutup muka Unit dinding blok modular
cetak kering
1/200

Welded wire mesh 1/50

18
01/10/2016

Monitoring Parameter &


Instrumen yg dapat dipakai
No Parameter Obyek Monitoring Instrumen yg dapat dipakai

1 Pergerakan horizontal penutup Observasi visual
      muka Survey theodolit
Tiltmeter

2 Pergerakan lokal atau kerusakan  Observasi visual
      elemen penutup muka. Crack gauges

3 Kinerja drainase material urugan Observasi visual pada 
      titik‐titik pembuangan
Standpipe piezometer

Deskripsi Aplikasi
€ Sistem pengangkuran adalah suatu sistem
untuk menyalurkan gaya tarik yang bekerja
kelapisan tanah/batuan pendukung.

19
01/10/2016

Persyaratan Grout Persyaratan Tendon


€ Grout Æ Campuran semen & air
€ Tipe tendon ÆSteel bar, Wire, Strand
Æ w/c ratio = 0.35
0 35 ~ 0.60
0 60

€ Kuat tekan grout pada umur 28 hari € Yg banyak digunakan :


y Kubus 10cm x 10cm x 10cm ≥ 40 N/mm2 Æ low relaxation 7 wire strand dia. ½”
y Silinder φ10cm x 20 cm ≥ 33 N/mm2
p = 184 kN
Fpu

€ Kuat tekan grout pada saat uji angkur


y Contoh kubus Æ ≥ 30 N/mm2
y Contoh silinder Æ ≥ 25 N/mm2

Persyaratan Tanah Tempat Layout Angkur Tanah


Terbenamnya Fixed Length
€ Fixed length t erbenam minimum 5 m dari
permukaan tanah
p
€ Pada lapisan tanah yang keras
y Tanah pasir Æ NSPT ≥ 25 € Fixed length harus berada diluar bidang gelincir
y Tanah kohesif Æ NSPT ≥ 20 kritis

€ Spasi horizontal minimum 1.5 m utk angkur dgn


diameter ≤ 0
0.2
2 m agar efek group tidak
diperhitungkan

€ Kemiringan anchor = 300 ~ 450 thd bid horizontal

20
01/10/2016

Panjang Free Length & Fixed Length


€ Panjang minimum free length
y Bar tendon Æ 3 m
y Strand tendon Æ 4.5
45m
€ Panjang fixed length Æ 3m ≤ L ≤ 13 m

Kapasitas Angkur Faktor Keamanan Minimum


Faktor Keamanan Minimum Faktor

€ Kapasitas angkur sangat dipengaruhi Katagori Angkur Tanah


Tendon
Ground/grout
interface
Grout/tendon atau
grout/encapsulation
Beban
untuk
interface Proof test
workmanship kontraktor dan peralatan Angkur sementara dengan umur layan kurang dari
6 bulan dan keruntuhan tidak mengakibatkan
khususnya pompa grout yg dipakai konsekwensi serius dan tidak membahayakan 1.40 2.0 2.0 1.10
keselamatan umum. Misalnya test tiang memakai
angkur tanah sebagai sistem reaksi.
Ankur sementara dengan umur layan tidak lebih
dari 2 tahun , dimana walaupun konsekwensi
€ Prediksi kapasitas angkur berdasarkan keruntuhan cukup serius, tetapi tidak
1.60 2.5 * 2.5 * 1.25
membahayakan keselamatan umum tanpa cukup
data tanah harus dikonfirmasi dengan uji peringatan. Misalnya angkur tanah pada dinding
penahan tanah
tanah.
investigasi pada fase pra konstruksi Angkur permanen dan angkur sementara dimana
resiko korosi tinggi dan/atau konsekwensi
+
keruntuhan serius. Misalnya kabel utama pada 2.00 3.0 3.0 * 1.50
jembatan gantung atau kabel sebagai reaksi untuk
mengangkat struktur berat.
* FK minimum 2.0 dapat digunakan bila tersedia test lapanagan skala penuh.
+
FK mungkin perlu dinaikkan menjadi 4 untuk membatasi creep

21
01/10/2016

Kriteria Kehilangan Gaya Tarik


Kriteria Perpanjangan Elastik Tendon
Maksimum
Kehilangan gaya yg diizinkan (%
Periode obsevasi
gaya residual)
id l)
(menit) (%)
5 1
15 2
50 3
150 4
500* 5
1500 (ki
(kira-kira
ki 1 hhari)
i) 6
5000 (kira-kira 3 hari) 7
15000 (kira-kira 10 hari) 8

* pembacaan 500 menit tidak dilakukan pada pekerjaan rutin

Verifikasi Perancangan
€ Pengukuran displacement/extension € Uji Investigasi pada angkur tidak terpakai
Æ jumlah test min 2 buah
Æ harus pakai dial gauge
€ Uji Kesesuaian (suitability)
€ Pengukuran beban Æ pakai load cell dgn Æ pada 3 angkur produksi pertama dipasang
kapasitas 125% ~ 150% beban maksimum Æ 1 test pada tiap tipe angkur

€ Uji Penerimaan (acceptance)


Æ pada semua angkur produksi yg tidak
menjalani iuji kesesuaian

22
01/10/2016

Prosedur Pembebanan Uji Investigasi Prosedur Pembebanan Uji Kesesuaian

Prosedur Pembebanan Uji Penerimaan

23