Anda di halaman 1dari 6

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

PEMANTAUAN INVOLUSI UTERI

1. Tujuan
1. Untuk mengetahui alat dan bahan untuk pemantauan involusi uteri.
2. Untuk mengetahui cara pemantauan involusi uteri.
3. Untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemantauan involusi uteri.
2. Ruang Lingkup
Semua tindakan pemantauan involusi uteri. sebelum mahasiswa mendapatkan
pengalaman nyata di lapangan, wajib mendemonstrasikan pelaksanaan tindakan
mengganti pakaian paisen diatas tempat tidur pada antar mahasiswa ini sebagai sarana
praktek

3. Uraian Umum

3.1 Jenis tindakan pemantauan involusi uteri yang dipergunakan adalah phantom yang
biasa dipakai untuk latihan tindakan pemeriksaan laboratorium
3.2 Indikator keberhasilan tindakan apabila dilakukan sesuai prosedur
3.3 Tehnik pelaksanaan dengan tepat
3.4 Prosedur operasional tindakan
4. Petugas
Pembimbing/penguji praktek laboratorium keperawatan
5. Alat dan Bahan
a. Handscoon
b. Meteran gulung
6. Intruksi Kerja
a. Pra Interaksi
 Mengkaji kebutuhan Pasien post partum
 Menyiapkan alat dan bahan untuk melakukan pemantauan involusi
b. Interaksi
c. Orientasi
 Menyampaikan salam
 Memperkenalkan diri dengan pasien/keluarga (kalau ada)
 Menanyakan nama pasien
 Menjelaskan maksud dan tujuan
 Menjelaskan langkah/prosedur yang akan dilakukan
 Mendekatkan alat dan bahan untuk melakukan pemeriksaan involusi uteri
 Mencuci tangan
d. Kerja
 Mengosongkan kandung kemih/Anjurkan Ibu BAK terlebih dahulu
R/: untuk mengakuratkan data pengukuran saat palpasi
 Menganjurkan dan memposisikan Ibu dengan posisi tidur terlentang dengan
kedua kaki ditekuk
R/: untuk membuat perut ibu tidak teratrik (mengencang bila diluruskan)
 Palpasi untuk mengukur batas tinggi fundus uteri dengan menggunakan pita ukur
(meteran)
R/: menentukan letak fundus uteri lalu mengukur dengan meteran untuk
memperoleh data yang akurat
 Menanyakan adanya keluhan nyeri saat dipalpasi sambil melihat respon klien
R/: mengantisipasi adanya keluhan nyeri yang dapat mengindikasikan masalah
baru seperti perdarahan dan lain sebagainya
 Mencatat hasil pemeriksaan tinggi fundus uteri
R/: mendokumentasikan pencatatan pada lembar pemeriksaan involusi uteri
e. Terminasi
 Mengevaluasi perasaan pasien
 Memberikan pujian
 Kontrak waktu untuk kegiatan selanjutnya
 Menyampaikan salam
f. Post Interaksi
 Mengelola alat dan bahan yang telah dipakai
 Mencuci tangan
 Mendokumentasikan tindakan yang telah dilakukan pada lembar/catatan
keperawatan pasien.
7. Indikator
Pemantauan involusi uteri dilakukan secara benar dan hasil pelaksanaan bisa dilihat /
disimpulkan. Keterampilan dapat dilaksanakan secara sistematis tanpa bantuan dan tepat.
8. Referensi
Ani, Ida Dian. 2011. Konsep Teori Involusi Uteri. (Online) available:
http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/104/jtptunimus-gdl-idadianani-5194-3-bab2.pdf
(Diakses pada Kamis, 1 Oktober 2015 pukul 19.30 WITA)
PENILAIAN UJIAN PRAKTEK LABORATORIUM

Nama :
NIM :
Penguji :
Hari/Tanggal :
Keterampilan : Pemantauan Involusi Uteri

Dilakukan
NO Kegiatan Ya Tidak Ket

1 0
I. ALAT DAN BAHAN

1. Handscoon

2. Meteran gulung

II. INSTRUKSI KERJA

1. Pra Interaksi

 Mengkaji kebutuhan Pasien post partum


 Menyiapkan alat dan bahan untuk melakukan
pemantauan involusi
2. Interaksi

3. Orientasi

 Menyampaikan salam
 Memperkenalkan diri dengan pasien/keluarga
(kalau ada)
 Menanyakan nama pasien
 Menjelaskan maksud dan tujuan
 Menjelaskan langkah/prosedur yang akan
dilakukan
 Mendekatkan alat dan bahan untuk melakukan
pemeriksaan involusi uteri
 Mencuci tangan
4. Kerja

 Mengosongkan kandung kemih/Anjurkan Ibu


BAK terlebih dahulu
R/: untuk mengakuratkan data pengukuran saat
palpasi
 Menganjurkan dan memposisikan Ibu dengan
posisi tidur terlentang dengan kedua kaki
ditekuk
R/: untuk membuat perut ibu tidak teratrik
(mengencang bila diluruskan)
 Palpasi untuk mengukur batas tinggi fundus
uteri dengan menggunakan pita ukur (meteran)
R/: menentukan letak fundus uteri lalu
mengukur dengan meteran untuk memperoleh
data yang akurat
 Menanyakan adanya keluhan nyeri saat
dipalpasi sambil melihat respon klien
R/: mengantisipasi adanya keluhan nyeri yang
dapat mengindikasikan masalah baru seperti
perdarahan dan lain sebagainya
 Mencatat hasil pemeriksaan tinggi fundus uteri
R/: mendokumentasikan pencatatan pada
lembar pemeriksaan involusi uteri
5. Terminasi

 Mengevaluasi perasaan pasien


 Memberikan pujian
 Kontrak waktu untuk kegiatan selanjutnya
 Menyampaikan salam
6. Post Interaksi

 Mengelola alat dan bahan yang telah dipakai


 Mencuci tangan
 Mendokumentasikan tindakan yang telah
dilakukan pada lembar/catatan keperawatan
pasien.
JUMLAH

Jumlah ‘Ya’ X 100 = …………. X 100 = ……………..


N Keterampilan =
21 32

N Responsi = ……….

N = (N Keterampilan x 60%) + (N Responsi x 40 %)=……….

Sidoarjo,
Penguji

NIP.