Anda di halaman 1dari 4

ROKOK

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara)
dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada
salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.

Rokok juga mempunyai dampak-dampak negatif, berikut dampak-dampak negatif dari rokok :

1. Sadar atau tidak merokok merugikan kantong anda, anda megeluarkan uang anda hanya untuk membeli
asap. yang anda hirup lalu anda buang. asap yang anda hirup membunuh organ tubuh anda secara perlahan,
yang anda keluarkan membunuh secara pelan-pelan orang yang ada disekitar anda.

2. Merokok menurunkan stamina dan kebugaran anda. apakahanda sebagai perokok yang terbiasa rutin
melakukan push up, lari dan olahraga lainya yang membutuhkan tenaga, percaya atau tidak ketika anda
melakukan aktifitas tersebut anda akan gampang lelah dan jauh melebihi kebiasaasn anda

3. Merokok membuat kulit anda kusam dan terlihat tidak sehat

4. Merokok bisa menimbulkan kematian terhadap bayi

5. Merokok bisa membuat daya sex ada menurun

6. Merokok bisa menimbulakn impotensi

7. Bagi wanita, merokok bisa mengurangi kesuburan anda, bagi anda yang ingin segera mempunyai
keturunan sudah saatnya anda berhenti

8. Bila wanita hamil merokok bisa beresiko kelahiran yang premature

9. Anda bisa terserang kanker


10. Dan yang pasti bau mulut anda menjadi tidak sedap

11. Kecanduan nikotin

12. Berbagai macam kanker, terutama kanker paru, ginjal,


tenggorokan, leher, payu dara, kandung kemih, pankreas dan
lambung. Satu dari enam pria perokok akan menderita kanker
paru.

13. Penyakit jantung dan pembuluh darah: stroke dan


penyakit pembuluh darah tepi.

14. Penyakit saluran pernapasan: flu, radang saluran pernapasan (bronkhitis), penyakit paru
obstruktif kronis.

15. Cacat bawaan pada bayi dari ibu yang merokok selama kehamilan.

kanker paru-paru yg disebabkan rokok

16. Penyakit Buerger

17. Katarak

18. Gangguan kognitif (daya pikir): lebih rentan terhadap Penyakit Alzheimer (pikun), penyusutan
otak.

19. Impotensi.

Tips-tips Menghindari rokok

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua, yaitu:

1.Cobalah untuk mendiskusikan topik yang sensitif dengan cara tidak


menakut-nakuti atau semacam penghakiman.
2. Tekankan pada anak-anak mengenai hal yang benar dan bukan
mengenai yang salah, serta kepercayaan diri adalah perlindungan
terbaik bagi anak agar terhindar dari tekanan teman sebayanya.
3. Mendorong anak untuk terlibat dalam aktivitas yang melarang untuk
merokok.
4. Sangat penting untuk terus berbicara pada anak-anak tentang bahaya penggunaan rokok selama
bertahun-tahun.
5. Tanyakan pada anak apa yang menarik dan tidak menarik tentang rokok, usahakan orangtua menjadi
pendengar yang sabar.
6. Diskusikan dengan anak tentang cara anak menanggapi tekanan dari teman sebayanya. Mungkin akan
sulit untuk mengatakan tidak, tapi cobalah memberikan respons alternatif seperti mengatakan bahwa
merokok bisa membuat baju dan napasnya menjadi bau.
7. Mendorong anak untuk meninggalkan teman-temannya yang tidak menghormati alasannya.
8. Jelaskan pada anak bagaimana rokok bisa mengatur hidupnya, seperti bagaimana cara membeli rokok,
dari mana anak-anak bisa mendapatkan uang dan hal lainnya

Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
- Jantung berdebar-debar
- Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah,
tang erat dengan terjadinya serangan jantung

Nikotin dapat berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :


- Gelisah, tangan gemetar (tremor)
- Cita rasa / selera makan berkurang
- Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya

Tar dan Asap Rokok


Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
- Batuk-batuk atau sesak napas
- Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas,
lidah atau bibir
Gas CO (Karbon Mono Oksida)
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah.
Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen
Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan
orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida. Pada seorang perokok tidak akan
sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit,
dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.