Anda di halaman 1dari 2

NOTULENSI

ANALISIS KADAR FOSFAT PADA SITU SASAK TINGGI

KELOMPOK 4 B1

Nama : Putri Lusiana

Rizkiyah Hasanah

Sofia Ade P

M. Rifqi Nur El Hadi

PERTANYAAN

1. Afifah Azzahra: Mengapa dibuat 10 standar? Dan apa fungsi perhitungan konsentrasi
real?

Jawab : Pembuatan larutan standar dan kemudian diukur konsentrasinya berdasarkan nilai
absorbansi spektrofotometer uv vis yaitu untuk mendapatkan akurasi. Akurasi yaitu
kedekatan antara nilai sebenarnya dengan nilai yang dihitung, dimana larutan standar yang
diukur dijadikan sebagai larutan baku yang kemudian digabungkan hubungan antara
konsentrasi larutan standar dengan absorbansinya lalu didapatkan nilai regresi linear
sehingga dapat diketahui konsentrasi fosfat dalam sampel. Penentuan banyaknya larutan
standar tergantung seberapa banyak praktikan membutuhkannya. Namun, untuk
mendapatkan kurva yang linear, minimal membutuhkan 5 titik dengan nilai yang
kelinearan sempurna. Perhitungan konsentrasi real untuk membantu praktikan
mendapatkan nilai konsentrasi yang dimana nilai absorbansinya (-) walaupun sebenarnya
dalam larutan standar tersebut terdapat fosfat.

2. Rifki Surya Nugraha : apa kegunaan larutan campuran tersebut? Albagaimana


mekanismenya?

Jawab: Larutan tersebut sebagai reagen agar membentuk larutan molybdat berwarna biru.
Reaksi pembentukan kompleks biru molybdenum :
1. PO42- + 12(NH4)2MoO + 24 H+  (NH4)4 PO12MoO3 + 21 NH4+
2. (NH4)4 PO12MoO3 + Sn2  Senyawa molybdenum + Sn2 + (Biru)

3. Anggi Novriyanisti: Kenapa fosfat dapat memicu pertumbuhan alga? Dan kenapa
pertumbuhan alga dapat menimbulkan banjir?

Jawab : Eutrofikasi adalah kondisi dimana perairan terdapat limbah fosfat. kondisi eutrofik
ini dapat mempercepat pertumbuhan alga/ganggang yaitu fosfat sebagai nutrisi untuk
alga/ganggang. sehingga pertumbuhan alga akan cepat jika suatu perairan mengandung
kadar fosfat yang tinggi. Pertumbuhan alga yang cepat juga dapat menimbulkan
penyumbatan pada saluran air sehingga dapat menyebabkan banjir.

4. Adi Mulyadi : Apakah ada manfaat fosfat di perairan?

Jawab: Fosfat dalam bentuk fosfor dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan seperti alga sebagai
unsur yang esensial (nutrisi) yang mempengaruhi produktivitas dan pertumbuhannya.
Namun kadar fosfat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan ledakan pertumbuhan alga
(alga blooming) yang akan membentuk lapisan pada permukaan air yang selanjutnya
menghambat penetrasi oksigen dan cahaya matahari ke perairan

Kesimpulan
Fosfat memiliki 3 senyawa dalam perairan yaitu senyawa ortofosfat (pupuk), senyawa
polifosfat (limbah detergen) atau fosfat organis (sisa bahan makanan dan tinja). Fosat yang
tinggi dalam perairan dapat mempercepat pertumbuhan alga sehingga dapat merugikan
makhluk hidup perairan yang lain. Kadar fosfat yang tinggi biasanya karena limbah
detergen buangan penduduk. Pada situ sasak tinggi, kadar fosfat yang diperoleh masih
dibawah ambang batas yaitu dibawah 0,2 mg/L, sehingga masih aman untuk perikanan.