Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

Pokok Bahasan : Pemberian Makan Melalui NGT


Sub Pokok Bahasan : NGT, Tujuan pemasangan, Alat dan bahan, Cara pemberian makan,
Cuci Tangan, Etika Batuk
Sasaran : Keluarga pasien di Ruang 26 Stroke Unit Rumah Sakit dr.Saiful
Anwar Malang
Waktu : 30 menit
Tanggal : 3 Agustus 2017
Jam : 11.00- 11.30
Tempat : Ruang Tunggu Ruang 26 Stroke Unit RSSA Malang

I. Tujuan Institusional
Meningkatkan derajat kesehatan klien.
II. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti proses penyuluhan, keluarga mampu memahami tentang
cara pemberian makan melalui NGT dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-
hari selama klien dirawat dengan terpasang NGT dan belum dapat makan per oral.

III. Tujuan Instruksional Khusus


Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit diharapkan sasaran mampu :
1. Menyebutkan kembali pengertian NGT
2. Menyebutkan kembali tujuan pemasangan NGT
3. Menyebutkan kembali alat dan bahan yang harus disiapkan
4. Menyebutkan kembali cara pemberian makan melalui NGT
5. Cara 6 langkah cuci tangan yang benar
6. Etika batuk yang benar
IV. Karakteristik Sasaran
Sasaran dalam penyuluhan ini adalah keluarga pasien di Ruang 26 Stroke Unit dr Saiful
Anwar Malang.
V. Pokok Bahasan
Pemberian Makan Melalui NGT

VI. Sub Pokok bahasan


a. Pengertian NGT
b. Tujuan pemasangan NGT
c. Alat dan bahan yang harus disiapkan
d. Cara pemberian makan melalui NGT
e. 6 langkah cuci tangan
f. Etika batuk

VII.MATERI PENGAJARAN
Terlampir.

VIII.ALOKASI WAKTU
Apersepsi/set : 5 menit
Penjelasan/uraian materi : 15 menit
Evaluasi : 7 menit
Rangkuman/penutup : 3 menit
Total : 30 menit

IX. STRATEGI PEMBELAJARAN


1. Menjelaskan materi-materi pelajaran.
2. Menggunakan media pembelajaran untuk mempermudah pemahaman sasaran.
3. Memberikan kesempatan bertanya pada sasaran.
4. Mengadakan tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana pemahaman

X. KEGIATAN PENYULUHAN
Kegiatan
Tahap Kegiatan Pendidik Metode Waktu
Peserta
Pra  Menyiapkan perlengkapan.
 Menyiapkan sasaran.
Kegiatan  Menjelaskan tujuan Memperhatikan Ceramah 5 menit
Pembuka pembelajaran.
 Menjelaskan cakupan Memperhatikan Ceramah
materi yang akan dibahas.
Uraian  Menjelaskan dan Memperhatikan Ceramah dan 15 menit
materi mendemostrasikan 6 dan Demostrasi
langkah cuci tangan memperagakan
 Menjelaskan dan Ceramah dan
mendemonstrasikan etika Memperhatikan demostrasi
batuk
 Menjelaskan pengertian Memperhatikan
NGT
 Menjelaskan tujuan
pemasangan NGT Memperhatikan Ceramah

 Menjelaskan alat dan Demonstrasi

bahan yang harus


disiapkan
 Menjelaskan cara
pemberian makan melalui
NGT
Penutup  Tanya jawab. Menjawab Tanya jawab 10 menit
 Menarik kesimpulan. pertanyaan
 Salam penutup.
Memperhatikan Ceramah
Membalas salam

XI. MEDIA PENGAJARAN


Leaflet dan PPT

XII. METODE PENGAJARAN


1. Ceramah
2. Tanya jawab
XIII. EVALUASI
Evaluasi struktur :
 Adanya materi pemberian makan melalui NGT, etika batuk, 6 langkah cuci tangan
 Adanya peralatan LCD
Evaluasi proses :
 Keluarga kooperatif saat dilakukan pemberian materi
 Proses penyuluhan berjalan dengan lancar
Evaluasi output :
 75 % sasaran mampu memahami materi NGT, cuci tangan, dan etika batuk
 75% sasaran mampu memperagakan pemberian makan melalui NGT, 6 langkah cuci
tangan, dan etika batuk

XIV. DAFTAR PUSTAKA

Elly, Nurrachmah. 2013. Nutrisi dalam keperawatan. Jakarta. CV Sagung Seto


Wuryanano. 2012. Berlatih Pemberian makan melalui NGT-Perrnafasan. Jakarta diakses dari
http://wuryanano.com/ pada tanggal 2 Agustus 2017
Potter & Perry.2005.Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Edisi 4.Jakarta :EGC.
Smeltzer, S. & Tolsma M. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddart,
Volume 3. Jakarta: EGC.
Departemen Kesehatan RI. (2010). Profil kesehatan Indonesia 2009. From
http://www.depkes.go.id. Diakses 2 Agustus 2017
LAMPIRAN MATERI

a. Pengertian NGT
Selang Nasogastrik atau NG tube adalah suatu selang yang dimasukkan
melalui hidung sampai ke lambung. Sering digunakan untuk memberikan nutrisi dan
obat-obatan kepada seseorang yang tidak mampu untuk mengkonsumsi makanan,
cairan, dan obat-obatan secara oral. Juga dapat digunakan untuk mengeluarkan isi dari
lambung dengan cara disedot.
b. Tujuan Pemasangan
Tujuan Pemasangan NGT adalah sebagai berikut :
 Memberikan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien dengan
memperhatikan keadaan dan menghindari komplikasi penyakit
 Mencegah terjadinya aspirasi atau tersedak
 Mengambil cairan lambung
 Mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit
 Untuk memberikan obat yang harus diminum (contoh: pil, puyer, dan sirup)

c. Alat dan Bahan


Alat dan bahan yang harus dipersiapkan untuk memberi makan melalui NGT :
 Makanan cair
 Air mineral
 Spuit 50 cc
 Handuk kecil atau tissue
 Gelas
 Sendok
d. Cara Pemberian Makan Melalui NGT
Cara pemberian makan melalui NGT adalah sebagai berikut :
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan, termasuk makanan
2. Naikkan bagian kepala tempat tidur 30 – 45 derajat
3. Dada pasien diberi alas dengan handuk atau tissue kecil
4. Siapkan makanan cair dalam gelas. Jika masih terlalu kental bias diencerkan dengan
air mineral
5. Buka tutup selang NGT sambil melipat selangnya agar tidak ada udara yang masuk
6. Masukkan spuit ke selang NGT
7. Tarik terlebih dahulu ujung spuit untuk mengetahui kondisi cairan lambung (aspirasi).
Jika cairan yang keluar berwarna hitam segara lapor ke dokter atau perawat yang
sedang bertugas
8. Bilas terlebih dahulu selang NGT dengan air hangat
9. Masukkan makanan cair perlahan-lahan
10. Bilas dengan air mineral
e. Posisi pasien saat pemberian makanan lewat Sonde.
Pasien diposisikan setengah duduk dengan sudut 30° – 45° dari abdomen jika naik.
Pemberian makanan ke dalam sonde dengan ketinggian sekitar 30 – 45 cm dari abdomen.
Perhatikan interaksi obat dengan makanan, terutama dengan susu jika ada pemberian obat
per oral. Pemberian obat-obatan tidak dianjurkan bersamaan dengan susu karena susu
mempunyai sifat antidot, yaitu melawan racun yang masuk ke dalam tubuh
f. Prosedur Cuci Tangan
Berikut ini merupakan prosedur cuci tangan 6 langkah : (Depkes,2013)
a. Basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang
mengalir, ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara
lembut
b. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian
c. Jangan lupa jari-jari tangan, gosok sela-sela jari hingga bersih
d. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan
e. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
f. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan .Bersihkan kedua
pergelangan tangan secara bergantian dengan cara memutar, kemudian diakhiri
dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir lalu
keringkan memakai handuk atau tisu
(Kemenkes RI, 2014)
MATERI ETIKA BATUK
A. Pengertian
Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh
pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di
tenggorokan karena adanya lendir,makanan,debu,asap dan sebagainya.
Etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik
dan buruk sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
Etika Batuk adalah tata cara batuk yang baik dan benar, dengan cara menutup hidung
dan mulut dengan tissue atau lengan baju. jadi bakteri tidak menyebar ke udara dan tidak
menular ke orang lain.

B. Tujuan Etika Batuk


Mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas melalui udara bebas (Droplets) dan
membuat kenyamanan pada orang di sekitarnya. Droplets tersebut dapat mengandung kuman
infeksius yang berpotensi menular ke orang lain disekitarnya melalui udara pernafasan.
Penularan penyakit melalui media udara pernafasan disebut “air borne disease”.
C. Penyebab terjadinya Batuk
1. Infeksi
Produksi dahak yang sangat banyak karena infeksi saluran pernapasan. Misal :
flu, bronchitis,dan penyakit yang cukup serius meskipun agak jarang pneumoni, TBC,
Kanker paru-paru.
2. Alergi
a. Masuknya benda asing secara tidak sengaja ke dalam saluran pernapasan.Misal :
debu,asap,makanan dan cairan.
b. Mengalirnya cairan hidung kea rah tenggorokan dan masuk ke saluran
pernapasan. Misal : rhinitis alergika, batuk pilek.
c. Penyempitan pada saluran pernapasan. Misal : Asma

D. Kebiasaan batuk yang salah


1. Tidak menutup mulut saat batuk atau bersin di tempat umum.
2. Tidak mencuci tangan setelah digunakan untuk menutup mulut atau hidung saat batuk
dan bersin.
3. Membuang ludah batuk disembarang tempat.
4. Membuang atau meletakkan tissue yang sudah dipakai disembarang tempat.
5. Tidak menggunakan masker saat flu atau batuk.

E. Dampak dari Batuk


Batuk dapat menyebabkan :
1. Rasa lelah
2. Gangguan tidur
3. Perubahan pola hidup
4. Nyeri musculoskeletal
5. Suara serak
6. Mengganggu nafas,dll.
F. Cara Batuk yang Baik dan Benar
Hal-hal perlu anda perlukan:
1. Lengan baju
2. Tissue
3. Sabun dan air
4. Gel pembersih tangan
Langkah 1
Sedikit berpaling dari orang yang ada disekitar anda dan tutup hidung dan mulut anda
dengan menggunakan tissue atau saputangan atau lengan dalam baju anda setiap kali anda
merasakan dorongan untuk batuk atau bersin.

Langkah 2
Segera buang tissue yang sudah dipakai ke dalam tempat sampah.

Langkah 3
Tinggalkan ruangan/tempat anda berada dengan sopan dan mengambil kesempatan untuk
pergi cuci tangan di kamar kecil terdekat atau menggunakan gel pembersih tangan.
Langkah 4
Gunakan masker.