Anda di halaman 1dari 38

Robot Trading Forex

Tanggal: Agustus 2016

Dalam dunia forex, robot trading, atau yg kerap disebut EA(expert advisor) sudah
cukup dikenal oleh para trader. Walaupun mayoritas pengguna tetap dengan cara
manual, namun tidak sedikit yg senang menggunakan robot trading. Lalu seperti
apakah robot trading?, bagi Anda yg masih awam silahkan baca di bab-bab
berikut:

Apa Itu Robot Trading?-


Robot trading adalah suatu sistem dimana dia bisa melakukan trading sendiri
secara otomatis. Bisa berjalan 24 jam terus menerus, baik dengan ataupun tanpa
pengawasan. Untuk bisa menjalankan sebuah robot trading, tidak diperlukan alat,
prasarana yg cangih dan mahal. Cukup dengan sistem trading online sekarang yg
sudah ada, cuman ditambah dengan program kedalam metatrader nya. Jadi cukup
dengan PC, Metatrader + script, dan Internet, sistem robot sudah bisa terpasang
dan berjalan.
Apa Saja yg Bisa Dilakukan Robot Trading?-
 Membuka dan menutup posisi.
 Memodifikasi suatu posisi yg sedang berjalan.
 Mengubah SL dan TP suatu trade yg sedang berjalan.
 Melakukan analisa terhadap suatu pair berdasarkan indikator.
 Mengirimkan notifikasi berupa suara, email, atau ke bentuk yg lain.
 Menganalisa manajemen keuangan akun. Seperti balance, margin, porsi lot,
dsb.
 Melakukan copy atau mirror trading.
Mengapa Menggunakan Robot Trading?-
 Disiplin mengikuti rambu dan aturan. Faktor psikologis yg sering
mengacaukan, bisa dihindari.
 Mengurangi kejenuhan untuk selalu memonitor grafik pergerakan harga.
 Setiap saat ada peluang trading bisa dimanfaatkan, mengingat saat kita
tidurpun, robot tetap aktif bekerja.
Kekurangan Robot Trading?-
Robot tidak mampu mengantisipasi semua kondisi, contoh: dalam kondisi pasar
yang ekstrim, bergolak, yg tidak atau belum diprediksikan, algoritma robot bisa
jadi tidak relevan lagi, dan trading menjadi kalah. Karenanya pengawasan
secukupnya tetap perlu untuk dilakukan. Faktor fundamental bisa merusak kerja
robot, tidak ada salahnya bila memang ada jadwal atau even besar, robot bisa di
non aktifkan dahulu. Kondisi-kondisi seperti pemilu US, bencana, perang, dsb, bisa
menjadi pengaruh penggerak harga yg sulit di petakan.
Mendapatkan Robot Trading?-
Tidak sulit untuk bisa mendapatkan robot trading, tinggal googling saja. Dan
banyak robot yg di share secara cuma-cuma baik di website-website ataupun di
forum forex. Ada yg gratisan dan ada yg berbayar. Harap lebih berhati-hati dengan
yg gratisan, bisa jadi oleh pembuatnya di share hanya untuk uji coba saja. Bisa
dicoba dulu di akun demo atau untuk bahan belajar. Sedangkan untuk yg berbayar
umumnya dijual di harga 100-250$.
Bagi Anda yg memiliki kemampuan di programming aplikasi, mungkin Anda bisa
membuat sendiri. Tidak sulit bila Anda telah ada basic di pemrograman, namun
tetap Anda harus memiliki dulu sistem trading yg teruji dan sistematis, layak untuk
di jadikan robot.
Memilih Robot Trading?-
Hal ini memang tidak mudah, karena sangat berkaitan dengan bagaimana Anda
ingin memperlakukan robot tersebut. Apakah Anda percaya 100% dengan
sistemnya dan tidak mengintervensi manual. Atau justru suka intervensi. Apakah
Anda suka dengan gaya short-term, ataupun long-term. Apakah Anda sabar
menunggu robot membuka posisi?. Luangkan waktu untuk mempelajari dahulu
sistem trading yg digunakan oleh robot. Ini bisa membantu jika Anda ingin
mengembangkan robot, atau kaidah apa yg perlu dipakai jika memang ingin
melakukan intervensi (semi -otomatis). Kecocokan dengan gaya trading akan
membuat kemungkinan keberhasilan robot lebih besar.
Pada robot berbayar, umumnya pembuat menyarankan untuk percaya pada kondisi
trading yg ditentukan sepenuhnya. Intervensi pengguna justru bisa menyebabkan
kekacauan dan kekalahan. Mengingat berbayar, biasa pengguna tidak bisa
mengetahui dengan jelas sistem yg digunakan oleh pembuat. Skrip program sudah
diproteksi, pengguna hanya di beri petunjuk singkat untuk parameter-parameter
yang bisa diatur.
Membangun Infrastruktur Robot Trading?-
Sudah sedikit disinggung diatas, untuk bisa mengimplementasikan sistem robot
trading tidaklah sulit dan berbelit belit. Juga tidak mahal. Apa yang perlu Anda
persiapkan:
 Pertama, tentu Anda butuh akun trading, bisa real atau bisa demo.
 Kedua, Sebuah PC untuk di install aplikasi metatrader. Trader yg sudah serius
umumnya banyak menggunakan VPS untuk mendapatkan performa yg lebih
bagus. VPS adalah singkatan dari Virtual Private Server, ya seperti PC juga
cuman PC itu biasanya terletak di luar negeri dimana diharapkan koneksi
internet lebih cepat dan stabil. Untuk tahap awal cukup dengan PC dirumah
saja yg bisa online 24 jam.
 Terakhir, koneksi internet yg diusahakan cepat dan stabil. Kenapa? Robot
perlu agar setiap sinyal jual, beli, modifikasi, supaya bisa dengan cepat
dieksekusi. Memang tergantung dengan gaya trading yg ingin Anda terapkan
di robot. Bila gayanya long term dengan target pips yg besar tentu
keterlambatan beberapa detik/menit tidak terlalu signifikan. Tetapi sebalik,
jika gayanya adalah scalper jangka pendek, beberapa detik saja terlambat,
kesempatan bisa hilang.
Sumber Bacaan-
Tentunya masih banyak hal tentang robot trading yg perlu untuk dipelajari. Untuk
itu Anda bisa membaca artikel-artikel tentang robot di link di bawah ini.
 Metatrader Dan Robot Trading
 Apa Itu Robot Trading
 Kumpulan Artikel Tentang Robot Trading

Sebelum Anda memutuskan menggunakan Robot Trading(Penting !!)


Apakah performa akan selalu positif? Tidak ada jaminan, semua sistem baik itu
manual ataupun robot harus selalu diperbaiki. Faktor seperti, pemilihan broker, tipe
akun, kecepatan internet, lokasi server, dll, harus diperhatikan. Banyak kasus
menggunakan robot yg sama, tapi hasil berbeda, ini disebabkan kegagalan dalam
duplikasi kondisi. Mungkin yg satunya kecepatan internet lebih lambat, akunnya
spreadnya lebar, dsb.
Sebaiknya mengikuti arahan yg diberikan oleh pembuatnya. Bagaimananapun
pembuat lebih tahu luar dalam akan sistem robot ciptaannya. Robot berbayar
umumnya sudah siap pakai, ketidaksabaran dan intervensi biasanya justru akan
berakibat kegagalan pada robot.
Robot Trading Pilihan
Dibawah ini ada beberapa robot trading yang kebetulan sedang kami uji coba, dan
ingin kami bagikan infonya. Robot dipilih yang berbayar, karena kami
beranggapan robot berbayar dibuat lebih serius, profesional, dan lebih memberikan
perasaan aman. Kami juga menghindari robot dengan seting parameter yang ribet,
dan seminim mungkin pengawasan.

Robot EA Real Profit

Robot berbayar ini cukup populer, mulai dipasarkan sejak tahun 2013 sampai
sekarang (5 tahun). Gaya trading robot adalah menggunakan kombinasi lima
metode scalping, serta breakout, untuk menghasilkan profit secara konsisten.
Harga robot ini 200$ untuk 1 tahun, cukup sesuai jika dilihat dengan performanya.
Gain rata-rata perbulan adalah 3-4% serta dilengkapi dengan beragam fitur seperti
invisible mode, high impact news filter, simple money management, dll.
Pengaturan parameter tidak rumit, dan bisa berjalan sendiri dengan minim
pengawasan.

Hasil Uji Coba Tim SeputarForex


Periode: September 2016 - 1 Juni 2017 (8 Bulan)
Broker: IC-Market, Akun Real, ECN, VPS USA
Balance: Deposit 500$, Per Juni 2017 = 650$

Update Status Robot Real Time

Gambar diatas adalah resume live dari robot real profit yg sedang di uji coba.
Untuk statement laporan-laporan versi detail dan lengkap bisa dilihat langsung
di fxBlue

Banyak sekali bahasan tentang robot EA Real Profit di SeputarForex. Bila Anda
tertarik untuk mendalami lebih lanjut, Anda bisa baca-baca artikel/referensi di
bawah ini.
 Review & Keunggulan EA Real Profit
 Hasil Uji Coba Tim SF Per Juni 2017
 Beli / Website Resmi EA Real Profit

Daftar robot berbayar lain, bisa dibaca disini

Apa itu EA, Robot Trading, Trading Otomatis


Tanggal: Juli 2017

Robot Trading Forex (Expert Advisor) adalah software atau script algoritma yang dapat
ditambahkan dalam platform trading forex dengan tujuan agar aplikasi tersebut nantinya bisa
berjalan secara otomatis atau melakukan transaksi buy dan sell tanpa instruksi manual
pengguna. Robot Trading yang juga akrab disebut EA Forex merupakan salah satu komponen
utama dalam Auto Trading dengan beragam fungsi.
Apa Saja Yang Bisa Dilakukan Oleh Robot Trading (EA) Forex?
Fungsi Robot Trading Forex bermacam-macam, tergantung bagaimana setting aplikasi yang
digunakan trader. Umumnya, EA dapat diprogram untuk melakukan hal-hal berikut:
 Open posisi (Buy, Sell) atau Close posisi.
 Mengubah Stop Loss dan Target Profit suatu posisi trading yang sedang berjalan.
 Melakukan analisa terhadap suatu pasangan mata uang berdasarkan parameter indikator
teknikal tertentu yang bisa kita tentukan sendiri.
 Mengirimkan alert berupa suara, email, API (integrasi ke aplikasi lain).
 Melakukan analisa terhadap manajemen keuangan akun kita. Balance, margin, dan lain-
lain.
Dengan kemampuan integrasi ke aplikasi lain, maka potensi pengembangan EA menjadi
tidak terbatas. Namun, Robot Trading Forex hanya melaksanakan tugas (trading) sesuai
dengan program di dalamnya. Suatu Robot Trading tidak akan 'berkhianat' keluar jalur dari
sistem yang sudah ditentukan.

Jadi, suatu EA yang hebat pasti merupakan hasil terjemahan dari suatu sistem trading yang
telah teruji dan handal. Semakin hebat pemrogram menerapkan ke dalam bahasa robot, maka
akan diperoleh hasil yang semakin dekat dengan realita.

Bagaimana Cara Membuat Robot Trading (EA) Forex?


Setiap platform trading forex akan memiliki bahasa pemrograman EA sendiri. Diantara
bahasa pemrograman paling populer ada tiga:
 Bahasa pemrograman MQL4 untuk platform MT4.
 Bahasa pemrograman MQL5 untuk platform MT5.
 Bahasa pemrograman C# untuk platform cTrader.
MQL maupun C# memiliki struktur pemrograman seperti pada umumnya (Pascal, C, dsb).
Jadi, apabila Anda telah memiliki pengalaman di bidang pemrograman komputer, tentunya
akan cukup mudah untuk menguasainya.

Untuk EA Metatrader4, Anda bisa mengunjungi ke beberapa link di bawah ini untuk bahan
pembelajaran lebih dalam:
 Referensi Dokumen Pemrograman MQL4
 Source Code EA Untuk MT4
 Monitoring Performa EA Di ForexPeaceArmy

Apakah Kita Harus Membuat Robot Trading (EA) Forex Sendiri?


Tidak, sekarang ini sudah banyak sekali EA yang dikomersilkan dan dapat dicari dengan
mudah via Google. Tentunya, tak semua EA forex tersebut handal.

Apabila suatu robot trading itu handal, maka buat apa dijual? Digunakan sendiri oleh
pembuatnya saja sudah bisa jadi pabrik uang. Namun, banyak juga pembuat EA yang ingin
mendapatkan income tambahan dengan menjual robotnya.

Apa Saja Yang Perlu Dipertimbangkan Jika Memilih Atau


Membeli Robot Trading (EA) Forex?
 Apakah EA Forex tersebut menggunakan pola trading yang baik, misalnya ada Stop
Loss, ada Take Profit, menggunakan Trailing Stop, dan lain-lain.
 Apakah EA Forex ini menggunakan Money Management dengan baik: Seberapa
besar lot yg dibuka setiap trade? Seberapa besar dana yang dipertaruhkan jika loss?
 Seberapa bagus dan lengkap panduan pemakaian EA? Suatu sistem trading pasti
memiliki karakternya sendiri-sendiri. Jadi, kita harus tahu jelas efek timezone, minimal
dana, timeframe yang dipilih, persentase dana, serta parameter-parameter lain dalam EA
tersebut. Semua ini harus Anda pahami dan mengerti betul sebelum menjalankan EA
dalam akun trading.
 Apakah EA Forex ini sudah diuji, baik secara backtest (menggunakan data berapa
tahun ke belakang) ataupun secara forward test(menggunakan data berjalan saat ini)?
Anda perlu tahu ini dengan jelas. Jika sudah diuji, maka ketahui berapa lama masa
pengujian.
Hasil forward test tentunya lebih bonafid daripada 'back test'. Pertimbangakan untuk
hanya membeli EA Forex yang sudah di-forward test selama lebih dari 1 tahun.
 Periksa apakah EA Forex menggunakan metode seperti scalping atau martingale yang
termasuk sistem trading agresif dan berisiko tinggi. Tidak semua broker
memperbolehkan sistem-sistem tersebut. Pertimbangkan pula kondisi Anda (besar
modal, kecepatan internet, server, dan lain-lain) yang boleh jadi mempengaruhi
kesuksesan EA Forex tersebut.
 Cobalah untuk observasi suatu EA melalui googling dan diskusi di forum-forum forex,
sebelum membeli. Siapa tahu ada pemakai lain yang memberikan testimoni atau
pengalaman dalam menggunakan robot trading tersebut.
Jenis-Jenis Robot Trading (EA) Forex
Pada umumnya, Robot Trading (EA) Forex dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu:
 EA Forex buatan sendiri. Sebagaimana telah dipaparkan di atas, Anda perlu mengetahui
bahasa pemrograman untuk bisa membuat EA. Apabila tidak mengetahuinya, maka bisa
juga meminta dibuatkan oleh penyedia jasa membuat EA berdasarkan sistem trading
yang sudah Anda uji sendiri.
 EA Forex gratis. Robot trading gratis yang dimaksud di sini dibuat oleh orang
perorangan tertentu, lalu dibagikan kepada orang lain tanpa mengenakan biaya
langganan. Hanya saja, EA Forex gratis seperti ini biasanya kurang handal dan
memerlukan modifikasi terlebih dahulu sebelum dapat digunakan dengan aman.
Beberapa contohnya dapat dilihat di Bank Robot Trading (EA) Forex.
 EA Forex berbayar. Banyak pula robot trading handal yang diperjualbelikan secara
online. Untuk menggunakannya, Anda cukup membayar sejumlah biaya tertentu.
Contohnya bisa dilihat di halaman Robot Trading pilihan yang sudah diuji coba.

SHARE:
Komentar: 3
 saya sih sudah coba2 robot ini itu yah, tapi biasanya sih cuma iseng2 doang buat forward test
di akun demo. Belum berani sih masukin EA beneran buat akun live trading, soalnya dari
forward test aja kadang2 drawdownya bisa bikin kaget juga tiba2 lebih dari 50%.
terus open posisinya juga kadang2 asal terima sinyal aja, tapi ya itu kadang pas posisinya ga
pas kita malah rugi dobel2
Jadi menurt sy sih ati2 aja ya kalo pake robot/trading otomatis, ga selamanya bisa profit
lancar, apalg kalo robot yg pake strategi martingale.... buih ngeri banget drawdownnya, bisa
untung sih, tapi ya itu kalo modalnya cukup buat nanggung drawdown.

Begadang 23 APR 2016


 rata2 sih emang EA strategi tradingnya pake martingale, soalnya dengan landasan teori
probabilitas, posisi profit terakhir akan mampu menutupi loss posisi2 sbelumnya. Nah
itu masalahnya kadang2 user harus paham sama position sizing. Kalo robot sudah jelas
pake strategi martingale, ya jangan dipaksa pake lot besar padahal modalnya relatif
kecil. Jelas kena MC itu pasti.

Jadi ya itu, user juga harus paham dengan manajemen modalnya, kalo dia hanya kuat
modal sekian yah lotnya disesuaikan saja. Tapi kadang masalahnya jg di broker sih,
soalnya kan ada tuh penggolongan akun berdasarkan besarnya lot. nah di situ dia letak
masalahnya, ga fleksibel, di akun standar minim harus seginilah, akun mikro maksimal
lot segitulah.... ya begitu itu...

Robotrader 27 APR 2016


 Secanggih2nya robot EA, trading manual tetap lebih baik

Rusli 24 JAN 2017


 Salam Dollar Profit & Salam Sukses buat Teman"...sy jg mw share pengalaman pribadi ttg
EA...mnrt sy sebaik" EA dg settingan / hasil profit yg wau, tdk akan bs bertahan selama
nya...tp ujung"nya loss MC jg.. krn pergerakan pasar tdk selama nya akan se arah dg
settingan EA kalo tdk d maintenance settingan EA nya...

teknik manual akan lebih baik & konsisten apabila dari kita semua mau berusaha bljr &
bersyukur dg rezeki yg d dapat.. karena teknik manual bekerja sesuai dengan insting pikiran
& psikologis di dalam diri kita...tinggal atur kondisi kita rileks, tenang & konsentrasi...saya
yakin 1000% kita bs sukses...salam Dollar Profit buat kita semua...Amiiin

3 NOV 2017
Ahmad

Apa itu Robot Trading Forex (EA)?


15 Mar 2012 By: Parmadita View: 5412 Robot Trading (EA) Forex

Sekarang, banyak banget Robot Trading Forex (EA) yang bertebaran di internet. Anda dapat
menemukan dengan mudah melalui google dan mengetik Robot Trading Forex (EA), dan
langsung muncul pada halaman awal pencarian. Banyak site-site yang menawarkan download
Robot Trading Forex (EA). Ada juga yang dipublikasikan secara komersil, maupun yang
download dan dipakai secara cuma-cuma.

Berbeda dengan istilah lainnya, Robot Trading Forex (EA) dapat digunakan dalam segala
transaksi di forex. Robot Trading Forex (EA) mampu mengendalikan transaksi yang ada, baik
dikontrol oleh user maupun dibiarkan berjalan sendiri. Semua jenis Robot Trading Forex
(EA) pun banyak digunakan trader dalam transaksi Forex, yang bayar atau gratisan semua
bisa di coba.

Lalu, apa sebenarnya Robot Trading Forex (EA) itu, darimana asalnya, dan mengapa ia
diciptakan? Robot Trading Forex (EA) disebut juga Expert Advisor, bila dalam bahasa
Indonesia disebut Penasehat Ahli. Expert Advisor adalah suatu perangkat lunak yang
diprogram khusus untuk membantu manusia dalam mengambil alih transaksi di perdagangan
berjangka. Segala bentuk transaksi perdagangan dapat menggunakan Robot Trading Forex
(EA), sehingga dapat dikategorikan sebagai “Pembantu Trading”.

Sejarah Robot Trading Forex (EA)


Robot Trading Forex (EA) berkembang sejak lama, pertama kali di buat melalui bahasa
pemrograman yang disebut Metaquotes yang dikemas dalam metatrader. Metaquotes
pertama kali dibuat dari versi 1 pada tahun 1999, hingga kini metatrader telah mencapai versi
5.

Pada tahun 2002, metatrader versi 4 mulai di buat, sampai pada tahun 2005 metatrader 4
selesai di rilis. Dari seluruh metatrader, versi 4 adalah yang paling banyak digunakan, karena
sudah termasuk lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Pada versi 5, metatrader telah
diberikan keunggulan lain yang salah satunya lebih cepat transaksi bila dibanding dengan
versi 4. Untuk Robot Trading Forex (EA), versi 5 lebih fokus pada percepatan backtest dan
pendeteksian harga di masing-masing Robot Trading Forex (EA).

Komponen EA
Robot Trading Forex (EA) terdiri dari beberapa komponen program yang dibuat untuk
membantu dalam transaksi. Di dalam komponen, terdapat 3 komponen utama :
1. Init
2. Deinit
3. Start
Ketiga komponen dasar tersebut membuat program dapat dijalankan. Segala jenis transaksi
akan berjalan pada start, sedangkan yang init dan deinit sebagai pemesanan waktu dijalankan
atau pengesahan saat perpisahan/penutupan. Bila ketiga komponen tersebut tidak terpenuhi,
Robot Trading Forex (EA) tidak akan berjalan, walaupun kode porgram sudah tersedia dan
lengkap.

Fungsi Robot Trading Forex (EA)


Pada umumnya, Robot Trading Forex (EA) memiliki fungsi sebagai pembantu trading
manusia, tetapi lebih jauh dari itu, ternyata memiliki fungsi yang jauh lebih hebat
dibandingkan transaksi manusia, diantaranya :
 Mampu transaksi melebihi kemampuan manusia
 Anti requote
 Eksekusi lebih cepat dari pada eksekusi manusia
 Tanpa lelah trading
 Tanpa terpengaruh psikologis
 Selalu disiplin mengikuti system
 Tidak tidur dan selalu membaca setiap harga
 Tidak terpengaruh lingkungan luar

Aplikasi Robot Trading Forex (EA)


Untuk saat ini, Aplikasi Robot Trading Forex (EA) dapat digunakan menggunakan
metaeditor yang satu-satunya dapat membaca kode bahasa pemrograman Robot Trading
Forex (EA). Metaeditor dibangun bersamaan dengan Software metaquo trader. Compile
program tersebut digabung menjadi satu diberi nama metatrader. Meta editor sendiri
dirancang hanya khusus untuk pengerjaan pembuatan Robot Trading Forex (EA), indicator,
dan script. Selain itu, aplikasi ini didukung dari pembacaan notepad sebagai dasar pembuatan
meta editor.

Kode EA
Awal pembuatan code mengikuti aturan dari dasar bahasa pemrograman yaitu Bahasa
C++. Dengan dasar program tersebut, kode Robot Trading Forex (EA) mulai dibuat dan
dijadikan open source sebagai bentuk perkembangan yang dapat terus disempurnakan.
Hingga saat ini, kode Robot Trading Forex (EA) versi 5 sudah disempurnakan dengan
tambahan code-code penting lain yang dapat membantu programer lebih cepat menyelesaikan
Robot Trading Forex (EA) tanpa memerlukan code yang lebih rumit lagi.

Kesimpulan
Robot Trading Forex (EA) hanya sebagai pembantu transaksi manusia pada forex trading.
Terlepas dari cara kerjanya, EA sudah dilengkapi dengan aturan transaksi dari awal
pembuatan kode dan komponen yang tersedia. Selain sebagai pembantu, EA mampu
meningkatkan transaksi lebih maksimal tanpa bantuan user dalam mengatasi open dan close
suatu transaksi. Walaupun begitu, EA masih butuh tangan manusia sebagai pengontrol atau
pengendali penuh disetiap transaksi. Tanpa trader, EA akan kehilangan arah, walaupun sudah
dibuat secara bagus menurut ahlinya.
Strategi Robot Trading Forex (EA)

Robot Trading Forex (EA) Vs Manual Trading

Tak Semua Robot Trading Forex (EA) Versi Lama Buruk


Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

 Perbedaan Yuan Dan Renminbi


 Cara Exit Posisi Untuk Trader Tren
 Pengaruh Bank Sentral Dalam Pasar Forex
 Analisa Fundamental Bawa 3 Orang Ini Jadi Trader Legendaris

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Robot


Trading Forex (EA)
23 Mar 2013 By: Parmadita View: 4133 Robot Trading (EA) Forex

Pasar Forex merupakan pasar paling besar di dunia. Beroperasi 24 jam selama 5
hari per minggu, pasar Forex memberikan peluang bagi Anda untuk memperoleh
profit dalam jumlah besar. Gejolak perubahan harga cukup tinggi dan relatif
fluktuatif selama rilis berita ekonomi penting. Saat ini, dengan maraknya trading
online, setiap trader terus berkompetisi untuk meraih peluang profit kapanpun, di
manapun. Di sinilah kemudian muncul kebutuhan akan Robot Trading Forex (EA).
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Robot Trading
Performa dan hasil trading sebuah Robot Trading Forex (EA) untuk meraih profit
dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut adalah beberapa faktor yang
mempengaruhi kinerja EA.
1. Susunan Instruksi Robot Trading (Programming)
Seperti halnya kita menggunakan SOP (standard operating procedure) sebagai
panduan bekerja, maka robot trading juga membutuhkan susunan instruksi
agar dapat mengeksekusi order trading sesuai aturan tertentu. Bedanya,
manusia masih bisa bekerja dengan instruksi SOP sederhana dan terbuka (open-
ended), sedangkan robot trading membutuhkan sususan instruksi kompleks,
lengkap dan tertutup (no loose end). Singkat kata, kinerja robot trading sangat
ditentukan oleh struktur instruksi tersebut.
Developer (programmer EA) memikul sebagian besar tanggungjawab dalam
menyusun instruksi robot trading. Bagus tidaknya kinerja robot trading dalam
menghasilkan profit bergantung pada kemampuan developer untuk memogram
segala macam susunan instruksi ketika menghadapi kondisi-kondisi pasar tertentu.
Umumnya developer MT4/5 akan menggunakan bahasa pemograman dari MQL untuk
menyusun instruksi bagi robot tradingnya.
2. Setting Robot Trading Forex (EA)
Setiap EA umumnya memiliki panel tatapmuka untuk mengatur opsi-opsi
parameter-nya supaya pengguna dapat mengatur kinerja robot trading secara
praktis tanpa perlu mengutak-atik source-code. Ketersediaan setting
opsi ditentukan oleh developer. Umumnya mereka akan menambahkan parameter
sederhana seperti; jumlah lot, rasio risk-reward dan variabel indikator tertentu
(jika robot trading beraliran indikator)
Dengan begitu, pengguna dapat mengutak-atik setting parameter untuk
mengoptimalisasi kinerja robot trading sesuai dengan kebutuhan trading personal-
nya. Perlu dicatat, lakukan backtest EA pada demo akun terlebih dahulu sebelum
mengaplikasikan perubahan setting EA pada live account agar semisal terjadi
kesalahan setting.
3. Transparansi Kuotasi Broker
Transparansi broker dalam menampilkan harga dan mengeksekusi order turut
mempengaruhi kinerja robot trading. Oleh karena itu robot trading lebih optimal
digunakan pada akun trading non-dealing desk, tanpa intervensi re-quote, misalnya
akun ECN/STP pada broker Pepperstone, IC Markets dan FXopen.
Kedua, pengguna robot trading juga harus memperhatikan nilai spread dan komisi
per pembukaan posisi. Biasanya kinerja robot trading akan optimal pada akun
trading dengan spread rendah dan non-komisi.
4. Latensi Kecepatan Transmisi Data (Client to Server)
Umumnya, agar kinerja robot trading terus aktif selama 24 jam/hari, maka EA
akan diinstal pada VPS (Virtual Private Server). Sedangkan, latensi kecepatan transfer
data akan menjadi semakin tinggi jika jarak antara VPS dengan server broker
semakin jauh. Semakin tinggi latensi, maka akurasi kinerja robot trading dalam
mengeksekusi order pada level harga tertentu akan semakin buruk.
Itulah alasan kenapa beberapa broker telah menyiapkan server VPS gratis, agar
latensinya menjadi serendah mungkin.
Saran dan kritik yang membangun tetap kami harapkan untuk dapat menyajikan
informasi umum lebih baik dan menarik untuk Anda baca di masa yang akan
datang. Sampaikan pendapat, pengalaman, cerita, saran, dan kritik Anda pada
kotak post di bawah ini.
Apa Itu VPS (Virtual Private Server)?
5 Feb 2013 By: Parmadita View: 6595 Vps Virtual Private Server

Ada yang tahu tentang VPS (Virtual Private Server)? Apakah banyak trader yang
menggunakannya? Serta bagaimana cara penggunaannya sehingga bisa membantu
trader mengelola akunnya di dalam VPS dengan aman dan nyaman? Di artikel ini
akan memberikan penjelasan apa itu VPS dan apa kelebihannya yang bisa diambil
oleh trader.

Pengertian VPS (Virtual Private Server)


VPS (Virtual Private Server) dapat diartikan sebagai komputer (server) yang
berlokasi di suatu tempat yang jauh, tetapi dapat kita akses melalui internet seolah-
olah seperti komputer kita sendiri di rumah. Kita dapat menginstall program,
terhubung melalui internet, atau membuat apapun yang Anda ingin seperti yang
dilakukan pada komputer desktop Anda. Untuk terhubung ke VPS (Virtual Private
Server) jarak jauh, dapat menggunakan program terkenal besutan Microsoft,
seperti Remote Desktop Connection untuk VPS (Virtual Private Server) berbasis
Windows.

Kelebihan VPS
Ada beberapa kelebihan VPS (Virtual Private Server) dibandingkan dengan
komputer pribadi. Diantaranya:
 Keamanan
VPS menjamin setiap akun yang bergabung akan mendapat kunci atau password
yang digunakan untuk memasuki VPS (Virtual Private Server). Setiap orang
memiliki password yang berbeda-beda, bisa dirubah oleh pengguna, dan menjaga
kerahasian dari password tersebut.

 Performa
Anda bisa memilih VPS sesuai dengan kebutuhan. Semakin cepat VPS, biasanya
harganya semakin mahal. Karena kecepatan di masing-masing server berbeda-
beda, maka trader harus mencari yang dibutuhkan dalam mengelola trading.
Misalnya Anda menggunakan VPS (Virtual Private Server) yang bagus, maka
seakan-akan Anda memiliki komputer pribadi yang sangat pula, walaupun saat ini
sedang menggunakan komputer dengan spesifikasi rendah.

 Aktif 24 Jam Sehari


VPS akan hidup 24 jam sehari, dan 7 hari selama seminggu. Hal ini akan berbeda
dengan komputer Anda, yang akan kepanasan bila dihidupkan terus menerus. VPS
akan menjamin semua instalasi dan data yang Anda jalankan akan aktif terus tanpa
henti.

 Maintenance
Inilah kelebihan VPS. Walaupun VPS mengalami kerusakan, Anda tidak akan ikut
campur dengan kerusakan tersebut. Hal ini akan sangat menguntungkan diri Anda,
sebab kerusakan komponen server akan ditanggung oleh pihak Penyedia VPS itu.
Berbeda sekali jika Anda menggunakan komputer pribadi, kerugian akibat
kerusakan pasti akan ditanggung.

Kesimpulan
Menggunakan VPS (Virtual Private Server) adalah sebuah inovasi terbaru dalam
memudahkan trader mengelola akun mereka secara aktif 24 jam nonstop.
Keunggulan yang ditawarkan akan memuaskan trader dalam menjalankan transaksi
di market, tanpa rasa takut akan kerusakan komponen, tanpa rasa takut akan
privasi, pihak VPS (Virtual Private Server) akan menjamin keamanannya untuk
Anda.

Apakah Anda tertarik untuk menggunakan VPS? Jangan sampai salah pilih, simak
dulu artikel Cara Pilih VPS Yang Bagus.

Cara Pilih VPS (Virtual Private Server) Yang


Bagus
6 Feb 2013 By: Parmadita View: 12919 Vps Virtual Private Server

Saat ini banyak sekali jenis-jenis VPS (Virtual Private Server) yang ditawarkan
kepada trader. Namun akhirnya malah membuat trader merasa bingung akan
tawaran tersebut. Di sisi lain, mereka menawarkan dengan harga murah, tetapi juga
ada yang menawarkan dengan harga cukup terjangkau. Mana yang merupakan
pilihan paling tepat? Bagaimana cara memilih VPS yang bagus?
Pertimbangkanlah beberapa kriteria di bawah ini sebelum melakukan sewa VPS
(Virtual Private Server) di kemudian hari. Tanpa ada perhitungan, boros di ongkos
akan menjadi penyesalan di akhir. Untuk itu, ikuti kajiannya berikut ini :

Lokasi Server
Melihat jenis server data, ada banyak sekali yang ditawarkan seperti server
Indonesia, Singapura, Hongkong, Amerika, hingga Eropa. Lantas mana yang harus
dipilih? Dalam penggunaan VPS (Virtual Private Server), server adalah yang
terpenting.

Saat ini server VPS yang bagus dan paling stabil adalah lokasi pusat data
berasal dari Inggris. Hal ini didukung dari regulasi data center Inggris yang
sangat ketat, sehingga aturan dan kebijakannya bisa diandalkan. Sayangnya dalam
hal biaya, sewa VPS (Virtual Private Server) dari Inggris merupakan paling mahal
di dunia. Tapi hal itu juga akan seperti pepatah "ada uang, ada barang".
Pilihan yang selanjutnya bisa pilih dari Eropa, karena kecil kemungkinan
terjadinya pemutusan jaringan. Sedangkan pada server Amerika biasanya lebih
murah, namun terkadang ada pemutusan jaringan akibat sibuknya lalu lintas data
yang sangat padat.

Budget
Nah soal ongkos diserahkan masing-masing trader nih. Mau pilih VPS sesuai
selera, ya disesuaikan dengan kantongnya. Jika sebatas coba-coba, boleh lah cari
VPS (Virtual Private Server) murah meriah dan dekat di Indonesia servernya.
Namun, bila sudah masuk investasi masa depan, maka sediakan budget yang
sedikit lebih gede, dengan pilihan jaminan keamanan dan fitur yang mendukung.
Pilih server VPS yang bagus dari segi lokasi maupun kualitas lainnya.

Pelayanan
Saat ini sudah banyak situs-situs yang menawarkan VPS (Virtual Private Server).
Anda tinggal pesan dan lakukan pembayaran, maka VPS yang bagus sudah
langsung bisa digunakan. Namun yang lebih diperhatikan adalah soal bagaimana
penyedia VPS itu melayani konsumennya. Jika ada kendala, maka support harus
cepat merespons klien. Jika Anda menemukan penyedia VPS yang tidak melayani
konsumen dengan baik, maka jangan diteruskan dalam jangka panjang.

Kualitas Hardware
Komponen server akan dilihat dari kinerja hardwerenya. Semakin bagus suatu
hardwere semakin cepat pula kinerja server VPS (Virtual Private Server). Untuk
itu, sesuaikan dengan kebutuhan. Jika hanya menggunakan 1 platform Metatrader
dan setelah tidak ada aktivitas lain seperti browsing, mencoba software-sofware
lain, ataupun menggunakan game berat, maka server dengan hardware minimum
sudah bisa digunakan. Cirinya bisa diketahui dengan melihat harga yang
ditawarkan. Semakin murah, semakin kecil kualitas hardwerenya.

Lokasi Broker
Jika Anda akan menggunakan VPS sebagai pendukung trading forex
menggunakan Robot Trading (EA), maka perlu menyesuaikan dengan letak server
broker. Biasanya broker memiliki server di beberapa negara. Bila Anda sedang
menggunakan server yang berada di Eropa, usahakan cari VPS (Virtual Private
Server) yang sedekat mungkin dengan server broker tersebut. Semakin dekat
dengan server broker, semakin cepat pula proses transaksi EA di VPS (Virtual
Private Server) kita. Alternatif lain, Anda juga bisa memilih broker yang sudah
menyediakan hosting VPS sendiri, sehingga pelayanan bisa all-in-one.

Layanan VPS Forex: Nikmati Peluang Trading Tak


Terbatas
5 Nov 2014 By: Aisha View: 6822 Vps Virtual Private Server

Ada banyak sekali kesempatan untuk meraup profit melalui trading forex. Namun,
kita belum tentu mempunyai kesempatan untuk memanfaatkan semua celah yang
tercipta. Hal ini mungkin paling sering terjadi pada kita yang tinggal di Indonesia.
Pasar paling sibuk dan paling menguntungkan terjadi di jam kerja Eropa-Amerika
yang kebetulan bertepatan dengan jam tidur kita. Atau ketika kita asyik trading,
tiba-tiba aliran listrik mati saat belum sempat take profit. Atau malah gagal buka
posisi karena koneksi internet tiba-tiba putus.

Daripada gagal meraih target profit, banyak trader forex berpaling ke expert
advisor (EA) atau robot trading. Expert advisor memastikan trader forex bisa
meraih keuntungan dari setiap peluang yang ada, kapanpun peluang tersebut
muncul. Namun, penggunaan expert advisor cukup kompleks. Ada berbagai
macam EA, baik gratis maupun berbayar, tetapi tak peduli Anda menggunakan
yang mana, EA akan memerlukan koneksi internet dan listrik yang baik, dan bisa
berjalan lancar 24 jam dalam lima atau tujuh hari seminggu. Kompleks bukan?
inilah sebabnya layanan Virtual Private Server (VPS) banyak dicari.

VPS forex adalah server virtual yang disewakan oleh para penyedia layanan VPS
hosting dengan tujuan memberikan akses jarak jauh dari penyewa ke server
mereka. Fungsi VPS forex kurang lebih sama dengan server fisik, tetapi bisa
diakses secara jarak jauh dari mana saja di Dunia. Antara VPS Forex dengan server
fisik bisa diumpamakan seperti antara Cloud Storage dengan harddisk eksternal;
yaitu yang satu diakses secara virtual dengan username dan password, sedangkan
yang satunya bisa disentuh secara fisik dan langsung digunakan. VPS forex
memungkinkan kegiatan trading berlanjut mulus tanpa gangguan, walaupun
misalnya PC anda tiba-tiba mati atau koneksi internet mendadak terputus. Dengan
demikian, VPS forex bisa menyelesaikan secara efektif kelemahan utama EA dan
kebanyakan trader forex di Indonesia. Masalahnya hanyalah, sewa VPS forex
biasanya mahal.

Untungnya, banyak broker forex yang melihat situasi tersebut sebagai kesempatan
untuk menyediakan manfaat tambahan bagi klien mereka dan meningkatkan
keunggulan sebagai penyedia jasa trading forex. Mereka menyediakan jasa VPS
forex yang relatif murah, dan kadang-kadang bahkan gratis. Bagi trader forex, hal
ini jelas menguntungkan. Apalagi, menyewa VPS forex langsung dari broker
biasanya juga berarti bahwa server VPS itu berlokasi dekat pusat data broker
tersebut, sehingga bisa meminimalisir slippage dan delay (penundaan eksekusi).

Berikut ini lima broker forex yang juga menyediakan VPS Forex bagi klien
mereka, dengan label harga yang murah hingga gratis.

Instaforex
Lokasi VPS: St. Petersburg, Rusia
Server Base: Windows 2008
Kapasitas Penyimpanan: hingga 48 GB
RAM: hingga 1024 MB
Kecepatan: 10 MBPS
Biaya: 0-40 USD/bulan

Broker Instaforex yang berbasis di Rusia telah menyediakan akses untuk tiga jenis
layanan VPS hosting bagi klien-nya. Kecepatan yang diberikan cukup
menggiurkan, yaitu 10 MBPS unlimited traffic. Biaya rental VPS forex di broker
Instaforex akan berkurang seiring dengan makin tingginya dana dalam account
balance Anda. Dibawah ini adalah spesifikasi ketiga jenis layanan VPS forex yang
disediakan oleh Instraforex:

Layanan VPS 256 dari Instaforex bisa dinikmati gratis bila klien memiliki account
balance lebih dari 5000 USD. Sedangkan bagi klien yang memiliki account
balance dibawah patokan tersebut, maka layanan VPS dari Instaforex bisa
dinikmati dengan harga mulai dari 3 USD hingga 10 USD untuk VPS 256, 10-20
USD untuk VPS 512, dan 30-40 USD untuk VPS 1024.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan VPS Forex dari broker Instaforex bisa
diakses via layanan konsumen dan website Instaforex.

RoboForex
Lokasi VPS: Inggris
Server Base: Windows, Linux, Mac
Kapasitas Penyimpanan: 20 GB
RAM: 512 MB
Kecepatan: n.d.
Biaya: gratis

Sebagai broker yang mengkhususkan diri untuk melayani para trader pengguna
robot trading, tentu saja RoboForex takkan melepaskan kesempatan untuk
menawarkan layanan hosting VPS gratis bagi klien-nya. Ya, VPS server
RoboForex disediakan gratis bagi setiap klien terverifikasi yang memiliki dana
minimal 300 USD dalam akun-nya. Tidak ada persyaratan ataupun biaya bulanan
untuk menggunakan VPS forex ini, asalkan klien bisa mempertahankan dana
minimal tersebut kapanpun. Aplikasi untuk menyewa VPS Roboforex secara gratis
bisa dilakukan lewat akun live klien.

Dalam tabel diatas, Anda dapat melihat spesifikasi konfigurasi hardware VPS
Forex yang disediakan RoboForex. Lebih dari itu, klien dapat meng-instal software
apapun pada VPS-nya demi kenyamanan dan kelancaran trading.

Broker forex pemegang lisensi New Zealand ini telah mendedikasikan diri untuk
memberikan layanan handal dan berkualitas sejak tahun 2009 dengan menyediakan
kelengkapan teknologi dan fitur terbaru. Sehingga, klien RoboForex tidak hanya
bisa menikmati VPS Forex gratisan, melainkan juga menikmati berbagai fasilitas,
promosi, bonus, bahkan rebate yang menguntungkan.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan VPS Forex dari broker RoboForex bisa
diakses via layanan konsumen dan website RoboForex

XM
Lokasi VPS: London, Inggris
Server Base: Windows
Kapasitas Penyimpanan: 20 GB
RAM: 1.5 GB
Kecepatan: n.d
Biaya: 0-28 USD/bulan

Broker forex XM menawarkan jasa hosting VPS Forex secara gratis bagi klien
yang mampu mempertahankan balance minimum 5,000 USD setiap saat dan
memperdagangkan minimal 5 lot standar setiap bulannya. Sedangkan jika klien
belum memenuhi kriteria tersebut, maka jasa hosting VPS XM bisa disewa via
member area dengan biaya 28 USD saja per bulan.

XM menyatakan bahwa VPS-nya dilengkapi dengan konektivitas fiber optik dan


lokasinya hanya berjarak 1.5km dari pusat data XM di London. Artinya, klien XM
yang menggunakan jasa VPS akan bisa menikmati eksekusi mulus tanpa
mencemaskan kecepatan koneksi internet ataupun pemutusan listrik.
Apalagi, server VPS yang berlokasi di Inggris disebut-sebut sebagai server paling
stabil. Namun sayangnya XM hanya menyediakan VPS bagi satu trading platform
saja, yakni Metatrader4.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan VPS Forex dari broker XM bisa diakses
via layanan konsumen dan website XM

EXNESS
Lokasi VPS: Amerika Serikat
Server Base: Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Mac, Linux
Kapasitas Penyimpanan: n.d
RAM: n.d
Kecepatan: n.d
Biaya: gratis

Broker forex global, Exness, menawarkan layanan hosting VPS gratis pada VPS
forex pada server yang dijanjikan berlokasi dekat server utama perusahaannya.
Tawaran ini berlaku bagi klien Exness yang memiliki deposit awal minimal 500
USD. Perhatikan bahwa persyaratan gratis VPS Forex Exness agak berbeda dengan
broker-broker sebelumnya. Apabila broker forex lain menjanjikan layanan gratis
bagi mereka yang sanggup mempertahankan balance dalam jumlah tertentu, maka
Exness tidak menuntut hal itu; Exness hanya mempersyaratkan deposit awal
sebesar minimal 500 USD. Hal ini menjadikan jasa layanan histing VPS Forex dari
Exness jadi lebih mudah dan murah dibanding yang lain.

Sayangnya, informasi spesifik layanan VPS Forex yang disediakan masih kurang
jelas. Namun demikian, Exness jelas menyatakan bahwa jasa VPS-nya
menggunakan semua jenis sistem operasi (OS), meliputi Windows XP, Windows
Vista, Windows 7, Mac, dan Linux. Disamping itu, Exness juga telah menyiapkan
panduan instalasi lengkap bagi para klien dan live chat-nya selalu responsive
menanggapi berbagai pertanyaan. Hal ini menjamin kemudahan komunikasi dalam
penerapan instalasi VPS. Apalagi, di beberapa negara, termasuk Indonesia, telah
disediakan nomor telepon bebas pulsa untuk mengontak customer service
EXNESS.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan VPS Forex dari broker EXNESS bisa
diakses via layanan konsumen dan website EXNESS

HotForex
Lokasi VPS: Inggris
Server Base: Windows 2003
Kapasitas Penyimpanan: 20GB
RAM: 512 MB
Kecepatan: n.d.
Biaya: 0-50 USD/bulan atau 600 USD/tahun

HotForex menawarkan dua versi VPS Forex: Standard dan Advanced, lengkap
dengan unlimited bandwidth. Untuk menyewa VPS Standard, klien harus
membayar 30 USD/bulan atau 360 USD/bulan , tetapi jika klien bisa
mempertahankan account balance lebih dari 5,000 USD, maka VPS Standard
HotForex bisa dinikmati gratis. Harga VPS Advance lebih mahal, yakni 50
USD/Bulan atau 600 USD/tahun; tetapi bila klien bisa mempertahankan account
balance minimal 8,000 USD, maka bisa dinimati gratis.

Perbedaan spesifikasi antara VPS Standard dan Advanced kurang jepas, tetapi
HotForex meyakinkan bahwa VPS Forex-nya mampu berjalan non-stop 24 jam
sehari, lima jam seminggu, dan mampu bekerjasama dengan expert advisor
manapun.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan VPS Forex dari broker HotForex bisa
diakses via layanan konsumen dan website HotForex.

VPS Forex adalah fasilitas yang sangat penting apabila trader ingin bisa
memanfaatkan setiap peluang yang muncul dengan mengintegrasikan algo
trading/EA/robot trading. Ini khususnya berlaku bagi trader yang berdomisili di
wilayah yang rentan pemadaman listrik atau mempunyai koneksi internet yang
tidak bisa diandalkan. Dalam kondisi seperti itu, tentunya pilihan untuk
menggunakan layanan VPS Forex yang disediakan broker akan bisa memberikan
tiga manfaat langsung dalam satu paket: biaya rendah (atau bahkan gratis),
eksekusi lancar, dan mampu trading non-stop. Selain itu, tergantung pada
spesifikasi VPS-nya, VPS Forex bisa meningkatkan kelancaran dan membantu
meningkatkan profitabilitas trading.

Cara Backtest Robot Trading Forex (EA)


12 Mar 2012 By: Parmadita View: 16412 Robot Trading (EA) Forex

Anda baru saja membeli robot trading forex? Ingin tahu seberapa hebat performanya?
Lakukan Backtest EA. Dengan Backtest EA, kita bisa mengevaluasi hasil rapor-nya hanya
dalam waktu hitungan detik! Mau tahu caranya?
Instruksi Cara Backtest EA
Cara Backtest EA itu simpel. Hanya dengan beberapa klik Anda bisa mendapat laporan detil
mulai dari jumlah transaksi dibuka sampai total profit dari trading otomatis. Anda hanya
perlu mengikuti beberapa langkah berikut:
1. Pastikan bahwa Anda menggunakan sebuah akun Demo
Peringatan penting, jangan gunakan robot trading di akun live tanpa proses evaluasi dari
backtest pada akun demo terlebih dahulu. Berbagai macam masalah seperti pembukaan
posisi otomatis dengan tingkat kerugian besar bisa saja terjadi bila Anda tidak mengecek
rekam jejak robot trading forex di akun demo.
2. Pindahkan file EA ke data folder MT4
Agar bisa beroperasi, Anda harus meletakkan file EA (biasanya dalam format ".mq4") ke
dalam data folder MT4.
 Klik tab "File", pilih "Open Data Folder"
 Setelah itu, klik folder "MQL4". Di dalam folder "MQL4" klik folder "Experts". (data
folder -> MQL4 -> Experts)

 Drag dan Drop atau kopi file EA ke dalam folder "Experts"tersebut.

3. Pasang robot trading forex (EA) ke dalam chart


Backtest EA hanya akan dilakukan pada pair-pair target Anda. Ikuti instruksi berikut untuk
memasang robot trading ke dalam target pair mata uang:
 Tekan tombol "CTRL+N" pada keyboard untuk membuka sidebar menu Navigator.

 Tekan tombol "CRTL+0" pada keyboard untuk memunculkan menu Option. Pilih tab
"Expert Advisors". Pada tab tersebut Anda harus mencentang pilihan checkbox "Allow
automated trading" dan beberapa checkbox lain bergantung pada petunjuk penggunaan
robot trading Anda.
 Drag dan drop EA pilihan Anda ke salah satu chart pair target. Jika telah terpasang,
maka tampilannya akan menjadi seperti ini

4. Navigasikan Strategy Tester


 Tekan "CTRL+R" pada keyboard untuk membuka navigasi "Strategy Tester".
 Pilih robot trading forex atau EA yang akan diuji (no.1). Pilih target pair mata uang.

 Pilih testing model sesuai metode auto trading Anda. Jika Anda tidak tahu pilihan mana,
pilih "Every Tick" (no.3)
 Anda dapat mengatur faktor tambahan seperti deposit awal, posisi dan input robot
trading dengan meng-klik "Expert Properties". (no.4)
 Atur tanggal awal dari "YY/MM/DD" ke "YY/MM/DD". Umumnya masa backtest EA
adalah 3-6 bulan ke belakang.
 Setelah puas dengan pengaturan-pengaturan tersebut, klik tombol "Start" (no.5) untuk
memulai proses backtest EA. Proses backtest mungkin akan berlangsung beberapa
menit atau lebih bergantung pada mekanisme robot trading forex terkait.
5. Evaluasi performa robot trading forex
Cara backtest EA ini tidak akan lengkap tanpa proses evaluasi performa. Oleh karena itu
Anda harus memperhatikan benar poin-poin berikut:
 Klik tab "Report" pada "Strategy Tester"
 Perhatikan nilai laporan Backtest EA tersebut pada faktor-faktor ini:
Total Net Profit: Gross Profit dikurangi Gross Loss
Profit Factor: Rasio dari gross profit dibanding gross loss. Jika nilainya di bawah 1, berhati-
hatilah.
Absolute drawdown: Drawdown dari deposit awal Anda. Jika persentase melebihi 50%,
waspadalah.
Yup, demikian 5 langkah cara backtest EA secara singkat, praktis dan tanpa bikin pusing!
Ada saran atau pertanyaan tambahan mengenai Robot Trading Forex? Silahkan layangkan di
segmen komentar di bawah.
---------
Artikel ini pertama kali ditulis tanggal 12 Maret 2012, telah diperbarui tanggal 13
September 2016 sesuai dengan kondisi MT4 terbaru.

Menguji Kemampuan Robot Trading Forex (EA)


Strategi Robot Trading Forex (EA)

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Robot Trading Forex


(EA)

Mengatasi Robot Trading Forex (EA) yang 'Ngambeg'

 Menggunakan Fibonacci Retracement Untuk Memprediksi Batas Harga


 Apa Itu Spread?
 4 Pilar Untuk Mencapai Sukses Dalam Trading Forex
 Trading Tanpa Loss Ala Marcelino Livian

Cara Memilih Broker Yang Cocok Untuk EA Anda


14 Sep 2016 By: Aisha View: 1918 Robot Trading (EA) Forex

Expert Advisor (EA) atau robot trading forex adalah software add-on yang memungkinkan
proses trading dan analisa di platform trading MT4 secara otomatis. Dengan EA, kita
bisa menangkap setiap peluang trading yang muncul 24 jam dalam sehari, bahkan meskipun
tidak sedang berada di depan komputer. Namun, memilih EA itu gampang-gampang susah,
khususnya dalam memilih broker yang cocok untuk EA.
Kadangkala EA kelihatan bagus, tetapi setelah telanjur dibeli dan dipasang ternyata tidak
cocok dengan broker kita. Ada juga kejadian di mana EA sudah berjalan beberapa lama,
ternyata ketika akan profit akan diambil malah dilarang broker karena disebut menggunakan
strategi arbitrase yang dilarang. Untuk menghindari hal-hal seperti itu, berikut beberapa
langkah yang bisa diambil:

1. Mengetahui Strategi Yang Digunakan EA


Boleh jadi EA diperoleh gratisan, boleh jadi juga membeli sendiri, atau malah membuat
sendiri. Apapun itu, langkah pertama dalam memilih broker yang cocok untuk EA Anda
adalah dengan mengetahui strategi apa yang digunakan oleh robot, dan apakah kondisi
trading di broker Anda memungkinkan untuk EA dijalankan.
Ada beberapa strategi yang populer digunakan dalam robot trading forex, diantaranya:
 Indikator Teknikal
EA pengguna indikator teknikal menggunakan pola-pola chart atau indikator teknikal untuk
open dan close posisi. Beberapa indikator populer untuk dibuat EA diantaranya: Moving
Average, MACD, Momentum, Candlestick, Stochastic, dll. Kalau EA Anda menggunakan
indikator teknikal, maka yang perlu dicermati adalah interval waktu: apakah indikator
diaplikasikan di jangka pendek (chart M1, M5), menengah (M15, M30, H1), atau jangka
panjang (H4, D1, W1, MN).
Semakin kecil chart-nya, maka butuh broker dengan akurasi makin tinggi. Namun secara
umum, broker biasanya mengizinkan strategi ini karena volume trading harian hanya
medium.
 Arbitrase
Arbitrase boleh dibilang salah satu strategi EA paling kompleks karena banyak broker tidak
secara terbuka melarang arbitrase, tetapi hanya menyebutkannya dalam tulisan lembut-lembut
di Terms and Conditions yang belum tentu dibaca trader saat mendaftar. Akibatnya, banyak
trader tidak sadar ketika dirinya melanggar.
Apa itu Arbitrase? Secara sederhana, EA pengguna strategi arbitrase menggunakan 2 broker
(atau lebih) untuk open buy dan sell pada pair Currency yang sama dan berupaya
mendapatkan keuntungan dari selisih kuotasi antara kedua broker. Kalau EA
menggunakan Arbitrase, maka Anda perlu memilih broker yang mengizinkan strategi ini,
sekaligus membolehkan high volume trading.
 Scalping
Tak jauh berbeda dengan trading ala scalping umumnya, EA pengguna strategi scalping juga
akan membuka-tutup belasan hingga ratusan posisi trading dalam sehari guna menangkap
profit dari pergerakan-pergerakan kecil pada pair-pair Currency. Perlu broker yang
mengizinkan High Volume Trading dan Fast Term Trading Strategy. Hindari broker yang
mempersyaratkan waktu cukup lama sebelum posisi open boleh di-close.
 Hedging/Grid
Robot trading forex yang menggunakan Hedging berupaya mendapatkan profit dengan
menempatkan order buy dan sell secara strategis pada interval tertentu di atas dan di bawah
level harga tertentu. Order-order tersebut biasanya ditempatkan dengan jarak 10 atau 15 pip,
sehingga menciptakan sebuah grid. Grid-nya tidak masalah, tetapi yang perlu diperhatikan
disini: tak semua broker membolehkan hedging.
 Dollar Cost Averaging/Martingale
Strategi investasi Averaging/Martingale pada dasarnya menaikkan jumlah lot pada open
posisi kedua jika open posisi pertama loss. Jika dipakai manusia biasa, strategi ini high risk,
dan bila dipakai robot trading forex maka akan lebih high risk lagi. Namun, Expert Advisor
pengguna strategi ini biasanya boleh dipakai di broker mana saja karena dapat dijalankan
medium maupun long term, dengan volume trading medium maupun high, tergantung setting
money management-nya.

2. Kecepatan Eksekusi Broker


Setelah mengetahui strategi EA, langkah berikutnya adalah menyelidiki broker. Seberapa
cepat broker menerima dan mengeksekusi order? Apakah broker menyediakan VPS sendiri,
ataukah Anda harus menyewa VPS dari luar? Perhatikan bahwa makin lama suatu order
dikonfirmasi, maka makin besar kemungkinannya sasaran target harga luput didapat, apalagi
jika EA menggunakan strategi Scalping.

3. Last Look/No Last Look


"Last Look" artinya broker punya hak untuk menolak suatu order dalam jangka waktu
tertentu, sedangkan No Last Look berarti broker akan menghormati kuotasi harga berapapun
yang muncul, meskipun nantinya terjadi slippage. Aturan ini biasanya tidak disebarluaskan
dalam promosi broker, jadi cermati Terms and Conditions.

4. Broker DD/STP/ECN
Broker DD, yang terkenal di Indonesia dengan istilah bandar, akan "mengeksekusi trading di
meja-nya sendiri", sedangkan broker STP/ECN akan mentransfer order langsung ke penyedia
likuiditas atau bank afiliasinya. Mengingat Anda tidak akan memelototi EA 24 jam sehari,
maka penting untuk tahu siapa yang ada di seberang meja sana dan apakah mereka bisa
dipercaya.
5. Lakukan Backtest EA
Jangan pernah menggunakan robot trading forex tanpa melakukan backtest. Demikian pula
dalam memilih broker yang cocok untuk EA, perlu backtest dengan data historis pada broker
tersebut. Penting untuk memastikan bahwa performa EA kelak akan mulus berjalan di
kondisi likuiditas yang sama. Jika belum tahu bagaimana cara melakukan backtest EA, artikel
berikut ini bisa membantu Anda.

6. Leverage
Tak ada aturan baku tentang leverage, tetapi jelas bahwa leverage akan menentukan mulus
atau tidaknya EA berjalan. Jika robot trading forex yang Anda beli menunjukkan sampel
performa trading bagus dengan modal 10,000 USD dan broker dengan leverage hingga 1:500,
tetapi Anda mencoba menggunakannya di broker dengan leverage maksimal 1:200, maka
besar kemungkinan money management-nya tidak akan cocok. Si pembuat EA bisa profit,
tapi Anda loss.

7. Spread/Commission Fee
Meneliti besaran spread dan komisi trading ini vital. Khususnya spread, karena merupakan
selisih antara harga bid dan offer di suatu broker. Jika biaya-biaya trading terlalu tinggi, maka
bisa memutar balik hasil trading EA, biarpun sebelumnya sukses di backtesting.

Ketujuh faktor di atas merupakan beberapa panduan pokok, tetapi bisa berkembang lebih
banyak lagi mengikuti kemajuan teknologi. Akhir kata, membeli atau membuat Expert
Advisor hanyalah langkah pertama dalam menjalankan sistem trading otomatis dengan robot
trading forex. Memilih broker forex yang cocok untuk EA tersebut bisa jadi sama pentingnya
guna memastikan profit di masa depan.
Apakah Ada Robot Trading Forex (EA) Selalu Profit

Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

Tak Semua Robot Trading Forex (EA) Versi Lama Buruk


Cara Backtest Robot Trading Forex (EA)

 Indikator SMA VS EMA


 Semua Trader Profit, Siapa Yang Rugi?
 Manfaat dan Cara Mendaftar Paypal
 Pola Flag: Probabilitas Tinggi Dan Mudah Dikenali

Robot Trading Forex (EA) Vs Manual Trading


29 Jul 2011 By: Greenpips View: 8467 Robot Trading (EA) Forex

Dalam melakukan trading, sebenarnya kita bisa memilih dua alternatif: Menggunakan Robot
Trading Forex (EA) atau Manual Trading. Jika menggunakan EA, berarti penentuan open
position dilakukan secara otomatis oleh software yang sudah kita set. Sedangkan Manual
Trading, berarti kita melakukan seluruh proses dalam trading, dari mulai analisis dan open
position, menentukan Target Profit dan Stop Loss secara manual.

Automatic trading sekilas memang lebih mudah. Setidaknya memperingan "pekerjaan"


trader, karena sebagian besar keputusan dalam trading sudah dijalankan oleh Robot Trading
Forex (EA). Asalkan kita punya EA yang bisa diandalkan, sebagian besar kegiatan trading
sudah bisa berjalan tanpa pantauan terus menerus.

Berbeda dengan menggunakan EA, manual trading mengharuskan trader untuk


melakukan analisis sendiri guna menentukan kapan sebaiknya melakukan open position dan
juga berapa target yang akan diambil, serta menjaga posisi tersebut sampai ter-close.
Kalau dilihat dari gambaran di atas, tentunya secara rasional kita berpikir akan lebih banyak
trader yang menggunakan cara automatic trading ini, karena kan lebih mudah…? Eits, tunggu
dulu… Ternyata dalam prakteknya gak seperti itu loh. Dari iseng bertanya secara acak ke
temen-temen trader, ternyata lebih banyak teman trader yang memilih cara manual
trading.

Nah, kenapa ya?


Banyak alasan yang dikemukakan. Apabila kita menggunakan EA, maka ada beberapa
pertimbangan yang perlu dilakukan. Yang utama sih tentunya bagaimana memilih Robot
Trading Forex (EA) yang baik, dalam artian menguntungkan, tapi dengan resiko yang bisa
diterima. Memang banyak sih EA yang bisa kita beli jadi, tapi biasanya harganya juga relatif
mahal, yang tentunya harus kita pertimbangkan juga sebagai tambahan biaya investasi.
Sebenernya ada juga, EA yang ditawarkan gratis, tapi entah mengapa banyak temen trader
yang kurang percaya dengan EA yang dibagi gratis.

Masalah yang selanjutnya, kalau kita memutuskan untuk menggunakan EA, idealnya
kita harus menyewa virtual server supaya EA tetap jalan meskipun kita sedang tidak online
di komputer pribadi kita. Mmm, tentu saja kecuali kita mau manteng terus itu komputer
selama 24 jam. Nah, menyewa server juga pasti menambah biaya yang harus dikeluarkan
sebagai biaya tetap dalam trading, sehingga harus diperhitungkan juga apakah secara total
kegiatan trading kita nanti akan menguntungkan.
Biasanya sih, untuk mencapai setidaknya titik impas dengan biaya beli EA dan sewa
virtual server, kita perlu mengelola modal dalam jumlah yang relatif besar. Iyalah, kan
supaya keuntungan yang kita dapat tidak hanya habis untuk sewa server.

Dua alasan di atas menjadi alasan utama banyak teman trader untuk lebih memilih
cara manual trading. Mmm, sebenernya ada alasan lain juga sih… yang membuat banyak
trader lebih memilih menggunakan cara manual. Alasan yang ini lebih didasarkan pada
"kepuasan". Konon, dapet profit dari hasil analisis sendiri itu jauh lebih memuaskan
dibanding profit dari bantuan Robot Trading Forex (EA).
Nah, kalau memperhatikan faktor "kepuasan" ini, jalan tengahnya adalah: bikin EA sendiri.
Yah, bisa aja sih. Meskipun tentunya butuh kemampuan dan ketrampilan serta waktu yang
tidak sedikit. Saya masih ingat, saya pernah bilang ke mentor saya, kalau saya pengen belajar
bikin Custom Indicator dan Robot Trading Forex (EA).

Jawab beliau: "udahlah… mending gak usah deh… pake aja indikator yang udah ada…"
Walahh… Terus terang tadinya saya rada tersinggung sih. Lah, dianggapnya apa saya kurang
cerdas kali ya? Tapi setelah dipikir-pikir, ada benernya juga sih… Kalau saya sudah mulai
belajar bikin EA, mungkin saya akan jadi selalu manteng di depan komputer, asyik utak-atik
indikator dan EA, nggak sempat melakukan hal-hal yang lain… termasuk nulis seperti ini.
Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

Tak Semua Robot Trading Forex (EA) Versi Lama Buruk

Strategi Robot Trading Forex (EA)


Cara Memilih Broker Yang Cocok Untuk EA Anda

 Trading Breakout Dengan Indikator Donchian Channel


 Metode Pembayaran Online Tanpa Kartu Kredit
 5 Kesalahan Umum Trader Harian
 3 Cara Trading Dengan Moving Averages