Anda di halaman 1dari 15

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas segala RahmatNya sehingga
Makalah yang berjudul Internet Of Things ini dapat tersusun dengan baik. Tidak lupa
penulis mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah
berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikiran.

Dan harapan penulis semoga makalah ini dapat merubah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, untuk kedepannya dapat dapat memperbaiki bentuk
maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu
penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun dari pembaca
demi kesempurnaan makalah ini.

Luwuk, 12 Desember 2017

Penulis

Wandi Mussry

ii
DAFTAR ISI

SAMPUL

KATA PENGANTAR .................................................................................................... II

DAFTAR ISI ................................................................................................................... III

BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................. 4

1.1. Latar Belakang .................................................................................................. 4


1.2. Tujuan ............................................................................................................... 4

BAB II ISI MAKALAH ................................................................................................. 6

2.1. Pengertian Internet .......................................................................................... 6


2.2. Dampak Internet .............................................................................................. 6
2.3. Sejarah Internet Of Things ............................................................................. 7
2.4. Pengertian Internet Of Things ........................................................................ 8
2.5. Metode Internet Of Things ............................................................................. 9
2.6. Perangkat Internet Of Things Dan Komunikasi ............................................. 9
2.7. Manfaat Internet Of Things ............................................................................. 10
2.8. Penginmplementasian Internet Of Things ....................................................... 11
2.9. Penerapan Internet Of Things .......................................................................... 11
2.10. Dampak Internet Of Things ............................................................................ 13

BAB III KESIMPULAN


3.1. Kesimpulan ............................................................................................................. 14
3.2. Saran ....................................................................................................................... 15

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................... 16

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Kemajuan teknologi yang terus berkembang dengan pesat hingga saat ini membuat para
perusahaan yang menyediakan berbagai macam program untuk membantu mengemmbangkan produk
berbasis Internet of Things. Internet of Things (IoT) merupakan sebuah istilah yang belakangan ini
mulai ramai ditemui namun masih sedikit yang mengerti arti dari istilah ini. Secara umum Internet of
Things dapat diartikan sebagai benda-benda di sekitar kita yang dapat berkomunikasi antara satu sama
lain melalui jaringan internet.

Melalui internet, kita bisa mencari uang hanya dengan duduk di depan komputer atau laptop.
Internet menyediakan tempat tak terbatas bagi para perusahaan untuk membuka bisnisnya tanpa
memiliki sebuah kantor. Nantinya internet akan menjadi penghubung utama dalam interaksi
sedangkan manusia hanya sebagai pengatur dan pengawas perangkat ini.

Internet of Things memiliki konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat yang
tersambung dalam koneksi internet secara terus menerus. Sebagai contoh benda elektronik, bahan
pangan dan termasuk benda hidup dan masih banyak lagi. Benda tersebut dapat ditanamkan sensor
yang dibuat selalu aktif dan terhubung secara luas, baik dengan jaringan lokal maupun dengan
jaringan global.

Dalam industri, peralatan-peralatan dapat dirancang untuk memberikan informasi mengenai


kondisinya. Misalnya ada peralatan yang membutuhkan bahan bakar, dan peralatan tersebut
memancarkan informasi status bahakn bakarnya secara periodik ke suatu peralatan lain melalui
jaringan internet. Dengan adanya sistem ini, maka kita dengan mudah memantau peralatan-peralatan
yang digunakan dalam kantor kita. Memudahkan pemantauan akan mengindarkan kita dari situasi
suatu mesin tidak berfungsi karena terlambat melakukan pemeliharaan. Dalam aplikasi dalam rumah
tangga, saat kita belok ke halaman depan rumah kita, garasi langsung membuka. Pada saat garasi
membuka, lampu ruangan dan AC akan langsung menyala.

1.2.Tujuan

Banyak manfaat yang didapat dari Internet of Things, yang tujuannya untuk membuat
pekerjaan yang kita lakukan menjadi cepat, mudah, dan efisien. Salah satu contoh manfaat dari
Internet of Things ini pada sebuah mobil yang telah built-in sensor untuk memperingatkan pengemudi
ketika tekanan ban rendah atau kondisi mesin, yang dilengkapi kemampuan untuk mentransfer data
melalui jaringan internet.

4
Dengan adanya teknologi Internet of Things ini memang akan memberikan pendapat pro dan kontra
dari berbagai sudut pandang orang di dunia. Namun Internet of Things menawarkan potensi yang
menarik seperti perangkat rumah yang dapat dikendalikan lewat ponsel pintar dari jarak jauh dan
memberitahukan kondisi yang sedang terjadi di rumah.

Internet of Things menghubungkan tempat-tempat baru – seperti lantai manufaktur, grid


energi, fasilitas kesehatan, dan sistem-transportasi Internet. Ketika sebuah benda dapat mewakili
dirinya sendiri secara digital, dapat dikontrol dari mana saja. Konektivitas ini berarti lebih banyak
data, yang dikumpulkan dari lebih banyak tempat, dengan lebih banyak cara untuk meningkatkan
efisiensi dan meningkatkan keselamatan dan keamanan.

Tentunya Internet of Things tidak hanya sebatas untuk perangkat rumah saja melainkan
dapat digunakan untuk berbagai keperluan satu dunia mulai dari lingkungan, pangan, penelitan,
kesehatan, tata kota, pekerjaan, dan masih banyak lagi.

Benda-benda dapat kita tanamkan sensor dan dibuat selalu aktif terhubung secara luas, baik itu
menggunakan internet dengan jaringan lokal maupun global agar menjadi perangkat Internet of
Things yang lebih cerdas dan memudahkan kehidupan orang banyak.

Dengan hal tersebut membuat pengembangan perangkat Internet of Things menjadi hal yang cukup
menarik untuk dilakukan oleh pengembang. Apalagi kini banyak vendor yang telah memperkenalkan
berbagai dukungan Internet of Things terhadap pengembang. Diperkirakan pada 2050, ada lebih dari
50 miliar perangkat IoT yang ada di dunia (satu orang memiliki 5 perangkat).

5
BAB II
ISI MAKALAH

2.1. Pengertian Internet


Internet adalah merupakan kependekan dari “interconnected networking” yang berarti
jaringan-jaringan komputer yang saling tersambung atau terhubung antara satu komputer dengan
komputer yang lainnya, sehingga membentuk sebuah jaringan komputer yang luas di seluruh dunia,
sehingga jaringan komputer tersebut dapat saling berkomunikasi, berinteraksi, saling bertukar
informasi ataupun saling tukar-menukar data.

Adapun Definisi Internet (interconnection-networking) adalah merupakan suatu jaringan


komputer yang besar, saling berhubungan dari jaringan-jaringan komputer yang menghubungkan para
pengguna komputer yang ada di diseluruh dunia, lewat jaringan telepon, satelit ataupun bisa juga
dengan sistem-sistem komunikasi yang lainnya. Internet terbentuk oleh jutaan komputer yang saling
terhubung bersama dari seluruh dunia, yang memberi jalan bagi berbagai macam informasi (seperti:
gambar, audio, video, teks dan sebagainya) untuk dapat saling mengirim dan dinikmati bersama-sama.
Dapat disimpulkan Fungsi Internet adalah merupakan suatu media komunikasi dan juga media
informasi yang berguna untuk tukar menukar data ataupun informasi.

2.2. Dampak Internet

Perkembangan internet masa kini telah memberikan banyak dinamika baru dalam kehidupan
manusia. Di depan internet semua menjadi mudah dan murah. Kita dapat menemukan berbagai
aktivitas kehidpan seperti berjualan, belajar, informasi dan komunikasi. Perkembangan internet masa
kini memberikan banyak dampak bagi kehidupan anak dan kalangan remaja. Dampak ini dapat
bersifat positif maupun negatif. Berikut beberapa dampak yang muncul akibat perkembangan internet
masa kini:

Dampak positif:

Kehadiran teknologi memberikan ruang sebagai tempat belajar yang efektif untuk kalangan
pelajar. Internet menyediakan banyak hal seperti pengetahuan baik berbentuk audio maupun visual.
Kita tidak perlu bersusah payah untuk pergi ke toko buku, hanya dengan membuka internet akan lebih
murah dan efisien disbanding dengan tidak menggunakan internet.

Dengan adanya internet, kita dapat melatih kreativitas kita dengan cara membuat blog, desain grafis,
aplikasi desain erbsite dan macam-macam software. Terlebih dengan kehadiran layanan streaming di
internet, informasi bukan hanya dari layar kaca seperti televisi saja melainkan memberikan suguhan
aneka informasi yang up to date dan actual.

6
Dampak negatif:

Penggunaan internet terus menerus dapat mengurangi sifat social manusia karena cenderung
berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung. Kejahatan sperti menipu dan mencuri
dapat dilakukan . dari sifat social yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat
dalam berinteraksi. Dengan adanya internet dapat membuat seseorang merasa kecanduan terutama
menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk memenuhi kesenangan
orang tersebut.

2.3. Sejarah Internet Of Things

Internet of Things (IoT), sebuah istilah yang belakangan ini mulai ramai ditemui namun
masih banyak yang belum mengerti arti dari istilah ini. Sebetulnya hingga saat ini belum ada definisi
standar mengenai Internet of Things, namun secara singkat Internet of Things bisa dibilang adalah di
mana benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan
seperti internet.

Ide awal Internet of Things pertama kali dimunculkan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 di salah
satu presentasinya. Kini banyak perusahaan besar mulai mendalami Internet of Things sebut saja Intel,
Microsoft, Oracle, dan banyak lainnya.

Banyak yang memprediksi bahwa Internet of Things adalah “the next big thing” di dunia teknologi
informasi, hal ini karena Internet of Things menawarkan banyak potensi yang bisa digali. Contoh
sederhana implementasi dari Internet of Things misalnya adalah kulkas yang dapat memberitahukan
kepada pemiliknya via SMS atau email tentang makanan dan minuman apa saja yang sudah habis dan
harus distok lagi.Bagi pengembang, kini banyak perusahaan yang menyediakan berbagai macam
program untuk membantu pengembang dalam mengembangkan produk berbasis Internet of Things.
Salah satu yang menyediakan program ini adalah Intel dengan IoT Developer Program mereka.

Jika kita melihat dari bahasa Inggrisnya pengertian dari Internet of Things adalah internet dari
peralatan-peralatan. Dibahasakan lebih mudah adalah bagaimana koneksi internet dari peralatan-
peralatan yang biasa digunakan.

Dalam industri, peralatan-peralatan dapat dirancang untuk memberikan informasi mengenai


kondisinya. Misalnya ada peralatan yang membutuhkan bahan bakar, dan peralatan tersebut
memancarkan informasi status bahakn bakarnya secara periodik ke suatu peralatan lain melalui
jaringan internet. Dengan adanya sistem ini, maka kita dengan mudah memantau peralatan-peralatan
yang digunakan dalam kantor kita. Memudahkan pemantauan akan mengindarkan kita dari situasi
suatu mesin tidak berfungsi karena terlambat melakukan pemeliharaan.

7
Terkait dalam aplikasi pada industri di atas, akan banyak dikembangkan sensor-sensor untuk
mengkuantisasi dari status peralatan-peralatan tersebut.

Dalam aplikasi dalam rumah tangga, saat kita belok ke halaman depan rumah kita, garasi langsung
membuka. Pada saat garasi membuka, lampu ruangan dan AC akan langsung menyala. Saat ini sudah
ada konsorsium yang merumuskan standarisasi komunikasi antar peralatan ini. Dengan adanya
standarisasi ini, maka akan banyak peralatan yang terhubung antara satu dengan yang lain.

Pada hakekatnya, benda Internet atau Internet of Things mengacu pada benda yang dapat di
identifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet.
Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai popular
melalui Auto-ID Center di MIT berikut publikasi analisa pasar yang terkait.

Salah satu wujud dari Intenet of Things yang ajap kali disebutkan, adalah sistem RFID (radio-
frequency identification) yang menjadi komponen dipersyaratkan. Andaikan semua benda, mahluk
maupun insan dalam kehidupan sehari-hari dapat diidentifikasi secara elektronik, maka mereka bisa
dikelola dan diinventarisasi oleh komputer.

RFID (radio-frequency identification),\ sebagai tagging dapat juga digunakan teknologi seperti near
field communication, barcode, kode QR dan watermarking digital. Dengan demikian misalnya, bisnis
mungkin tidak lagi kehabisan stok atau menghasilkan produk-produk limbah, dimana pihak yang
terlibat akan tahu lebih dini produk mana saja yang dibutuhkan dan dikonsumsi. Disisi lain,
kemungkinan atas penyalahgunaan terhadap informasi yang terhimpun juga tidak boleh diremehkan.

Berdasarkan penelitian ABI Research, pada tahun 2020 diperkirakan akan terdapat lebih dari 30
miliar perangkat yang terhubung secara nirkabel melalui Internet of Things.

2.4. Pengertian Internet Of Things

Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan IoT, merupakan sebuah konsep
yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-
menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk juga
pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk
benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam
dan selalu aktif. Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan
secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things
awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center
di MIT.

8
Casagras (Coordination and support action for global RFID-related activities and standardisation)
mendefinisikan Internet of Things, sebagai sebuah infrastruktur jaringan global, yang
menghubungkan benda-benda fisik dan virtual melalui eksploitasi data capture dan kemampuan
komunikasi. Infrastruktur terdiri dari jaringan yang telah ada dan internet berikut pengembangan
jaringannya. Semua ini akan menawarkan identifikasi obyek, sensor dan kemampuan koneksi sebagai
dasar untuk pengembangan layanan dan aplikasi ko-operatif yang independen. Ia juga ditandai dengan
tingkat otonom data capture yang tinggi, event transfer, konektivitas jaringan dan interoperabilitas.

SAP (Systeme, Anwendungen und Produkte) mendefinisikannya sbb: Dunia di mana benda-benda
fisik diintegrasikan ke dalam jaringan informasi secara berkesinambungan, dan di mana benda-benda
fisik tersebut berperan aktif dalam proses bisnis. Layanan yang tersedia berinteraksi dengan ‘obyek
pintar’ melalui Internet, mencari dan mengubah status mereka sesuai dengan setiap informasi yang
dikaitkan, disamping memperhatikan masalah privasi dan keamanan.

ETP EPOSS mendefinisikannya sebagai Jaringan yang dibentuk oleh hal-hal atau benda yang
memiliki identitas, pada dunia maya yang beroperasi di ruang itu dengan menggunakan kecerdasan
antarmuka untuk terhubung dan berkomunikasi dengan pengguna, konteks sosial dan lingkungan.

2.5. Metode Internet Of Things

Metode yang digunakan oleh Internet of Things adalah nirkabel atau pengendalian secara
otomatis tanpa mengenal jarak.Pengimplementasian Internet of Things sendiri biasanya selalu
mengikuti keinginan si developer dalam mengembangkan sebuah aplikasi yang ia ciptakan, apabila
aplikasinya itu diciptakan guna membantu monitoring sebuah ruangan maka
pengimplementasian Internet of Things itu sendiri harus mengikuti alur diagram pemrograman
mengenai sensor dalam sebuah rumah, berapa jauh jarak agar ruangan dapat dikontrol, dan kecepatan
jaringan internet yang digunakan. Perkembangan teknologi jaringan dan Internet seperti hadirnya
IPv6, 4G, dan Wimax, dapat membantu pengimplementasian Internet of Things menjadi lebih
optimal, dan memungkinkan jarak yang dapat di lewati menjadi semakin jauh, sehingga semakin
memudahkan kita dalam mengontrol sesuatu.

2.6. Perangkat Internet Of Things Dengan Komunikasi

Saat ini, di belahan dunia manapun banyak ditemukan peralatan yang sudah terhubung
dengan internet. Satu peralatan yang digunakan bisa menghubungkan ke perangkat lainnya hanya
dengan menggunakan koneksi internet. Ada beberapa peralatan atau aplikasi yang bisa digunakan
untuk menghubungkan dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Berikut beberapa contoh perangkat:

Smartphone

9
Saat ini banyak smartphone yang bisa menghubungkan kita dengan dunia luar serta perangkat lain.
Sebagai contoh smartphone yang kita gunakan bisa mengendalikan televisi, AC dan lain sebagainya.
Televisi dan AC bisa kita matikan dengan menggunakan smartphone yang kita punya. Dengan begitu
kita tidak perlu repot-repot untuk mematikan atau menyalakannya secara manual. Smartphone juga
bisa digunakan untuk belanja online jika terdapat aplikasi dalam smartphone tersebut dan terhubung
dengan koneksi internet. Jadi kita tidak harus membuang waktu untuk pergi ke toko untuk membeli
sesuatu yang kita butuhkan.

Ipad

Sama seperti smartphone, ipad juga bisa mengendalikan beberapa peralatan. Sebagai contoh kita bisa
mendownload lagu atau videp dengan menggunakan ipad yang tentu saja sudah terkoneksi internet.
Kemudian kita juga bisa melakukan transaksi online seperti online shop dan sebagainya. Kita juga
dapat bermain game, tidak hanya offline, online pun bisa asalkan terhubung dengan koneksi internet.
Ipad juga bisa terkoneksi dengan smartphone agar kita bisa mentransfer data dengan mudah.

Laptop

Contoh ini masih sama denga smartphone dan ipad. Laptop bisa mengendalikan perangkat lain secara
cepat. Contohnya kita bisa mengendalikan laptop atau komputer lain dari laptop yang kita punya. Kita
juga bisa mengendalikan CCTV yang dipasang pada rumah atau ruangan saat kita sedang melakukan
pekerjaan diluar.

2.7. Manfaat Internet Of Things

Banyak manfaat yang didapatkan dari Internet of Things. Pekerjaan yang kita lakukan
menjadi lebih cepat, mudah dan efisien. Sebagai contoh barcode yang tertera pada sebuah produk.
Dengan barcode tersebut, bisa dilihat produk mana yang oaling banyak terjual dan produk mana yang
kurang diminati. Selain itu dengan barcode kita juga bisa memprediksi produk yang stoknya harus
ditambah atau dikurangi.

Dengan barcode kita tak perlu susah – susah menghitung produk secara manual. Contoh lain saat kita
pergi ke Singapore. Jika kita ingin berpergian menggunakan transportasi umum seperti MRT atau bis,
kita cukup menggunakan EZ-link card. EZ-link card biasanya dipakai oleh para wisatawan yang
mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa transportasi yang telah
digunakan. Sedangkan warga Negara Singapore sendiri menggunakan KTP ataupun kartu pelajar
sebagai atat membayarnya. Jika kita menggunakan uang tunai, kita masih harus mengantri untuk
membayar, belum lagi jika kita membayar dengan nilai nominal uang besar, kita harus menunggu
untuk mendapatkan uang kembali.

10
2.8. Penginmplementasian Internet Of Things

Pengimplementasian Internet of Things terwujud dalam produk Speedy Monitoring. Produk


ini diluncurkan oleh PT Telkom guna menangkap, merekam, dan memonitor suatu ruangan atau area
tertentu dengan menggunakan IP Camera yang terhubung ke jaringan Speedy. Kelebihan produk ini
adalah kita dapat mengakses hasil monitoring kamera dan memanajemen sistem ini melalui web
browser. Baik melalui desktop maupun mobile phone. Keistimewaan dari produk Speedy Monitoring
adalah tersedianya media penyimpanan yang ditangani secara terpusat sehingga kita hanya perlu
menyediakan kamera dan tak perlu repot lagi dengan urusan penyediaan tempat penyimpanan data
dan penyediaan server.

Dapat mengawasi dan mengontrol suatu tempat dan keadaaan saat kapanpun dan dimanapun adalah
idaman. Tentunya dengan IoT mempermudah kita mengawasi dan mengontrol apapun tanpa terbatas
jarak dan waktu (online monitoring), termasuk memonitor keadaan rumah (home monitoring). Jika
Home Monitoring dapat dilakukan dengan mudah, setiap waktu, dan dari media akses apapun
tentunya kita akan merasa aman dan nyaman meninggalkan rumah apalagi dalam jangka waktu yang
lama. Maka dari itu dengan Internet of Things kita dapat mengendalikan segala sesuatu melalui
sebuah perangkat dan mempermudah dalam melakukan segala aktivitas.

2.9. Penerapan Internet Of Things

Beberapa penerapan IoT di berbagai bidang:

Smart Cities – IoT bisa membantu membuat tata kelola kota yang efektif Walikota bisa melihat
apa saja yang terjadi di kotanya melalui berbagai sensor secara real time, dan dengan demikian akan
mampu mengatur tata kelola yang efektif, sehat, nyaman dengan tingkat keberisikan yang rendah,
bebas macet, hemat energi, sistem pembuangan sampah yang optimal, dan jalan-jalan raya yang bebas
macet.

Smart Mall – IoT bisa mendeteksi kehadiran orang-orang yang ada di dalam suatu mall : berapa
tingkat kepadatan pengunjung, berapa lama rata-rata orang berdiam diri di suatu tempat, berapa
banyak pegawai dan berapa banyak tamu yang lalu lalang, mana toko yang paling ramai, mana etalase
toko yang paling menarik perhatian, dsb

Smart Traffic – IoT juga bisa menganalisa lalu lintas kendaraan bermotor di jalan, mulai dari tingkat
kemacetan di jalan, kecepatan rata-rata kendaraan bermotor, jalan alternatif jika ada kemacetan, dsb

Smart Environment – IoT bisa mewujudkan lingkungan yang sehat dan aman, misalnya melalui
detektor kebakaran hutan, polusi udara, deteksi dini gempa bumi/tsunami, dan berbagai bencana alam
lain

11
Smart Water – IoT bisa membantu kita mendapatkan air yang sehat, bersih, bebas polusi, bebas
pencemaran bahan kimia di sungai, di laut, maupun di pipa-pipa air, dan deteksi dini terhadap banjir

Smart Metering – IoT bisa membantu kita mengetahui penggunaan daya listrik, atau semua komponen
yang terkait dengan sistem pembangkitan tenaga listrik, mulai dari tingkat ketinggian/tekanan/aliran
air, bahan bakar, atau gas dan sebagainya.

Security and Emergencies – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi manusia di suatu area, mendeteksi
cairan, radiasi, gas-gas yang bisa meledak. IoT bisa meningkatkan keamanan dan membantu dalam
situasi darurat

Retail – IoT bisa digunakan untuk memonitor pengiriman barang, pembayaran melalui NFC, melihat
tanggal kedaluwarsa, dan menggatur rotasi/penyimpanan barang di gudang.

Logistics – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi getaran, buka tutup pintu, mencari lokasi barang di
gudang, mendeteksi kebocoran gas, sehingga bisa digunakan untuk memonitor kondisi pengiriman
barang, mencari barang, mencari lokasi penyimpanan yang paling baik untuk memisahkan gas yang
mudah terbakar dan bahan peledak, melacak perjalanan kapal tanker, dsb

Industrial Control – IoT bisa digunakan untuk diagnosa mesin, monitor gas beracun, tingkat oksigen,
temperatur, ozon, dsb, sehingga bisa digunakan di dalam industri

Smart Agriculture – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi kelembaban tanah, udara, ukuran batang
pohon, cuaca, suhu, dsb, sehingga bisa digunakan untuk mendorong usaha pertanian,

Smart Animal Farming – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan ternak, mendeteksi gas
beracun, dsb sehingga bisa digunakan untuk mengontrol kembang biak ternak, melacak keberadaan
ternak, dan memastikan usaha peternakan berkembang dengan maksimal

Home Automation – IoT bisa digunakan untuk memonitor penggunaan energi, air, mendeteksi
pintu/jendela terbuka/tertutup, mendeteksi keberadaan manusia/binatang, sehingga bisa digunakan
untuk mewujudkan rumah yang hemat energi dan aman.

E-Health – IoT memungkinkan perangkat-perangkat wearable sampai tablet (pil) bisa saling
tersambung. Ini akan mendorong industri wearable sensor, sampai tablet (pil), dan sensor yang bisa
ditanam di dalam tubuh manusia.

Banking Industry – IoT bisa memanfaatkan IoT untuk mendapatkan konektivitas di manapun. IoT
mewujudkan mesin-mesin ATM dan POS (mesin kasir) yang terhubung supaya biaya operasi lebih
murah dan juga meningkatkan pendapatan.

12
2.10. Dampak Internet Of Things

Dampak besar Internet of Things akan terasa pada besarnya data yang dihasilkan pada
perangkat tersebut. Bayangkan betapa besarnya informasi personal yang disimpan dan di analisa oleh
milyaran perangkat. Itulah yang disebut dengan big data yang menimbulkan masalah keamanan.

Implementasi keamanan untuk Internet of Things terbilang mahal karena harus melalui tiga lapis:
fisik, jaringan dan data. Fisik artinya sebuah perangkat yang memiliki keamanan seperti kunci,
seandainya dicuri atau hilang, adapun keamanan jaringan dapat dilakukan melalui Virtual Private
Network (VPN) atau bentuk enkripsi lainnya.

Kemanan paling rentan adalah keamanan dari data itu sendiri. Ketika tersimpan secara local di dalam
perangkat data (data at rest) dan ketika data tersebut dikirim ke perangkat lain (data on the move)
harus tetap di enkripsi supaya terhindar dari peretas atau hacker.

Internet of Things sangat bersinggungan dengan cloud computing. Tentu saja dapat menyimpan
semua data itu di home storage di rumah. Disinilah keunggulan dari cloud computing, karena itu para
analis menilai bahwa Internet of Things adalah perpaduan yang sempurna.

13
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1. Kesimpulan
Perkembangan jaman sekaran pada masa kini semakin lama semakin canggih saja.
Segala sesuatu benda disekeliling kita semuanya dapat digerakkan oleh operasional lewat internet.
Peranan manusia pada masa yang akan datang akan banyak digantikan oleh teknologi canggih buatan
manusia. Sebut saja salah satunya dalah Internet of Things (IoT) yaitu adalah sebuah istilah yang
menggambarkan terhubungnya segala sesuatu berwujud materi ke jaringan internet.

Dalam kehidupan sehari-hari misalnya, kita dapat memanfaatkan tirai, televisi, coffe maker, tempat
tidur, garasi, meja, pulpen, gelang semuanya itu dapat kita perintah dengan sendirinya lewat koneksi
perangkat sensor yang terhubung lewat internet. Dengan perangkat IoT semuanya dapat berjalan dan
bertugas secara otomatis tanpa bantuan manusia.

Tak hanya itu, sesama perangkat IoT juga bisa saling berbicara antara satu dengan yang lainya,
sehingga dapat tercipta sebuah ekosistem yang membuat semua hal bisa terjadi secara otomatis.
Sistem IoT sedang dikembangkan lebih lanjut agar tidak sebatas dapat bekerja di dalam rumah saja.
Namun IoT bisa menjadi basis smart city dalam meningkatkan taraf kesejahteraan kehidupan warga.

Oleh karena itu platform IoT sebenarnya juga dapat dipergunakan pada mesin industri yang akan
secara terus menerus memonitor kerja tiap mesin secara real time. Dengan demikian dapat
menyelesaikan masalah dengan sangat cepat dan akurat. Dari sinilah peluang IoT sangat luar biasa
dapat dikembangkan untuk kemaslahatan masyarakat. Dengan demikian dapat ditarik pandangan
kesimpulan bahwasanya semakin luasnya implementasi IoT berarti juga menjanjikan pangsa pasar
yang menggiurkan. Dari sinilah perlu pengembangan lebih jauh tentang rencana strategis mendatang
untuk kawal ide-ide IoT tersebut.

Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis computer dan jaringan di dunia yang berbeda
system operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media
komunikasi (telephon dan satelit) yang menggunakan protocol standar dalam berkomunikasi yaitu
protocol TCP/IP.

Tingginya mobilitas penggunaan internet menuntut jaringan yang fleksibel sehingga seseorang yang
sedang berpergian tetap dapat mengakses internet walaupun di dalam mobil yang sedang berjalan
sehingga dikembangkan jaringan tanpa kabel (wireless).

Tingginya penggunaan internet juga berpengaruh pada peralatan atau aplikasi yang semakin
mempermudah kita dalam melakukan pekerjaan serta mengendalikan satu perangkat ke perangkat

14
lainnya. Beberapa perangkat yang bisa kita gunakan untuk mengendalikan perangkat lain dengan
mudah adalah smartphone, ipad dan laptop.

3.2. SARAN

Semakin berkembangan teknologi internet serta berkembangannya keperluan


komunikasi data dan manusia maka akan terus muncul berbagai macam teknologi, dalam
tulisan ini penulis memaparkan sejarah, teknologi dan penerapan internet of things.

Dalam perkembangannya Internet of Things menjadi topik penelitian yang terus bisa
dilanjutkan dalam berbagai bidang seperti yang telah dipaparkan dalam tulisan ini. Untuk
penelitian berikutnya perlu bahan studi yang lebih banyak sehingga didapatkan hasil review
yang lebih lengkap meliputi beberapa bagian keilmuan yang menggunakan Internet of Things.

15
DAFTAR PUSTAKA

Academia,edu , “PENGERTIAN INTERNET OF THINGS” , 2015

Pekalongankab “Apa yang perlu kita tahu tentang internet of things” , 2015

Journal,tekno, “Internet of things era baru semua benda dikendalikan melalui jaringan internet, 2015

16