Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Di Ruang 23 Infeksi RSUD Dr. Saiful Anwar Malang

PKRS (PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT)


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SAIFUL ANWAR
MALANG

SATUAN ACARA PENYULUHAN


PENYAKIT LEUKEMIA

Pokok Bahasan : Penyakit Leukemia


Sub Pokok Bahasan : Pengenalan Penyakit Leukemia dan cara perawatan serta
penatalaksanaannya
Sasaran : Keluarga pasien
Waktu : 1x35 menit
Hari/tanggal : Sabtu, 18 Mei 2013
Tempat : RSUD dr. Saiful Anwar Malang
Penyuluh : Mahasiswa praktikan ruang 23 infeksi

A. LATAR BELAKANG
Kesehatan sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum harus diwujudkan sesuai
dengan cita-cita bangsa Indonesia , pengaruh globalisasi di segala bidang, perkembangan
teknologi dan industri telah banyak membawa perubahan pada perilaku dan gaya hidup
masyarakat serta situasi lingkungannya, misalnya perubahan pola konsumsi makan,
berkurangnya aktivitas fisik dan meningkatnya pencemaran atau polusi lingkungan.
Perubahan tersebut tanpa disadari telah memberi kontribusi terhadap terjadinya transisi
epidemiologi dengan semakin meningkatnya kasus-kasus penyakit tidak menular seperti;
jantung, kanker, diabetes, hipertensi, gagal ginjal dan sebagainya. Demikian juga dengan
pola penyakit penyebab kematian menunjukkan adanya transisi epidemiologi, yaitu
bergesernya penyebab kematian utama dari penyakit infeksi ke penyakit non-infeksi
(degeneratif) . Salah satu penyakit non-infeksi (degeneratif) adalah kanker.

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. World
Health. Organization (WHO) mengestimasikan bahwa 84 juta orang meninggal akibat
kanker dalam rentang waktu 2005 dan 2015.Pada tahun 2000 terdapat 10 juta orang (5,3
juta laki-laki dan 4,7 juta wanita) menderita kanker di seluruh dunia dan 6,2 juta
diantaranya meninggal dunia (Case Fatality Rate/CFR 62%). Penelitian Jemal, et al.
(2004) melaporkan bahwa terdapat 1.368.030 kasus baru kanker di Amerika Serikat dan
563.700 orang meninggal karena penyakit tersebut . Sedangkan di Eropa 1.711.000
orang meninggal dari 2.886.800 kasus kanker pada tahun yang sama .

Salah satu jenis kanker yang ditandai oleh penimbunan sel darah putih abnormal
dalam sumsum tulang adalah leukemia.9 Menurut WHO (2002) leukemia terjadi hampir
di seluruh dunia. Registrasi kanker telah mencatat sekitar 250.000 kasus baru per tahun
dengan CFR 76%. Dari 100.000 kasus baru kanker, Leukemia Mielositik Akut (LMA)
sekitar 2,5%, sementara Leukemia Limfositik Akut (LMA) adalah sekitar 1,3%. Data
The Leukemia and Lymphoma Society (2009) menyebutkan bahwa setiap 4 menit
terdapat 1 orang meninggal karena kanker. Diperkirakan 139.860 orang di Amerika
terkena leukemia, lymphoma dan myeloma dan 53.240 orang meninggal karena kasus ini
. Yayasan Onkologi Anak Indonesia menyatakan, setiap tahun ditemukan 650 kasus
kanker baru di seluruh Indonesia, 150 kasus di antaranya terdapat di Jakarta. Sebanyak
70% merupakan penderita leukemia atau kanker darah. Umumnya, pasien kanker anak
datang setelah masuk stadium lanjut yang sulit untuk disembuhkan.

Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum
tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih
yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-
reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri.
Pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal
yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan
keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi.
Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi
normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini akan menunjukkan beberapa
gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.

B. TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM (TIU)


Setelah mendapatkan penyuluhan selama 35 menit tentang penyakit Leukemia sasaran
dapat mengerti tentang penyakit leukemia, dan mengetahui tentang bagaimana
perawatan dan penatalaksanaannya.

C. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK) :


Setelah diberikan penyuluhan, diharapkan sasaran dan keluarga mampu :
1. Melakukan tindakan pencegahan terhadap penyakit leukemia (kanker darah) dengan
cara :
1.1 Menyebutkan pengertian penyakit leukemia
1.2 Menyebutkan penyebab timbulnya penyakit leukemia
2. Melakukan tindakan pertolongan pertama terhadap anggota keluarga yang terkena
penyakit leukemia.
2.1 Menyebutkan tindakan-tindakan penting yang dapat dilakukan untuk mencegah
dan pengobatan penyakit leukemia.
2.2 Menyebutkan cara-cara perawatan pada pasien dengan leukemia

D. GARIS BESAR MATERI :


 Pengertian penyakit Leukemia
 Penyebab Leukemia
 Penatalaksanaan leukemia
 Cara perawatan pasien leukemia

E. METODE
 Ceramah
 Tanya jawab

F. MEDIA
 Leaflet

G. PROSES KEGIATAN
No Kegiatan Penyuluh Kegiatan Audiens Waktu
1. Pembukaan : a. Membalas salam 5 menit
a. Menyampaikan salam b. Mendengarkan dengan aktif
b. Memperkenalkan diri c. Mendengarkan dan
c. Menjelaskan tujuan memberikan respon
d. Menyampaikan kontrak
waktu
e. Apersepsi
2. - Pelaksanaan : a. Mendengarkan, 15 menit
 Mengkaji tingkat memperhatikan
pengetahuan sasaran b. Menanyakan hal-hal yang
terhadap materi yang belum jelas
akan disampaikan
secara lisan
- Penjelasan materi :
 Definisi penyakit
Leukemia
 Penyebab Leukemia
 Penatalaksanaan
leukemia
 Cara perawatan pasien
leukemia
- Memberikan kesempatan
untuk bertanya
- Menyimpulkan materi yang
telah disampaikan

3. Evaluasi 10 menit
 Mengevaluasi Menjawab pertanyaan dan mau
penerimaan informasi melakukan perawatan di rumah
 Memberikan
pertanyaan lisan
4. Penutup 5 menit
a. Menyimpulkan hasil c. Aktif bersama dalam
penyuluhan menyimpulkan.
b. Mengucapkan terima kasih d. Membalas salam
atas perhatian sasaran
b. Memberikan salam
Total waktu 35 menit

H. SETTING TEMPAT

Keterangan:

:Pemateri : Fasilitator
:Moderator :Observer

: Audien : Meja

I. PENGORGANISASIAN
1. Moderator + Pemateri = Univ Muhammadiyah Malang
2. Fasilitator / SAP = Univ Kadiri
3. Observer (Documentasi dan leaflet) =
4. Ppt dan operator = Univ Brawijaya Malang
Rincian tugas

1. Moderator :
 Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam
 Memperkenalkan diri
 Menjelalaskan tujuan dari penyuluhan
 Menyebutkan materi yang akan di berikankan
 Memimpin jalannya penyuluhan dan menjelaskan waktu penyuluhan (kontrak
waktu)
 Menuliskan pertanyaan yang diajukan peserta penyuluhan
 Menjadi penengah komunikasi antara peserta dan pemberi matri
 Mengatur waktu penyuluhan
2. Penyuluh
 Mengali pengetahuan ibu-ibu tentang pengertian kulit
 Menjelaskan materi mengenai cara perawatan kulit pada bayi
 Menjawab pertanyaan peserta penyuluhan
3. Fasilitator
 Menyiapkan tempat dan media sebelum mulai
 Mengatur teknik acara sebelum penyuluhan
 Menyiapkan tempat dan media sebelum memulai penyuluhan
 Mengatur teknik acara sebelum dimulainya penyuluhan
 Memotivasi keluarga klien agar berpartisipasi dalam penyuluhan
 Memotivasi keluarga untuk mengajukan pertanyaan saat moderator memberikan
kesempatan bertanya
 Membantu pembicara menjawab pertanyaan dari peserta
 Membagikan leaflet kepada peserta di akhir penyuluhan
4. Observer
 Mengobservasi jalannya proses kegiatan
 Mencatat perilaku verbal dan non verbal peserta selama kegiatan penyuluhan
berlangsung
 Memberikan penjelasan kepada pembimbing tentang evaluasi hasil penyuluhan

J. RENCANA EVALUASI
Evaluasi struktur
a. Persiapan Media
Media yang digunakan dalam penyuluhan semua lengkap dan dapat digunakan
dalam penyuluhan yaitu :
- Leaflet
b. Persiapan Materi
Materi disiapkan dalam bentuk makalah, ditulis, dan dibuatkan leaflet dengan
ringkas, menarik, lengkap mudah di mengerti oleh sasaran penyuluhan.
c. Kontrak
Dalam penyuluhan mengenai penyakit leukemia, telah dilakukan kontrak mengenai
waktu, tempat serta materi yang akan disampaikan pada sasaran 1 hari sebelumnya
yaitu pada tanggal 18 Mei 2013.

Evaluasi proses
Sasaran penyuluhan mampu mengikuti jalannya penyuluhan dengan baik dan
penuh antusias. Selama proses penyuluhan berlangsung, sasaran aktif menjawab
apabila ada yang belum dimengerti, sasaran memberi jawaban atas pertanyaan
pemberi materi dan mahasiswa pun melakukan komunikasi dua arah untuk saling
mengenal dan menjelaskan tujuan kunjungan mahasiswa ke sasaran, sehingga
sasaran tidak meninggalkan rumah saat penyuluhan akan berlangsung dan tanya
jawab berjalan dengan baik.

Evaluasi hasil
Peserta penyuluhan mengerti 80 % dari apa yang telah disampaikan dengan
kriteria mampu menjawab pertanyaan dalam bentuk lisan yang akan diberikan
oleh penyuluh. Berikut beberapa pertanyaan yang akan diberikan :
 Apa pengertian dari penyakit leukemia ?
 Apa saja penyebab dari penyakit leukemia?
 Apa saja penatalaksanaan leukemia?
 Bagaimana perawatan pada pasien leukemia?
DAFTAR PUSTAKA

Smeltzer C. Suzannne. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC
Price, S.A. R. Wilson CL. 2003. Patofisiologi Konsep Klinik Proses-Proses
Penyakit. Jakarta: EGC.
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/20969/4/Chapter%20II.pdf
http://books.google.co.id/books?hl=id&id=0b-
MJ2p9GdAC&q=leukemia#v=snippet&q=leukemia&f=false
http://www.scribd.com/doc/39883407/Klasifikasi-Leukimia
Handayani, Wiwiek. 2008. Buku Ajar Asuhan Keperawatan dengan Sistem Gangguan
Hematologi. Jakarta: Salemba Medika ; hal 88-89 (diakses pada tanggal 14 Mei 2013)
SAP
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA PASIEN LEUKEMIA

Oleh :

SGD 2

Ni Luh Putu Karsi Ekayani (1102105005)


Dw Ayu Agung Inten Darmayanti (1102105007)
I Made Eris Setiawan (1102105024)
Ni Putu Widya Sulasmi (1102105027)
Kadek Candra Delviana Putri (1102105039)
Ida Ayu Sri Utamawati (1102105043)
I Made AgusAlam Sugiri (1102105047)
Ni Putu Risna Andriani (1102105052)
Ida Ayu Agung Sukma Sastrika (1102105053)
I Made Kresna Yana (1102105062)
Ni Nyoman Adi Pala Dewi (1102105071)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS UDAYANA
2013