Anda di halaman 1dari 5

Lampiran 1 :

KUESIONER PERSENTASE FAKTOR-FAKTOR FISIK YANG MEMPENGARUHI


TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR

Nama :

Jabatan :

Kuesioner ini bertujuan mengetahui bobot dari tiap kriteria/parameter dalam


menentukan bobot dengan menggunakan skala peniliaian berikut:

Tabel 1. Definisi Tiap Nilai

Nilai (n) Definisi


1 Kedua elemen sama penting
3 Elemen yang satu sedikit lebih penting dibandingkan elemen yang lain
5 Elemen yang satu lebih penting dibandingkan elemen yang lain
7 Elemen yang satu sangat penting dibandingkan elemen yang lain
9 Elemen yang satu mutlak lebih penting dibandingkan elemen yang lain
2,4,6,8 Nilai-nilai kompromi diantara dua nilai yang berdekatan

Cara pengisian:
Kriteria pada kolom paling kiri dibandingkan dengan kriteria pada kolom paling kanan.
Bobot 9 s/d 2 (pada bagian kiri) adalah milik kriteria pada kolom paling kiri, sedangkan bobot 9
s/d 2 (pada bagian kanan) adalah milik kriteria pada kolom paling kanan. Beri tanda silang (x)
pada kolom bobot yang sesuai berdasarkan nilai ketergantungan yang telah dijelaskan pada tabel
diatas.

Contoh pengisian:

Parameter 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Parameter
Panjang Penggunaan
Lereng
X Lahan
Ket: Berarti Panjang Lereng sedikit lebih penting dari Penggunaan Lahan
PERSENTASE FAKTOR FISIK YANG MEMPENGARUHI
TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR

Tabel 1. Definisi Setiap Parameter Kerawanan Longsor

No Parameter Penilaian
Lereng yang terjal akan memperbesar gaya pendorong atau
1 Kemiringan Lereng
peluncur sehingga mudah untuk terjadi longsor
Arah lereng berpengaruh terhadap aspect (sudut arah datang
2 Arah Lereng (Aspect) sinar matahari) yang secara langsung mempengaruhi vasriasi
suhu lingkungan (tingkat kelembaban)
Semakin panjang suatu lereng maka air yang meresap
Panjang/Bentuk
3 maupun mengalir di permukaan semakin besar sehingga
Lereng
energi angkutnya semakin besar pula
Intensitas curah hujan yang tinggi akan membuat tanah
Intensitas Curah
4 menjadi basah dan jenuh sehingga sangat rawan terhadap
Hujan
longsor
Tanah yang kehilangan vegetasi penutup akan menjadi retak
pada musim kemarau dan pada musim hujan air akan mudah
5 Penggunaan Lahan meresap ke dalam lapisan tanah sehingga bepeluang untuk
terjadi tanah longsor terutama pada wilayah dengan lereng
yang terjal

Tabel 2. Pemilihan Parameter Fisik yang Paling Mempengaruhi Tingkat Kerawanan


Bencana Tanah Longsor

Parameter 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Parameter
Arah Lereng
Panjang
Lereng
Kemiringan
Lereng Intensitas
Curah Hujan
Penggunaan
Lahan
Intensitas
Panjang Curah Hujan
Lereng Penggunaan
Lahan
Intensitas Penggunaan
Curah Hujan Lahan
Lampiran 2 :
Hasil inputan data kuesioner AHP (Analytical Hierarchy Process) masing-masing
responden
1. Responden pertama dari BPBD Bantaeng Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan

2. Responden kedua dari BPBD Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Seksi


Kesiapsiagaan
3. Responden ketiga dari BPBD Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Seksi
Pencegahan

4. Responden keempat dari Praktisi Penanggulangan Bencana


5. Responden kelima dari Masyarakat

6. Hasil Kombinasi Seluruh Responden