Anda di halaman 1dari 3

Apa itu kapasitor? Kapasitor adalah komponen yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik.

Kapasitor tersusun atas dua keping konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat/ bahan
dielektrik dan memiliki besar muatan yang sama, tetapi berlawanan tanda. Dalam skema rangkaian
elektronik, simbol umum kapasitor biasa digunakan sebagai berikut.

a. Kapasitor selalu digambarkan dengan dua kaki yang memiliki dua kutub, yaitu kutub positif dan
negatif, memiliki cairan elektrolit, dan biasanya berbentuk tabung.

b. Jenis lainnya memiliki kapasitansi yang lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif
pada kakinya, berbentuk bulat pipih seperti tablet atau kancing baju, dan berwarna cokelat, merah,
hijau, dan lainnya.

☑ Fungsi kapasitor dalam rangkaian listrik adalah

1). Pemilih frekuensi pada radio penerima.

2). Sebagai filter dalam catu daya (power supply).

3). Menghilangkan bunga api (bouncing) pada sistem pengapian mobil,

4). Penyimpan energi dalam rangkaian elektronik.

5). Untuk menghemat daya listrik pada lampu neon.

☑ Jenis-jenis kapasitor

Berdasarkan fungsinya, kapasitor dibagi menjadi tiga, yaitu kapasitor tetap, elektrolit, dan variabel.

a). Kapasitor tetap

Kapasitor yang nilai kapasitasnya tetap/ tidak dapat diubah-ubah, contohnya kapasitor film,
kapasitor mika, kapasitor keramik, dan lain-lain.

b). Kapasitor elektrolit

Kapasitor elektrolit adalah kapasitor yang di dalamnya diisi bahan elektrolit, sehingga biasa disebut
kapasitor ELCO (elektrolit condensator). Kapasitor ini terdiri dari dua lembar kertas alumunium yang
berfungsi sebagai pelat konduktor dan alumunium oksida---diproses secara kimiawi---yang berfungsi
sebagai bahan penyekat. Satu pelat konduktor yang diberi tanda + harus diberi muatan positif. Jika
diberi muatan negatif, maka bahan penyekatnya akan rusak. Kapasitor jenis ini memiliki kapasitansi
paling tinggi, yaitu sampai dengan 100.000 pF.

c). Kapasitor variabel

Kapasitor variabel adalah kapasitor yang nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah, contohnya kapasitor
Trimer dan VARCO (variabel condensator). Kapasitor ini memiliki dua kumpulan pelat-pelat logam
paralel----sebagai pelat konduktor----yang dipidahkan oleh udara sebagai bahan penyekat. Kumpulan
pelat yang satu ditahan tetap agar tidak dapat bergerak dan kumpulan pelat lainnya dapat diputar
sehingga nilai kapasitansinya dapat berubah.

☑ Pengertian penulisan nilai pada kapasitor

Pada kapasitor yang berukuran besar, nilai kapasitansi umumnya ditulis dengan angka yang jelas dan
lengkap beserta nilai tegangan maksimum dan polaritasnya. Contohnya pada kapasitor jenis elco
tertulis 200µF, 25 V. Artinya, kapasitor tersebut memiliki nilai kapasitansi sebesar 200 µF dengan
tegangan kerja maksimal sebesar 25 V. Pada kapasitor yang ukurannya kecil, biasanya hanya
bertuliskan 2 (dua) atau 3 (tiga) angka saja.

1. Jika hanya ada dua angka, satuannya adalah pF (pico farad). Sebagai contoh, kapasitor yang
bertuliskan dua angka 47. Artinya, kapasitansi kapasitor tersebut adalah 47 pF.

2. Jika ada 3 digit, maka angka pertama dan kedua menunjukkan nilai nominal, sedangkan angka ke-
3 adalah faktor pengali. Faktor pengali tersebut disesuaikan dengan angka nominalnya secara
berturut-turut , seperti 1 = 10, 2 = 100, 3 = 1.000, 4 = 10.000, 5 = 100.000, dan seterusnya.

☑Tipe Kapasitor

Tipe kapasitor dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

a). Kapasitor elektrostatik

Tipe kapasitor yang dibuat dengan bahan dielektrik seperti keramik, film, mika, dan kertas. Kapasitor
tipe ini bersifat nonpolar.

b). Kapasitor elektrolitik

Kapasitor yang memiliki bahan dielektrik berupa lapisan metal-oksida. Kapasitor jenis ini bersifat
polar, artinya memiliki kutub positif dan negatif.
c). Kapasitor elektrokimia

Contoh tipe kapasitor ini adalah batu baterai dan accumulator atau aki.