Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
BAB II
LAPORAN KASUS

A. IDENTITAS PASIEN
1. Nama : AES
2. Jenis Kelamin : Perempuan
3. Usia : 19 tahun
4. Alamat : Kaluku bodoa kecamatan Tallo Kota Makassar
5. Status : Belum Menikah
6. Pekerjaan : Mahasiswa
7. Tanggal Pemeriksaan : 14 Desember 2017

B. ANAMNESIS
Keluhan Utama : Tonjolan kecil dipermukaan kulit
Anamnesis Terpimpin :
Seorang perempuan berusia 19 tahun masuk ke poli Balai Kesehata Kulit
Kelamin & Kosmetik Makassar dengan keluhan timbul tonjolan kecil diatas
permukaan kulit pada daerah Genu Sinistra dialami sejak 2 tahun yang lalu. Bentuk
tonjolan bulat dan poligonal berjumlah 5 lesi. Pasien tidak merasakan gatal
maupun nyeri pada tonjolan tersebut. Pasien pernah mengalami hal yang sama
yakni lesi tonjolan muncul di daerah jari tangan kanan dan telah di elektrokauter
pada daerah tersebut.

C. KEADAAN UMUM
Sakit : (Sedang)
Kesadaran : (Komposmentis)
Status Gizi : (Baik)
Hygiene : (Baik)

D. STATUS DERMATOLOGIS
Lokasi : Genu Sinistra
Jumlah :5
Warna Kulit : Sawo matang
Effloresensi : Papul
Ukuran Lesi : Lentikular dan Numular
Bentuk Lesi : Bulat dan Poligonal
Batas Lesi : Batas Tegas
Nyeri Tekan Lesi : Tidak Ada

E. DIAGNOSIS BANDING
 Liken Planus
 Akrokeratosis Verusiformis
 Keratosis Seboroik
 Nevus Verukosus

F. DIAGNOSIS
Berdasarkan hasil anamnesis, dan pemeriksaan fisik pasien di diagnosa dengan
Veruka Plana.

G. PENATALAKSANAAN
1. Terapi Topikal
 Gentamicin
 NaCl 1 btl → kompres luka
2. Terapi Sitemik
 Cefadroxyl 2x1
3. Elektrocauter

H. PROGNOSIS
Quo ad vitam : Bonam
Quo ad functionam : Bonam
Quo ad sanationam : Bonam
BAB III
PEMBAHASAN

A. DEFINISI
Veruka Plana (VP) adalah papul datar kecil yang disebabkan oleh infeksi
human papilloma virus (HPV).1

B. EPIDEMIOLOGI
VP banyak ditemukan pada usia sekolah dan dewasa muda.1

C. ETIOLOGI
Penyebab VP adalah HPV 3, 10, 27, 38, 41, 49, 75, 76.1,2

D. PATOGENESIS

E. GEJALA KLINIS
Secara klinis VP terlihat sebagai papul datar agak menimbul dengan
permukaan licin dan warna seperti kulit atau abu-abu atau kehitaman. Bentuk bulat
atau poligonal dengan ukuran 1-5 mm. Lokasi yang sering adalah wajah, punggung
tangan dan tungkai bawah dengan jumlah beberapa sampai ratusan. Lesi dapat bersatu
tersusun linier pada bekas garukan.

F. DIAGNOSIS
Diagnosis ditegakkan dengan gambaran klinis dan bila perlu pemeriksaan
histopatologis.
1. Pemeriksaan Penunjang
Biopsi kulit bila perlu untuk pemeriksaan histopatologis yang akan
menunjukkan hiperkeratosis dan akantosis, tanpa papilomatosis, stratum korneum
tampak seperti rajutan keranjang (basket-weave)

1
Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin UI
2
Fitzpatrick