Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM FARMAKOLOGI

BLOK VII HEMATO ONKOLOGI

Pengaruh Obat-Obatan dalam Waktu Perdarahan

Disusun oleh:

1. Revin Fiona 132010101003


2. Finty Arfian 13201010100
3. Luthfiana Eka Sari 1320101010
4. Putri Maura Widyaratri 132010101022
5. Nadia Putri Yulianto 132010101024
6. Linda Sekar Arum 1320101010
7. Hengky Tri Cahyono 1320101010
8. Tawang Handayani 1320101010

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JEMBER
2015/2016
PENDAHULUAN

Hemostasis adalah penghentian perdarahan dari suatu


pembuluh darah yang rusak. Sistem hemostasis menyangkut
platelet darah (trombosit), sel endotel, dan faktor pembekuan
darah, yang bekerja sama membentuk sumbat hemostasis
pada pembuluh darah yang cedera.
Bleeding Time (BT) atau masa perdarahan adalah
waktu yang terukur sejak timbulnya perdarahan sampai
berhentinya perdarahan dari luka standar yang dibuat pada
kulit (terbentuknya sumbat hemostatik). BT merupakan salah
satu cara untuk menilai fungsi vaskular, jumlah serta fungsi
trombosit.
Terdapat beberapa obat yang dapat mempengaruhi masa
perdarahan antara lain aspirin, heparin, dan asam
traneksamat.
Aspirin (asam salisilat) sebagai antitrombotik bekerja
dengan menghambat sintesis tromboksan A2 (TXA2) di
dalam trombosit dan prostasiklin (PGI2) di pembuluh darah,
dengan cara menghambat secara ireversibel enzim siklo-
oksigenase 1 (COX 1), sehingga menyebabkan gangguan
pada sekresi dan agregasi platelet.
Heparin merupakan salah satu antikogulan yang
tersusun dari mukopolisakarida yang mengandung sulfat dan
banyak terdapat dalam paru-paru. Mekanisme kerja dari
heparin adalah dengan berikatan dengan AT-III (Anti trombin
III) yang berfungsi menghambat protease faktor pembekuan
termasuk faktor IIa (trombin), Xa, dan IXa dengan cara
membentuk kompleks yang stabil dengan protease faktor
pembekuan. Heparin yang terikat AT-III mempercepat
pembekuan kompleks hingga 1000 kali. Bila kompleks
protease sudah terbentuk, heparin dilepaskan untuk
selanjutnya membentuk ikatan baru dengan antitrombin.
Asam traneksamat merupakan penghambat fibrinolisis.
Obat ini secara kompetitif menghambat aktivasi plasminogen
dan menghambat plasmin. Plasmin berperan menghancurkan
fibrinogen, fibrin dan faktor pembekuan darah lainnya. Oleh
karena itu asam traneksamat dapat membantu mengatasi
perdarahan akibat fibrinolisis berlebih.

I. Tujuan Percobaan
Memahami efek obat-obatan terhadap waktu perdarahan pada
hewan uji:
- Obat-obat yang dapat memperpendek waktu perdarahan
- Obat-obat yang dapat memperpanjang waktu perdarahan.