Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KELUARGA Tn. S


DENGAN ANAK REMAJA DAN IBU HAMIL DI RT 05/ RW 02 DESA REMPOAH
KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS

OLEH:
ANDI KURNIAWAN
I4B016097

PROGRAM PROFESI NERS


JURUSAN KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2017
LAPORAN PENDAHULUAN
Kunjungan ke 1 Tanggal: 3 Desember 2017
1. Latar Belakang
a. Karakteristik keluarga
Keluarga merupakan kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama
dengan keterikatan aturan dan emosional dimana individu mepunyai peran masing-
masing yang merupakan bagian dari keluarga (Friedman dalam Suprajitno, 2004).
Sebuah keluarga terdapat ikatan perkawinan dan hubungan darah yang tinggal
bersama dalam satu atap (serumah). Indonesia merupakan salah satu negara yang
menjunjung tinggi adat ketimuran yang menekankan bahwa keluarga harus dibentuk
atas dasar perkawinan, seperti yang tertulis dalam “Peraturan Pemerintah (PP) No. 21
tahun 1994 bahwa keluarga dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah.
Keluarga memiliki tahap perkembangan dengan berbagai tugas perkembangan
yang harus diselesaikan pada tahapannya. Berubahnya tahap perkembangan keluarga
diikuti dengan perubahan tugas perkembangan keluarga dengan berpedoman pada
fungsi yang dimiliki keluarga (Suprajitno, 2004).
Analisis situasi
Tuan L memiliki 2 anak dan anak terakhir (An. B) saat ini berusia 13 bulan.
Anak B saat ini memiliki BB 11 kg dan saat pengkajian sedang sakit batuk dan bisul.
Menurut Ny. S mengatakan anaknya yang pertama (An. N) mengalami keterlambatan
perkembangan pada sistem motorik kasarnya. Saat An. N berusia 2,5 tahun ia baru
bisa berjalan. Akan tetapi Ny. S tidak khawatir jika hal yang sama juga akan terjadi
pada An. B karena anaknya yang kedua lebih lincah daripada anaknya yang pertama.
Tuan L yang bekerja di luar kota
b. Data yang perlu dikaji lebih lanjut
- Pengkajian masalah keluarga secara komprehensif
- Pengkajian pemahaman keluarga tentang masalahyang dihadapi
- Pengkajian DDST pada An. B
- Pengkajian perasaan keluarga tentang situasi yang dihadapi
c. Masalah keperawatan
- Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
- Gangguan proses keluarga
2. Proses Keperawatan
a. Diagnosa keperawatan keluarga
- Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
- Gangguan proses keluarga
b. Tujuan umum
Setelah dilakukan tindakan keperawatan, pengetahuan keluarga terhadap identifikasi
masalah keluarga meningkat.
c. Tujuan khusus
1) Setelah dilakukan tindakan keperawatan, keluarga mampu mengidentifikasi
gangguan proses keluarga
2) Setelah dilakukan tindakan keperawatan, keluarga mampu mengambil keputusan
dalam mengatasi gangguan proses keluarga.
3. Implementasi Keperawatan
a. Metode
Tanya jawab
b. Media dan alat
Lembar DDST
Manik-manik
c. Waktu dan tempat
Waktu : Senin, 5 Juni 2017
Tempat : Rumah Tn. L
4. Kriteria Evaluasi
a. Kriteria struktur
1) Menyiapkan lembar DDST dan media
2) Kontrak waktu dengan sasaran
3) Menyiapkan tempat
b. Kriteria proses
1) Sasaran memperhatikan dan mendengarkan selama penkes berlangsung
2) Sasaran mengikuti pemeriksaan DDST dengan kooperatif
c. Kriteria hasil
1) Pemeriksaan DDST dapat dilakukan dengan melibatkan orangtua dan anak.

Referensi :

Suprajitno. (2004). Asuhan keperawatan keluarga. Jakarta: EGC