Anda di halaman 1dari 1

1. Bagaimana klasifikasi tingkat kesadaran?

a. Compos mentis (conscious), yaitu kesadaran normal sadar sepenuhnya, dapat


menjawab semua pertanyaan tentang keadaan sekelilingnya.
b. Apatis, yaitu keadaan kesadaran yang segan untuk berhubungan dengan
sekitarnya, sikapnya acuh tak acuh.
c. Delirium, yaitu gelisah, disorientasi (orang, tempat, waktu), memberontak,
berteriak-teriak, berhalusinasi, kadang berkhayal.
d. Somnolen, yaitu kesadaran menurun, respon psikomotor yang lambat, mudah
tertidur, namun kesadaran dapat pulih bila dirangsang (mudah dibangunkan) tetapi
jatuh tertidur lagi, mampu memberi jawaban verbal.
e. Stupor, (soporo koma), yaitu keadaan seperti tertidur lelap, tetapi ada respon
terhadap nyeri.
f. Coma (comatose), yaitu tidak bisa dibangunkan, tidak ada respon terhadap
rangsangan apapun (tidak ada respon kornea maupun reflek muntah, mungkin
juga tidak ada respon pupil terhadap cahaya
2. Penyebab dan mekanisme demam tinggi?
Demam terjadi ketika pembuluh darah di sekitar hipotalamus terkena pirogen eksogen
tertentu (bakteri) atau pirogen endogen ( IL-1, IL-6, tumor necrosis factor) sebagai
penyebab demam, maka metabolit asam arakidonat dilepaskan dari endotel sel
jaringan pembuluh darah. Metabolit seperti prostaglandin E2, akan melintasi barrier
darah-otak dan menyebar ke dalam pusat pengaturan suhu di hipotalamus, yang
kemudian memberikan respon dengan meningkatkan suhu. Dengan titik suhu yang
telah ditentukan, hipotalamus akan mengirimkan sinyal simpatis ke pembuluh darah
perifer. Pembuluh darah perifer akan berespon dengan melakukan vasokonstriksi yang
menyebabkan penurunan heat loss melalui kulit.
3. Apa dampak demam tinggi yang tidak segera ditangani?
4. Penyebab dan mekanisme mudah cemas?
5. Apa saja faktor resiko dari penyakit Nn. SS?
6. Bagaimana edukasi pasien?

Hipertiroid