Anda di halaman 1dari 64

Buku : BAGAIMANA MEMULAI BISNIS

Oleh : Ignatius Berry Punan

KATA PENGANTAR
"Lulus Kuliah, Cari Kerja? Kuno!"Itu judul buku Dodi Mawardi, Dosen FISIP- UI da
n seorang konsultan. Kalau Anda ingin tahu
apa alasannya dikatakan kuno, silakan kontak beliau di email dmawardi2000@yahoo.
com.
Namun jika Anda tanya saya, jawabannya "itu memang kuno sekali". Kenapa? Karena
sejak 40 tahun yang lalu,'lulus kuliah cari
kerja'sudah dikenal,sampai sekarang sudah 40 tahun,jelas sudah kuno! Apa yang ti
dak kuno? LULUS KULIAH,MULAI USAHA SENDIRI.
Robert T Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad Poor Dad menekankan agar seseorang bis
a pensiun muda dan kaya raya,dia seyogianya
pindah dari employee quadrant ke small business owner quadrant. Banyak pihak sep
akat dengan prinsip tersebut karena melihat
fakta business owner yang sukses besar dengan kekayaan melimpah, sehingga mereka
juga ingin menjadi B.Y.O.B
( Be Your Own Boss ). Sebenarnya apa enaknya menjadi seorang business owner?, un
tuk itu penulis
paparkan 'asyik' nya kehidupan seorang business owner/entrepreneur beserta ciri
ciri khas yang melekat padanya pada Bab I.
Namun tidak sedikit orang yang bertanya tanya, bidang usaha apa yang paling coco
k untuk mereka mulai dengan tabungan
bertahun tahun yang jumlahnya terbatas? Temukanlah jawaban perihal ini pada Bab
II.

Setelah menemukan bidang usaha yang cocok bagi masing masing individu yang unik,
tidak jarang timbul pertanyaan berikut :
tapi kami tidak punya modal kerja yang memadai?
Penulis rancang Bab III dengan kisah kisah nyata pengusaha lokal dan manca negar
a yang menghadapi dilemma yang sama,
bagaimana mereka memulai bisnis dengan 'modal kerja' yang sangat minim.Dan modal
kerja yang paling penting itu apa?
Semuanya dibahas secara tuntas dalam Bab ini, dengan demikian akan membebaskan p
roblema yang sering mengganjal para
pemula dalam bidang usaha apapun.
Setelah mendapat kepastian tentang bisnis apa dan modal kerja untuk memulai bisn
is.Hal berikut yang menarik dan menantang
mereka adalah STRATEGI BISNIS apa yang seharusnya dijalankan agar bisnis yang me
reka pilih bisa meroket, mendunia dan
akhirnya menyandang predikat konglomerat!Karena dengan strategi yang tepat, tida
k ada yang mustahil didunia ini!
Simak jawabannya dalam Bab IV. Dengan contoh aneka strategi bisnis para kampiun
pebisnis kaliber dunia seperti Harley Davidson,
Wal-Mart Store, Starbucks,3M dari negeri Paman Sam, Zara dari Spanyol, Osim dan
Dennis Wee dari Singapura, Li Kha-sing dari
Hongkong. Bob Sadino(KemChicks), Karmaka(Bank NISP), Mutiara Djoko Soetono(Blue
Birds Group) Alm. Tirto Utomo(AQUA)
Sosrodjojo, pendiri Group Sosro ( Teh Botol Sosro ), Wirawan Hartawan, pendiri D
isc Tarra Group dari republik
tercinta ini, tidak ketinggalan pula cerita Wang Chuanfu orang terkaya dari Chin
a yang punya BYM ( Build Your Dream ).

Kemudian pembaca dapat melakukan modelling secara kreatif dengan menciptakan str
ategi unik yang pas untuk bidang usahanya masing
masing.

Pepatah berkata 'we can't spell sUccess without U(customers)', tanpa pelanggan2
yang loyal, perusahaan akan gulung tikar.
Bab V membahas tentang "Customer Care" yang mencakup bagaimana mempertahankan, m
encari pelanggan baru, dan yang lebih
penting lagi mengembalikan pelanggan yang telah lama meninggalkan produk dan jas
a perusahaan kita.

Walaupun karya tulis ini dikemas ringan, namun bobotnya sarat akan pengetahuan p
raktis bagaikan jendela dunia.

Penulis yakin dengan menyimak lima bab dari buku sederhana ini,calon entrepreneu
r yang ingin menerjunkan diri ke dunia
wiraswasta akan mendapat bekal yang cukup untuk lepas landas membuat impian besa
r menjadi kenyataan.
Saran konstruktif yang bersifat perbaikan isi buku ini selalu penulis nantikan
di berry_tjhin@yahoo.com karena tidak ada
gading yang tidak retak.
Salam sukses dalam memulai bisnis. Teriring salam dan doa, kiranya Tuhan memberk
ati kita semua.

Jakarta, 6 Februari 2010


Penulis

DAFTAR ISI.

KATA PENGANTAR
BAB I APA ENAKNYA JADI PENGUSAHA?
BAB II BIDANG USAHA YANG COCOK UNTUK SAYA!
BAB III BAGAIMANA MENDAPAT MODAL KERJA?
BAB IV ANEKA STRATEGI BISNIS JEMPOLAN
BAB V CUSTOMER CARE YANG JITU
DAFTAR KEPUSTAKAAN
RIWAYAT HIDUP

BAB I. APA ENAKNYA JADI PENGUSAHA ?


FREEDOM & SUPER RICH.( F & SR)

Beberapa waktu yang lalu didepan Bank OCBC ( Overseas Chinese Banking Corporatio
n ) cabang Toa Payoh Central, Singapura,
terpampang iklan : 9 to 5 until 95, yang artinya bekerja terus di kantor dari ja
m 9 pagi sampai jam 5 sore, hingga berusia 95
tahun, tentu dalam praktek tidak seekstrim itu, batas umur pensiun di Singapura
yang awalnya 55 tahun ditingkatkan menjadi
60 tahun, saat ini ditingkatkan lagi menjadi 62 tahun.

Inilah secuil contoh, bagaimana seorang karyawan/karyawati yang menyandang predi


kat 'pekerja'(employee) yang sangat terikat
dengan jam kerja di sebuah korporasi.Kalau terlambat lima menit dia harus isi fo
rmulir penjelasan, kalau ingin cuci berpergian
dengan anak anak dan keluarga lainnya, dia harus mengisi formulir mengajukan per
mohonan satu minggu sebelumnya, agar tugas
rutinnya dapat diatur untuk ditangani oleh kolega lainnya.Disamping itu dia haru
s menunggu penerimaan gaji pada tanggal
tanggal yang sudah ditetapkan, singkat kata terdapat seabrek tali pengikat yang
mengikat erat kaki tangannya, sehingga dia
sulit bergerak, bahkan dengan deadline laporan mingguan, bulanan yang ketat,targ
et penjualan yang semakin tinggi dari waktu
ke waktu membuat dia tidak dapat bernafas lega alias stress berat!

Oleh karena itu Robert T Kiyosaki yang mantan pilot(marinir) Angkatan Laut Ameri
ka Serikat di era perang Vietnam
dalam karya tulisnya Rich Dad and Poor Dad menganjurkan agar seseorang bisa pens
iun muda dengan kondisi kaya raya, bebas
beraktivitas menikmati gaya hidup, seyogianya dia segera berpindah dari "employ
ee quadrant" ke "small business owner
quadrant". Pertanyaan yang timbul, apa sih enaknya menjadi seorang businessman a
tau entrepreneur?

Bagi pembaca yang masih berada dijalur pekerja, cobalah membayangkan jika Anda m
erubah status pekerja menjadi status
business owner, menjadi boss sendiri tanpa dikomando oleh atasan, mengambil kepu
tusan, mengendalikan roda perusahaan, menjadi
seorang yang senantiasa proaktif, bukan reaktif, tidak dikendalikan malah sebali
knya mengendalikan situasi dan sumber daya
manusia.
Yang jelas seorang pengusaha tidak terikat oleh ketatnya waktu/jam kerja, dia BE
BAS untuk menyusun jadwal kegiatan sehari
hari sesuai dengan kebutuhan, keinginan, rencananya. Dia memiliki kebebasan untu
k menjalankan kegiatan kegiatan, hobby yang
disukainya tanpa bisa dikekang oleh pihak lain. Dengan pendelegasian yang efekti
f, seorang pengusaha memiliki waktu luang
yang melimpah untuk berkumpul dengan anak anak dan keluarganya untuk menikmati l
iburan panjang diakhir tahun atau liburan
sekolah. Dia memiliki banyak waktu untuk bersosialisasi dengan kawan kawannya da
ri sekolah tempoe doeloe, tetangganya untuk
membangun net-working sekaligus untuk memberi kontribusi berarti bagi lembaga le
mbaga sosial disekitarnya.

Disamping itu tidak sedikit pengusaha yang menjadi super rich padahal diawal mer
eka memulai bisnis, mereka hanyalah 'the man
on the street'.

Bob Sadino yang antik dengan trade mark kemeja dan celana pendek, memulai bisnis
pertamanya dengan menjual telor ayam broiler
dari rumah ke rumah di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Andaikata dia tidak meni
nggalkan status karyawan(Djakarta Llyod) dan
memulai usaha sendiri, boleh jadi expatriat yang tinggal di Kemang saat ini tida
k dapat menikmati enaknya berbelanja di
sebuah pasar swalayan dengan barang barang kebutuhan pokok sehari hari dengan kw
alitas tinggi.
Dengan semangat pantang mundur dan kreativitas tinggi akhirnya Om Bob menjadi sa
lah satu orang super rich di Jakarta dengan
status pemilik tunggal supermarket Kem Chicks, dan sederet anak perusahaan seper
ti PT Kem Foods(pabrik sosis dan ham),
PT Boga Catur Rata(bidang retails), PT Kem Farms (pabrik pengolah sayur mayur),
PT Lambung Andal, PT Andal Citra Promotion,
PT Kemang Nusantara Travel.
Saat ini Om Bob banyak mendelegasikan roda perusahaannya kepada para profesional
,sehingga waktu santai dinikmati dengan
menghirup udara segar pegunungan di vila ukuran XL di Bukit Sentul yang bernuans
a Bali-view.
Sekali kali beliau menyempatkan diri untuk meninjau Kecm Chicks Supermarket samb
il melempar senyum lebar kebahagiaan
seorang winner pada pengunjung2 disana.

Tidak banyak beda dengan Om Bob yang bepergian kemana mana dengan mobil super m
ewah Jaguar, A Tham yang memulai bisnis
jahit menjahit pakaian laki laki dari rumah mungilnya di daerah jembatan lima. K
arena keahliannya dalam menjahit pakaian2
tetangganya yang setelah dipakai rasanya 'enpas'-- enak dan pas.
Disertai dengan keyakinan dan inovatif tinggi,akhirnya bisnis tailor ini berkemb
ang pesat dan meraih sukses luar biasa.
Saat ini ATham Tailor International dapat Anda temukan di kota kota besar di Ind
onesia, mulai dari Jakarta, Semarang,Surabaya.
Sudah lama ATham tidak turun tangan menjahit stelan jas yang 'enpas', dia sudah
memiliki tukang2 jahit yang profesional,
beliau hanya melakukan pengawasan saja. Saat ini A Tham sudah masuk kelompok F &
SR.

Mutiara Djoko Soetono, founder Group Blue Bird yang memulai usaha dengan sebuah
taxi dari garasi rumahnya, karena kesungguhan
dan kosistensi tinggi, usaha transportasi itu berkembang super cepat tiada dapa
t dibendung oleh rival-nya yang selalu
meniru warna biru laut yang membuat kemiripan taxi berlambang burung, saat ini B
lue Bird yang didampingi oleh Silver Bird
dan Big Bird telah menyebar ke pelosok pelosok nusantara dengan total armada tid
ak kurang dari 10.000 buah. Bayangkan jika
sebuah taxi blue bird mendapat masukan Rp.300.000.- perhari, berarti omzet group
ini akan berjumlah Rp.3 miliar per hari,
luar biasa! Saat ini, tongkat komando Blue Bird Group sudah beralih ke generasi
ke tiga dengan strategi bisnis yang afdol,
didukung oleh sistim komputer canggih dengan metode profit sharing bagi driver d
isertai tanggungan biaya pengobatan sangat
'bersahabat' bagi para driver yang menjadi tulang punggung lancarnya roda perusa
haan.

Yulius Syukur yang memulai bisnis kursus tata buku bond A, bond B di tahun 1970-
an,di Jalan Abdul Muis,kemudian dikembangkan
menjadi Akademi Akuntansi Indonesia ( AAI ), lalu dilambung tinggikan menjadi Un
iversitas Persada Indonesia (UPI),saat ini
kampus kampus megah UPI sudah berdiri di Jalan Diponegoro, Jalan Kramat Raya, de
ngan puluhan ribu alumnus yang tersebar
di berbagai sektor swasta maupun pemerintah.Luar biasa!

Wirawan Hartawan, pendiri Disc Tarra Group pada tahun 1986, yang penjualannya ha
nya laku satu keping CD perhari, dalam bulan
pertama bisnisnya hanya laku 30 keping CD, tidak pernah mundur. Dengan rumus bis
nis: komitmen penuh, kerja keras, focus dan
diiringi doa, saat ini Disc Tarra menjadi rajanya CD,selain menjual CD, HDCD, VC
D dan DVD musik dan film, Disc Tarra saat
ini tampil beda. Disc Tarra yang menjual 100% produk original lisensi Paramount
Pictures, Sony Pictures, MGM, Dream-Works
Pictures dan Twentieth-Century, juga menyediakan secangkir kopi panas disertai b
eraneka macam kue, ditambah dengan kursi pijat
gratis saat pelanggan mencoba mendengarkan CD pilihan mereka. Dengan tambahan 'c
afe' ini, Dics Tarra maju satu langkah kedepan
mendekati raksasa alat rumah tangga IKEA cafe, memberi gaya hidup kenyamanan bag
i pengunjungnya.
Bagi Tarra Group tambahan 'cafe' ini besar artinya untuk menguatkan posisinya da
lam strategi melawan produk produk bajakan
yang harganya sepuluh kali lebih murah dibanding produk original Disc Tarra.

Ron Sim, pendiri OSIM, dari Singapura, yang memulai usaha kursi pijit dengan mo
dal S$250,- bersama satu karyawan tunggal 20 tahun
yang lalu. Walaupun tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi atau menyandang gel
ar MBA, namun Ron Sim dengan motto "nothing get
done without clear goal" berhasil membesarkan OSIM dengan berbagai jenis peralat
an kesehatan yang berfungsi melangsingkan,
menyehatkan dan me-relaxkan badan bagi kelas bawah, menengah maupun kelas the ha
ve. Produk OSIM sudah menyebar ke manca
negara termasuk Indonesia, China, Thailand, Malaysia, Philippines dari HQ-nya di
Singapura.
Ron yang agak botak itu senantiasa senyum lebar setiap ketemu business-partner-n
ya, karena dia sudah meraih predikat
millionaire di lion-city dengan banyak waktu luang untuk mengayunkan stick golf
di pandang golf hijau sambil bersenda gurau
dengan sobat sobat-nya sesama businessman yang sukses.

Wang Chuanfu, orang terkaya di China dengan total assets USD.5,1miliar,pemilik 3


2% saham Build Your Dream(BYD), produsen baterai
seluler terbesar didunia yang menguasai 30% pangsa pasar baterai seluler dunia.
Sebelum dia mulai usaha sendiri dibidang bisnis baterai,status Wang adalah seor
ang pegawai negeri.
Karena ingin hidup bebas tanpa terikat waktu jam kerja dan mengambil keputusan
sendiri, Wang akhirnya memulai usaha
sendiri. Disamping baterai, BYD saat ini sedang meluaskan sayap bisnis ke bidang
otomotif,goal mereka, pada tahun 2025
BYD harus menjadi produsen tomotif terbesar didunia mengalahkan produsen mobil b
eken dari Jepang maupun Amerika.

Anda ingin sukses seperti mereka? dengan gaya hidup Freedom disertai dompet Supe
r Rich?
Jawabannya tentu IYA bahkan lebih. Apa saja ciri ciri khas yang selalu melekat p
ada mereka yang membuatnya menjadi
extraordinary?

CIRI-CIRI KHAS SEORANG ENTREPRENEUR.


Mengutip pendapat Prof. Dr. Didik J. Rachbini, setidaknya ada tujuh ciri ciri k
has yang dimiliki oleh seorang entrepreneur.
1. Cerdik melihat peluang bisnis dan menangkapnya tanpa menunda sedetikpun.

AQUA.
Empat puluh tahun yang silam, Alm Tirto Utomo, founder dari pabrik air minum
kemasan AQUA(PT Aqua Golden Mississippi) melihat
peluang bisnis emas untuk menjual air minum/drinking water,untuk memudahkan p
embawaannya, air minum tersebut dikemas
didalam botol beling atau plastic cup.
Pada awalnya ide tersebut diketawakan oleh teman temannya yang menganggap itu
adalah ide aneh dan mustahil.
"Mana ada konsumen yang mau membeli air putih tawar, mereka bisa masak air di
rumah", demikian komentar teman teman
nya yang pesimis dan tentu tidak cerdik melihat peluang bahwa air minum yang
bersih sehat layak diminum adalah lebih
bermanfaat dan punya nilai tambah dibanding minuman ringan lainnya yang penuh
dengan zat kimia.
Dengan keyakinan yang memberi kekuatan dan tak tergoyahkan( Empowering and Un
shakable beliefs ), Tirto Utomo
( yang berarti AIR PENTING ) mulai menggarap bisnis 'air putih tawar', dengan
tekad pantang mundur sebelum meraih
sukses, saat ini AQUA telah menjadi penghasil air minum kemasan terbesar didu
nia.
Dengan 14 pabrik menghasilkan 6 miliar liter air minum dalam satu tahun.( Kom
pas 25/05/2009 ).
Danone, raksasa makanan dan minuman yang nun jauh di Prancis pun datang berga
bung.

BREADTALK.
Tidak dapat disangkal pada saat ini gerai roti yang paling dikenal di Singapu
ra yang hanya berpenduduk 4,8 juta jiwa
adalah BreadTalk yang didirikan oleh pasangan suami isteri George Quek dan Ka
therine. Saat ini BreadTalk sudah menyebar
ke 12 negara dengan 300 gerai bakeries. Tahun 2008 BreadTalk meraih total om
zet S$212,2 juta dengan kenaikan 35,5%
dibanding tahun 2007.( The Straits Times 9 November 2009 ).
Seandainya George dan Katherine tidak cerdik melihat dan menangkap peluang bi
snis bakery yang masih terbuka lebar di awal
tahun 2000, padahal waktu itu sudah banyak gerai roti yang bertebaran di Sing
apura seperti Bengawan Solo, Four Leaves, Prima
Deli, Classic Del,Bread History,mana mungkin kita dapat menikmati empuknya Po
rk Floss Bun, produk pertama BreadTalk yang
paling laris terjual mencapai 1,3 juta buah di tahun pertama gerai roti itu m
ulai beroperasi.

Sebenarnya peluang bisnis dibidang apapun itu licin ibarat belut yang berlind
ung dibawah lumpur,tidak banyak bergerak dengan
warna kulit yang menyerupai tanah, untuk menangkapnya memang gampang gampang
susah. Untuk menemukan belut diperlukan kejelian
yang dapat diasah dengan jam terbang dan pengalaman. Secara gampang, lemparka
nlah kail kearah belut dengan umpan yang
disukainya. Kadang kadang peluang bisnis yang sudah ditangn pun bisa lepas. L
ihat saja saat ini gerai McDonald's pertama di
di gedung Sarinah, Jl MH Thamrin Jakarta sudah berganti nama menjadi Toni Jac
ks, Seiyu Dept Store di Bugis Junction
Singapura sudah berubah menjadi BHG.

2. Berani mengambil resiko dalam memulai bisnis.Sudah barang tentu mengambil res
iko bukan secara membabi buta, asal tubruk.
Seorang entrepreneur yang sukses senantiasa mengambil resiko dengan perhitung
an yang matang, selalu memprediksikan
resiko yang terkalkulasikan( calculated risks ) dengan skala resiko terkecil
.Senantiasa memperhitungkan skenario/akibat
terburuk yang akan menimpa dan telah mempersiapkan jalan mundur plan B.
Bill Gates yang nama lengkapnya William Henry Gates,orang terkaya didunia, b
erani mengambil resiko pada umur muda belia 20
tahun, dengan meninggalkan bangku kuliah beken di Harvard Law School yang bak
al mengantarkannya menjadi Lawyer terkemuka.
Jika Bill Gates tidak memiliki nyali gede untuk mendirikan Microsoft bersama
sobat karibnya Paul Allen, mana mungkin
dia bisa dinobatkan menjadi orang terkaya didunia.

Adam Khoo, motivator nomor wahid dan pengusaha millionaire dari Singapura, mu
lai mengibarkan bendera Adam Khoo Learning
Technologies Group di Jakarta sejak dua tahun yang silam.Adam berani ambil re
siko melakukan investasi semua sarana yang
berkaitan dengan lingkup bisnis pendidikan dan pelatihan yang tidak kecil nil
ai rupiahnya di perkantoran Jl Jend Sudirman,
karena dia yakin banyak ladang yang bisa digarap di kota Jakarta yang belum d
igapai oleh motivator atau trainer kaliber dunia
Selain Indonesia, Adam juga melakukan ekspansi ke India, China, Malaysia dan
Thailand.
Garuda Cuisine, masakan padang yang berasal dari Jakarta, berani membuka caba
ng di pusat perbelanjaan kelas atas Vivocity
Singapura, tentu ini suatu business risk yang harus dipertimbangan, karena se
wa lokasi di Vivocity adalah extra tinggi.
Namun dengan menu khas nasi padang seperti daun singkong, ayam goreng balado,
kerupuk kulit, rendang sapi renyah, ternyata
resto ini 'kebanjiran' tamu tamu orang Indonesia maupun orang Singapura yang
ingin mencicipi masakan khas Indonesia.
Tidak mau ketinggalan, Ayam Penyet dan Bumbu Desa yang tidak asing lagi di Ja
karta pun menyusul dengan mengambil lokasi
di Lucky Plaza dan Novena Square 2. Berani mengambil resiko?

Ternyata tidak kurang dari 157.000 orang WNI yang terdaftar di KBRI Singapur
a termasuk didalamnya para Penata Laksana
Rumah Tangga(PLRT), pelaut, profesional, pelajar dan mahasiswa yang selalu me
rindukan masakan kampung halamannya.( INDO
Connex, edisi Juli 2009 )

Sudah barang tentu sebelum melangkah lebih jauh, study kelayakan harus menunj
ukkan lampu hijau menandakan START!
Dengan selalu pegang pada prinsip bisnis Think Big Start Small, resiko yang d
itanggungpun akan menjadi kecil pula.
Seorang entrepreneur yang sukses seyogianya berani ambil resiko setelah perhi
tungan matang, kalau tidak usahanya akan
mandek dan hanya lari ditempat alias tidak akan maju.

3. Memiliki visi jauh kedepan.


Sering orang berkata agar bisa sukses dalam bisnis, harus memiliki indra ke e
nam yang namanya Business Sense(BS) yang tajam.
Pertanyaannya, apakah BS itu sudah menempel sejak seseorang lahir yang bersi
fat lahiriah ataukah BS tersebut dapat
diperoleh dengan belajar. Jawabannya sama dengan perihal seorang leader. BS
dan leader tidak berasal dari kandungan
ibunda, tapi diperoleh karena melalui proses belajar, melatih diri, atau ist
ilah populernya diciptakan.
( Leader is not born but created ).
Apa sih yang dimaksud dengan visi(vision)? Tidak lain adalah objective/goal y
ang ingin dicapai(What is it trying
to achieve?) Cara yang sederhana untuk mendapat visi, pejamkan mata bayangkan
dalam pikiran dan lihat jauh kedepan...
Apa yang ingin digapai dalam usaha/hidup ini? Untuk mendapat visi yang jelas,
bisa 'bermain main' dengan WHAT IF, WHY,
HOW. Bayangkan bagaimana jika memulai usaha di ruang garasi dengan berjualan
tanaman hias, pot bunga, pupuk.
Bagaimana jika buka les bahasa Inggris di garasi yang dilengkapi dengan ac.
Kenapa tidak? Inilah ide yang murah meriah.
Untuk memiliki visi yang brilliant yang bisa melihat jauh kedepan,informasi y
ang akurat sangat dibutuhkan.
Dengan menganalisa informasi akurat yang tersedia, seorang entrepreneur dapat
mendapat visi
atau business sense untuk menentukan bisnis apa yang akan memiliki prospek ba
ik dimasa yang akan datang.
Bill Gates pernah berkata : I have a simple but strong belief,how you gather,
manage, and use
information will determine whether you win or lose.

Ray Kroc memiliki visi jauh kedepan(foresight), dia melihat peluang bisnis lu
ar biasa bagus bagi restoran saji cepat McDOnald's
yang dikelola secara tradisional oleh Richard dan Maurice McDonald,walau rest
o itu berskala kecil, namun kebersihan dan kecepatan
dalam penyajian sungguh memberi kesan positif bagi Ray yang masih berstatus s
alesman milk-shake mixing machine waktu itu.
Dengan susah payah Ray membujuk McDonald bersaudara untuk menjual resto itu k
epada dia dengan hak penuh untuk
dikembangkan menjadi resto franchise namun tetap mempergunakan nama McDonald'
s.
Akhirnya, dengan menguras habis semua tabungan sejak masa kanak kanak,Ray Kro
c berhasil mengambil alih 7 gerai McDonald's
dengan total nilai USD2,7 juta diawal tahun 1955.
Thanks to Ray Kroc's big vision, kalau tidak, McDonlad's tidak akan sampai ke
Jakarta dan kota kota lainnya di Indonesia
dengan total gerai 31,000 gerai diseluruh dunia dengan pengunjung kurang lebi
h 52juta orang setiap hari.
Menyesalkah McDonald bersaudara karena telah menjual resto tersebut dan membu
at Ray Kroc menjadi kaya raya?
Tentu tidak, karena mereka berdua tidak memiliki visi yang jauh kedepan, mere
ka terlalu sibuk dengan pekerjaan rutin
menyiapkan French fries garing dan hamburger untuk pengunjung gerainya sehing
ga tidak ada waktu untuk berandai andai
untuk mengembangkan gerainya.

4. Memiliki sifat inovatif.


Dua sejoli pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin yang alumnus Stanford m
endirikan Google di sebuah garasi seluas
dua mobil, pada 7 September 1998, saat ini Google menguasai 87% share of sear
ch di Inggris, 71% di AS, 35% di China.
Dengan mengakuisisi Double Click di tahun 2008, Google semakin memperkuat pos
isinya dengan menguasai 69% online ad serving.
Pencari info (searchers) yang ingin mencari info apa saja, cukup ketik topikn
ya, dalam waktu kurang dari setengah detik,
jawaban lengkap akan muncul. Kenapa bisa begitu pesat dan canggih perkembanga
nnya? Karena Larry dan Sergey yang memegang
gelar Ph.D dalam ilmu komputer memang tergolong insan inovatif.
Dengan sistim keterbukaan, The Two-Hour Rules yang memberi kebebasan bagi ka
ryawannya untuk 'berkhayal' mencari ide baru
dan hanya mempekerjakan yang terbaik, membuat Google disegani oleh rival riva
l-nya yang jauh lebih senior.
Bill Gates saja pernah berkata : I fear someone in a garage who is devising s
omething completely NEW.
Inovasi memegang peran penting dalam memajukan sebuah perusahaan, tanpa inov
asi perusahaan akan ketinggalan kereta.

Namun mantan Chief Marketing Officer The Coca Cola Company, Sergio Zyman pern
ah mengingatkan 'renovate before you innovate', a
artinya inovasi jangan dilakukan secara buru buru tanpa perencanaan yang mata
ng.
Seperti yang terjadi pada kasus New Coke.Pada 23 April 1985 raksasa minuman r
ingan The Coca Cola meluncurkan New Coke
untuk mengimbangi serangan Pepsi Challenge, 77 hari kemudian New Coke ditarik
dari pasar dan diganti dengan Classic Coke.
Apa alasannya? New Coke yang cita rasanya mirip Pepsi tidak diterima oleh kon
sumen Cocal Cola yang setia.

5. Memiliki ambisi besar dalam memperluas kegiatan bisnis.


Karmaka, salah seorang entrepreneur terkemuka di tanah air yang paling berjas
a mengembangkan sekaligus menyelamatkan
Bank NISP ( Nilai Inti Sari Penyimpan ), senantiasa berambisi untuk mengemban
gkan NISP menjadi bank papan atas.
Dari sebuah Bank Tabungan yang sekarat karena kena sanering, dikembangkan men
jadi sebuah Bank Umum yang mantap, lalu
dikembangkan lagi menjadi sebuah Bank Devisa, akhirnya mencapai puncaknya men
jadi bank Public dengan menggandeng
Strategic Partner, Bank OCBC, Singapore.
Saat ini asset NISP tidak kurang dari Rp.33triliun dengan 370 cabang,lebih da
ri 500 mesin ATM didukung oleh tidak
kurang dari 6500 karyawan yang penuh dedikasi dan berloyalitas extra tinggi.
Agar memiliki ambisi yang besar, diperlukan company's goal yang spesifik, jel
as dan menantang.
Bagaimana memperluas usaha? Dengan memasang target penjualan(sales target) y
ang selalu meningkat dari waktu ke
waktu. A menjual buah buahan segar apel fuji dan sunkist digarasi rumahnya, d
ia membeli dari Carrefour dengan harga grosiran.
Pada hari pertama, dia hanya menjual 10 kg buah dengan jangka waktu usaha 09.
00--20.00.Pembelinya adalah tetangga kiri
kanan, depan rumah ditambuh dua pejalan kaki yang melewati rumah A. Menyadari
kurangnya promosi, setelah tutup toko,A
mengedarkan 50 brosur sederhana "KABAR GEMBIRA,SEKARANG ANDA TIDAK PERLU LAGI
BELANJA BUAH BUAHAN KE PASAR,TERSEDIA DI BLOK
GG 9/99 KOMPLEK PURI INDAH,TELP 9990077.HARGA? SAMA DENGAN PASAR SWALAYAN.MAL
AS KE SANA?, KAMI ANTAR KE RUMAH ANDA TANPA BIAYA
TAMBAHAN". Keesokan hari,total penjualan menjadi 15 kg. Kalau A ingin meningk
atkan penjualan harian menjadi 30 kg, dia
harus membagikan 100 brosur.Ini adalah 'numbers game', semakin luas dan genca
r berpromosi, penjualan akan semakin meningkat.
A ingin mengembangkan total penjualan menjadi 300 kg perhari, dia mulai menge
darkan brosur ke komplek PERMATA BUANA, TAMAN
KEBON JERUK INTERCON,KEDOYA GARDEN,PURI BOTANICAL RESIDENCE, sehingga mencapa
i 1000 brosur.

6. Memiliki pemikiran yang bebas.


Dengan pemikiran yang bebas tanpa dipengaruhi atau dibias oleh pihak lain, se
orang entrepreneur dapat menentukan
bidang usaha apa yang cocok bagi dirinya secara outside-in yaitu melihat cela
h/ceruk pasar yang belum terisi dan disesuaikan
dengan kepintaran/ketrampilan diri, atau secara inside-out yaitu dengan menga
mati talenta, keahlian yang ada pada diri
sendiri untuk menangkap peluang bisnis tersebut. Begitu juga dalam penentuan
strategi bisnis apa yang akan diterapkan
untuk mengembangkan bisnis tersebut.
Dengan pemikiran yang bebas seringkali menjurus ke peluang bisnis yang keliha
tannya tidak mungkin,
namun setelah dipikirkan, dicarikan jalan keluar, ternyata menimbulkan peluan
g bisnis yang besar.Contoh yang paling
nyata adalah produk Teh Botol. Pendirinya alm Sosrodjojo, selalu memiliki pem
ikiran yang bebas dan aktif alias berkhayal.
Empat puluh tahun yang lalu, beliau memikirkan kemungkinan menjual cairan teh
ditambah dengan gula, dikemas dalam
botol, lalu dijual dipinggir pinggir jalan raya dalam gerobak, disertai denga
n bak pendingin yang diisi dengan es batu.
Pimikiran bisnis yang begitu sederhana namun bebas tanpa disertai dengan emb
el embel lain yang rumit seperti apakah
ada orang yang mau beli dengan wadah gerobak yang kelihatan kelas rendah? Apa
kah tidak dianggap kurang hygiene karena
botol dibuka dipinggir jalan yang banyak debu, langsung diminum? Apakah teh b
otol itu akan laku, karena orang lebih
suka membuat teh sendiri dirumah dan minum dengan santai?
Ternyata pemikiran yang bebas aktif itu menghasilkan produk Teh Botol yang su
kses besar sampai laris di gerai McDonald's
dan di Singapura.Iklannya yang terkenal mulai dari "HARI HARI TEH BOTOL" samp
ai " BUKAN TEH KALAU BUKAN SOSRO" tetap
mengiang sepanjang masa bagi konsumen minuman teh botol di tanah air kita.Pak
Sosrodjojo sudah lama meninggalkan dunia
bisnis, namun Teh Sosro tetap menjadi minuman favourite kita.
Saat ini dengan mengantongi selembar developmental license dari McDonald's Co
rporations pada Juni 2009, Group Sosro
melalui anak perusahaannya, PT Rekso Nasional Food siap mengembangkan resto s
aji cepat McDonald's di Indonesia dengan segera
membuka 75 gerai baru yang disertai fasilitas Wi-Fi, arena bermain anak, dan
drive-thru dalam lima tahun kedepan.( Bloomberg
BusinessWeek, 13-20 Januari 2010 ).

7. Memiliki sikap kerja keras dan kerja cerdas.


Li Kha-sing insan terkaya di Hong Kong dan terkaya di Asia, yang memiliki ber
bagai bidang usaha mulai dari operator
pelabuhan, property, telekom, perbankan,manufacturing, terkenal sebagai seora
ng pekerja keras, sewaktu masih berada
di quadrant employee, beliau bisa bekerja sampai 14 jam sehari, tidak jarang
kolega kolega nya sudah meninggalkan kantor,
namun Kha-sing yang jangkung masih bekerja di kantor.
Kerja keras harus disertai dengan kerja cerdas, agar hasil yang diperoleh aka
n mencapai tingkatan optimal. Bayangkan kalau
hanya kerja keras dengan mempergunakan tenaga fisik untuk mengangkat kardus
dipelabuhan dalam perhitungan bayaran dalam
kelipatan jumlah kardus, tentu tidak mendatangkan income besar, dan hanya ter
batas pada kekuatan fisik.
Lain halnya dengan kerja cerdas untuk menciptakan suatu penemuan/teknik/metod
e baru yang punya manfaat besar dalam
dunia pendidikan, misalnya metode baca dan menghafal cepat, kemudian dipatenk
an dan dijual hak patent tersebut, hal ini
akan mendatangkan income yang jauh lebih besar.
Tentu saja dalam proses pencarian/penelitian/percobaan metode itu diperlukan
kerja keras siang malam tanpa mengenal
lelah. Kembali ke Li Kha-sing yang lebih percaya kerja keras dan cerdas dari
pada nasib, salah satu sebab dia bisa menjadi
pengusaha terkaya di Hong Kong adalah memiliki sikap kerja keras dan cerdas,
menjelang Hong Kong akan dikembalikan ke
pangkuan RRC, tidak sedikit penduduk Hong Kong yang hijrah ke Canada, Singapo
re, Australia karena mereka khawatir sistim
pemerintahan, ekonomi di Hong Kong akan idem ditto dengan daratan RRC nantiny
a.
Karena kepanikan ini, harga property terjun bebas di Hong Kong, saat itulah L
i Kha-sing memborong property super murah
itu dengan senyum lebar, karena kecerdasannya telah memprediksikan keadaan Ho
ng Kong akan dipertahankan seperti semula.
Apa yang terjadi? Sampai detik inipun sistim perekonomian di Hong Kong tidak
berubah, dan harga property disana meroket
kembali ke harga semula malah lebih tinggi lagi. Bayangkan berapa keuntungan
yang diperoleh dari bisnis property pasca
Hong Kong dibawah bendera RRC terhitung Juli 1997.
BAB II BIDANG USAHA YANG COCOK UNTUK SAYA

DO WHAT YOU LOVE THEN YOU WILL LOVE WHAT YOU DO.

Tidak jarang orang bertanya apakah dirinya terlalu muda untuk memulai bisnis, mu
ngkin dia perlu bekerja terlebih dahulu
di perusahaan pihak lain untuk menimba pengalaman, setelah cukup matang barulah
dia berdiri diatas kaki sendiri untuk me
mulai usahanya sendiri. Atau sebaliknya ada pihak pihak tertentu yang merasa dir
inya sudah terlalu tua untuk memulai usaha
sendiri, karena sudah terbiasa menunggu akhir bulan menerima gaji dari boss yang
telah berlangsung puluhan tahun.
Richard Branson yang bewokan itu mendirikan Group Virgin pada umur belia 15.
Fred Deluca pada umur 17 tahun mendirikan Sub-Way, sandwich yang dipanggung dide
pan pelangga dengan motto 'eat-fresh'.
Steve Jobs mendirikan Apple Computers pada umur 18 tahun.
Michael Dell,pendiri Dell Computer yang pernah menjadi produsen PC top dunia mem
ulai bisnis pada umur 19 tahun.
Colonel Sanders mendirikan KFC pada umur 65 tahun. Dari kisah kisah nyata diatas
dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada
alasan bagi siapapun untuk memulai bisnis, apakah dia masih muda belia atau su
dah pensiun, diatas umur 60, yang penting
mereka bisa memilih bidang usaha yang cocok. Pertanyaannya, bidang usaha/bisnis
apa yang sebenarnya paling cocok untuk
masing masing individu?

Untuk menjawab pertanyaan ini, marilah kita bersama sama membayangkan andaikata
Anda memiliki banyak uang katakanlah Rp.200
milyar dan masih ingin punya kegiatan sehari-hari, nah saat itu bidang usaha apa
yang akan Anda jalankan? Mungkin ada yang
menjawab : Saya ingin buka fitness centre,karena saya hobi ke gym 4 kali semingg
u. Salon,karena saya pintar menata
rambut dan facial. Japanese resto,karena saya pintar memasak dan senang memasak
menu masakan Jepang dan pernah menjuarai
kompetisi masak. Bengkel motor, karena bongkar pasang, kutak kutik motor memang
kesenangan saya sejak remaja.Pusat latihan
Ekspor Impor, karena punya pengalaman kerja ekspor impor yang segudang.Trading c
ompany, karena sudah banyak berkenalan
dengan pembeli diluar negeri dan produsen/pabrik.Kursus bahasa Inggris, karena s
aya hobi mengajar dan telah mengarang buku
pelajaran bahasa Inggris.Toko penjahit, karena sejak jaman kuliah sudah terbiasa
dengan pekerjaan sampingan menerima jahitan
teman teman, dan ternyata jahitan saya enak dipakai dan pesanan datang tiada hen
ti.

Inilah sebagian contoh bidang usaha yang bisa dipilih dan cocok untuk yang bersa
ngkutan. Kenapa dikatakan cocok? Karena
individu tersebut memang senang, hobi, berbakat melakukan kegiatan kegiatan yang
berkenaan dengan bidang fitness,
salon, restoran Jepang, bengkel motor, Pusat latihan Ekspor Impor, Trading Compa
ny, Kursus bahasa Inggris, Tailor.

Do what you love, then you will love what you do!( Lakukanlah apa yang disukai,
maka Anda akan terus menerus melakukannya
tanpa merasa bosan bosannya, dengan demikian kreativitas pun akan timbul untuk p
engembangan usaha tersebut ).
Pilihlah bidang usaha yang sesuai dengan bakat, hobi, kesukaan Anda.
Karena Anda akan dengan senang hati mengerjakannya tanpa merasa ada beban fisik
dan mental. Seorang yang tidak sabar
melayani penjualan eceran, memaksakan diri terjun ke bisnis 7eleven convenient s
tore yang beroperasi 24jam sehari nonstop
7 hari seminggu, akhirnya akan melempar handuk karena tidak cocok dengan kepriba
diannya.
Setiap individu dilahirkan sebagai mahluk yang unik, dengan hobi, bakat, talenta
, minat, kesenangan yang berbeda satu sama
lainnya. Ada yang berbakat memainkan alat musik tanpa perlu ikut kursus pun dia
bisa memainkan berbagai peralatan musik.
Ada yang jago masak, bercocok tanam, menulis novel, melukis, menari, public spea
king, melukis, photography, pilihlah bidang
bidang usaha yang sesuai dengan hobi/kesenangan masing masing, maka yang bersang
kut akan dengan mudah membesarkan
bisnis tersebut.
Jika ada pengusaha yang mengatakan dia bosan dengan bisnis yang sedang ditekuni,
ini bertanda bahwa bidang usaha tersebut
tidak sesuai dengan kesukaannya.
Ada teman penulis yang punya usaha Business Consulting, katanya kalau dia sudah
punya tabungan Rp.100miliar, maka dia akan
pensiun dan tanpa mau bekerja lagi di Consulting, untuk kemudian menikmati sisa
sisa hidup dengan main golf dan keliling
dunia. Namun dia mengaku tetap menikmati bisnis tersebut.
Apakah dia sungguh menikmati bidang usaha tersebut? Tidak, karena dia merasa ter
paksa menekuninya, sehingga bila sudah cukup
tabungan untuk hari tua, dia akan menghentikannya.Jika dia sungguh menikmati Con
sulting, tiada kata kata akan pensiun, dia
akan menjalankannya sampai dipanggil yang Mahakuasa.

Jangan sekali kali memaksakan diri terjun kedalam bidang usaha yang tidak Anda s
ukai, sekedar untuk mengikuti tren,mengejar
laba, karena akhirnya Anda tidak bisa bertahan lama dibidang tersebut.Hanya deng
an menyukai apa yang kita kerjakanlah kita
akan melakukannya dengan sepenuh hati. Hasilnya akan menjadi optimal, problema,
tantangan yang dihadapi akan memacu kita
untuk berbuat yang terbaik.
Disini ditekankan pada segi 'inside out', yaitu melihat ketrampilan, talenta,kes
ukaan yang ada pada diri sendiri, kemudian
memulai usaha yang cocok dengan talenta tersebut.

BAB III. BAGAIMANA MENDAPAT MODAL KERJA

YOUR STRENGTHS THAT COUNT.

Setelah mengetahui persis bidang usaha apa yang ingin di jalankan, tidak jarang
terbentur oleh minimnya modal kerja(uang).
Amancia Ortega, pendiri ZARA yang memulai gerai pyamas pertama di Coruna,Spanyol
utara hanya dengan modal $25.-
Dengan sisa tabungan $105.-Pendiri KFC,Colonel Sanders memulai bisnis ayam goren
g menjajakannya dari rumah ke rumah
menawarkan ayam goreng dengan resep khasiat berasal dari Ibunda-nya.
Ron Sim, pendiri OSIM yang berasal dari Singapura, memulai bisnisnya hanya denga
n modal awal $250.-
Larry Page dan Sergey Brin mendirikan Google disebuah garasi seluas dua mobil di
Menlo Park, Silicon Valley dengan
modal kerja yang minim.
Michael Dell, pendiri Dell Computer memulai bisnisnya di kamar asramanya dengan
modal seadanya.
Bob ( Bambang Mustari) Sadino yang punya Kem Chicks Supermarket, Kem Foods, Kem
Farms memulai bisnis jualan telor
ayam broiler dari pintu ke pintu di daerah Kemang,Jakarta Selatan pada awal tahu
n 1970 dengan modal sangat minim.
Alm Ir Widya, founder BINUS, memulai bisnis pendidikan komputer Modern Computer
Coruse di satu ruangan sempit di Jl Kramat
Raya dengan modal sangat minim, kemudian ditingkatkan menjadi Akademi Teknik Kom
puter dan akhirnya jadi Universitas Bina
Nusantara(BINUS) yang terkenal dengan sekolah IT paling tenar di Jakarta dengan
berbagai afiliasi ke luar negeri.
Alm Tirto Utomo, pendiri Aqua 40 tahun yang lalu dengan bentuk home industry mun
gil dengan modal yang minim.
Penjahit ATHAM yang memulai bisnis jahit menjahit dari tetangganya, dengan sebua
h mesin jahit bekas.

Dari fakta diatas, terbukti bahwa sebenarnya modal kerja yang paling memainkan
peran adalah ketrampilan,keahlian,hobi
yang ada pada diri seseorang.Seperti ATHAM yang pandai menjahit, Alm Tirto Utomo
yang berjiwa wiraswasta,
Alm Ir Widya yang berjiwa pendidik, Bob Sadino yang berjiwa retails, Page dan Br
in, Michael Dell yang hobi komputer.

Tidak dapat disangkal bahwa modal kerja berupa uang adalah diperlukan dalam meri
ntis sebuah usaha baru,
namun itu bukanlah faktor yang mutlak.Dengan berpegang teguh pada prinsip "berci
ta cita besar tapi mulailah
bisnis dengan skala kecil"( think big start small ), maka modal kerja dalam bent
uk uang yang diperlukan akan menjadi
kecil jumlahnya sehingga tidak menjadi hambatan utama dalam memulai bisnis yang
dicita citakan.

Masalah modal sering menjadi momok bagi banyak pihak yang ingin mulai berusaha s
endiri. Kalau punya Rp.10juta, terasa
sedikit sekali, kalau punya Rp.50juta, sewa ruko saja sudah habis, seakan akan t
idak pernah cukup cukupnya. Akhirnya tidak
jadi jadi untuk memulai usaha.

MODAL ABC

Selain modal(uang), modal ketrampilan/kesenangan pada bidang usaha yang bersangk


utan, masih ada modal yang jauh lebih penting
yang sering kali tidak disadari oleh kita semua.
Itu yang dikenal dengan 'Modal ABC'( tidak ada sangkut pautnya dengan kecap ABC.
.:)yang dikenal sebagai "modal mental".

A = Attitude/sikap mental. B = Beliefs/keyakinan. C = Commitment/kebulatan teka


d.

Shiv Khera dalam bukunya yang best seller "You Can Win", menegaskan, Sikap Menta
l POSITIF(SMP) adalah segala galanya dalam
mencapai cita cita/goal hidup, SMP ibarat gas helium yang diisikan kedalam balon
, membuat balon itu terbang tinggi lurus ke
atas angkasa. Dikatakan bahwa 50% dari sebuah problema hidup akan terselesaikan
kalau problema tersebut dihadapi dengan
SMP. Dengan senjata SMP ditangan, seseorang tidak akan menyerah sebelum mencapai
tujuan, tidak ada kata kata "tidak mungkin"
bagi seorang pemangku SMP. Tidak ada kata kata "teori gampang, praktek susah" ba
gi seseorang yang telah menagntongi SMP.
Karmaka, entrepreneur yang menyelamatkan dan membesarkan Bank NISP sering berkat
a : TIDAK ADA YANG TIDAK BISA DIDUNIA INI.

Kenapa banyak orang berpendidikan tinggi yang tahu apa yang seharusnya dilakukan
, dan bagaimana melakukannya, tapi mereka tidak
pernah melakukannya. Karena mereka tidak memiliki "keyakinan yang memberi kekuat
an & tak tergoyahkan" ( Empowering and
Unshakable Beliefs=EUB ). Konon EUB adalah motor penggerak untuk memulai suatu k
egiatan apapun. Buang jauh jauh 'keyakinan yang
menghambat(Limiting Beliefs) yang selalu membisikkan "ah itu susah, itu mustahil
".Seandainya Wilbur dan Orville Wright
( Wright Bersaudara )tidak memiliki EUB,boleh jadi sampai sekarang kita akan be
rpergian dengan kapal laut tanpa bisa
menikmati kursi lebar di first class Singapore Airlines.
Dengan EUB, dan misi 'mencapai yang tidak mungkin dan menaklukkan angkasa'( To a
chieve the unachievable and conquer the sky )
pada 17 Desember 1903, Wright Bersaudara yang profesinya tukang sepeda itu mengg
emparkan dunia dengan menciptakan pesawat
terbang perdana. Terbukti disini betapa hebatnya kekuatan sebuah EUB.

Kalau saya berkata "saya usahakan deh, saya coba ya, tapi tidak janji loh untuk
menyelesaikan proyek ini" apakah saya punya
kebulatan tekad? Apakah saya punya komitmen penuh ( Full Commitment=FC). Tidak!
Dan dijamin saya tidak akan berhasil
menyelesaikan proyek tersebut. Kenapa? Karena saya tidak melakukannya dengan sun
gguh sungguh,hanya dengan setengah hati
yang tercermin dari kata kata 'tidak janji, coba'. Kalaupun dijalankan, begitu m
enemui kesulitan, langsung menyerah.
Sebaliknya kalau saya berkata "apapun yang terjadi, saya HARUS menyelesaikan pro
yek ini sesuai dengan batas waktu", ini
bertanda FC. Dengan Fc ditangan, yang bersangkutan akan mencari jalan keluar/sol
usi yang tepat, kalau tidak ada jalan, dia
akan menciptakan jalan setapak, kalau tidak kuat lagi berjalan, dia akan merangk
ak sampai ke tujuan.
Dengan modal ABC yang maha hebat ini, kita semua akan TETAP BERSEMANGAT menyongs
ong cita cita kita.

DOING BUSINESS WITHOUT CAPITAL(MONEY)!

Tidak jarang pula kita baca dalam iklan di berbagai media cetak " Memulai usaha
dengan tanpa modal". Lalu orang bertanya
apakah betul bisa memulai usaha dengan tanpa sepeserpun? Ya, bisa, jenis usaha M
AKELAR/Broker adalah bidang usaha yang bisa
dimulai dengan modal nihil. Tidak sedikit co-broke property agent yang hanya mem
perkenalkan calon pembeli kepada pemilik
property, kemudian dia mendapat komisi pecahan(shared commission) jika transaksi
jual beli itu terealisir.
Untuk itu diperlukan jaringan bisnis/business net-working yang luas, dan itu pul
a pentingnya memperluas jarangan pergaulan
( not only work, but find the network ).

Dennis Wee Property Group di Singapura tergolong 'the big five' dalam bisnis pro
perty agent, yang lainnya meliputi ERA,
PropNex, OrangeTee, Huttons. Mr Dennis Wee yang tadinya seorang pekerja pada seb
uah perusahaan surveyor, namun dia cepat
banting stir mulai menggarap ladang sewa menyewa, jual beli condominium, apt HDB
, landed house sampai estate industri.
Pada awalnya Dennis bergerak dibawah bendera property agent ERA, namun karena se
lalu menduduki bangku TOP PRODUCER, akhirnya
dia mendirikan Dennis Wee Group. Apa rahasia Dennis yang membuat dia meraih pred
ikat "Entrepreneur of The Year" dan Trusted
Brand di Singapura?
Diawal usahanya, seperti property agent lain, dia juga rajin membagikan kartu na
manya ke kotak kotak pos rumah rumah,
apartemen, tapi dia berpegang teguh pada prinsip WINNERS DON'T DO DIFFERENT THIN
GS,THEY DO THINGS DIFFERENTLY.
Dibelakang kartu namanya tercantum resep resep masakan enak,yang tampil beda dib
anding kartu nama property agent lain yang
mencantumkan kalender atau nomor telpon polisi, ambulance, rumah sakit, pemadan
kebakaran.Sehingga kartu nama Dennis sering
disimpan oleh ibu ibu rumah tangga dan ini pula yang mengingatkan para pemilik p
roperty sewaktu mereka ingin bertransaksi
propertynya.
Dennis pernah berkata, jangan khawatir jika kartu nama yang dimasukkan ke kotak
pos dibuang, justru makin sering pemilik
rumah melihat kartu nama yang sama ( dia lagi dia lagi ) lama lama jadi bosan, d
an secara tidak sengaja ingat pada nama itu.

Masih berkaitan dengan bisnis agen property, James Lee Realty(JLR), di Singapura
tergolong pendatang baru, namun sepak terjangnya
sudah terlihat akan segera menyusul bahkan melewati para seniornya.Setelah berna
ung dibawah payung ERA selama sepuluh tahun
dengan menyandang ERA Top Achiever dari tahun 1996 to 2005, Top Producer 2000, 2
001 dengan menjual tidak kurang dari 1200
unit property dengan mengantongi S$3 juta lebih komisi. James Lee akhirnya mend
irikan perusahaan property sendiri,
James Lee Realty. Kunci sukses James antara lain karena data base clientnya yang
mencapai 800 orang yang senantiasa memberikan
referensi karena pernah merasakan kwalitas pelayanan James yang begitu bersahaba
t. Sikap mental baja "never-say-die" yang
dimiliki James Lee juga menjadi alasan utama dia menjadi Top Agent.( TODAY, Dec
ember 3-4, 2005 ).

BANK LOAN.
Modal kerja juga bisa didapat dari pihak Bank dengan mengajukan permohonan fasil
itas kredit( Bank Loan ).
Pada prinsipnya, terdapat dua jenis kredit yaitu yang dijamin dengan asset tetap
seperti rumah, tanah, mobil, kapal dll.
Yang kedua adalah kredit yang diperoleh tanpa jaminan dengan asset tetap. Disini
yang diperlukan adalah nama baik/goodwill
dari diri seseorang atau yang dikenal dengan sebutan Personal Guarantee/PG.
Kredit tanpa jaminan/anggunan akan jauh lebih tinggi suku bunganya dibandingkan
kredit yang didasarkan pada jaminan.
Untuk itulah seorang entrepreneur yang cerdik akan senantiasa memperhitungkan un
tung ruginya dalam mengambil jenis kredit
yang dikaitkan dengan bidang usaha yang digelutinya.
Untuk menjalankan sebuah mini-mart yang profit margin berkisar antara 15-25% ten
tu tidak pantas mengambil kredit
dengan jaminan PG. Sebaliknya jika bidang usahanya adalah F&B, katakanlah resto
saji cepat yang profit marginnya bisa
berada diatas 30%, boleh boleh saja mempertimbangkan kredit tanpa anggunan.
Perlukah meminta pinjaman 'bank loan'? Dengan modal sendiri yang terbatas, lingk
up usaha tidak dapat berkembang menjadi
besar. Bayangkan kalau modal kerja hanya Rp.100juta, sewa ruko setahun dan perle
ngkapan kantor sudah hampir mencapai angka
ini. Untuk membuka cabang baru, modal sudah tidak memadai.
Selama perhitungan bisnis/study kelayakan membenarkan untuk meminjam dana dari b
ank dengan suku bunga yang layak dibandingkan
dengan revenue dan profit margin yang akan diperoleh, silakan ajukan permohonan
bank loan.

Saat ini bunga kredit modal usaha berkisar antara 12-14% per tahun.Untunglah Lem
baga Pembiayaan Ekspor Indonesia(LPEI)
masih sanggup memberikan kredit pembiayaan ekspor hanya 9% per tahun, ini tentu
sangat membantu dalam menghadapi gempuran
komoditi murah dari China dalam kaitan dengan Perjanjian Perdagangan Bebas/FTA A
SEAN-China.( Kompas 13 Januari 2010 ).
Konon bunga pinjaman merupakan beban biaya yang berkontribusi 40% terhadap ongko
s produksi.
Oleh karena itu suku bunga pinjaman yang lebih rendah tentu akan membantu dalam
dunia wiraswasta.

RED CLAUSE LETTER OF CREDIT.


Dalam praktek perdagangan Internasional, khususnya dalam hal metode pembayaran y
ang dilakukan melalui Letter of Credit(LC),
dijumpai pemberlakuan Red Clause LC, disini eksportir mendapat 'pinjaman modal/k
redit' dari importir diluar negeri. Seketika
eksportir menerima Red Clause LC, maka bank penyampai LC sudah membayarkan sejum
lah dana yang tercantum dalam LC tersebut
kepada eksportir walaupun komoditi ekspor belum dikapalkan dan Bill of Lading(su
rat muat) yang dikeluarkan perusahaan pelayaran
belum diserahkan pada pihak bank pencair LC. Hal ini bisa tercapai tentu disebab
kan adanya unsur kepercayaan yang tinggi dari
importir/buyer diluar negeri terhadap eksportir atau importir adalah kantor pusa
t dari perusahaan eksportir.
Kebalikan dari Red Cluase LC adalah Usance LC, dimana eksportir memberi kredit k
epada importir diluar negeri.
Seratus delapan puluh hari setelah tanggal pengapalan barang, barulah importir d
iwajibkan membayar total pembelian barang
yang dilakukan dengan LC dengan mentransfer dana kepada eksportir sesuai dengan
nilai LC ekspor tersebut.

SILENT PARTNER.
Dalam praktek, tidak sedikit pengusaha yang mendapat suntikan modal dari Silent
Partner, pihak ini yang memberikan modal
dalam posisi sebagai investor. Active Partner yang mengendalikan roda perusahaa
n, setelah mendapat kontribusi modal dan tentu
dipercaya sepenuhnya, dia akan menjalankan perusahaan dengan segala keahlian dan
pengalamannya.
Ini bisa dikategorikan dengan memulai bisnis dengan TANPA modal dalam tanda peti
k, tanpa integritas tinggi disertai
ketrampilan dan track-record yang bagus, tentu tidak gampang untuk mendapatkan k
epercayaan Silent Partner.

RESIKO BISNIS.
Sudah barang tentu semua bidang usaha akan mengandung resiko bisnis yang dapat d
iduga maupun yang tidak dapat diduga, artinya
ada calculated business risk yang secara kasar dapat diperkirakan/diperhitungkan
, misalnya dengan penanaman modal Rp.10juta
untuk menjalankan sebuah salon kecantikan, resiko yang paling buruk adalah tidak
ada pelanggan sama sekali, sehingga peralatan
yang dibeli harus dijual dengan harga murah sebagai barang bekas, mungkin masih
bisa dapat Rp.5 juta, dengan kerugian Rp.5 juta.
Sebelum sampai terjadinya resiko yang paling buruk itu, tentu harus diadakan usa
ha usaha pencegahan, jangan sampai bisnis
tersebut gulung tikar.
Untuk resiko bisnis yang tidak dapat diduga sebelumnya misalnya bencana alam dal
am transaksi ekspor impor.
Resiko semacam ini dapat diasuransikan, dengan mengalihkan resiko kepada pihak k
etiga ( maskapai asuransi ).
Berikut ini dijelaskan beberapa contoh resiko bagi seorang importir dan eksporti
r dalam praktek perdagangan Internasional.

BUYER'S RISK.
Yang dimaksud disini adalah resiko yang timbul bagi seorang pembeli/importir yan
g melakukan transaksi impor. Resiko yang
mungkin timbul disini antara lain, "keaslian/kesempurnaan barang yang diimpor",
karena bank pencair LC tidak berhubungan dengan fisik dari
komoditi impor, bank hanya berhubungan dengan dokumen pengapalan seperti Invoice
, Packing List, Bill of Lading dan lainnya.
Untuk menjamin keaslian barang impor diperlukan jasa seorang surveyor atau buyin
g agent yang melakukan penelitian sebelum
pengapalan barang dilakukan. Resiko lain adalah "barang tidak dikirim/non delive
ry risk" sampai LC berakhir, usaha pencegahan
yang dapat dilakukan adalah dengan membuka LC dengan syarat penyerahan barang FO
B ( Free on Board ), dengan demikian yang berhak
menentukan kapal dan membayar uang tambang adalah buyer, maka tidak sampai terja
di "non delivery risk".

SELLER'S RISK.
Seorang eksportir juga berhadapan dengan resiko bisnis yang disebut "FOB Trap",
artinya importir tidak mencarikan kapal untuk
mengangkut barang yang dipesan dari eksportir sampai LC berakhir. Karena dia mer
asa harga beli yang tercantum dalam LC
yang terlanjur dibuka oleh importir terlalu tinggi yang disebabkan gejolak pasar
.Untuk mencegah resiko ini diusahakan syarat
pembayaran dalam LC adalah C&F(Cost & Freight) atau CIF(Cost insurance Freight)
dengan demikian yang berhak cari kapal adalah
eksportir.
Resiko lain bagi eksportir adalah "discrepancy risk",karena importir 'menemukan'
penyimpangan atas dokumen dokumen pengapalan
yang tidak sesuai dengan syarat LC, pencegahannya adalah dengan meneliti semua d
okumen ekspor sebelum dikirim ke bank.
PELUANG BISNIS ( ada dimana ?)
Dua puluh tahun yang lalu, sewaktu Richard Branson dan keluarganya berlibur ek V
irgin Island, mereka tidak bisa terbang kembali
ke Puerto Rico, karena pesawat yang mereka tumpangi mengalami penundaan jadwal t
erbang. Sementara penumpang2 yang lain marah
marah dan mengeluh, namun Richard langsung bertanya pada dirinya 'apa yang dapat
saya lakukan?'.Terkilas dalam pikirannya :
Inilah kesempatan baik untuk memulai bisnis. Dia membawa spanduk dengan tulisan
"Virgin Airways $39 single flight to Puerto
Rico" dan berkeliling menawarkan 'bisnis' penerbangan kembali ke Puerto Rico unt
uk semua penumpang yang tertahan.Ternyata
penawarannya mendapat sambutan yang positif, dia pun segera mencharter pesawat u
ntuk tujuan Puerto Rico. Beberapa tahun
kemudian Richard Branson mendirikan perusahaan penerbangan Virgin Atlantic yang
tetap berjaya sampai sekarang.
Chandra Lie, pendiri Sriwijaya Air yang berasal dari Pangkal Pinang, Bangka, per
nah mengalami kesulitan mendapat tiket pesawat
untuk pulang ke kampungnya dari Jakarta. Terkilas dalam pikirannya untuk memulai
bisnis mencahrter pesawat untuk konsumen konsumen
didaerah Pademangan, Rajawali, Jln P Jayakarta yang banyak berasal dari Pontiana
k, Bangka, Belitung. Dari situlah awal berdirinya
Sriwijaya Air. Setelah mendapat Sertifikat Air Operation pada tahun 2003, dimula
i dengan satu armada Boeing 737-200,
saat ini Sriwijaya Air sudah memiliki 23 armada.
Kesimpulan yang bisa ditarik : peluang bisnis seringkali berada didalam permasa
lahan yang kita hadapi,andaikata
Richard Branson dan Chandra Lie tidak mengalami masalah dalam penerbangan, boleh
jadi kita tidak dapat menikmati empuknya
kursi pesawat Virgin Atlantic Airlines dan Sriwijaya Air.
Peluang bisnis tentu tidak terlepas dari informasi yang akurat.Misalnya saat ini
terdapat 20.000 pelajar dan mahasiswa yang
menimba ilmu di Singapura, ini tentu peluang bisnis untuk mendirikan student hos
tel atau indekos.

Namun demikian setelah menggenggam peluang bisnis, kita harus sungguh sungguh (f
ully committed and innovative), agar peluang
bisnis tersebut tidak lolos ke tangan pihak lain. Saat ini Dept Store Seiyu tida
k ada lagi di Bugis Junction, Singapura,
sudah berpindah tangan ke BHG. Raksasa elektronik Circuit City yang mengoperasik
an 567 gerai di Amerika Serikat akhirnya
gulung tikar pada awal 2009 dan sebagian gerai diambil-alih oleh Hhgregg,ini ada
lah contoh nyata peluang bisnis yang lolos
ke pihak lain. Peluang bisnis memang licin bagaikan belut.
Selain berada didalam permasalahan yang kita hadapi, peluang bisnis juga bisa di
ciptakan dengan peluncuran produk/jasa baru
dengan nilai tambah khusus.
Raksasa minuman ringan Coca-Cola berturut turut(2008, 2009) menempati posisi per
ingkat paling atas di kelompok 100 merek
Global Terbaik versi BusinessWeek. Produk yang paling berjasa memberi kontribusi
atas kesuksesan ini adalah Coca-Cola Zero(CCZ)
Peluncuran CCZ mendatangkan reaksi konsumen yang begitu positif. Kenapa? Karena
secara psikologis seorang yang meneguk CCZ
yang berbendera non kalori merasa dirinya begitu jantan tidak memerlukan tambaha
n kalori, lain halnya dengan Diet Coke, seolah
olah minuman soda itu diciptakan untuk seorang pasien yang senantiasa harus diet
diet...
Terbukti betapa sebuah merek memainkan peran dalam sukses atau gagalnya sebuah p
roduk.
Singapore Airlines dengan trademark maskapai penerbangan bintang lima melalui an
ak perusahaannya Tiger Airways, budget Airline yang
sungguh budget, walaupun hanya terbang satu kali sehari Sgp-Jkt, Tiger Airways m
enyapu habis pangsa pasar budget Airlines
lainnya melalui Budget Terminal , Lion-city.
value hotel Group di Singapura meluncurkan tarif budget tulen S$89 nett per mala
m memberi pukulan telak pada budget hotel lainnya
dikota Singapura.
Alibaba.com meluncurkan jasa online Business to Business(B2B) dengan menjadi jem
batan B2B bagi produsen di China dan pembeli2
di 240 negara diseluruh dunia. Pendirinya Jack Ma,mantan guru bahasa Inggris di
Hangzhou menciptakan peluang bisnis berbasis
Technology Information internet membuat nilai pasar ALibaba.com mencapai US$9mil
iar.
Memang tidak gampang menciptakan peluang bisnis baru, namun itu MUNGKIN seperti
contoh contoh konkret yang dipaparkan diatas.

PERTUMBUHAN 900%.
Produk dengan label Made in China pernah berkonotasi negatif sebagai produk bera
cun, tidak aman.Tentu kita masih ingat skandal
susu dan makanan beracun dari China yang ditarik habis habisan pada tahun 2008.
Sekarang datang berita yang tidak kalah heboh,
perhiasan imitasi asal China mengandung setidaknya 10% kadmium yang bisa menyeba
bkan berbagai macam kanker.(Kompas 14/01/2010).
Namun semua itu tidak dapat menahan lajunya Build Your Dream(BYD)di China,produs
en baterai seluler terbesar didunia dengan pangsa
pasar 30 persen dari total produksi global. Saham BYD naik 900% dari HK$8 di tah
un 2008 menjadi HK$83 pada penutupan transaksi
20/10/2009, rekor tertinggi yang tak tertandingi.( Kompas 27/10/2009 ).
Apa rahasia sukses BYD dan siapa pula yang memegang tongkat komando di BYD? Tern
yata sosok Wang Chuanfu yang merupakan perpaduan Thomas
Thomas Edison dan Jack Welch( Ini penilaian Charles Thomas Munger,Wakil Presiden
Berkshire Hathaway Corp, orang kepercayaan
Warren Buffett, investor kawakan dari AS) berada disana. Thomas Edison adalah pe
nemu nomor wahid didunia, Jack Welch adalah mantan
Chairman dan CEO General Electric 1981-2001 yang selalu berhasil menggapai goal
GE.
Apa "penemuan" Wang yang dapat dibanggakan? Penemuan pertama dan yang terpenting
adalah dia dapat meyakinkan Warren Buffett
untuk membeli 10% saham BYD, kita tahu bahwa saham perusahaan mana saja yang dib
eli oleh Warren Buffett akan langsung meroket.
Ini juga yang membuat wang menjadi orang terkaya di China dengan total kekayaan
US$5,1miliar,lantaran dia memiliki 32% saham
Build Your Dream.
Penemuan kedua, ternyata menurut perhitungan Wang, lebih murah mempekerjakan ten
aga tenaga manusia dipabriknya daripada
mesin mesin canggih untuk proses produksi. Oleh karena itu BYD saat ini mempeker
jakan kurang lebih 130.000 karyawan.
Penemuan lainnya, BYD juga melebarkan sayap dengan membeli dan mengembangkan den
gan cepat pabrik mobil di China yang hampir bangkrut
dengan model hibrida dan Wang bermimpi besar menjadikan pabrik mobil tersebut me
njadi pabrik otomotif paling besar didunia pada tahun 2025.

TITIK IMPAS ( BREAKEVEN POINT ).


Dalam menjalankan usaha, salah satu perihal yang tak bisa diabaikan adalah untuk
mengetahui apakah usaha kita mendatang
laba atau hanya kerja bakti tanpa ada keuntungan. Terlepas dari teknik perhitung
an yang rumit, secara singkat titik impas
dapat diartikan : bilamana total pengeluaran biaya biaya tetap dan variabel sama
dengan total laba bersih yang diperoleh
dalam periode tertentu.
Dalam contoh yang nyata dapat dilihat pada penjelasan berikut :
A memulai bisnis dibidang pelatihan Bahasa Inggris, dia menyewa satu lantai ruko
dengan sewa bulanan Rp.3,4juta sudah termasuk
penggunaan daya listrik, air, office boy, telpon. Gaji pengajar tunggal Rp.200.0
00,- per jam dengan waktu mengajar 4 jam
per hari, 3 kali seminggu. Total gaji untuk guru Rp.9.600.000,-per bulan ( Rp.20
0.000,-x4x3x4 ) ditambah dengan sewa ruko
Rp.3,4 juta per bulan. Total general biaya per bulan Rp.13 juta.
Andaikata biaya kursus adalah Rp.1 juta per bulan, maka dengan 13 murid, pusat p
elatihan tersebut sudah mencapai titik impas.

BAB IV. ANEKA STRATEGI BISNIS JEMPOLAN

Barack Obama memastikan diri menjadi Presiden(hitam) Amerika Serikat yang pertam
a dalam sejarah politik di Negeri Paman
Sam dengan strategi CHANGE yang singkat namun mengena di hati rakyat Amerika yan
g sudah haus dengan perubahan,mereka tidak
menginginkan nyawa anak anak muda Amerika tidak berjatuhan lagi di medan perang
Irak yang sudah mencapai angka 3000 orang.
Lain Obama, lain pula Bill Clinton, dengan strategi empathic " I feel your pain"
( Saya menyelami penderitaan Anda ). Clinton
meyakinkan para pendukungnya bahwa dia sungguh ingin merasakan suka duka hidup r
akyat Amerika Serikat, maka dia mendapat
dukungan suara yang luar biasa banyak yang mengantarkannya ke Gedung Putih.

Lain pula strategi Maestro kecantikan Indonesia Martha Tilaar dalam menghadapi k
risis ekonomi, dengan multimerek yang
disesuaikan dengan kebutuhan dan selera pasar membuat bisnisnya bertumbuh terus
20% per tahun( Edisi Minggu Bisnis Indonesia
17 Mei 2009). Untuk kalangan menengah ke atas dimanjakan dengan produk kosmetik
Professional Artist Cosmetics(PAC).Agar harga
lebih terjangkau oleh konsumen, salah satu trick untuk tetap menjaga hubungan ba
ik dengan mereka, Martha Tilaar memperkecil
kemasan produk dengan khasiat sama, dan dijual dengan harga lebih murah.
Apa strategi dr Vera mengembangkan sekolah renangnya di kawasan Jakarta barat? D
engan menambahkan dr Vera didepan Swimming School
menjadi dr Vera Swimming School. Secara psikologis, kalau sekolah renang yang di
kelola oleh seorang dokter medis, jelas orangtua
akan memilih sekolah tersebut sebagai pilihan utama bagi putera puterinya yang i
ngin belajar renang ( termasukpenulis yang pernah
mengirim dua anak kami belajar renang di sana ).

Bob ( Bambang Mustari ) Sadino,pendiri Kem Chicks Supermarket di daerah elit Kem
ang memulai bisnis pertamanya menjual telur ayam
broiler dari rumah kerumah di seputar daerah Kemang,dengan strategi menambahkan
sekuntum bunga anggrek pada setiap bungkus telur,
ternyata ini mendatangkan hasil yang luar biasa.Pelanggannya yang kebanyakan exp
atriat senang sekali karena mendapat bonus bunga
anggrek pada setiap bungkus telur yang dibeli,ini membuat dagangan Bob melaju ce
pat.

Ken Andrews dan C Roland Christensen dari Harvard mengartikan strategi sebagai i
nstrumen yang menggabungkan fungsi fungsi bisnis,
kekuatan kekuatan dan kelemahan kelemahan perusahaan untuk menghadapi pesaing pe
saing ( A tool to link together the functions of
business and assess a company's strengths and weaknesses against competitors--ST
RATEGICS, Quarum Books, London ,2000 ).

Sejalan dengan pengertian diatas, strategi sangat erat kaitannya dengan SWOT (St
rengths,Weaknesses,Opportunities, Threats)Analysis.
Dengan kekuatan kekuatan(Strengths) produk/jasa yang dihasilkan oleh perusahaan,
ini akan membuka peluang peluang bisnis baru
didalam dan luar negeri.Ini dibuktikan oleh McDonald's asal Amerika Serikat yang
mempunyai 52 juta pengunjung per hari dengan
31,600 gerai tersebar diberbagai benua, 65% dari total omzetnya diperoleh dari
pangsa pasar diluar Amerika Serikat.
Sebaliknya jika produk/jasa suatu perusahaan selalu dihinggapi oleh kelemahan ke
lemahan(Weaknesses),tanpa diperbaiki dengan
inovasi,ini akan menjadi sasaran empuk bagi pesaing/pendatang baru untuk mengamb
il pangsa pasarnya.Ancaman(Threat) semacam ini
harus diantisipasi sebelum terlambat. Hal ini dialami oleh BurgerKing, Round Tab
le Pizza,Big Boy yang hilang jejaknya dari
permukaan bumi Indonesia.
Agar seseorang atau perusahaan bisa sukses luar biasa, yang bersangkutan harus m
emiliki kemampuan, kacakapan, kehebatan yang
lebih dibanding pesaingnya. Dengan perkataan lain harus ada faktor core competen
cy. Ini yang dikenal dengan Strategist's Mantra.
Pembalap paling top didunia asal Amerika Serikat, Lance Armstrong yang pernah me
njuarai Tour de France arena balap terberat dan
tergengsi dengan jarak 2290 miles, selama tujuh kali memiliki V02(kemampuan meng
hirup oksigen dan mempergunakannya dalam tubuh)
yang sangat tinggi dan badannya memproduksi lactic acid(zat kimia yang merusak p
aru) sangat sedikit dibanding manusia umumnya.
Inilah core competency-nya. Walaupun Lance pernah terserang kanker, namun 518 ha
ri kemudian sejak keluar dari kamar operasi,
Lance sudah kembali ke arena balap. ( 23 Days In July, John Wilcockson,2004 ).

CORE STRATEGY.
Sebuah strategi senantiasa dikaitkan dengan VISI yaitu apa yang ingin dicapai ol
eh perusahaan ( What do we want to become?)
(Strategic Management, Fred R David,2009).
Visi dan misi yang jelas akan memberi arah yang jelas bagi setiap anggota organ
isasi untuk mencapai goal jangka pendek
maupun jangka panjang organisasi yang bersangkutan. Visi dan misi tersebut seyo
gianya sejalan dengan produk/jasa yang ditawarkan.
Apakah ungkapan visi(vision statement) berikut cocok untuk PepsiCo : To continua
lly improve all aspects of the world in which we
operate environment, social economic creating a better tomorrow than today.( Sec
ara terus menerus memperbaiki semua aspek kehidupan
dunia dengan menciptakan esok hari yang lebih baik). Tentu tidak! Karena tidak s
ecara spesifik menyinggung unsur minuman ringan
yang merupakan produk utamanya.

Vision Statement lainnya :


3M--to be the world's most innovation enterprise and preferred suppliers. Apa ya
ng dikehendaki oleh 3M (Minnesota Mining & Manufacturing
company)yang didirikan sejak 1902 adalah unsur inovasi. Hal ini terbukti dengan
penciptaan waterproof sand paper yang pertama
didunia,masking tape, the Post-it notes dan bermacam produk dibidang healthcare,
medical, reflextive sheeting for highway
marking.

GENERAL MOTORS-- to be the world leader in transportation products and related s


ervice. Visi GM dalam hal ini ingin menjadi perintis
product product transportasi, ini sesuai dengan core businessnya yang memproduks
i alat alat transportasi mobil.

PROCTER & GAMBLE-- to be recognised as the best consumer products company in the
world. Karena misi yang jelas inilah
membuat Procter & Gamble mencapai goal perusahaan sebagai salah satu produsen co
nsumer products terbaik didunia.

STARBUCKS Coffee-- third place away from home, away from work. Dengan aroma kopi
yang unik dan khas Starbucks, sofa empuk beludru,
musik dan wireless internet service.Starbucks Coffee menjadi tempat ke tiga untu
k bersantai sesudah rumah dan tempat kerja.
Dengan duet yang solid antara Howard Schultz, Howard Behar, Orin Smith (H2O) di
pucuk pimpinan Starbucks, H2O/air dan kopi membuat
Starbucks semakin diperlukan dalam modern lifestyle.

Pada dasarnya strategi dapat dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu STARTEGI U
TAMA(Core Strategy) dan STRATEGI PENDUKUNG
(Supporting Strategy). Seorang eksportir yang menerapkan Marketing Mix(Product,P
rice, Place,Promotion) akan menetapkan PRICE
sebagai strategi utama bilamana dia mengekspor komoditinya ke Somalia, Banglades
h yang income per kapitanya masih rendah,
yang penting bagi konsumen disana adalah harga yang miring, soal mutu produk men
jadi persoalan nomor dua.Sebaliknya jika sang
eksportir membidik negara tujuan ekspor seperti Jepang, Jerman, Australia yang k
onsumennya memiliki income per kapita cukup
tinggi dengan standard hidup yang tinggi pula, maka strategi utama akan jatuh pa
da PRODUCT bukan harga lagi.
Bagi konsumen disana mutu produklah yang akan menjadi pertimbangan utama dalam
membeli. Harga bukan masalah lagi bagi
mereka. Dengan demikian faktor harga akan masuk ke dalam supporting strategy.

FIRST and SECOND BITE TRATEGY.


Dalam menerobos pasaran internasional, momentum yang tepat tentu sangat memainka
n peran, artinya jangan sampai didahului oleh eksportir
lain, ini yang dikenal dengan sebutan FIRST BITE STRATEGY ( Strategi Gigitan Per
tama/SGP ). Namun bagi eksportir yang menganut
SGP tentu mengandung resiko, jika suatu negara yang belum populer dengan suatu p
roduk baru, misalnya sepatu kulit. Bagi eksportir
yang pertama kali mengekspor sepatu kulit ke negara tersebut , ada kemungkinan m
engalami kesuksesan atau kegagalan, karena
untuk mengajar konsumen yang sehari hari mempergunakan sandal jepit,lalu pindah
ke sepatu kulit lengkap dengan kaos kaki, ini
tentu memerlukan waktu dan energi tidak sedikit.Itulah sebabnya ditilik dari seg
i "business safety", SECOND BIT STRATEGY(Strategi
Gigitan Kedua/SGK) akan lebih tepat dalam menerobos pasaran internasional. Artin
ya setelah eksportir perintis berhasil,
langsung saja kita ikut dengan memposisikan diri dengan kondisi/penawaran yang l
ebih bersaing dengan memperhatikan 3C: Customer,
Competitor, Changes.

CUSTOMERS(satisfaction).
Hanya pelanggan yang puas dengan produk dan jasa yang akan kembali menempatkan p
esanan berikut,khususnya dalam bisnis ekspor
agar pelanggan tetap setia, ada hal hal tertentu yang perlu diperhatikan :
1. Sameday service. Jawablah semua permintaan pelanggan dalam hari yang sama, an
daikata jawaban yang tepat belum tersedia,
tetap menjawab dengan memberitahukan bahwa jawaban akan disusulkan hari berik
ut. Dengan demikian pembeli merasa di'hargai'
di'perhatikan', di 'perlakukan secara khusus' dan tidak ditelantarkan.
2. Just in time delivery. Memberi jaminan agar tidak terjadi pengiriman/shipment
yang tertunda, kalau perlu pengiriman dilaku
kan jauh lebih awal dari jadwal pengiriman terakhir(latest shipment date).Aga
r schedule produksi pembeli tidak terganggu.
3. Super-highway. Disiapkan nomor telpon hotline/toll-free khusus incoming, sehi
ngga buyer tidak mengalami kesulitan
dalam berkomunikasi lisan, disamping fax, email.
4. Souvenir. Senantiasa menyiapkan cindra mata khas untuk para buyer yang datang
dari manca negara sebagai tanda penghargaan
dan kenangan atas hubungan bisnis.
5. Knowing the like and dislike.Mencari tahu apa yang menjadi pantangan dan kesu
kaan buyer dari masing masing negara, dalam
jenis makanan, minuman dan tatakrama, agar tidak menyinggung perasaan buyers.
6. Before and after sales service.Menyiapkan fasilitas antar jemput yang tepat w
aktu pada saat ketibaan dan kepulangan buyers.
7. First class settlement on claims. Jika ada masalah mengenai mutu product, kek
urangan pengiriman, dokumentasi yang berkaitan
dengan Letter of Credit, harus diselesaikan on the spot, pada saat itu juga,
tanpa ditunda sedetikpun.

COMPETITORS.
Untuk memenangkan persaingan sebagai pendatang kedua (Second Biter/SB), eksporti
r tersebut harus menguasai teknik bagaimana
bersaing secara positif agar bisa merebut pangsa pasar yang semaksimal mungkin d
i era liberalisasi dan globalisasi yang
sarat dengan persaingan ketat.
1. QUALITYWISE. Teknik bersaing yang paling konvensional adalah dengan meningkat
kan mutu product yang meliputi nilai tambah
yang belum dimiliki product pesaing, dengan demikian,SB tidak bergontokan den
gan First Biter/FB dalam hal harga, dengan
perkataan lain, tidak terlibat dalam perang harga yang menjurus ke red-ocean.
Dengan mutu yang beda, harga satuan product
dapat ditingkatkan. Contoh yang nyata, Accu mobil yang tanpa perlu diisi air
accu tentu harganya akan jauh lebih tinggi
dibanding accu konvensional yang harus selalu diperhatikan volume air nya.
Mobil yang persnelingnya automatic tentu akan lebih mahal dari yang manual, k
arena kenyamanan yang memanjakan kaki kiri
itulah maka konsumen bersedia membayar mahal. Untuk itu perlu kreativitas tin
ggi untuk menghasilkan product product yang
senantiasa mengandung unsur 'memanjakan' dan 'melindungi' konsumen. Kenapa ka
ca mobil laminated dan tempered harganya
jauh lebih mahal dari kaca lempengan biasa. Karena laminated glass pada saat
pecah, pecahannya tidak akan melukai driver
karena dilindungi oleh lapisan plastik tebal, sementara tempered glass pada s
aat pecah akan berbentuk biji kecil ibarat
jagung yang tidak tajam dan tidak membahayakan penumpang mobil. Oleh karena i
tu eksportir laminated dan tempered glass
menciptakan blue-ocean dengan profit margin tinggi, karena kaca tersebut sela
lu 'melindungi' pemakainya.
Inilah keunggulan Blue Ocean Strategy yang senantiasa menciptakan produk deng
an fungsi, nilai tambah yang jauh lebih
tinggi yang menyebabkan perusahaan tersebut bisa tampil beda dengan harga jua
l dan profit margin lebih tinggi.

2. TIMING.Timing yang tepat dalam meluncurkan product adalah kunci dalam bersain
g.Perintis shampoo two-in-one didunia
adalah P&G, namun di Indonesia, ternyata Unilever mencuri start dengan melunc
urkan Dimension lebih awal dari
pada Rejoice-nya P&G. Ini membuat Dimension sedikit lebih unggul dalam pengua
saan pangsa pasar shampoo jenis ini di
Indonesia.Ini membuktikan bahwa salah satu teknik bersaing adalah dengan meme
nangkan momentum yang tepat.

3. PERCEPTION.
Dengan memenangkan timing/momentum, secara tidak langsung kita juga memenangk
an persepsi konsumen atas produk kita.
Seperti kasus Dimension, karena peluncurannya lebih awal dari Rejoice, maka k
onsumen akan lebih ingat Dimension daripada
Rejoice. Sama halnya dengan diterjen Rinso dari Unilever. Karena Rinso member
i persepsi yang begitu mendalam pada konsumen
dengan fungsi akan mencuci pakaian sendiri sejak hari pertama Rinso diluncurk
an dengan slogan "Rinso Mencuci Sendiri."
Maka sampai sekarangpun Rinso tetap lebih unggul dibanding diterjen lainnya y
ang datang belakangan setelah Rinso.

4. COST LEADERSHIP.
Kenapa pabrik buku tulis terbesar dan tertua di Eropa Herlitz sampai kalah b
ersaing dengan buku tulis Sinar Dunia dari
Group Sinar Mas? Karena kalah dalam komponen biaya produksi, karena Sinar Dun
ia berintegrasi hulu dengan pabrik
kertas Tjiwi Kimia. Disini terbukti pentingnya memperoleh cost yang rendah se
perti yang selalu ditekankan oleh Michael
Porter,suhu Strategi.Keunggulan komparatif ternyata sangat berperan untuk men
unjang langkah ketahap keunggulan kompetitif.
Kenapa Indomie akhirnya keluar sebagai produsen mie instant yang paling sukse
s di Indonesia? Karena dapat menekan cost dengan
integrasi hulu, hilir dengan ditunjang oleh pabrik gandum Bogasari.

5. INFRONTAL.
Bagaimana produsen produsen komputer pendatang baru seperti Apple, Machintosh
bersaing dengan raksasa IBM? Dengan
memproduksi Personal Computer yang pada saat itu tidak diproduksi oleh IBM, d
engan perkataan lain, mereka "menghantam"
IBM dengan komputer kecil, memasuki pangsa pasar yang tidak digarap oleh IBM,
dengan perkataan lain bersaing tanpa
hadap-hadapan alias infrontal.Kita tahu pada awalnya produk utama IBM adalah
Mainframe, komputer besar dengan harga
'besar' pula.
Hal yang sama dilakukan oleh Honda dan Mazda, untuk bersaing dengan Toyota, H
onda meluncurkan Honda-life dan Mazda
meluncurkan Mazda mungil(kotak sabun), akhirnya Honda dan Mazda dapat masuk k
e kelompok "The Big Five" di Negeri Sakura
untuk menjajarkan diri dengan Toyota yang saat ini mulai 'menua' dengan berba
gai masalah pedal gas maupun pedal rem
yang berkait dengan keamanan mobil Toyota yang ujung ujungnya menyebabkan anj
loknya saham Toyota.(Kompas 4 Februari 2010).

6. JUST IN TIME DELIVERY.


Dalam dunia ekspor, pengiriman yang tepat waktu mutlak tidak bisa ditawar taw
ar, karena dengan jarak yang jauh, sudah
barang tentu jadwal pengiriman harus tepat agar jadwal produksi pembeli tidak
terbengkalai, apalagi dengan sistim produksi
Kanban yang diterapkan di pabrik pembeli dimana tidak ada stock yang tersimpa
n digudang mereka disamping itu bahan baku langsung
dikirim ketempat produksi. Kalau pengapalan tidak tepat waktu seperti yang di
minta oleh pembeli, jadwal produksi menjadi
kacau.
7. FLEXIBILITY.
Untuk memenangkan persaingan, eksportir harus bertindak flexible, mudah menye
suaikan diri dengan keadaan atau berorientasi
pada pelanggan dengan senantiasa memenuhi permintaan pelanggan yang mungkin b
erbeda dari satu negara dibanding negara lain.
Misalnya dalam packaging, ada buyer dari Eropa yang tidak membenarkan total
berat kardus yang melebihi 35 kg. Pengiriman
sebagian/partial shipment atau pindah kapal/transhipment yang lebih dari satu
kali. Syarat pembayaran maupun syarat
penyerahan barang yang kadang kala memberatkan penjual/eksportir.
CHANGES.
Karena persaingan yang ketat di pasar global dalam hal trend, cita rasa yang men
yebabkan product life cycle pun semakin pendek,
hal ini perlu diperhitungkan oleh para marketer. Eksportir yang tidak dapat meng
antisipasi perubahan akan ketinggalan kereta.
Dengan Litbang yang intensif dan efektif, perubahan selera konsumen dapat didete
ksi sekaligus diantisipasi tanpa terlambat.
Dengan demikian mutu dan jenis product pun dapat disesuaikan dalam packaging, fi
tur, design, sizes, brandname dan lainnya.
Informasi pasar yang akurat tentu sangat membantu dalam mengantisipasi perubahan
selera konsumen.

Kalau Anda melewati Jalan Jend Sudirman, Jakarta, terlihat 'Sampoerna Strategic
Square' terpampang didepan gedung ex Bank Danamon.
Karena Strategic yang dimiliki oleh Sampoerna Group membuatnya menduduki gedung
beken tersebut.
Konsep Startegic terdiri dari tiga bagian yang saling berkaitan satu sama lainny
a yaitu Strategic Thinking, Strategic
Planning dan Strategic Action.Dimulai dengan sebuah ide yang strategis disusul d
engan perencanaan yang matang dan pelaksanaannya
yang tuntas.

Dalam praktek ditemukan beberapa Business Strategies yang populer seperti :( Kel
logg on Strategy, David Dranove & Sonia Marciano, 2005 )
1. Low Price.
Wal-Mart Stores, raksasa retails dari negeri Paman Sam yang memiliki lebih da
ri seribu gerai menerapkan strategi 'Extremely
Low Price' yang sudah menjadi simbol kebesarannya sejak hari pertama gerai it
u berdiri. Pada tahun 2007 Wal-Mart Store
menempati posisi paling atas dikelompok Fortune 500 yang beken dengan total r
evenue USD387miliar, mengalahkan institusi
perbankan, raksasa minyak, pabrik mobil dan bidang industri lainnya. Yang per
lu dicatat bahwa walaupun dengan harga yang
sangat bersaing,mutu product di Wal Mart tidak pernah dikorbankan.

Ditunjang dengan motto "exceeding customers' expectation", Wal-Mart melaju ta


npa bisa dikejar oleh rivalnya. Penulis
masih ingat sewaktu Wal-Mart membuka cabangnya di Lippo Karawaci Mall di tahu
n 1980-an, dengan staff-nya yang dilengkapi
perangkat ramah yang selalu bersedia membantu. Ukuran kemeja yang kami ingink
an ternyata habis persediaannya.
Mereka dengan senang hati mencatat alamat dan telpon rumah kami untuk memberi
tahu jika ukuran tersebut sudah tersedia.
Inilah salah satu kelebihan strategi bisnis Wal Mart yang jarang dilakukan ol
eh kompetitornya seperti Kmart,SEARS,
kelihatan hal ini spele tapi justru memberi kesan yang mendalam bagi pelangga
n yang selalu minta di "hargai,diperlakukan
secara unik, secara khusus dan di percaya penuh".( RUST-Respect, Unique,Speci
al,Trust ).

2. Outsource the Production Process(OPP).


IKEA,yang didirikan oleh Ingvar Kamprad, raksasa alat rumah tangga asal Swede
n,semakin melebarkan sayapnya di Singapura
yang baru punya Integrated Resorts(IR) di Sentosa lengkap dengan Casino. IKE
A baru saja membuka cabang utama ke dua
didaerah Tampines, berseberangan dengan Giant Hypermart. Dengan produk yang f
ancy dan harga terjangkau, IKEA meraih
sukses besar mengalahkan COURTS. Kalau diperhatikan kekuatan inti IKEA terle
tak pada OPP, yang menyebabkan cost of
manufacturing/COM yang rendah, karena tanpa perlu menanamkan modal besar untu
k peralatan produksi/fixed assets. IKEA
tidak perlu repot membangun pabrik di Singapura atau di negara lain tempat ge
rainya berada, cukup memperketat Quality
Control atas produk jadi yang sudah selesai dikerjakan oleh pabrik pihak keti
ga apakah sesuai dengan spesifikasi yang
digariskan. Karena OPP sangat menguntungkan dari sudut biaya dan efisiensi, p
abarik sepatu Nike juga menerapkan OPP
untuk semua produknya. Nike tidak memiliki pabrik di negara manapun.

3. Become the cost leader.


KIA, pabrik mobil dari Korea Selatan, dengan strategi Become Cost Leader (eve
n if quality is sacrified), akhirnya
bisa malang melintang di pasaran mobil dimana mana, dengan menekan ongkos pro
duksi agar menjadi perintis dalam hal
harga, dengan sedikit mengorbankan mutu produk. Inilah strategi inti yang dij
alankan KIA. Dengan mutu kelas B, tentu KIA
mengincar konsumen negara kelas B pula yang tidak menjadikan mutu sebagai fak
tor utama dalam memiliki mobil seperti
di negara sedang berkembang.

4. Cooperate with rivals.


Anda tentu setuju jika dikatakan sebagian besar stasiun pengisi bahan bakar P
ertamina di Jakarta saat ini sudah rapi,
bersih, enak dipandang mata dibandingkan sepuluh tahun yang lalu. Kok bisa? K
arena datangnya pompa bensin baru Shell
yang lokasinya strategis, luas, bersih dengan pelayanan ramah disertai bonus
bonus kupon dan minuman ringan.
Hal yang sama terjadi di Singapura, pompa bensin SPC(Singapore Petroleum Comp
any) segera berbenah diri setelah datangnya
Shell yang selalu dihadiri oleh 7-eleven,convenient store yang beroperasi 24
jam dan pompa bensin Esso yang bergandengan
STAR convenient store.
Ini menandakan persaingan itu sebenarnya tidak selalu negatif, justru sebali
knya suatu persaingan yang sehat dapat
meningkatkan mutu produk atau jasa.
Kalau tidak ada pendatang baru RIM yang tersohor dengan BlackBerry-nya, boleh
jadi Nokia akan tetap tidur nyenyak tidak
meluncurkan ponsel serie E63 dan lain lain yang dapat berfungsi menerima dan
mengirim email,boleh jadi tidak munculnya
ponsel Micxon yang berkekuatan penuh menerima berbagai siaran stasiun TV.

Namun demikian didalam kancah persaingan yang sangat ketat, bilamana ada piha
k yang merasa lebih baik "mengalah untuk menang"
tidak jarang mereka mengajak rivalnya untuk berjabat tangan dengan berbagai k
ompromi.
Terhitung 6 Januari 2010, perusahaan penerbangan JetStar yang dibawah kontrol
Qantas dari negeri Kanguru telah menanda
tangani kerjasama dalam bidang pembelian armada baru, suku cadang, pengaturan
penumpang dengan AirAsia(pemegang World's Best
Low Cost Airline versi SkyTrax 2009) dari Negeri Jiran.Konon kerjasama ini ak
an menghemat biaya operasional sampai USD 183juta
setahun.( The Straits Times,7 Januari 2010 ).
Boleh jadi strategi yang diterapkan disini oleh JetStar adalah "JOIN THEM IF
YOU CAN'T FIGHT THEM". Sinergi dalam
operasional semacam ini bukan hal baru dalam dunia bisnis, Sony dan Ericsson
yang pernah bersaing ketat dalam dunia
elektronik,ternyata bersedia bergandengan tangan menghasilkan ponsel SonyEri
csson. Contoh lain Aqua-Danone, ABN-Amro.
Jadi kesimpulan yang bisa ditarik, dalam dunia bisnis tidak ada rival yang ab
adi, yang ada hanya kepentingan bisnis yang
permanen, untuk itu fleksibilitas memainkan peran yang penting dalam kelangsu
ngan hidup sebuah korporasi.

5. SPEED THAT COUNTS.


ZARA yang didirikan oleh Amancio Ortega pada tahun 1963 di kota Coruna, bagia
n utara Spanyol dengan modal hanya USD25.-
dengan sebuah toko pyamas yang sederhana. Karena kerja keras dan cerdas, saat
ini ZARA memiliki 450 gerai tersebar di
30 negara dengan 200 perancang beken. Dengan strategi 'Fashion Now' mereka da
pat menyisihkan H&M dari Swedia dan GAP dari
negeri Paman Sam.Apa kiat bisnisnya? ternyata ZARA memang unggul dalam speed.
Mereka dapat menciptakan model baru hanya dalam
2 minggu,dan hebatnya lagi dapat menariknya secara tuntas dari rak ZARA dalam
dua minggu juga jika model tersebut tidak
diterima oleh konsumen. Sementara kompetitor lain memerlukan berbulan bulan d
alam merancang model model pakaian baru.(Taking
Ideas to Market, Tim Jones and Simon Kirby, Capstone Publishing 2002 ).

6. LIFESTYLE.
Diawal bulan Maret setiap tahun tidak kurang dari 350.000 penggemar motor ged
e Harley Davidson dengan gagah menyusuli
Dayton Beach, Florida untuk menghadiri Dayton Bike Week.
Harley Owners Group(HOG) dengan kekuatan 900.000lebih anggota membuat Harley
Davidson masuk kelompok Fortune 500 Companies
yang dikagumi dengan total revenue US$5 billion per tahun.
Apa strategi bisnis Harley Davidson sehingga bisa menguasai pangsa pasar sepe
da motor 26% di AS yang berpenduduk lebih
dari 300 juta jiwa dengan total konsumsi US$1,2 triliun ?
Jawabannya ; GAYA HIDUP. Harley Davidson menjual mimpi. Dengan classic look,
dentuman suara kenalpot yang solid nan unik,
jacket kulit hitam Harley, setiap pengendara Harley merasakan freedom, indepe
ndence dan power of life. "Riding a Harley
changes you from within. Things are different on Harley." Demikian slogan yan
g tersohor dari Harley. Saat ini HOG tidak hanya
didominasi oleh kaun pria, ternyata 12% didominasi oleh wanita yang mau hidup
dengan gaya American Legent.

STARBUCKS COFFEE dengan 3 pimpinan puncaknya Howard Schultz, Howard Behar, Or


in Smith = H2O/air mencampur kopi Eropa dan
Amerika, menghasilkan aroma khas Starbucks, ditambah dengan sofa empuk, musik
santai, wireless internet access, seaview,
menciptakan cozy ambiance yang eklusif. The Starbucks experience tampil denga
n lifestyle "tempat ketiga sesudah rumah dan
tempat kerja" membuat pengunjungnya tidak pernah berpikir dua kali untuk mero
go kocek mengeluarkan S$5,8 untuk secangkir latte.
Saat ini Starbucks Coffee sudah beroperasi di 40 negara dengan total gerai 13
.500. Target H2O tiap tahun akan menghadirkan
400 gerai baru. Apa strategi bisnis Starbucks ? GAYA HIDUP.

Sentosa Golf Club(SGC) Singapore ( S$200.000 per membership ) yang berlokasi


di pulau Sentosa penuh sesak dengan golfer
akhir pekan walau tarifnya S$516 untuk 18 holes di Serapong Course, S$421 unt
uk 18 holes di Tanjong Course. Dengan green
fee yang selangat itu, SGC tetap menjadi pilihan utama pengayun stick golf di
Singapura. Alasannya? GAYA HIDUP.
Dengan tee off di SGC yang memiliki seaview dipantai yang indah, proshop yang
eklusif,resto yang first class, para golfer
merasa dunia berada didalam genggaman tangannya!
Dengan cerita Harley, Starbucks dan Sentosa Golf Club, ternyata gaya hidup me
nciptakan banyak peluang bisnis.

KISAH NYATA.
Setelah melihat uraian tentang teknik memilih bidang usaha yang cocok, bermacam
macam modal,dan berbagai strategi, agar
tidak berawang awang, penulis akan paparkan 'kisah nyata' tentang pengolahan seb
uah pusat latihan Ekspor Impor yang pernah
penulis jalankan sebagai bisnis kecil kecilan yang sesuai dengan hobi/bakat publ
ic speaking,latar belakang
pengalaman kerja dan peluang bisnis yang ada pada tahun 1996.

Dengan latar belakang pengalaman kerja di bidang ekspor 10 tahun,ditunjang oleh


kesenangan berbicara didepan umum, dan
peluang bisnis dibidang ekspor impor dalam kaitan dengan AFTA 2003(Asean Free Tr
ade Agreement),penulispun mulai berbisnis.
Jadi terdapat unsur inside-out, sesuai dengan talenta penulis dan unsur outside-
in dengan peluang bisnis yang terbuka.
Penulis memutuskan untuk membuka INSTITUTE EKSPOR IMPOR YPI(Yayasan Pendidikan I
ndonesia) dengan mengambil lokasi di Jl.KH
Hasyim Ashari,Jakarta Pusat, Komplek Pertokoan Roxy Mas, karena pertimbangan tra
nsportasi yang gampang.Sesuai dengan strategi
THINK BIG START SMALL,(rencananya Institute ini akan dikembangkan menjadi Akade
mi Ekspor Impor)kami hanya sewa satu ruangan
yang berkapasitas 40 orang di lantai 2,blok D3, yang terdapat pintu samping naik
keatas tanpa melewati pintu depan lantai 1.
Sewa ruangan itu termasuk listrik, kursi kuliah dan telpon berharga Rp.600.000,-
/bulan.

MARKETING MIX.
Agar PRODUCT bermutu tinggi,kami mempersiapkan semua pengajar yang masih berstat
us praktisi.
1.Kepala Bagian Seksi Urusan Luar Negeri sebuah bank swasta terbesar yang mengua
sai seluk beluk Letter of Credit, untuk mata
kuliah "Seluk Beluk Letter of Credit/LC".
2.Manager Impor dari sebuah pabrik kosmetik di kawasan industri Pulo Gadung untu
k mata kuliah "Prosedur Impor".
3.Ekspor Sales Manager dari sebuah pabrik kaca (MNC dari Tokyo) untuk mata kulia
h "Prosedur Eskopr".(Penulis sendiri)
4.Manager Shipping Company yang sudah berpengalaman 20 tahun untuk mata kuliah "
SHIPPING".
5.Petugas Bea Cukai berasal dari DItjen Bea Cukai Tg.Priok yang sudah terbiasa d
engan aturan pabean untuk mata kulaih
"PENGETAHUAN PABEAN".
6.SURVEYOR/SUCOFINDO.
Untuk menambah pengetahuan tentang pemeriksaan barang impor dan ekspor, disiap
kan satu petugas Surveyor dari SUCOFINDO,
untuk mengajar mata kuliah "PEMERIKSAAN BARANG".
7.Petugas dari Deperindag.Karena semua peraturan impor ekspor berasal dari Depar
temen Perdagangan dan Perindustrian, maka
disiapkan seorang petugas dari Dirjen Perdagangan Internasional, untuk mengasu
h mata kuliah "PERATURAN DEPERINDAG".
8.Untuk menghindari resiko yang tidak dapat diduga dari bencana alam, disiapkan
seorang Manager Marine
Insurance dari maskapai Asuransi Pengangkutan Laut, untuk mengasuh mata kulia
h MARINE INSURANCE.

Dengan delapan mata kuliah ini,dan dilengkapi diktat yang dibuat oleh masing mas
ing pengajar, lengkaplah sudah semua
pengetahuan yang diperlukan untuk menyiapkan seorang importir atau eksportir ata
u mereka yang ingin kerja di perusahaan
import atau eksport.

PRICE.
Sebagai pendatang baru, kami patok harga Rp.50.000,- lebih rendah dibanding harg
a di pasaran. Tiap siswa hanya cukup membayar
Rp.400.000,-/untuk tiga bulan belajar, tiga kali seminggu @ 2jam. Ini sudah term
asuk uang pendaftaran, uang ujian, uang
legalisir ijazah oleh Kanwil Depdikbud, uang perpustakaan, uang praktek di impor
tir dan eksportir.

PROMOTION.
Teknik menjaring siswa dilakukan dengan memasang iklan di koran terbesar omplahn
ya di Jakarta yaitu Kompas, seminggu sebelum
angkatan baru dibuka. Dengan mengundang para calon siswa untuk menghadiri 'Open
House' gratis dengan snack dan aqua gelas
plastik. Pada sesi open house, dipaparkan siapa pengajar, bahan yang dipakai, f
asilitas perpustakaan ekspor impor, tempat
praktek kerja singkat.

TAMPIL BEDA.
Agar tidak idem ditto dengan Lembaga Pendidikan Ekspor Impor Lainnya, disiapkan
YPI Export Club, dimana ex siswa siswi
diberi kesempatan untuk menjadi anggota club dengan fasilitas dapat menghadiri t
emu wicara yang diadakan satu bulan satu
kali dengan pembicara pembicara dari berbagai profesi.Diberikan clipping export
import mutakhir agar ex siswa siswi tidak
ketinggalan dengan peraturan terkait dan dunia ekspor impor.
Disamping itu dilengkapi dengan buku cetak SEBELAS STRATEGI DASAR PEMASARAN EKS
POR dan TEKNIK DAN
STRATEGI BISNIS EKSPOR DI INDONESIA, pengarangnya adalah penulis sendiri.
TITIK IMPAS per angkatan ( 13 siswa )
1.Sewa ruang 6x6mtr Rp.600.000,-x 3bulan..............................Rp.1.800.
000,-
2.Gaji guru 3 x2jam x 4minggu x 3bulan x Rp.35.000,-.................. Rp.2.520.
000,-
3.Pegawai admin Rp.150.000,-x3bulan....................................Rp. 450.
000,-
4.Foto copy diktat, alat tulis,legalisir ijazah........................Rp. 80.
000,-
5.Iklan Rp.100.000,- x 3...............................................Rp. 300.
000,- total Rp.5.150.000,-
Dengan 13 siswa x Rp.400.000,-.................................................
............Rp.5.200.000,-

Pada angkatan pertama, hanya terjaring 5 siswa,agar tidak kelihatan kelas kosong
, didatangkan 5 teman untuk mengisi
kelas. Karena Institute YPI ini belum dikenal oleh masyarakat luas.
Namun pada angkatan ke 5, kelas Senin, Rabu, Jumaat,terisi penuh, sehingga perlu
dibuka kelas tambahan Selasa,Kamis,Sabtu
tetap dengan jam belajar 19.00-21.00.

JADILAH PEMENANG BUKAN PECUNDANG.


Namun karena krisis moneter melanda di tahun 1998 yang menghancurkan perekonomia
n nasional dan regional,mimpi besar
Institute YPI untuk dijadikan Akademi Ekspor Impor tertunda. Pada waktu itu bany
ak terjadi pemberhentian pegawai,
pengangguran semakin bertambah. Siswa secara pelan tapi pasti berkurang, sampai
akhirnya tidak bisa mencapai titik impas.
Strategi penyelamatan dijalankan dengan menciutkan jangka waktu belajar dari tig
a bulan menjadi satu bulan dengan memfokus
pada paket BAGAIMANA MEMULAI EKSPOR, yang meliputi mata kuliah : prosedur ekspor
, kalkulasi ekspor, strategi ekspor, yang
menjurus ke MEMULAI USAHA SENDIRI tanpa menggantungkan diri pada majikan.
Seorang pemenang/winner selalu memilih bertanggung jawab atas tindakan sendiri,
tidak menyalahkan pihak lain, keadaan, situasi
yang kurang menguntungkan. Seorang pecundang/victim menyalahkan semua pihak didu
nia, kecuali dirinya sendiri.
Kalau kita tidak bisa merubah suatu keadaan yang sifatnya global, maka berusahal
ah merubah diri untuk menyesuaikan dengan
keadaan yang sulit dirubah.
THE MICROSOFT WAY.
Dengan keputusan tidak melanjutkan study di Harvard Law School yang beken itu, s
eorang anak muda berusia 20 tahun, Bill Gates
telah memilih jalan hidup yang tepat. Bersama sobat karibnya Paul Allen, mereka
mendirikan software company Microsoft pada
tahun 1977 di Seatlle. Dengan visi "A computer on every desk and in every home,
running Microsoft Software." Bill Gates berhasil
menjadi orang terkaya didunia.
Apa strategi bisnis Bill Gates yang berhasil membuat saham Microsoft meroket dar
i $2 ditahun 1986 menjadi $105 per lembar pada
tahun 1996 yang membuat Bill Gates menjadi billionaire dan banyak koleganya menj
adi millionaire?

1. Jeli melihat peluang bisnis dan menangkapnya tanpa terlambat.


2. Mempekerjakan hanya yang terbaik.
3. Kerja keras.

Ketika Frank Cary, Chairman IBM pada Agustus 1981 memutuskan mulai memproduksi P
C untuk menyaingi Apple, untuk mempercepat
proses produksi, IBM mencari supplier Operating System untuk product PC tersebut
. Tanpa ragu ragu Bill Gates berjuang siang
dan malam untuk meyakinkan IBM, akhirnya Digital Research Inc dapat dipinggirkan
oleh Bill Gates dan MS-DOS Microsoft dipakai
untuk setiap unit PC yang diproduksi oleh IBM dan Microsoft berhak pula menjual
Operating System tersebut ke pembuat PC
lainnya.Peluang bisnis yang ditangkap oleh Bill Gates inilah merupakan awal yang
baik bagi Microsoft mendunia menciptakan
lembaran sejarah baru.
Hire only smart people with stock options. Untuk mempertahankan mutu produk diba
wah bendera besar Microsoft, Bill Gates
hanya mempekerjakan top graduates dari top school. Sudah menjadi rahasia umum ba
hwa Microsoft tidak membayar gaji terlalu
tinggi bagi top programmers-nya. Untuk membuat orang orang pintar betah di Micro
soft, Bill Gates menawarkan stock options.
Mayoritas karyawan diberi kesempatan untuk membeli saham Microsoft dengan harga
tetap yang berlaku ke depan. Kenaikan nilai
saham yang cepat, membuat tidak kurang dari 2200 karyawan Microsoft berhasil mer
ubah status mereka menjadi millionaire pada
tahun 1989.Ini membuat semakin banyak orang 'pintar' dari seantero dunia yang se
makin berebutan masuk Microsoft dan membuat
Microsoft semakin solid posisinya di dunia software dan tak terkejar oleh lawan
lawannya.
Bill Gates dikenal sebagai seorang technologist yang mahir merubah visi teknolog
i kedalam market strategy. Dia menghabiskan
rata rata 12 jam setiap hari dari Senin sampai Jumaat, untuk akhir pekan tidak j
arang dia bekerja 8 jam, dan hal ini menular ke para
top programmers nya yang melakukan pekerjaan riset di kampus Redmond Microsoft d
i Washington. Sambil menyantap pizza dimeja
kerja mereka beserta soft drink dan kopi yang disediakan perusahaan, executives
Microsoft tanpa pernah merasa bosan untuk bekerja
lewat waktu.
Dengan planning yang matang, goal yang jelas, senantiasa berorientasi pada hasil
, menghargai pelanggan, para executives
Microsoft menjangkau setiap segi kehidupan manusia melalui kehebatan software, s
alah satu contohnya adalah ENCARTA,
ensiklopedia yang dihasilkan oleh Microsoft.
Bill Gates yang nama lengkapnya William Henry Gates pernah berkata : hanya denga
n informasi yang akurat seorang dapat sukses dalam bisnis
( I have a simple but strong belief, how you gather, manage, and use information
will determine whether you win or lose ).
Oleh karena itu Bill Gates memiliki sebuah PC khusus dimeja kerjanya yang berfun
gsi memonitor gerak gerik lawan bisnisnya
dalam peluncuran produk baru, interaksi dengan pelanggan dan lainnya.
Disamping itu Gates memang memiliki business vision yang jauh kedepan, yang mena
ndakan ciri khas seorang entrepreneur ulung, sejak
Sejak awal dia sudah melihat software adalah lebih memainkan peran sementara par
tnernya Paul Allen berpendapat mereka mesti
masuk ke hardware dan software. Dengan visi inilah Microsoft selalu berjalan did
epan dengan senantiasa menciptakan produk baru yang
semakin lengkap fiturnya mulai dari MS-DOS, Word, Excel, Office, Mail, Windows,
NT, Windows 95, Windows 98, Windows 7, para
executivenya di Redmond Campus tidak menanti peluang tapi sebaliknya mereka men
ciptakan peluang bisnis untuk Microsoft.
Gates juga pegang prinsip "Lebih baik membasikan produk sendiri dari pada dibasi
kan oleh lawan bisnis." ( It's much better to make
your own products obsolete than allow your competitor to do it, demikian Bill Ga
tes sering mengingatkan staffnya.)
Hal ini dibuktikan dengan peluncuran Windows 95 pada 24 Agustus 1995 yang sukses
luar biasa disusul dengan gebrakan Internet Strategy
Day pada 7 Desember 1995, dengan integrasi internet support kedalam software Mic
rosoft.
Padahal saat itu para analyst melamarkan dengan kedatangan Internet akan memberi
pukulan berat bagi Microsoft.Ternyata jauh jauh
hari ditahun 1991 Microsoft sudah mempekerjakan ahli Internet J. Allard yang sec
ara pelan tapi pasti membangun basic internet networking
protocol ke dalam Windows NT untuk server dan desktop yang kemudian berlanjut ke
dalam online service MSN.
Inilah kehebatan Gates yang bisa senantiasa merubah technical vision ke dalam ma
rket strategy membuat Microsoft tetap memegang tongkat
komando di Information Super Highway dengan memasang operating system dan basic
application program di lebih dari 170juta komputer di dunia.
Tidak heranlah jika orang menjuluki The Microsoft Way is THE WAY TO ATTACK THE F
UTURE yang selalu berjalan didepan.

THE GOOGLE WAY.


Tepat pada 7 September 1998, Google Inc secara resmi berdiri di Silicon Valley.
Dua orang sobat akrab alumnus Stanford, Larry
Page dan Sergey Brin memulainya di sebuah garasi mobil selebar 2 mobil di Menlo
park dengan sebuah ruang tambahan seluas
180m2 dengan sewa sebesar $1700 per bulan.
Sebelas tahun kemudian, pada setiap Jumaat, semua karyawan Google akan berkumpul
di Charlie's Cafe Building 40 untuk acara TGIF
Snack, bir, minuman ringan disediakan. Page dan Grin akan berdiri dipodium untuk
menyampaikan kinerja sepekan dan menjawab setiap
pertanyaan karyawan. Keluarga besar Google yang berada diluar California dapat m
engikuti acara ini melalui video conference.
Bagi karyawan yang baru bergabung dengan Google akan diperkenalkan pada para sen
iornya pada acara ini.
Saat ini Google menguasai 71% share of searchs di AS dan 87% di Inggris. Dengan
mengakuisisi Double Click di tahun 2008 Google
semakin memperkuat posisinya dengan menguasai 69% online ad serving. Pencari inf
ormasi yang ingin memperoleh info apa saja,
cukup ketik topiknya, dalam waktu kurang dari sedetik, jawaban lengkap sudah did
epan layar komputer. Dengan pendapatan iklan
lebih dari $20miliar per bulan Google menggenggam dunia. Walaupun saat ini ada s
edikit benturan dengan pemerintah China atas
sensor pada Google cn. yang beroperasi di China sejak 4 tahun yang lalu, namun i
ni tentu bukan halangan utama bagi Google
untuk tetap mengepakkan sayapnya di negeri berpenduduk terbesar didunia dengan p
angsa pasar internet terbesar pula.

Apa strategi bisnis Google yang membuatnya melejit dalam waktu yang relatif sing
kat?
"Our goal is to change the world", CEO Google Eric Schmidt berseru dengan suara
lantang.Bagaimana caranya untuk merubah dunia
menjadi tempat tinggal yang lebih enak bagi para pencari data?
1. Keterbukaan
2. The Two-hour Rules.
3. Hanya mempekerjakan yang terbaik.
4. Your worst customer is your best friend.
Dengan keterbukaan dan keakraban yang tercermin dalam acara TGIF yang diadakan s
etiap Jumaat dengan melibatkan seluruh
karyawan, terlihat keterbukaan yang terjalin diantara pimpinan dan seluruh anggo
ta keluarga besar Google, keterbukaan inilah
yang merupakan awal dari terciptanya ide ide baru yang membuat Google senantiasa
berada di jalur inovasi yang tiada henti
dengan produk produk Gmail, Google Maps, Google Earth, YouTube. Dengan The two-h
our Rules dimana karyawan Google diberi
kesempatan 2 jam setiap hari untuk bebas "berkhayal" ide ide baru didalam jam ke
rja, karena diberi kelonggaran yang khusus ini,
para karyawan sungguh merasakan perlakuan yang khusus, sebagai balas jasanya mer
eka berusaha keras untuk menciptakan produk
produk baru yang lebih banyak nilai tambahnya untuk mematahkan produk lawan bisn
isnya. Sampai sampai pendiri Microsoft pun tidak
berani memandang Google dengan sebelah mata. "I fear someone in a garage who is
devising something completely new", demikian Bill
Gates pernah berkata.
Boleh jadi karena kedua pendirinya adalah penyandang Ph.D dalam ilmu komputer, m
aka Google hanya ingin mempekerjakan lulusan
lulusan terbaik dari perguruan tinggi terbaik dengan jenjang S2,dengan prinsip i
ni pula, standard produk Google dapat terjamin
dari masa ke masa.
Disamping itu, Google selalu berprinsip pelanggan yang sulit justru merupakan te
man baik perusahaan karena keluhan mereka
akan menjadi umpan balik yang bermanfaat besar bagi perbaikan mutu produk atau s
umber ide untuk menghasilkan produk yang
lebih unik.

THE BREADTALK WAY.


Tidak dapat disangkal bahwa pada saat ini gerai roti yang paling dikenal di Sing
apura yang hanya berpenduduk 4,8juta jiwa
adalah BreadTalk yang didirikan oleh pasangan George Quek dan istrinya Khaterine
.
Pada awal tahun 2000 mereka mulai mengibarkan bendera BreadTalk dilokasi lokasi
strategis seperti didepan pusat perbelanjaan,
disamping stasiun kereta api bawah tanah/MRT. Kenapa memilih nama BreadTalk? Kar
ena George dan Khaterine ingin rotinya
berbicara kepada para pelanggan. Agar bisa berbicara, mutu roti harus nomor wahi
d dan tampil beda dibanding roti roti lainnya
yang sudah berjamuran dipasar. Salah satu ciri khas BreadTalk adalah dapur tempa
t menyiapkan roti di perlihatkan secara
transparant kepada calon pembeli, ini membuat calon pembeli yakin akan kebersiha
n pemanggangan dan 'koki' yang menyiapkannya.
Ini pula salah satu strategi bisnis BreadTalk yang membedakan diri dengan toko r
oti lainnya.
Berdirinya BreadTalk sebenarnya karena "terinspirasi" oleh Chic Bakeries dari Je
pang, Taiwan dan Hong Kong.
Adalah ide Khaterine pula yang terinspirasi oleh bubur serpihan daging babi(pork
floss porridge) yang pernah
disantapnya semasa kecil. Lahirlah "Pork Floss Bun/PFB" yang terbuat dari serpih
an daging, ditambah krim manis dari telor,
dibungkus dengan roti empuk. Inilah produk perdana BreadTalk yang menggemparkan
yang membuat BreadTalk naik daun dengan menjual
lebih dari 1,3juta buah PFB di tahun 2000.
Tidak berhenti hanya sampai disitu, pada tahun 2005 BreadTalk Group melebarkan s
ayapnya dengan mendirikan ToastBox, warung
kopi dengan cita rasa tempoe doeloe disusul dengan FoodRepublic, food court serb
a lengkap yang mengumpulkan semua jenis masakan khas
Singapura dibawah satu atap, ditambah dengan gerai permen The Icing Room dan The
Bijoux Cake Boutique, saat ini BreadTalk
Group sudah menyebar ke 12 negara termasuk Indonesia dengan total gerai yang men
capai angka 300. Tahun 2008 BraedTalk
memperoleh omzet S$212,2juta dengan kenaikan 35,5% dibanding tahun 2007.
Apa strategi bisnis yang dijalankan oleh BreadTalk yang membesarkan gerai roti
itu?
1. Pandai melihat peluang bisnis. Sebenarnya peluang bisnis itu ibarat belut yan
g berada dibawah lumpur, tidak banyak
bergerak dengan warna kulit yang menyerupai tanah, untuk menemukannya diperlu
kan kejelian khusus. George dan Khaterine
melihat peluang bisnis di Taipei pada tahun 1986, mereka mendirikan gerai per
men "dragon beard candy", hanya dalam waktu
6 bulan, gerai tersebut berkembang menjadi 5. Setelah kembali ke Singapura pa
da tahun 1993, mereka melihat peluang bisnis
food court, berdirilah Food Junction, tapi akhirnya mereka lepas Food Junctio
n ke pihak lain setelah membesarkannya.
2. Mudah terinspirasi. Berpuluh puluh tahun yang lalu,ada seorang kartunis muda
bernama Walt Disney yang seringkali mendapat
tolakan dari editor surat kabar setiap kali dia mengirimkan contoh contoh kar
tunnya untuk dimuat. Suatu hari sewaktu
dia diminta oleh pengurus gereja untuk menggambar kartun, dia melihat seekor
tikus kecil yang lari melewatinya. Dia
"terinspirasi" oleh tikus tersebut, itulah titik awal timbulnya ide tentang M
ickey Mouse. Selanjutnya adalah sejarah.
Begitu juga dengan BreadTalk, George dan Khaterine "terinspirasi" oleh Chic
Bakeries di Jepang, Taiwan, Hong Kong.
Oleh karena itu, kita perlu banyak "melihat", "mendengar", "membaca" dan tent
unya "merenung". Misalnya pada saat kita
makan di food court Plaza Senayan, kita bisa melihat mana outlet yang paling
ramai, antrian panjang, lalu dicari sebabnya
mungkin makanannya lebih segar, penyajian lebih cepat, harga lebih pantas, pe
njualnya lebih ramah dan lain lain, di"renungkan"
agar "terinspirasi" untuk memulai bisnis yang lebih bagus, lebih bernilai tam
bah untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang
selama ini belum dipenuhi oleh produsen lain.
3. Pengembangan produk yang tiada henti. Ini sesuai dengan moto perusahaan Jepan
g yang berbunyi KAIZEN, artinya perbaikan
yang terus menerus, berkesinambungan yang disesuaikan dengan permintaan pasar
/konsumen.Setiap 6 bulan BreadTalk meluncurkan
produk produk baru seperti Curry Dozo, Frentaigo dan lainnya.

4. BreadTalk juga menerapkan strategi menjual produk dengan harga rendah pada aw
al bisnis,namun dengan produk bermutu tinggi
( harga kaki lima, mutu bintang lima ). Boleh jadi inilah yang disebut Tung D
esem Waringin sebagai jurus Orchard Road,
jika konsumen sudah tahu rincian produk yang ingin dibeli, sengaja diberi har
ga murah agar mereka tertarik.

KEKUATAN SEBUAH INOVASI.


Super Star Jackie Chan melancong ke Singapura dari 30 maret s/d 2 April 2009 dal
am rangka promosi film terbarunya Shinjuku
Incident(SI) yang konon menghabiskan US$25 juta dalam produksinya dibawah sutrad
ara tersohor Derek Yee.
Ada apa yang baru dalam SI? Jakie merubah peran konvensionalnya yang berbau kome
di menjadi individu yang 'keras'.Disamping
itu Jackie yang biasanya mendikte karena selalu berperan ganda sebagai pemain ut
ama dan sutradara, kali ini dia didikte Derek
tanpa berkutik. Jackie mau membuktikan dia memang seorang aktor tulen yang bisa
memainkan berbagai peran dengan risiko bisa
bisa fan-nya memberi penilaian negatif.
Ini adalah langkah Jackie yang terhitung berani untuk melakukan 'perubahan' untu
k mempertahankan popularitasnya di layar lebar
Boleh jadi Jackie ingin mengikuti jejak Barack Obama yang terkenal dengan moto s
ingkat CHANGE! yang mengantarkannya ke Gedung
Putih menjadi presiden AS yang ke 44.
Agar tidak ketinggalan dalam persaingan bisnis maupun bidang profesional lainny
a, perubahan yang kreatif dan inovatif
mutlak diperlukan. Kenapa Polaroid yang bisa menghasilkan foto instant dalam 60
detik harus gulung tikar di tahun 2001? kenapa
Dept Store Daimaru asal Jepang bubar di Singapura sementara rekan senegaranya Ta
kashimaya di Orchard Road tetap berjaya?
Kenapa Factory Donut di Singapura yang sebelumnya diramaikan antrian berjam jam
dengan batasan tiap pembeli hanya boleh
membeli max 2 lusin, saat ini jadi sepi sepi saja?. Kenapa Round Table Pizza di
Jakarta harus gulung tikar, sementara Pizza Hut
semakin ramai pengunjungnya? Jawabannya karena mereka kurang inovatif untuk meng
antisipasi want dan need-nya pelanggan dari
waktu ke waktu.
Apa sebetulnya Inovasi? Secara singkat Inovasi dapat diartikan sebagai tindakan
mencari metode baru untuk melakukan sesuatu.
Cynthia Barton Rabe dalam bukunya "Innovation Killer" mendefinisikan Inovasi seb
agai penerapan suatu ide yang mendatangkan
perbaikan yang bernilai ( Innovation is the application of an idea that results
in a valuable improvement ).
Ini sejalan dengan prinsip MNC Jepang yang selalu menjunjung tinggi moto KAIZEN
yang berarti kebijakan perbaikan yang terus
menerus dalam mutu dan jasa disesuaikan dengan kehendak pelanggan.Ambillah conto
h Sony yang terkenal dengan produk Walkman di
tahun 1980an. Namun karena Sony kurang inovatif, akhirnya Samsung dapat melewati
nya dengan produk produk yang lebih bernilai
tambah yang mendunia.
Seringkali dikatakan bahwa sebuah ide yang brilliant adalah lebih penting daripa
da uang. Bukan masalah kekurangan uang yang
membuat seseorang tidak maju, tapi sebaliknya kekurangan ide lah yang membuat se
seorang mandek, lari ditempat, tidak maju maju.
Karena yang bersangkutan tidak tahu apa yang harus dilakukan lantaran kehabisan
ide.
Ide berasal dari mimpi/khayalan ( Everthing starts with a dream).Semasa kanak ka
nak, kita sering bermimpi yang hebat hebat,ingin
menjadi pemain tenis meja nasional, karateka ban hitam, pengacara Internasional,
penterjemah, notaris dan lainnya. Karena
pada masa tersebut kita tidak diganggu oleh pencuri impian(dream stealer), karen
a pada masa itu kita belum memiliki banyak sobat.
Setelah menanjak dewasa, pergaulan kita meluas, ada teman kuliah, teman kerja, t
eman olah raga. Sebagian teman inilah yang kadang
kadang membisikkan nada nada negatif yang menghalangi mimpi indah kita dan membu
at kita ragu ragu dalam melangkah menggapai
impian kita.
Seseorang bisa menemukan ide baru dalam bisnis, bilamana yang bersangkutan berad
a dalam keadaan santai, sedang jogging,
berenang, sedang di fitness centre, di perpustakaan, dipantai. Hal ini berlaku b
eda antara satu individu dan individu lain.
Rutinitas adalah penyebab utama kenapa seseorang tidak mendapat ide baru. cara y
ang sederhana untuk menghindari rutinitas
adalah dengan senantiasa melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda, bervariasi
dari waktu ke waktu. Lakukanlah jenis
olah raga yang berbeda, makan siang dengan menu berbeda, menyiram tanaman dengan
cara berbeda, mencoba teknik baru swing
bola golf, menempuh jalur baru pada saat berangkat dan pulang kerja.
Dennis Sherwood dalam bukunya Innovation Express memberi petunjuk, untuk mengga
li ide baru dalam bidang apa saja, selalu
mengajukan pertanyaan : BAGAIMANA AGAR SESUATU BISA TAMPIL BEDA? ( How might thi
s be different?)

Bagaimana agar restoran baru A tampil beda dibanding restoran B? Ajukan pertanya
an2 yang berkaitan dengan perihal restoran.
Mulai dari waiter, chef, buku menu, garpu sendok dll. Waiter harus tampil beda d
engan murah senyum dan gesit saat menyambut
tamu. Cara melatih senyum dengan menggigit sumpit( ini cara penyelenggara Olympi
c Beijing melatih senyum bagi personilnya ).
Agar bisa gerak cepat, waiter dilengkapi dengan sepatu roda. Agar restoran A tam
pil beda, unik, tanpa dilengkapi chef, lalu
siapa yang memasak? Para tamu dipersilakan masak sendiri dengan menu kesukaannya
, kalau demikian halnya, restoran A akan
tampil sebagai restoran BBQ dengan mengambil lokasi di pantai Ancol disertai den
gan musik rock yang cocok untuk anak anak muda.
Lalu target audiencenya adalah pasangan pasangan muda yang menjunjung tinggi fre
edom.
Contoh diatas tentu tidak terlepas dari faktor kreativitas yang selalu melihat k
emungkinan/possibilities.
Dua ribu tahun yang lalu, RRC adalah negara yang paling maju didunia, mereke sud
ah bisa membuat roket dan bahan peledak pada
saat itu meninggalkan negara lain termasuk AS. Karena para scientist nya hanya b
ersandar pada fakta ( fact to fact ) dan
tidak ingin 'berkhayal' dengan kemungkinan kemungkinan, lama kelamaan RRC terti
nggal jauh. Syukurlah saat ini mereka sudah
bisa mengejar ketinggalan dengan datangnya sang 'pembuka pintu' Teng Sia-phing.
Untuk berlatih kreatif bisa dilakukan dengan memfokus pada satu object.Misalnya
object pensil, ajukan sebanyak mungkin pertanyaan
yang berkaitan dengan pensil. Warnanya? bentuknya? fungsinya? harganya? dibuat d
ari bahan apa? dibuat dimana? adakah media baru
pengganti pensil? Apakah warnanya dapat dirubah? Adakah bentuk lain yang lebih m
enarik? Bisakah fungsinya ditambah? Apakah
harganya cukup memadai? Bisakah bahan pensil diganti? Teknik ini juga membantu m
elatih konsentrasi dan mencari berbagai
kemungkinan, peluang baru dalam bisnis.

Changi Airport( Terminal 1,2,3) yang terkenal dengan seribuan petugas kebersihan
, dikalahkan oleh Incheon Seoul International
Airport dan Hong Kong International Airport, kok bisa? Karena Changi 'tidur' nye
nyak setelah bertahun tahun meraih predikat
The Best Airport diantara 190 airport didunia.Selain Changi Airport, kita lihat
kasus peluncuran Apollo, karena terperangkap
oleh keberhasilan peluncuran2 Apollo sebelumnya, para senior di NASA kurang inov
atif mencari terobosan baru yang menyebabkan
Apollo 13 meledak di angkasa pada 15 April 1970 ( bukan disebabkan angka 13 ). E
nam belas tahun kemudian pada tgl 28 Januari 1986,
Challenger meledak lagi ( bukan disebabkan namanya PENANTANG=Challenger).

Ada pepatah mengatakan 'Life ends when we stop dreaming'. Perusahaan 3M(Minnesot
a Mining & Manufacturing Company) yang terkenal
sebagai perusahaan yang sangat inovatif memberlakukan '15% rule' bagi karyawanny
a untuk bermimpi mencari ide baru,
dengan menggunakan 15% dari jam kerja yang ada, terbukti, mereka dapat memikirka
n bagaimana memanfaatkan lem yang tidak
berfungsi lagi, lahirlah 'the Post-it note' yang merupakan trademark 3M.
Hambatan inovasi adalah kita jarang mau 'bermimpi' mengkhayalkan sesuatu yang la
in dari pada yang lain, yang kontroversial
dengan proses berpikir yang beda, yang oleh Edward de Bono diisitilahkan sebagai
'lateral thinking'. Misalnya membayangkan
bagaimana jika(what if) sebuah pesawat terbang mendarat terbalik dengan atap pes
awat menyentuh landasan pacu?
Kalau ditelusuri, maka atap peswat tersebut harus dirancang super solid,bagaiman
a merancang atap yang extra kokoh itu? Bahan
apa yang harus digunakan untuk menjaga agar pesawat tidak meledak pada saat pemb
enturan keras antara atap dengan landasan pacu?
Bagaimana tanki bahan bakar harus dirancang? Bagaimana pula dengan safety belt y
ang dapat melindungi para penumpang agar tidak
terjungkil balik dari tempat duduk? Ujung ujungnya akan mendorong berpikir kreat
if yang kemungkinan menghasilkan seperangkat
asesori baru dalam pendaratan darurat dimana roda peswat mengalami kemacetan ( i
ni pernah terjadi ).
Jika kita fokus, konsentrasi dengan mengandai andai pada suatu masalah/ide, bisa
saja menghasilkan sesuatu yang baru(When you
focus, things expand in quality and quantity).
Hambatan inovasi lainnya adalah ruang lingkup yang nyaman(comfort zone),karena s
udah 'enak' di dalam suatu keberhasilan bisnis
sehingga jarang lagi memikirkan produk/jasa baru. Nokia yang terkenal dengan per
intis ponsel karena lama menikmati penguasaan
pangsa pasar yang sangat besar,sehingga mereka menjadi kurang inovatif dan dilew
ati oleh RIM dan Apple dengan Blackberry dan
iPhone di high end market.
BAB V. CUSTOMERS CARE YANG JITU

Suatu sore di akhir bulan Desember 2007, penulis ngopi di sebuah cafe, lantai da
sar Novena Square, Singapura, dengan memesan
sepotong tuna sandwich dan secangkir hot capuccino. Penulis minta agar sandwich
tersebut dipotong, dengan muka kurang bersahabat
(mungkin jarang ada permintaan seperti itu) pelayan berseragam biru memotong san
dwich itu menjadi dua, padahal yang penulis
kehendaki adalah dipotong menjadi 3 bagian. Setelah ditanya, sang pelayan tetap
bertahan tidak sudi memotong sesuai permintaan,
dengan alasan standard kerja mereka hanya potong menjadi dua.

Tanggal 2 April 2009, penulis balik melancong Novena Square lagi, cafe tersebut
sudah tutup. Ini tentu bukan contoh Customers
Care yang patut diteladani, boleh jadi karena pelayanan yang kurang baik, pelang
gan berkurang akhirnya cafe tersebut gulung tikar.
Kalau Anda berkunjung ke Hotel Ritz Carlton Singapura, dan Anda ingin ke toilet
dan tidak tahu dimana letak toilet di lobi hotel
tersebut, Anda akan dituntun sampai ke depan toilet, bukan ditunjuk dengan tanga
n pada arah toilet. Luar biasa memang, Ritz
Carlton menerapakn prinsip RUSH ( Respect, Unique, Special,Heart ).Tamu hotel di
hormati, diperlakukan secara unik, khusus dan
lebih penting lagi mereka dilayani dengan "hati yang tulus". itulah sebabnya Hot
el Pan Pacific memakai moto "serve with heart".
Pendiri Ritz Carlton, Cesar Ritz yang memulai Hotel The Ritz di Paris dan Hotel
the Carlton di London, selalu pegang prinsip:
"Customer Is Never Wrong! Our answer is yes, what is your question?" Semua permi
ntaan pelanggan di Ritz Carlton akan dipenuhi
dengan seoptimal mungkin. Jika pelanggan meminta koran The Straits Times pada ku
njungan pertama, maka pada kunjungan berikutnya
tanpa diminta, koran yang sama sudah berada didalam kamar. Inilah yang disebut P
roducts & Service Excellent.
Joe Girard, salesman mobil paling top didunia yang tiada tandingannya dengan men
jual 13.001 unit mobil baru dalam kurun
waktu 14 tahun ( 1963-1977) rata rata 928 unit mobil pertama, kurang lebih 3 uni
t mobil per hari. Nama besarnya tercantum
didalam Guiness Book of Records.
Apa kunci suksesnya ? Joe memperlakukan setiap pelanggan tanpa kecuali, "Even yo
u are not buying from me, you are still my
good friend"( Walaupun Anda tidak membeli mobil melalui saya, Anda tetap teman b
aik saya ). Joe pegang prinsip Equal in
Customers care.
Tidak jarang kita 'menimbang' calon pembeli, kalau yang bersangkutan kira kira t
idak beli, maka kurang dilayani, inilah kesalahan
umum yang harus ditinggalkan. Joe yakin dengan Law of 250, menurut penelitian di
a, setiap orang pada saat melangsungkan pesta
pernikahan rata rata mengundang 250 orang tamu. Jika dia melayani satu pelanggan
dengan baik, memuaskan satu pelanggan,
maka dia akan memperoleh 250 pelanggan baru.

Bakmi GM cabang Mal Puri Indah adalah resto favorit keluarga kami, 5 meter menje
lang pintu masuk, pelayan yang murah senyum
sudah menjemput dengan mengucapkan "selamat datang di Bakmi GM", kami dibawa ole
h pelayan lain kemeja santap sesuai dengan jumlah
pengunjung, lalu mereka berikan daftar menu, setelah selesai bersantap, menjelan
g meninggalkan resto, pelayan depan kembali
mengucapkan "terima kasih atas kunjungan ke Bakmi GM, sampai jumpa lagi". Prins
ip GST ( Greeting, Smile, Thanks ) diterapkan
secara konsisten. Bakmi GM menghilangkan 'self service' yang setelah membayar di
kasir harus menunggu dan ambil sendiri
makanan di counter lain. Mereka sadar 'self service' tidak cocok untuk family r
esto seperti Bakmi GM. Self service hanya
cocok diterapkan di food court. Saat ini pelayan akan mengantar semua pesanan ke
meja pelanggan.Pelayanan yang cepat(kurang
dari lima menit sejak pesanan ditempatkan, minuman dan makanan sudah tiba di mej
a) dan kecocokan cita rasa jenis makanan
di Bakmi GM inilah yang membuat Bakmi GM bisa bertahan dan berkembang terus dari
sebuah kios kecil di Jl Gajah Mada No.77.
Saat ini Bakmi GM sudah merayakan ultah ke 50 dengan 16 cabang yang selalu ramai
dengan pengunjung.

TO WIN CUSTOMERS.
Pelanggan memainkan peran penting dalam maju mundurnya perusahaan, tanpa pelangg
an yang setia, akhirnya perusahaan kita
akan gulung tikar.
Fred Smith, pendiri Fedex memperkenalkan OVERNIGHT DELIVERY SERVICE, yang sebelu
mnya diketawakan oleh profesornya di Stanford,
yang menjamin pengiriman paket tiba besok hari ditempat tujuan. Karena jasa ini
belum ada pada waktu itu di Negeri Paman Sam,
Fedex secara pelan tapi pasti merebut banyak pelanggan baru.

Ciptakanlah produk/jasa baru yang bernilai tambah, fungsi baru untuk merebut pel
anggan baru.
PT Aqua Golden Mississippi adalah perusahaan air minum yang pertama kali memperk
enalkan tutup galon air tanpa tumpah/non spilled
kalau galon dibalik. Inilah nilai tambah produk Aqua waktu itu, sebagai perintis
, Aqua merebut banyak pelanggan baru dan
menguasai pangsa pasar utama air minum di Indonesia.

Burger King, Round Table Pizza, Dairy Queen di Jakarta terpaksa gulung tikar, ka
rena mereka kehilangan pelanggan yang loyal.
Kalau kita analisa secara mendalam, sebenarnya yang membayar gaji karyawan dan m
empertahankan kelanggengan pekerjaan kita
adalah pelanggan bukan majikan kita. Karena tanpa pelangga, semua jenis usaha ak
an tutup pintu.
Oleh karena itu kalau ada pepatah yang mengatakan RULE No.1. CUSTOMERS ARE ALWA
YS RIGHT. RULE No.2. IF CUSTOMERS ARE WRONG,
SEE RULE No.1. Itu sungguh tidak salah. Begitu pentingnya seorang peran pelangga
n, membuat United Tractor memasang moto :
WE SERVE BETTER. Mereka komit untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih
menarik, lebih memuaskan, lebih untuk
segala galanya untuk mempertahankan pelanggan.
Kalau begitu pentingnya peran pelanggan, kita perlu tahu kiat kiat mempertahanka
n pelanggan dan sekaligus mencari pelanggan
baru. Dengan memperhatikan UNMET WANT (keperluan yang belum terpenuhi), dengan m
engajukan pertanyaan GOLDEN QUESTION :WHAT'S
THEIR UNMET WANTS? Kita akan memperoleh pelanggan baru.
Sebaliknya untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada, kita pergunakan PLATIN
UM QUESTION : HOW ARE WE DOING? HOW CAN WE GET
BETTER? Sejauhmana kita telah memenuhi kebutuhan pelanggan kita?
Jika Anda ber-window shopping ke toko Timberland, Centrepoint, Orchard Road, And
a akan diberi sebotol minuman gratis.
Moto mereka adalah : Serving You Better. Cerita klasik : beberapa waktu yang lal
u Giordano di Orchard Road pernah menjual
payung S$12/pce on sunny day, S$10/pce on rainy day, kenapa justru dihari hujan
payung dijual dengan harga lebih murah?
Jawabannya : ingin memberikan pelayanan yang lebih baik ( Serving You better ).
Kita tentu tidak ingin pelanggan yang ada pindah kepangkuan pesaing, namun jika
sampai hal ini terjadi, bagaimana
mengembalikannya? Dalam kenyataannya, pelanggan paling senang diperhatikan ( Cus
tomers don't care how much you know until
they know how much you CARE!) Biar mutu produk prima, harga pantas, namun jika p
elayanan buruk, pelanggan akan beranjak pergi.
Agar pelanggan mau kembali memakai 'sepatu lama' yang bagaimanapun juga lebih en
ak dari pada sepatu baru, berikanlah "Reliable
C.A.R.E ( Credible, Attractive, Responsible, Emphatic) yang tulus dari lubuk hat
i terdalam yang sungguh dapat diandalkan dan
diinginkan oleh pelanggan.
Credible : tidak menyampaikan janji janji kosong yang sebetulnya tidak dapat dip
enuhi. Tidak sedikit undian berhadiah yang
tidak dipenuhi oleh perusahaan tersebut.
Attractive : memberikan perhatian extra (kepada keluarga pelanggan) yang tidak d
iperoleh sebelumnya.
Responsible : perhatian tersebut dapat dipertanggung jawabkan secara moral.
Empathic : selalu menyelami persoalan/dilema yang dialami oleh pelanggan dan si
ap mengulurkan tangan untuk membantu.
Dengan C.A.R.E diatas, M.A.G.I.C (Making A Great Impression on Customers) pun d
apat terjadi. BUMN Housing Development Board
( HDB ) Singapore memegang moto M.A.G.I.C untuk selalu memberikan kesan yang lua
r biasa bagi semua pelanggan yang
datang mempergunakan jasa HDB. Sampai sampai pembicaraan telpon antara customer
service dengan penelpon direkam untuk
mengevaluasi sejauh mana tingkat pelayanan dan apakah M.A.G.I.C telah dijalankan
.

ANGRY CUSTOMERS.
Pelanggan yang tidak puas akan menyampaikan pengaduan, bisa jadi disertai dengan
bumbu marah marah. Bagaimana mengatasinya?
Hadapilah dengan tanpa emosi, akuilah kesalahan/kekurangan yang terjadi. Mohon m
aaf atas kekurangan tersebut dan memberi
jaminan hal tersebut tidak akan terulang. Dan yang paling penting, langsung memp
erbaiki kesalahan saat itu juga/on the spot
dengan memberi penggantian, perbaikan tanpa ditunda sedetikpun. Ini akan menurun
kan temperatur marahnya pelanggan. Tindakan
ini juga berfungsi agar pelanggan tidak pindah kapal ke pesaing. Hal ini juga ak
an membantu menyelamatkan citra perusahaan
yang dibangun dengan susah payah oleh berbagai pihak.
Toyota Motor Corp yang menyandang nama besar sebagai produsen mobil terbesar did
unia, saat ini menarik kembali 2,3 juta unit
mobil berbagai merek Toyota untuk diperbaiki di bengkelnya, karena adanya keluha
n akan pedal gas yang kurang sempurna
termasuk 270.000 unit Prius mobil hibrida andalannya( Kompas 6 Februari 2010 ).
Walaupun sedikit tercoreng, namun tindakan yang cepat dan tepat ini akan menyela
matkan reputasi Toyota yang terkenal dengan
The Toyota Way. Tindakan penarikan ini juga sekaligus menandakan kepedulian terh
adap keluhan pelanggan yang selalu dijunjung
tinggi oleh Toyota dibawah pimpinan Akio Toyoda yang masih termasuk keturunan pe
ndiri Toyota.

Menurut penelitian yang dilakukan dalam karya tulis "What Customers Really Want?
",oleh Scott McKain, pelanggan pindah ke
pesaing disebabkan :
3% pindah tanpa alasan yang jelas.
5% menjalin persahabatan dengan pesaing.
9% pindah disebabkan oleh produk/jasa pesaing yang lebih unggul.
14% disebabkan kecewa dengan produk/jasa kita.
69% disebabkan tingkah laku yang tidak menyenangkan/acuh tak acuh dari karyawan.
Sekali lagi kalau semua pihak menyadari
bahwa yang membayar gaji sebenarnya adalah pelanggan yang loyal, maka semua piha
k yang menerima gaji akan memberikan
pelayanan yang paling optimal.
Hanya pelanggan yang puaslah yang akan menjadi loyal customers, kebalikan dari l
oyal customers adalah regular customers yang
hanya akan membeli jika harga lebih miring dari pesaing.
Jeffrey Gitomer, pakar Customer Cares mengatakan"Customer service is worthless,
Customers Satisfaction is priceless" artinya
slogan Customer Service tak ada gunanya kecuali mendatangkan kepuasan pelanggan.
Penulis pernah menelpon sebuah perusahaan
di Singapura, selama 3 menit kami 'dilayani' dengan mesin jawab yang mengatakan
'you are our valued customer, since our
customer service officer is still engaged....' Terlepas dari kekurangan personel
atau kesibukan karena jam sibuk, kejadian
diatas jelas masuk kelompok Customer service is worthless.
Untuk menampung umpan balik pengalaman pelanggan, tidak sedikit perusahaan menye
diakan hotline customer care atau suara
konsumen yang bebas pulsa. Pertanyaannya, apakah umpan balik yang diterima itu d
itanggapi secara cepat dan konsisten??

Michael LeBoeuf dalam bukunya HOW TO WIN CUSTOMERS AND KEEP THEM FOR LIFE? meneg
askan ada dua alasan utama bagi seseorang
untuk membeli :
1. Good feelings ( perasaan senang, betah and enjoy berada di toko kita )
2. Solutions to problems ( memecahkan masalah yang dihadapi oleh pelanggan ).
Bagaimana menciptakan suasana agar pelanggan betah di outlet kita? Tentu dengan
kesan pertama/first image, seperti pepatah
menyebut : Cinta pertama tak pernah hilang dari ingatan(First love never dies).
Selalu menyambut tamu dengan GST ( greetings,
Smiles, Thanks ), sapaan yang ramah, senyum yang tulus dan senantiasa mengucapka
n terima kasih atas kunjungan pelanggan.
Apakah dengan berpegang teguh pada prinsip yang selalu memenuhi apa yang diingin
kan oleh pelanggan, lantas kita berada pada
posisi yang kalah dan pelanggan berada pada posisi yang menang?. Justru sebalikn
ya, kalau pelanggan yang loyal (bukan
pelanggan yang regular) selalu bertandang ke outlet/perusahaan kita dan tidak ke
outlet lain, ini menandakan kita dapat
merebut hati mereka, untuk tetap setia pada produk dan jasa kita, kita tampil se
bagai winner.
Tentu tidak pada tempatnya kita menyebut pelanggan sebagai loser, ini hanya seb
agai contoh diluar konteks ilmiah.
Kalau kita sungguh menghayati pelanggan adalah segala galanya bagi kelanggengan
perusahaan dan karir bagi karyawan, maka
kita akan memberikan pelayanan yang melebihi harapan pelanggan ( exceeding custo
mers' expectation ). Dan ini pula merupakan
salah satu dari Ten Company Rules dari Wal-Mart Stores yang membuatnya merajai b
isnis eceran didunia dan membuat foundernya
alm Sam Walton menjadi salah satu orang kaya didunia.
PT SMARTS Corp dengan salah satu produk top-nya minyak goreng Filma (yang sejern
ih akal sehat) yang mengandung nutrisi
Omega 8 dan 9, dapat meraih Indonesian Customer Loyalty Award, karena pelanggan
merasakan pelayanan tanpa akhir dari lubuk hati
(endless services from heart) dari perusahaan tersebut.

How Can I Help?


Dalam Positive Business Ideas, James Gwee melarang customer servers menyambut ta
mu dengan mengucapkan 'apa yang dapat saya
bantu?' karena jawaban klisenya akan menjadi 'hanya lihat lihat saja', dan secar
a psikologis, calon pelanggan sudah mulai
berpikir untuk tidak berbelanja karena merasa dipaksa. Pada dasarnya sifat manus
ia adalah ingin beli, beli, dan beli. Tapi
jika dia dipaksa untuk membeli, maka sifat dasar itu akan berubah menjadi 'tidak
membeli'.Alangkah baiknya menyapa calon
pembeli dengan 'Selamat pagi/siang/sore',langsung lemparkan senyum yang tulus, s
opan, penuh hormat,'Selamat datang ke outlet kami',
lalu memuji dengan tulus atas kelebihan yang tampak pada calon pembeli, baik ten
tang pakaiannya atau tasnya, atau anaknya
(jika calon pembeli datang bersama anaknya),kemudian memperkenalkan produk kita
yang dapat memberi solusi pada kebutuhan pelanggan.
Bisa juga sapaan disampaikan dengan gaya dept store di Singapura. "Selamat pagi,
selamat datang ke toko kami(sebutkan nama toko),
'Apakah bapak/ibu pernah berkunjung ke toko kami?' Jika jawabannya 'belum', maka
bisa disambung dengan 'izinkanlah kami memper
kenalkan produk produk kami.....' Jika jawabannya 'sudah pernah', jawabannya :'
Kami punya produk baru dengan nilai tambah
khusus, fitur spesial untuk bapak/ibu pertimbangkan, silakan melihatnya (please
FEEL FREE to have a look.)'

When Customers say NO!


Setiap kali calon pembeli mengatakan 'tidak', itulah saat yang tepat(moment of t
ruth) bagi kita untuk introspeksi diri.
Apakah kita sudah memberikan pelayanan yang terbaik melebihi customers' expectat
ion? Apakah kita sudah menjadi pendengar
yang baik?Apakah kita cukup sopan, cukup tulus? Apakah kita telah menjelaskan ma
nfaat besar produk/jasa kita untuk
menyelesaikan problema pelanggan? Apakah kita sudah menunjukkan perhatian yang s
ungguh sungguh atas kepentingan pelanggan?

Joe Girard, salesman terhebat didunia, mengatakan bila calon pelanggan menolak p
enawaran kita dengan memberikan berbagai
keberatan, berarti dia menunjukkan minat untuk membeli dari kita ( objections ar
e expression of interest ). Karena pelanggan
membandingkan produk/jasa kita dengan produk/jasa dari pesaing kita. Mungkin me
reka ingin menguji kesabaran kita, mungkin
pula mereka ingin tahu lebih banyak akan produk kita, sudah barang tentu kita ju
ga harus bisa membedakan keberatan yang
sebenarnya atau keberatan yang dibuat buat.

Menurut pelatihan sales Dale Carnegie, ada sembilan kebutuhan pelanggan yang ti
dak dapat diabaikan.
1. Pelanggan selalu ingin dianggap benar.
2. Pelanggan lapar dan dahaga akan penghargaan yang tulus.
3. Pelanggan ingin diperhatikan dengan sungguh sungguh.
4. Pelanggan ingin diperlakukan dengan manis.
5. Pelanggan ingin diperlakukan secara unik dan istimewa.
6. Pelanggan adalah machluk yang butuh didengar.
7. Pelanggan lebih tertarik pada masalahnya sendiri daripada apapun di dunia ini
.
8. Pelanggan ingin diperlakukan sebagai orang maha penting (VVIP)
9. Pelanggan ingin dihormati.

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Adam Khoo. SECRET OF SELF-MADE MILLIONAIRE. Adam Khoo LearninG Technologies Grou
p Pte Ltd, Singapore 2006.
Bill Gates. BUSINESS @ THE SPEED OF THOUGHT. Penguin, New York 2000
Cynthia Barton Rabe. THE INNOVATION KILLER. Zero-G, NY 2006
Dahlan Iskan. TIDAK ADA YANG TIDAK BISA. Jaring Pena, Surabaya 2009
David Dranove & Sonia Marciano. KELLOGG ON STRATEGY. John Wiley & Sons, USA 2005
Dennis Sherwood. INNOVATION EXPRESS. Capston Publishing Ltd, UK 2002
Des Dear Love. BUSINESS THE BILL GATES WAY. Capstone Publishing Ltd., UK 1999
Fred R David. STRATEGIC MANAGEMENT, CONCEPTS AND CASES.Pearson Education,USA 200
8
Ignatius Berry Punan.SEBELAS STRATEGI DASAR PEMASARAN EKSPOR. Mega Media Abadi,
Jakarta 1996
Ignatius Berry Punan.TEKNIK DAN STRATEGI BISNIS EKSPOR DI INDONESIA. Yayasan Pus
taka Nusatama,Yogyakarta 1996
James Gwee. SETIAP ORANG SALES HARUS BACA BUKU INI. Publishing One, Jakarta 2008
Jeff Jarvis. WHAT WOULD GOOGLE DO?. Collins Business, New York 2009
Jeffrey K.Liker.THE TOYOTA WAY. McGraw Hill, USA 2004
John Wilcockson. 23 DAYS IN JULY. Da Capo Press, USA 2004
Michael A Cusumano & Ricahrd W Selby. MICROSOFT SECRET.Simon & Schuster, New Yor
k 1998
Michael LeBoeuf. HOW TO WIN CUSTOMERS AND KEEP THEM FOR LIFE.Berkley Books, USA
2000
Robert T Kiyosaki & Sharon L Lechter. RICH DAD POOR DAD. Warner Books, USA 2004
Scott McKain.WHAT CUSTOMER REALLY WANTS. Thomas Nelson, USA 2005
Sea-Jin Chang. SONY VS SAMSUNG. John Wiley & Sons, Singapore 2008.
Tim Jones & Simon Kirby. TAKING IDEAS TO MARKET. Capstone Publishing Ltd., UK 20
02
Tung Desem Waringin. MARKETING REVOLUTION. Gramedia, Jakarta 2008.
W Chan Kim & renee Mauborgne. BLUE OCEAN STRATEGY. Harvard Business School Press
, USA 2005
William J Cook Jr. STRATEGICS. Quarum Books, London 2000.

BIODATA PENULIS.

IGNATIUS BERRY PUNAN, lahir pada 24 November 1953, merupakan alumni FH-UI dan Ex
ecutive MBA
dari The University of The City of Manila, Philippines. Saat ini, penulis berpro
fesi sebagai
Pimpinan Springtimes Management Consultancy. Chief Instructor @ English For Now
& Future.
Penulis pernah menjadi Pimpinan Pusat Latihan "Institute Export Import YPI" dan
pengasuh kolom
'Konsultasi Pemasaran Ekspor' Harian Ekonomi Neraca.
Karya tulis lainnya dari penulis :
1.Sebelas Strategi Dasar Pemasaran Ekspor. Mega Media Abadi, Jakarta 1996
2.Teknik dan Strategi Bisnis Ekspor Di Indonesia. Yayasan Pustaka Nusatama, Yogy
akarta 1996
3.Jalur Khusus LOLOS JOB Interview. Jalur Mas Media, Jakarta 2009.