Anda di halaman 1dari 10

11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL

Lainnya Blog Berikut» fatah.ramdhan@gmail.com Dasbor Logout

Senin, 10 Agustus 2015 KurniawanWeka


Indonesia
PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL just a simple man
Lihat profil lengkapku
CADANGAN BIJIH
A. PENGERTIAN SUMBER DAYA DAN CADANGAN BERDASARKAN SNI

Blog Archive

► 2016 (3)
▼ 2015 (3)
► September (1)
▼ Agustus (1)
PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL

► Januari (1)

► 2014 (85)
► 2013 (2)
► 2012 (24)
► 2011 (2)
► 2010 (1)

Categories
Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), Amandemen I SNI13-4726-1998, yang dimaksud
About Iron Sand and Iron Ore (2)
dengan:
About Lead and Zinc (1)
1. Sumber Daya Mineral (Mineral Resource); adalah endapan mineral yang diharapkan dapat About Nikel (2)
dimanfaatkan secara nyata. Sumber daya mineral dengan keyakinan geologi tertentu dapat defense (3)
dapat berubah menjadi cadangan setelah dilakukan pengkajian kelayakan tambang dan Healthy (1)
memenuhi kriteria layak tambang. Kepmen No. 555.K/ 26/ M.PE/ 1995 tentang
2. Cadangan (Reserve); adalah endapan mineral yang telah diketahui ukuran, bentuk, sebaran, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
kuantitas dan kualitasnya, dan yang secara ekonomis, teknis, hukum, lingkungan dan sosial Pertambangan Umum (1)

dapat ditambang pada saat perhitungan dilakukan. Komputer (1)


MOZAIK ISLAMI (4)
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun
1999 tentang Analisa Mengenai Dampak
Lingkungan Hidup (2)
Klasifikasi Sumber Daya Mineral:
1. Sumber Daya Mineral Hipotetik (Hypothetical Mineral Resource); adalah sumber daya Perhitungan Cadangan Bijih (1)
mineral yang kuantitas dan kualitasnya diperoleh berdasarkan perkiraan pada tahap Survey Undang-Undang No. 20 Tahun 2002
Tentang Ketenagalistrikan (19)
Tinjau (Reconnaissance).
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003
2. Sumber Daya Mineral Tereka (Inferred Mineral Resource); adalah sumber daya mineral
Tentang Ketenagakerjaan (19)
yang kuantitas dan kualitasnya diperoleh berdasarkan hasil tahap Prospeksi (Prospecting).
Undang-Undang Nomor 23 Tahun1997
3. Sumber Daya Mineral Terunjuk (Indicated Mineral Resource); adalah sumber daya mineral tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (13)
yang kuantitas dan kualitasnya diperoleh berdasarkan hasil tahap Eksplorasi Umum (General
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009
Exploration). tentang Pertambangan Mineral dan
4. Sumber Daya Mineral Terukur (Measured Mineral Resource); adalah sumber daya minral Batubara (26)
yang kuantitas dan kualitasnya diperoleh berdasarkan hasil tahap Eksplorasi Rinci (Detailed Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999
Exploration). tentang Kehutanan (19)

Klasifikasi Cadangan:
Entri Populer
1. Cadangan Terkira (Probable Reserve); adalah sumber daya mineral terunjuk dan sebagian
sumber daya mineral terukur yang tingkat keyakinan geologi-nya masih lebih rendah, yang PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL
berdasarkan Studi Kelayakan Tambang (Mine Feasibility Study) semua faktor yang terkait telah CADANGAN BIJIH A. PENGERTIAN
terpenuhi, sehingga penambangan dapat dilakukan secara ekonomik. SUMBER DAYA DAN CADANGAN

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 1/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL
2. Cadangan Terbukti (Proved Reserve); adalah sumber daya mineral terukur yang berdasarka BERDASARKAN SNI
Studi Kelayakan Tambang semua faktor yang terkait telah terpenuhi, sehingga penambangan Berdasarkan Standar
Nasional Indonesia (SNI),
dapat dilakukan secara ekonomik. Amandemen I...

B. KLASIFIKASI CADANGAN BERDASARKAN SUMBER LAIN


1. USGS/ USBM PROSES PENGOLAHAN
a. Measured BIJIH NIKEL
b. Indicated Nikel ditemukan oleh
c. Inferred Cronstedt pada tahun 1751
dalam mineral yang
disebutnya kupfernickel
2.FORRESTER (nikolit). Nikel adalah komponen yang d...
a. Developed
b. Probable WEWENANG PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
c. Possible
BAB IV WEWENANG PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP Pasal 8 (1) Sumber
3. HOOVER daya alam dikuasai oleh negara dan
a. Proved dipergunakan untuk sebesar-b...
b. Probable
c. Prospective
Free Palestine

4. UMUM
a. Proven
b. Probable
c. Possible

C. PERHITUNGAN CADANGAN BIJIH


Metoda-metoda konvensional yang biasa digunakan dalam perhitungan cadangan adalah:
1. Metoda Triangular
2. Metoda Daerah Pengaruh (Area of Influence)
3. Metoda Penampang (Cross Section)
4. Metoda Isoline.

Parameter-parameter yang penting antara lain adalah:


1. Kadar Bijih (Grade)
2. Ketebalan dan Luas (Thickness and Area)
3. Porositas dan Kandungan Air (Porosity and Moisture/ Water Content)
4. Berat jenis (Density).

C.1. Kadar Bijih (Grade);


Perhitungan cadangan bijih tentunya merupakan salah satu parameter yang sangat penting dan
umumnya hasil akhir bisa memberikan gambaran tentang kandungan kadar rata-rata dari suatu
cadangan bijih. My Music

C.2. Ketebalan dan Luas (Thickness and Area);


Ke dua parameter ini mempunyai hubungan dengan geometri endapan dan penyebaran bijih.

Keterangan:
ts = Ketebalan sebenarnya dari endapan
th = Ketabalan dalam arah horisontal
tv = Ketebalan dalam arah vertikal Pengikut (4)

ts = th sin b = tv cos b

Untuk mengetahui luas (S) endapan; Ikuti


Sh = Ss sin b
atau;
MySlide
Sv = Ss cos b

Dimana;
Sh = Luas horisontal
Sv = Luas vertikal
Ss = Luas yang sebenarnya

C.3. Berat Jenis (Density);


Beberapa hubungan yang penting adalah;

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 2/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL

Weather Channel
Dimana:
Gm = Berat jenis dari mineral tanpa pori, tanpa kandungan air
(Moisture Content)
Bandung, ID
Gd = Berat jenis batuan (material) kering, tanpa kandungan air hanya pori
Gn = Berat jenis batuan (material) dalam keadaan alami dengan pori dan kandungan air
P = Porositas 25°
12:42 pm WIT
M = Kandungan air (Moisture Content)
Cloudy
Hubungan antar parameter-parameter tersebut bisa pula diilistrasikan pada gambar di bawah ini;

PrincessSotta

Terima kasih atas kunjungan anda -

C.3.1.Penentuan Kadar Air Bijih;


Untuk menentukan kadar air bijih di laboratorium, tata
laksananya adalah sebagai berikut;
bijih yang berasal dari lapangan terlebih dahulu ditimbang untuk diketahui berat aslinya.
Selanjutnya bijih tersebut dikeringkan pada tempertur (suhu) 100d Celcius selama 12 jam atau
hingga beratnya konstan.
Kadar air bijih dapat dihitung menggunakan persamaan berikut;
PrincessSottaGlobe

Dimana;
W1 = berat sampel sebelum dikeringkan
W2 = berat sampel setelah dikeringkan

C.3.2. Tonnage Factor


Di dalam perhitungan cadangan bijih, tonnage factor juga digunakan. Tonnage factor dapat
ditentukan untuk bijih kering ataupun basah (alami).

1. Tonnage Factor untuk bijih kering (Inplace);

Geo Visitors

2. Tonnage Factor untuk bijih basah (Natural)

D. KALKULASI CADANGAN
D.1. Metoda Triangular

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 3/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL
Layout dari segitiga-segitiga Live Traffic Feed
A visitor from Indonesia viewed
"KurniawanWeka: PERHITUNGAN
CADANGAN MINERAL" 7 mins ago
A visitor from Indonesia viewed
"KurniawanWeka: PROSES
PENGOLAHAN BIJIH NIKEL" 2 hrs
34 mins ago
A visitor from Sleman, Yogyakarta
viewed "KurniawanWeka:
PERHITUNGAN CADANGAN
A visitor from
MINERAL" Jakarta,
3 hrs Jakarta
33 mins ago Raya
viewed "KurniawanWeka:
Prisma-prisma triangular; PERHITUNGAN CADANGAN
A visitor from
MINERAL" Surabaya,
3 hrs 46 minsJawa
ago Timur
viewed "KurniawanWeka:
PERHITUNGAN CADANGAN
A visitor from
MINERAL" Jakarta,
6 hrs Jakarta
49 mins ago Raya
viewed "KurniawanWeka:
PERHITUNGAN CADANGAN
Real-time view · Get Feedjit

Blog Stats

Menghitung volume setiap segmen dapat ditentukan dengan


33,755
persamaan;
V = 1/3 (t1 + t2 + t3) S
S = luas segitiga pada segmen 123 (sesuai gambar)
Indonesia Rupiah Exchange Rate
t = ketebalan endapan masing-masing segmen Nov 29 2017 00:17(New York)
in IDR
USD 14285.71429
CAD 11111.11111
CHF 14285.71429
DEM 8333.33333
ESP 96.61836
EUR 16666.66667
GBP 16666.66667
HKD 1724.13793
JPY 121.6545
Total volume seluruh prisma triangular sama dengan 10000
AUD
volume seluruh segmen pada blok uji.
Currency Exchange Rate

Catatan;
Dalam perhitungan cadangan, metoda triangular dapat dianggap sebagai metoda standar. Didital Music
Meskipun demikian kesalahan yang muncul di dalam penggunaan metoda ini perlu diperhatikan, divine-music.info
sebab terjadinya kesalahan tersebut adalah akibat dari cara mengelompokkan segita-segitiga divine-music.info
prisma di dalam suatu poligon.
Coba perhatikan empat persegi panjang ABCD divine-music.info

FlyingCulvert

Flying Culvert
Ada dua cara untuk
mengkonstruksikan prisma-prisma
triangular dari prisma empat persegi panjang.
Kesalahan relatif dari volume suatu blok yang dibatasi oleh empat (4) lubang bor dengan
ketebalan t1, t2, t3 dan t4 dapat dijelaskan sebagai berikut:
volume dari prisma dapat dihitung dari V1 dengan prisma-prisma triangular ABD dan BDC atau
V2 dengan prisma-prisma triangular ABC dan ADC.

Di dalam perhitungan V1, t2 dan t4 dihitung dua kali sedangkan di dalam perhitungan V2, t2 dan LembangSura (fav song when we were kids)

t3 yang dihitung dua kali.

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 4/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL
Volume dari prisma dapat diperoleh dengan membagi dua jumlah V1 dan V2.

Lembang Sura-Maharani

Kesalahan relatif antara V1 dan V2 adalah:

Kanapa (LV-14 punya lagu)

Bila dV = 0, maka V1 = V2 dan t1 + t3 = t2 + t4


Kanapa voc. Mona Latum…
Dengan demikian, maka metoda triangular hanya teliti bila jumlah t1 dan t3 untuk setiap prisma
sama dengan jumlah t2 dan t4. Andaikan (t1 + t3) dua kali lebih kecil dari (t2 + t4), yakni;
2(t1 + t3) = (t2 + t4), maka volume V1 lebih besar dari V2 dan kesalahan relatif adalah sebesar
20 persen.

D.2. Metoda Daerah Pengaruh (Area of Influence)

Di mana;
l = titik bor/ sumur uji
Kotak arsir = daerah pengaruh

Konstruksi daerah pengaruh pada


segitiga tumpul;

Blok bijih dengan 4 daerah pengaruh


yaitu 1, 2, 3 dan 4.
Daerah pengaruh dari titik 1 - pola bujur sangkar

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 5/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL

Menghitung cadangan dengan cara mempergunakan


metoda daerah pengaruh; daerah pengaruh titik satu dapat diukur (S1)

Andaikan ketebalan endapan bijih pada titik 1 adalah t1 dengan kadar rata-rata k1, maka volume
essay produk;

(V persen) = S1 x t1 x k1 (volume pengaruh)

Bila specific gravity dari bijih = g, maka:

Tonnage bijih = S1 x k1 x t1 x g (tonnage persen)

D.3. Metoda Included dan Extended Area


- Metoda Included Area - cadangan dihitung di dalam batas-batas yang ada.

- Metoda Extended Area - cadangan dihitung


melampaui batas-batas yang ada

D.4. Metoda Penampang


1. Rumus Luas Rata-rata (Mean
Area);

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 6/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL

Rumus luas rata-rata untuk jenis atau tipe endapan yang


mempunyai penampang seragam (Uniform).

2. Rumus Prismoida;

3. Rumus Kerucut Terpancung;

4. Rumus Obelisk;
Rumus ini digunakan untuk menghitung cadangan bijih yang tipikal sebarannya membaji. Rumus
ini merupakan modifikasi dari rumus prismoida dengan cara men-substitusi;

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 7/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL

D.5. Metoda Isoline


Metoda ini dipakai untuk digunakan pada endapan bijih
di mana ketebalan dan kadar mengecil dari tengah ke tepi endapan.

Volume dapat dihitung dengan cara menghitung luas


daerah yang terdapat di dalam batas kontur, kemudian mempergunakan prosedur-prosedur yang
umum dikenal.
Kadar rata-rata dapat dihitung dengan cara membuat peta kontur kemudian mengadakan
weighting dari masing-masing luas daerah dengan contour grade.

Dimana;
g0 = kadar minimum bijih
g = interval kadar yang konstan antara dua kontur
A0 = luas endapan bijih dengan kadar g0 dan lebih tinggi
A1 = luas endapan bijih dengan kadar g0 + g dan lebih tinggi
A2 = luas endapan biijih dengan kadar g0 + 2g dan lebih tinggi, dst...

Apabila kondisi mineralisasi tidak teratur maka akan muncul masalah. Hal ini dapat dijelaskan
melalui contoh berikut ini;

Dalam hal ini;

E. PETA PENYEBARAN KADAR


Proyeksi kadar bijih (penampang) pada suatu tambang bawah tanah (Underground Mining).
Skala peta untuk kebutuhan ini adalah 1:500 sampai 1:100.

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 8/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL
a: kadar yang paling tinggi

b: Kadar yang paling rendah

a>b>c>d>e

F. PENENTUAN BATAS SEBARAN ENDAPAN BIJIH


Untuk menentukan batas dan endapan bijih digunakan Cut off grade (CoG).
Ada beberapa metoda yang dapat digunakan, yaitu:
1. Metoda Cross
2. Metoda Network
3. Metoda Vector

(1). Metoda Cross;

(2). Metoda Network;

Keterangan:
l = lubang bor/ sumur uji yang
mengandung bijih
m = lubang bor/ sumur uji yang tidak
mengandung bijih

(3). Metoda Vector;

Keterangan:
I = vektor-vektor primer
II = vektor-vektor sekunder
m = tidak mengandung bijih

Posted by KurniawanWeka at 18.55

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 9/10
11/29/2017 KurniawanWeka: PERHITUNGAN CADANGAN MINERAL
Labels: Perhitungan Cadangan Bijih

2 komentar:

Khairunnas Annas 7 Oktober 2015 18.19

thanks sangat bermanfaat


Balas

Ilham Chaniago 4 Januari 2017 17.03


Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Balas

Masukkan komentar Anda...

Beri komentar sebagai: Fatah Ramdha Logout

Publikasikan Pratinjau Beri tahu saya

Silahkan masukkan komentar anda. Terima kasih.

Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

Langganan: Posting Komentar (Atom)

Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.

http://wktripleworld.blogspot.co.id/2015/01/perhitungan-cadangan-mineral.html 10/10