Anda di halaman 1dari 4

MERESENSI BUKU

AYO KITA BERTANAM PALAWIJA

Judul Buku :Ayo Kita Belajar Bertanam Palawija

Penulis :Aditya P.H

Penerbit :PT Adfale Prima Cipta

Kota Terbit :Rawamangun , Jakarta Timur

Tahun Terbit :-

Cetakan Ke :Kedua

Jumlah Halaman :ii – 48 halaman

Pembuat Resensi :Dwi Puspita Sari

Ukuran Buku : L : 14,5 P: 21

Jenis Kertas : HVS 80 Gram

No ISBN :978 – 602 – 8063 – 02 - 9

Harga Buku :Rp 22.000


Dalam upaya memacu prestasi dan semangat para generasi muda di bidang
pertanian,penulis berusaha menyusun dan menyajikan buku petunjuk cara
brcocok tanam tanaman palawija. Buku ini disajikan secara sederhana,tapi rinci
agar dengan mudah dapat dipelajari dan dipraktikan oleh generasi
penerus,khususnya para pelajar,baik di kebun sekolah maupun di pekarangan
rumah masing – masing.

Negara kita adalah Negara agraris. Pertanian merupakan sumber hidup


bangsa yang paling utama. Sehubungandengan itu, buku ini selain disajikan untuk
meningkatkan pengetahuan para pelajar dalam bidang pertanian, juga untuk
meningkatkan kecintaan mereka dalam bertani sayuran. Di samping itu buku ini
disajikan pula kepada semua lapisan masyarakat.

Sebagaimana kita ketahui bahwa tumbuhan sayuran sangatlah penting dan


bermanfaat bagi tubuh kita, karena sayuran banyak mengandung vitamin yang
berguna terutama bagi pertumbuhan tubuh anak – anak sebagai generasi penerus
dari bangsa yang sedang membangun. Karena itu, kecintaan masyarakat terhadap
tanaman serta senang memakan sayuran sangatlah perlu untuk lebih
ditingkatkan.

1.KACANG KAPRI

Anak- anak, ketika makan sayur sop, pasti kalian menemukan buah polong
yaitu kacang kapri. Rasanya enak, bukan?

Tumbuhan kacang kapri termasuk tanaman yang ber umur pendek.


Tumbuhan kacang kapri berbentuk semak yang merambat (menjalar), dengan
batang yang panjang, kecil, dan ramping. Buahnya berupa polong berbentuk pipih
dan tonjolan biji – bijinya tampak nyata pada kuritnya.

Perlu kalian ketahui bahwa tumbuhan kacang kapri sangat membutuhkan


perawatan yang sungguh – sungguh. Kacang kapri akan tumbuh subur bila
ditanam di dataran tinggi atau lebih dan 700m diatas permukaan laut.
Anak – anak, sekarang mari kita bersama – sama mempelajari cara bertanam
tumbuhan kacang kapri. Perhatikan petunjuk di bawah ini!

Pertama, siapkan lahan sekitar 1m2. Kedua, cangkullah tanahnya sedalam 30


cm hingga gembur. Aduklah tanah tanah itu dengan 10 kg kompos dan diratakan.

Ketiga, bentuklah tanah itu berupa bedengan dan buatkan saluran air di
sekeliling bedengan selebar±15 cm.

Keempat, selesai membuat bedengan, langkah selanjutnya adalah membuat


lubang-lubang di atas tanah bedengan untuk penanaman biji-biji kacang kapri
sebagai bibit.

Kelima, buatlah lubang-lubang bibit denan jarak antara barisan yang


lain±50cm.

Keenam, tanamkandua butir biji kapri pada setiap lubang tanaman.


Kemudian tutp dengan sedikit tanah.

Ketujuh, setelah bibit kacang kapri ditebar, bedengan harus kalian siram
setiap hari hujan. Kacang kapri dapat tumbuh±5 hari setelah penanaman.

Kedelapan, bila tanaman telah tumbuh sekitar 10 cm, kita harus segera
menyiapkan batang bamboo untuk rambatannya.

Pasanglah tonggak – tonggak bamboo setinggi 150 cm yang dibentuk


semacam pagar.

Kesembilan, berilah pupuk tambahan berupa ZA, DS dan ZK dengan


perbandinga 1 : 2 : 1 sebanyak 4 g/tanaman.

Kesepuluh, bila tanaman telah mencapai satu jengkal (20 cm), ikatkan ujung
batangnya pada bamboo rambatan agar dalam pertumbuhan selajutnya tanaman
dapat merambat dan menjalar pada bamboo-bambu rambatan yang telah kita
sediakan.
Kesebelas, pemberantasan hama, seperti kutu-kutu daun atau lalat kapri
dapat diberantas dengan insektisida seperti bayrusil atau hostatlnon 2% yang
dicampur dengan air dan disemprotkan pada tanaman yang terserang hama.

Anak-anak, kacang kapri dapat kita panen hasilnya setelah berumur 3-4
bulan setelah masa penanaman. Buah polongnya yang muda dapat kalian masak
sebagai campuran sayur sop, sambal goring, bakmi dan lai sebagainya. Biji kacang
kapri yang tua dapat dimanfaatkan untuk benih.

Tumbuhan ini dapat menghasilkan sekitar 30 kuintal/ha kacang kapri pada


panen pertama