Anda di halaman 1dari 2

Green Human Resource

Human Resource Management (HRM, Manajemen Sumber Daya Manusia) didefinisikan


sebagai suatu sistem yang berisi sekumpulan aktivitas, fungsi, dan proses yang mengarahkan
pengembangan dan pemeliharaan sumber daya manusia suatu perusahaan (Lado &
Wilsondalam Cherian, 2012). Untuk mengimplementasikan manajemen sumber daya manusia
hijau yang efektif maka diperlukan peningkatan keahlian teknis dan manajemen berkaitan
dengan konsep hijau bagi seluruh anggota perusahaan. Oleh karenanya perusahaan akan
mencari inovasi dan teknik manajemen yang sesuai dan yang memberikan dampak signifikan
yang berkelanjutan bagi perusahaan sehingga dapat menjadi keunggulan kompetitif (Cherian,
2012).

Untuk mengembangkan kerangka kerja perusahaan yang sesuaitarget manajemen hijau


tersebut maka diperlukan pula sistem manajemenSDM yang efektif yang bermula dari strategi
perekrutan karyawan, system kompensasi, penghargaan dan proses evaluasi yang
memasukkan poin terhadap kesadaran pelestarian lingkungan, serta program pelatihan dan
pengembangan yang berwawasan lingkungan. Menurut Bohdanowicz,2011 dalam Cherian,
2012, semakin besar pengaruh kebijakan MSDM hijau ( green human resource policies) maka
akan semakin besar pula kemampuan adaptasi perusahaan dalam menerapkan sistem
manajemen lingkungan (environmental management systems) yang telah ditetapkan.

Pentingnya penerapan MSDM hijau yang baik sangat berpengaruh pada pengembangan moral
karyawan yang akan membantu dalam pencapaian benefit baik bagi karyawan sendiri maupun
perusahaan. Sebagai contoh dari beberapa benefit yang dapat diperoleh karyawan dan
perusahaan adalah sebagai berikut (Cherian, 2012):

1. Meningkatkan kemampuan dan wawasan karyawan.


2. Meningkatkan citra positif perusahaan
3. Meningkatkan produktivitas berkelanjutan
4. Mengurangi dampak negatif bagi lingkungan
5. Menambah keunggulan kompetitif dan meningkatkan kinerja perusahaan

Karyawan yang aktif dalam kegiatan manajemen lingkungan akan memberikan


kontribusi yang baik terhadap implementasi strategi lingkungan hijau perusahaan sehingga
dapat menciptakan kesempatan yang lebih besar terhadap munculnya improvisasi dan inovasi
yang berkaitan dengan produksi lebih bersih dan reduksi limbah manufaktur. Hal ini akan
menciptakan produk hijau dan keuntungan dari penghematan biaya pengolahan limbah bahkan
akan meningkatkan kepuasan pelanggan pada situasi dan kondisi tertentu. Saat ini paradigm
konsumen telah condong pada perusahaan yang menerapkan standar-standar lingkungan yang
baik sehingga penerapan kebijakan MSDM hijau (green human resource ) dapat menjadi
strategi tersendiri untuk meraih keunggulan kompetitif dalam dunia bisnis saat ini
(Cherian, 2012).