Anda di halaman 1dari 4

Yap, tentu saja.

Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari permainan puzzle anak adalah untuk
melatih logika mereka.

Sebagai contoh, puzzle dengan gambar binatang burung. Anak-anak dilatih sedemikian rupa untuk
memberikan kesimpulan dimana letak kaki, sayap, ataupun paruh burung sesuai dengan logika bentuk
burung yang sebenarnya.

2. Membantu meningkatkan motorik halus anak-anak

Ini terkait dengan kemampuan anak-anak untuk menggunakan otot-otot kecil, terkhusus jari-jari dan
tangan mereka. Setiap mereka bermainan puzzle, tentu ketrampilan motorik halus tersebut terus
terasah.

Untuk anak balita, terlebih dengan usia kurang dari 3 tahun, sangat direkomendasikan untuk banyak
melakukan latihan keterampilan motorik halus tersebut.

Permainan puzzle tanpa disadari, akan sangat membantu anak untuk belajar aktif dengan menggunakan
tangan dan jari-jarinya.

3. Membantu melatih koordinasi antara tangan dan mata

Salah satu manfaat yang didapatkan dari permainan puzzle anak adalah melatih koordinasi yang efektif
antara tangan dan mata anak-anak.

Ini dilakukan ketika anak-anak sedang mencocokkan keping puzzle dan menyusunnya kembali menjadi
satu gambar utuh.

Permainan puzzle juga sangat membantu dalam pengenalan dan menghapal suatu bentuk objek
tertentu, misalkan binatang, kendaraan, dan lain sebagainya.

4. Melatih keterampilan kognitif


Salah satu hal terpenting untuk ditumbuhkembangkan dalam diri anak-anak adalah keterampilan
kognitif.

Keterampilan ini terkait dengan kemampuan seorang anak dalam memecahkan masalah dan mencari
solusi.

Permainan puzzle tentu sangat menarik bagi anak-anak terutama balita, karena mereka dasarnya sangat
menyukai warna dan gambar yang menarik.

Dengan melakukan permainan ini, anak-anak dilatih untuk memecahkan salah satu masalah yaitu
menyusun gambar kembali menjadi objek utuh.

Dalam pengenalan awal permainan puzzle, anak-anak mungkin mencoba untuk memasang / menyusun
puzzle-puzzle tersebut tanpa ada petunjuk.

Melalui contoh dan arahan, mereka sudah dapat mengembangkan aspek kognitif dengan melakukan
permainan tersebut sesuai dengan bentuk, warna, dan tata letaknya.

Saat bermain ini, anak-anak akan mulai mengenal ukuran, warna, serta bentuk yang berbeda pada setiap
bagian-bagian dari objek puzzle tersebut.meletakkan bagian-bagiannya secara harmonis dan bersama-
sama, yang tentu secara alamiah akan mengasah keterampilan kognitif mereka.

Permainan ini juga akan sangat membantu melatih anak-anak mengenal dasar-dasar objek, termasuk
alfabet dan berhitung, yang sangat penting bagi perkembangannya.

5. Melatih kesabaran anak

Salah satu hal yang juga terasah dalam melakukan permainan puzzle ini adalah kesabaran anak-anak
akan terlatih.
Saat bermain puzzle, tentu sangat memerlukan ketekunan dan kesabaran, dalam menyusun bagian-
bagian puzzle dan itu tantangan bagi mereka.

8 manfaat penting permainan puzzle bagi anak-anak

8 manfaat penting permainan puzzle bagi anak-anak

6. Meluaskan pengetahuan anak

Dengan bermain puzzle, anak-anak tentu akan belajar lebih banyak tentang angka, bentuk, warna, huruf,
dan lain sebagainya.

Ini adalah salah satu cara yang efektif dalam pembelajaran, dibandingkan dengan anak harus menghafal.

Anak-anak dapat mempelajari berbagai konsep seperti alam, hewan, tanaman, alfabet, dan lain
sebagainya dengan bantuan orangtua.

7. Membantu meningkatkan keterampilan sosial anak-anak

Keterampilan ini sangat berkaitan dengan kemampuan untuk berinteraksi / berkomunikasi dengan orang
lain.

Permainan puzzle memang dapat dimainkan secara individu. Tetapi, tentu saja permainan ini akan jauh
lebih mengasyikkan jika dimainkan secara berkelompok.

Dan jika dimainkan secara berkelompok, tentu membantu anak-anak kita dalam melatih kemampuan
interaksi sosialnya.

Mereka akan banyak saling membantu, berdiskusi, saling menghargai satu dengan lainnya.

8. Membantu melatih memecahkan masalah


Ini salah satu manfaat yang bisa didapatkan ketika anak-anak bermain puzzle. Anak-anak, terutama
balita, akan berpikir bagaimana caranya bisa menyelesaikan potongan-potongan puzzle yang tidak utuh
tersebut.

Di sisi lain, dengan bermain puzzle, anak-anak akan memiliki tujuan dan berusaha mencapainya, dan jika
berhasil menyelesaikannya, itu adalah sebuah kebanggaan bagi mereka.

Ini membuat mereka terpicu untuk ingin bermain lebih banyak puzzle lagi sehingga mereka tertarik
untuk belajar di sekolah.