Anda di halaman 1dari 1

Religiusitas Massa dan Kegilaan dalam Puisi ‘Khotbah’ Karya WS Rendra

Randy Ridwansyah

randy.ridwansyah@unpad.ac.id

Universitas Padjadjaran

Karya sastra senantiasa berbagi ruang khusus dengan kegilaan dan membentuk hubungan yang
sinergis. Bahasa sendiri, sebagai medium karya sastra, merupakan instrumen yang melandasi
Foucault dalam menelusuri fenomena kegilaan. Sastra menawarkan perspektif tersendiri dalam
memahami kegilaan melalui medium bahasa dan menampilkannya sebagai representasi
pengalaman manusia. Dalam puisi karya WS Rendra yang berjudul Khotbah, kegilaan
digambarkan bukan dari balik tembok rumah sakit jiwa, namun dalam suatu kebaktian Minggu di
sebuah gereja. Kegilaan akan religiusitas diangkat menjadi tema sentral dengan motif yang
provokatif. Pada saat yang sama, alusi-alusi Alkitab dimainkan untuk membangun nuansa
religius dalam puisi ini. Dengan berdasar pada anggapan awal tersebut, tulisan ini bertujuan
untuk membahas representasi kegilaan dalam puisi Khotbah karya WS Rendra sebagai kritisisme
terhadap religiusitas massa. Pembahasan dilakukan melalui analisis piranti kebahasaan puisi,
seperti diksi, majas dan pola bunyi. Dalam konteks yang lebih luas, tulisan ini juga bertujuan
untuk mempermasalahkan batasan-batasan definitif antara religiusitas massa dan kegilaan yang
dikaitkan dengan wacana sosio-kultural yang melingkupi karya tersebut pada zamannya.

Kata kunci: Puisi, Rendra, Kegilaan, Religiusitas.