Anda di halaman 1dari 3

Response Surface Methodology sudah dikenalkan oleh Box dan Wilson sejak tahun 1951.

Dalam
buku Design and Analysis of Experiment, Montgomerry (2001), menjelaskan bahwa Response
Surface Methodology atau sering disingkat dengan RSM, merupakan kumpulan teknik matematis
dan statistik yang digunakan untuk pemodelan dan analisis masalah dalam suatu respon yang
dipengaruhi oleh beberapa variabel dan tujuannya adalah untuk mengoptimasi respon tersebut.
Variabel yang mempengaruhi respon dinamakan variabel bebas atau sering dinamakan faktor.
Metode permukaan respon (Response Surface Methodology) adalah suatu kumpulan dari teknik-
teknik statistika dan matematika yang berguna untuk menganalisis permasalahan optimalisasi
tentang beberapa variabel bebas yang mempengaruhi variabel tak bebas dari suatu respon, serta
bertujuan untuk mengoptimumkan suatu respon yang menggunakan data kuantitatif (Erbay& Icier,
2009).
Menurut Eryson (2006), metode permukaan respon adalah suatu teknik-teknik statistika yang
berguna untuk menduga pengaruh linear kuadratik dan interaksi faktor antar variabel yang ada
serta mengoptimumkan respons tersebut dengan menggunakan jumlah data percobaan yang
minim. Metode permukaan respon merupakan metode rancangan percobaan yang dapat digunakan
untuk pengembangan, peningkatan, dan pengoptimasian proses.
Metode permukaan respon dapat digunakan untuk mencari suatu fungsi pendekatan yang cocok
untuk meramalkan respon yang akan datang dan menentukan nilai-nilai variabel bebas yang
mengoptimumkan respon. Selain itu metode permukaan respon juga bertujuan untuk membantu
mendapatkan hasil optimum secara cepat dan efisien. Metode ini memberikan kemudahan dalam
menentukan kondisi proses optimum baik pada sistem maupun jarak faktor untuk mendapatkan
hasil yang memuaskan.
RSM telah banyak digunakan dalam beberapa bidang ilmu seperti, ilmu kimia, teknik kimia,
teknologi pertanian, ilmu kesehatan, dan lain-lain. Sebenarnya RSM dapat digunakan untuk semua
bidang ilmu, khususnya pada penelitian yang bertujuan untuk mencari kondisi optimum respon
yang dipengaruhi oleh variable-variabel bebas.
Pada dasarnya, RSM merupakan gabungan dari rancangan percobaan, model regresi, dan metode
optimasi. Menurut Sudjana (1994), rancangan percobaan merupakan langkah-langkah lengkap
yang perlu diambil jauh sebelum percobaan dilakukan. Rancangan percobaan yang paling
sederhana adalah Rancangan Random Lengkap atau biasa disingkat dengan RRL. Pada RRL, unit-
unit percobaan haruslah homogen. Model linear untuk RRL adalah dengan adalah variable respon,
adalah mean populasi, adalah efek perlakuan, dan error random.
Metode permukaan respon dapat digunakan untuk mencari suatu fungsi pendekatan yang cocok
untuk meramalkan respon yang akan datang dan menentukan nilai-nilai variabel bebas yang
mengoptimumkan respon. Selain itu metode permukaan respon juga bertujuan untuk membantu
mendapatkan hasil optimum secara cepat dan efisien. Metode ini memberikan kemudahan dalam
menentukan kondisi proses optimum baik pada sistem maupun jarak faktor untuk mendapatkan
hasil yang memuaskan.
Pengkajian pada suat proses atau sistem seringkali terfokus pada hubungan antara respond an
variable masukannya (input). Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan respon atau untuk
memahami inti dari proses itu sendiri (Jeff Wu, 2000: 387). Metode permukaan respon yang
dikemukkan oleh Box dan Wilson pada tahun 1950, merupakan salah satu alat yang efektif untuk
mengkaji hubungan antara respond an variable input tersebut (Kleijnen, 2008).
Metode permukaan respon atau yang sering disingkat RSM (Response Surface Methodology)
adalah Teknik matematika dan statistika yang berguna untuk memodelkan dan menganalisis data
dimana respon yang diteliti dipengaruhi oleh beberapa variable dan bertujuan untuk
mengoptimalkan respon (Montgomery, 2001:247). Hubungan antara respon y dan variabel inpit x
adalah
𝑦 = 𝑥1, 𝑥2, … , 𝑥𝑘+∈
Dimana: y= variabel respon
𝑥𝑖 = 𝑣𝑎𝑟𝑖𝑎𝑏𝑒𝑙 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑠 (𝑖 = 1,2,3, … 𝑘)
∈= 𝑒𝑟𝑜𝑟
Karena bentuk fungsi respon 𝑓 yang sebenernya tidak diketahui, maka harus ada pendekatan atau
hampirnya. Perkiraan model didasarkan pada observasi dari proses atau sistem sehingga dapat
embentuk model empirisnya. Sehingga digunakan analisis regresi sebagai Teknik dalam statiistika
yang berguna untuk membangun model empiris yang diperlukan RSM.
DAFTAR PUSTAKA
Raymond, et al. 2008. Response Surface Methodology(3thed.).Canada: Wiley.
Kleijnen, J.P.C. 2014. Response Surface Methodology. Tilburg: Operations Research Vol. 2014
-013.
Khuri, A. 2006. Response Surface Methodology and Related Topics. Singapore:World
Scientifik Publishing.