Anda di halaman 1dari 27

LAMPIRAN PERATURAN

GUBERNUR JAWA TIMUR


NOMOR : 30 TAHUN 2011
TANGGAL : 26 APRIL 2011

JENIS USAHA DAN/ATAU KEGIATAN YANG WAJIB


DILENGKAPI UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (UKL)
DAN
UPAYA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP (UPL)

I. Bidang Perhubungan dan Lalulintas Jalan

No. Jenis Kegiatan Satuan Skala/Besaran Keterangan

A. Perhubungan Darat

1. Perkeretaapian :

a. Terminal peti kemas dan terminal barang,


ha 0,5 s.d. 5
(luas)
b. Stasiun, (luas) ha Semua besaran
c.
c. Depo dan balai yasa, (luas) ha 0,5 s.d. 5
d . J al an r el dan fasilitasnya, (panjang)
km 5 s.d. 25
e. Jembatan atau gorong-gorong dan
perlintasan sebidang Semua ukuran
f.
f. Jembatan layang kereta api,
km <5
(panjang)
g. kegiatan penempatan
hasil keruk (dumping)
di darat: W 50.000 s.d
- volume 500.000
- luas area dumping ha 0,5 s.d 5
2. Angkutan jalan:
a. Terminal penumpang,
ha 0,5 s.d < 5
luas
b. Terminal barang, (luas) ha 0,25 s.d 2
c. Depo, (luas) ha 0,1 s.d 5
d. Pengujian kendaraan
ha 0,5 s.d 5
bermotor, (luas)
e. pembangunan depo
Ha 0,25 s.d 5
peti kemas, (luas)
f. pembangunan terminal
terpadu mods clan Ha <2
fungsi, (luas)

3. Pelabuhan sungai, danau


clan penyeberangan:
a. Dermaga, (luas) ha 50 s.d 200
b. Kedalaman tambatan,
m -2 s.d -10
(kedalaman)
c. Bobot kapal sandar,
DWT < 3.000
(berat)
d. Terminal penumpang,
ha 0,5 s.d 5
(luas)
e. Pengerukan 50.000 s.d
m3
sungai/danau, (volume) 500.000

B. Perhubungan Laut

.jembatan:

E --aga, (panjang) m 50 s.d 200


3, aman tambatan,
LWS -4 s.d -10
— aman)
1.000 s.d
kapal sandar, DWT
10.000
-:---stle dermaga, (lugs) m2 750 s.d 6.000

:as terminal dan


?--ca ng: penumpang,
Terminal
m2 600 s.d 3.000
panjang)
Terminal peti kemas,
m2 500 s.d 1.000
(teas)
-apangan penumpukan, m2 1.000 s.d 3.000
-ias)
Gudang,(Iuas) m2 500 s.d 2.500
Prasarana penampungan
m3 30.000
curah cair, (volume)
=asilitas lainnya:
a. Jalan, jembatan dan rel
km 2,5 s.d 25
kereta api, (panjang)
Sumur dalam, (debit) m3/jam 2,5 s.d 10
Penahan gelombang m 50 s.d 200
(break water), (panjang)
Single Point Mooring
DWT 500 s.d 10.000
Buoy untuk Kapal, (bobot)
Pengerukan dan reklamasi:
a. Pengerukan 100.000 s.d
m3
(pemeliharaan/maintenan 500.000
ce), (volume)
- Pengerukan (capital m3 100.000 s.d
dredging material keras), 500.000
(volume)
c. Reklamasi (pengurukan)

- Luas, atau ha 2 s.d 25


- Volume m3 100.000 s.d
500.000
d. Kegiatan Penempatan
Hasil Keruk (Dumping
Site)
- Luas, atau ha 2 s.d 25
- Volume m3 100.000 s.d
500.000
5. Pengerukan/Perataan Batu Karang, (Volume)
Volume
karang
6. Pekerjaan Bawah Air (PBA):
a. Pipa minyak/gas, km < 100
(panjang)
b. Kabel listrik mempunyai kV < 150
tenaga
c. Kabel telekomunikasi dari km > 100
pelabuhan terdekat,
(panjang)
Udara

Bandar
am,..,eser:a
& -wrcasar pacu salah satu m 50 s.d < 200

7ermrvo penumpang
m3
Terminal kargo 1.000 s.d <
=Clr-cambilan air tanah liter/deti 25 2.000
s.d < 50
k

=—n-asap Bandar Udara


mese.-m a*au fasilitasnya
L :-----indahan penduduk KK 50 s.d 200
i-r- ah) ha 25 s.d 100
Reklamasi pantai L=-j pembebasan
- Was ha 0,5 s.d 25
- Volume urugan
Pemotongan bukit clan m3 25.000 s.d
100.000 s.d
pengurugan lahan, 500.000
dengan volume urugan
:)rasarana sisi udara,
-erdiri:
a. Perpanjangan m 50 s.d 200
landasan pacu
(panjang)
Pembangunan taxi m2 50 s.d 200
m
way, (luas)
c. Pengembangan m2 500 s.d 1000
m

apron, (luas)
d. Pembuatan airstrip, m 800 s.d 900
(panjang)
e. Pembangunan hell Semua Semua besaran
pad besaran
f. Pemotongan bukit m3 5000 s.d
dan pengurugan 500.000
lahan, (volume)
g. Reklamasi pantai

- Luas, atau ha 2 s.d 25

- Volume urugan m3 100.000 s.d

500.000

Prasarana sisi darat,


terdiri:
a. Pembangunan m2 500 s.d 2000 M
terminal penumpang
(luas)
b. Pembangunan m2 500 s.d 2000
terminal cargo (luas)
Porsi/ha
c. Jasa bogs (produksi) 500 s.d 1000
ri
d. Power house/genset kVA 500 s.d 1000
(days)
e. Pembangunan Semua Semua besaran Semua
menara pengawas besaran besaran
lalu lintas udara
f. Depot penyimpanan liter 1000 s.d 50.000
dan penyaluran
bahan bakar- Fasilitas
untuk penunjang
lainnya terdiri:
a. Pembangunan semua semua ukuran

fasilitas ukuran didalam lokasi


pemancar/NDB didalam bandara
lokasi
-T,ar pusat bandara
m2 semua ukuran
? t a n pesawat didalam lokasi
eJ kendaraan m 2 500 bandara
s.d 10.000
luas)
-an KK < 200
-K (jumlah)
aL :=-3asanlahan Ha < 100

-,ian bandar Semua besaran


zaru beserta (termasuk

II. Bidang Komunikasi dan Informatika

No Jenis Kegiatan Satuan Skala/Besaran Keterar-

D. Komunikasi

1. Pemasangan Kabel km 0,5 s:d < 5


Telekomunikasi Bawah Tanah
2. Pemancar Radio atau Televisi ha 0,5 s.d < 1

Antena Telepon Selular atau


Based Transceiver Station
(BTS), dgn ketinggian
menara:
- Kriteria Zona I
1). Lokasi yang kepadatan
bangunan bertingkat dan
bangun-bangunan serta
3. kepadatan penggunaan/
pemakaian jasa
telekomunikasi sangat
padat.
2). Penempatan titik lokasi
Menara Telekomunikasi
pads permukaan tanah
halnya untuk Menara
Tunggal, kecuali untuk
kepentingan bersama
3). Menara Telekomunikasi
yang didirikan di
permuka-an tanah
maupun di atas
bangunan, harus
diadakan kamuflase,
sehingga terdapat
keserasian antara bentuk
dengan peruntukan lokasi

Menara
wsmu t k a n.

A, iAmnar —a- 7e*


omunikasi
* a n di atas
dengan

4enrcoan rangka

::,ilentukan sbb:

rt D m 25

bangunan 4
zd_Mal

maksimum
o cvir g g i a n

Menara
tee-omunikasi.
:1 -=-as
bangunan
5 m 20
z- 8
lantai, m 15
—aws4mum

ketinggian
Menara

Telekomunikasi.
c. M , a s

bangunan 9
f ar — atau lebih.

4 W O w i m Zona II
a s i yang
kepadatan

:angunan bertingkat
dan

,-o-un-bangunan cukup

aempatan titik lokasi

Venara
Telekomunikasi

: a d a permukaan
tanah
.spat dilakukan
untuk

Menara Rangka dan

Menara Tunggal.

3). Menara Telekomunikasi


yang didirikan di
permukaan tanah
maupun di atas
bangunan, harus
diadakan kamuflase,
sehingga terdapat
keserasian antara bentuk
dengan peruntukan lokasi
di tempat Menara
4). Menara Telekomunikasi
dapat didirikan diatas
bangunan jika tidak
dimungkinkan didirikan di
atas permukaan tanah
dgn ketinggian sbb :

m 25

a. Diatas bangunan 4
lantai maksimum
ketinggian Menara

m 20

Telekomunikasi.
b. Diatas bangunan 5 s.d.
8 lantai, maksimum
ketinggian Menara
m 15

Telekomunikasi.
c. Diatas bangunan 9
lantai atau lebih
maksimum ketinggian

Menara

Telekomunikasi

- Kriteria Zona III


1). Lokasi dimana kepadatan
bangunan bertingkat den
bangun-bangunan kurang
padat.

:----~empatan titik
lokasi
Menara

Telekomunikasi
, t e a permukaan tanah
t dilakukan
untuk
We—ar a Rangka
dan m 52
3. Wo--a-a Telekomunikasi di
n a N u n a n bertingkat
lCat

diperbolehkan
ke c u a l i tidak
dapat
Driman

karena
ie - - a tasnya

pekarangan

-a-ah dengan ketentuan

4,,ecrxggian

disesuaikan
x---,ga n

kebutuhan
t-eKuensi

telekomunikasi

3ecogan tinggi maksimum

::an permukaan
tanah.

III. Bidang Pekerjaan Umum


Beberapa kegiatan pads Bidang Pekerjaan Umum mempertimbangkal skala/besaran kota
yang menggunakan ketentuan berdasarkan jumlal populasi, yaitu:
· Kota Metropolitan > 1.000.000 jiwa
· Kota Besar 500.000 – 1.000.000 jiwa
· Kota Seclang 200.000 – 500.000 jiwa
· Kota Kecil 20.000 – 200.000 jiwa

Jenis Kegiatan Keteranga~


No. Satuan Skala/ Besaran

Sumber Daya Air


1. Bendungan/Waduk
a. Pembangunan
bendungan m 6 s.d < 15
- Tinggi ha 50 s.d < 200
- Luas genangan m3 100.000 s.d
- Daya tampung 500.000
(volume)
b. Rehabilitasi bendungan
- Tinggi m 6 s.d < 15
- Luas genangan ha 50 s.d < 200
- Daya tampung m3 100.000 s.d
(volume) 500.000
2. Daerah Irigasi
a. Pembangunan daerah ha 500 s.d < 2.000
irigasi barn, dengan
luas
b. Rehabilitasi clan
peningkatan daerah
irigasi: ha 500 s.d < 1.000
- luas ha 500 s.d < 1.000
- tambahan luas areal
c. Percetakan sawah, ha 100 s.d < 500
dengan luas (per
kelompok)

::4~---oangan
Rawa:

ha 500 s.d < 1.000


L 7— •-.amasi rawa
::sang surut,
dengan

Las
~--z--K-.amasi ha 500 s.d < 1.000
rawa non
::clang
surut/lebak,
an lugs
=-j-a•jgunan
Pengaman
=,a-r-a :an Perbaikan
ilik-a--a Sungai:
i pantai - km >1
---:)ok/sea
,a-=-•evetment,
:anjang)
m 10 s.d < 500
-egak lurus - groin,
:r--ak water
(panjang)
%cr-alisasi Sungai
Vrmasuk sudetan)
dan
mermatan kanal banjir
,t {ota
Desar/metropolitan km 1 s.d < 5
- panjang ha 1 s.d < 5
- was m3 50.000 s.d <
-Kota
volume kerukan
sedang, 500.000
panjang 3 s.d < 10
Km
- panjang 100.000 s.d <
m3
- volume kerukan 100.000
Perdesaan,
panjang 5 s.d < 15
Km
- panjang 150.000 s.d <
m3
-volume kerukan 500.000

Sodetan semua besaran

6. Kanalisasi/Kanal Banjir:
a. Kota
besar/metropolitan km 1 s.d < 5
- panjang kanal ha 2 s.d. 5
km 3 s.d. < 10
b. Kota sedang, panjang
kanal

km 5 s.d < 15
c. Perdesaan, panjang
kanal

7. Jalan Tol/Layang (flyover)


termasuk jalan tol yang
membutuhkan pengadaan
tanah diluar rumija (ruang
milik jalan): km <2
a. Pembangunan jalan
layang dan subway
(panjang)
km semua besaran
b. Peningkatan jalan tol
dengan pembebasan
lahan (panjang)
km >5
c. Peningkatan jalan tol
tanpa pembebasan
lahan (panjang)
8.
Jalan Raya:

a. Bang u nan/pening katan


jalan dengan pelebaran
diluar DAMIJA
1) Kota
Besar/Metropolitan
km 1 s.d < 5
- Panjang
ha 2 s.d < 5
- Luas
2) Kota Sedang
- Panjang
km 3 s.d < 10
- Luas
ha 5 s.d 10
km 5 s.d < 30
—__e=saan - inter

--aWng
rgkata n

dengan
3ewmman
* Zm. km 10
5esar/Metropolit
an -
li-mv~Kolektor
(Pembangunan

Besar (panjang) km 20

Sedang ke bawah km 60

Pembuangan
- - TPA) dengan
VL--z.- controlled
3tau sanitary ha < 10
—A. di daerah ton < 10.00
pasang ha <5
SXIA ton < 5.000
- LOS
ton/hari < 1.000
:7—oangunan
transfer

i3 c c n
(kapasitas
xx:rasional)

semua besaran
zer-bangunan
rcxwator

4L. S i g u n a n ton/hari >4


komposting m2 > 500
zar daur clang
'4acasitas
11. sampah
Pembangunan
Perumahan clan
Permukiman:

a. Kota Metropolitan
ha 2 s.d < 25
(luas)

b. Kota Besar (luas) ha 2 s.d < 50

c. Kota Kecil (luas) ha 2 s.d < 100


12.
Peremajaan Perumahan
clan Permukiman:

a. Kota Metropolitan clan


ha 1
Besar (luas)

b. Kota Sedang (luas) ha 2

ha 1
c. Revitalisasi kawasan
(memfungsikan kembali
kawasan)
13. Pembangunan Instalasi
Pengolahan Lumpur Tinja
(IPLT) clan Instalasi
Pengolahan Air Limbah
(IPAL):
a. Instalasi Pengolahan
ha <2
Lumpur Tinja (IPLT)

b. Instalasi Pengolahan
ha <3
Air Limbah (IPAL)

14.
Pembangunan Sistem
Perpipaan Air Limbah
(sewerage):

Di perkotaan/permukiman
- luas layanan
ha < 500

- debit air limbah M3 /hari < 16.000

15.
Drainase Permukiman
Perkotaan:

a. Pembangunan saluran
di Kota Besar &
Metropolitan

1) Drainase utama
- Panjang
km <5
2) Drainase sekunder
clan tersier km 1 s.d 5
- Panjang

x =~-cangunan saluran
J - - I Sedang
-- -ase utama
- Panjang
km < 10
:r-ainase
sekunder
km 2 s.d 10
:.an tersier
- Panjang
=--::angunan
saluran
:i e t a Kecil
(panjang) km >5
r- Pembangunan ha 1 s.d < 5
kolam
-e~ensiJpolder di
ar-eaRawasan
k, :ernukiman
=--rnbangunan
Bangunan
dung
diatas/dibawah
I m2
5.000 s.d
lantai 10.000

A& Spersih Perkotaan

$L Pembangunan
jaringan
ha 100 s.d < 500
Jstribusi (lugs
layanan)
Pembangunan
jaringan km 2 s.d < 10
Boa transmisi
:anjang)
Pengambilan air
baku
::ah sungai, danau
dan I/dt 50 s.d < 250
cumber air lainnya
Pembangunan
Instalasi I/dt 50
:---ngolah Air
dengan

e. Pengambilan air tanah


I/dt > 5 s.d < 50
dalam (debit)

f. Pengambilan air baku


I/dt 5 s.d < 50
dari sumber mats air

18.
Pembangunan Kawasan
Terpadu:

- Luas lahan ha <5


-Luas lantai bangunan m2 < 10.000

19. Pembangunan Kawasan


Permukiman untuk
Peminclahan Penduduk
clan atau Permukiman
Kembali:
a. Jumlah penduduk yang
KK 50 s.d. 200
dipindahkan

b. Luas lahan kawasan m2 2 s.d. 100

20. W < 100.000


Pengerukan sedimen
pads drainase primer
(volume)
21. Pembuangan lumpur hasil
pengerukan ke dumping
area: Km <5
- jarak ha <1
22. - lugs dumping area M 30 s.d 50
Pemasangan saringan
sampah i

IV. Bidang Pariwisata


Jenis Kegiatan
Satua Skala/ Keterang
n Besaran an
5 - 12
~oecfiaan Akomodasi:
L -13W Berbintang (jumlah) kamar Semua
besaran
Melati (jumlah) kamar
SLvni Perkemahan (luas) ha
Makanan dan

i Rmtoran (jumlah) kursi 200


=- - a h Makan (jumlah) Kursi 200
-,asa Boga (jumlah) porsi 1.000
=--terahan Obyek dan Daya
-ar* Wisata Alam:
:-e elolaan dan ha Semua
Pemanfaatan Taman besaran
iVisata (luas)
IL ahaan Obyek dan Daya
N* Wisata Alam:
i Pembangunan dan/atau ha
Pengelolaan Pusat-pusat
Aesenian dan Budaya (luas)
=einbangunan dan ha < 100
:::~_elolaan Taman Rekreasi
I-as)
=embangunan dan ha >1
Tempat Hiburan
-as)
Pembangunan dan ha
Pengelolaan Satwa (luas)
=,s—<;usahaan Obyek dan Daya
BrK Wisata Minat Khusus:
a. Pembangunan dan/atau Kamar
Pengelolaan Wisata Tirta
(luas)
:7--mbangunan dan ha >1
Pengelolaan Wisata Kesehatan
-as)

V. Bidang Kesehatan
No. Jenis Kegiatan
Satuan Skala/Besara Ketera
n an
1. Rumah Sakit semua tipe (A, B,
C atau D):
a. Luas lahan (luas) ha
b. Luas bangunan (luas) m2 < 2,5
c. Jumlah tempat tidur Kelas < 10.000
(golongan) A, B, C Sesuai kelas
RS
sejenis
2. Puskesmas dengan rawat inap Rawat Semua
inap besaran
3. Perusahaan Obat Tradisional semua
golongan pabrik jamu besaran
4. Laboratorium Kesehatan
Pemerintah
a. Balai Laboratorium semua
Kesehatan atau yang setara besaran
b. Balai Teknis Kesehatan semua
Lingkungan atau yang setara besaran
5. Laboratorium Kesehatan
Swasta
a. Laboratorium Klinik Utama semua
besaran
b. Laboratorium Kesehatan semua
Masyaratan Utama besaran
6. Industri Farmasi yang semua
memproduksi bahan baku obat besaran

VI. Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral


Jenis Usaha/Kegiatan
Satuan Skala /besaran Keteran
gan
gk * r a 1, Batubara, clan
Panas Bumi.
AAKpatan eksplorasi detail Semua
zaca tahap UP Eksplorasi, besaran
ABIC berupa kegiatan
-easi 3 dimensi yang
- :.a k u P:
'::=-nboran
'::z,-ibuatan paritan
-ibang bor
Shaf
-erowongan
%Arxeral, batubara dan panas
mxni. ha 5 s.d < 200
- logs perizinan (luas); atau

Ws daerah terbuka untuk ha 5 s.d < 50


o-eertambangan (luas). (kumul
atif/
tahun)
7ahap Operasi Produksi.
& Panas Bumi MW < 55
Eksploitasi dan
pengembangan uap
panas bumf untuk listrik
(daya).
Batubara/gambut.
Kapasitas; dan/atau ton/tah 100.000 s.d
u < 1.000.000
- Jumlah material penutup n 400.000 s.d
yang dipindahkan < 4.000.000
(volume). ton/tah
u
n
c. Mineral logam.
- Kapasitas; dan/atau ton/tah < 300.000
- Jumlah material penutup u < 1.000.000
d. Mineral bukan logam atau
mineral batuan
M3 /tahu 50.000 s,d
- Kapasitas (volume);
e. Pengambilan air bawah n < 50
tanah (sumur tanah liter/deti
dangkal, sumur tanah k

II
. Minyak dan Gas Bumi
1. Eksploitasi minyak clan gas
bumi serta pengembangan
produksi di darat. BOPD < 5.000
2. Eksploitasi minyak clan gas < 50
bumi clan pengembangan
< 15.000 (Jumlah
produksi di laut.
3. Pembangunan kilang: < 90 total
- LPG (juta metrik persegi); MMSC < 50
- LNG (juta metrik persegi); FD < 50
Mir-.-ak (barely. MMSC < 10.000
FD
BOPD
::
=-:angunan kilang biofuel < 30.000
ton/tah
un
nal MMSC < 550
FD
Regasifikasi LNG
::z
---cangunan kilang minyak ton/tah < 10.000
--as bekas un
(termasuk
S._rvei seismik di
Semua
darat.
besaran
-:.-rvei seismik di laut.
Semua
besaran
=
--fnboran eksplorasi minyak Semua
=an gas bumi di darat. besaran
7
Pemboran eksplorasi Semua
minyak besaran
zan gas bumi di laut.
IM Pt-mboran eksplorasi Semua
CBM/ besaran
Metana B di darat.
TZ Pengembangan MMSC < 90
lapangan FD
iefbatas gas
Pipanisasi minyak km
Semua
dan gas
besaran
~umi di darat (Jarak).
*: :anisasi minyak
dan km < 100
gas bar < 16
1 Kegiatan penyimpanan kiloliter
Semua
BBM
besaran
di darat dan/atau di perairan.
If Stasiun
MMSC Semua
Kompresor gas.
FD besaran

Blending premix;
ton/tah Semua
bahan

bakar khusus. un besaran

18. Blending minyak pelumas.


ton/tah Semua
un besaran
19.
Stasiun pengisian aspal Semua
curah. besaran
20. Stasiun Pengisian Bahan kilo Semua
Bakar Umum di darat dan di liter besaran
perairan.
21. ton
Stasiun pengisian bahan Semua
bakar gas. besaran
22. Stasiun pengisian bulk elpiji. ton
Semua
besaran
23. Stasiun mini CNG.
MMSC Semua
FD besaran

111111. Listrik clan Pemanfaatan


Energi
1.

Tegangan jaringan transmisi


kV = 150
tenaga listrik.
kV = 150
- SUIT (Tegangan);
- SKIT (Saluran Kabel
kV 150
Tegangan Tinggi bawah
tanah) (Tegangan);
- Kabel Laut tegangan tinggi
(Tegangan).
kV 20
Tegangan jaringan distribusi
tenaga listrik.
- Kabel laut tegangan
menengah (Tegangan)

2. MW 5 s.d < 100


PLTU batubara (Daya)
(dalam 1 lokasi)
3. MW 20 s.d < 100
PLTG/PLTGU (Daya)
(dalam 1 lokasi)
4. MW 5 s.d < 100
PLTU minyak (Daya)
(dalam satu lokasi)
5. MW 5 s.d < 1 0 0
PLTD (Daya)

S27- iokasi)

::aya) MW 20 s.d < 100

m 5 s.d < 15
::ergan
MW 5 s.d < 50
ha 10 s.d < 200

-- -.~-=ndungan
(Tinggi);
O
.BcasAas days (Days); atau
genangan (Lugs).

mraga listrik jenis lain.


Terpusat (PETS), MW 1 s.d < 10
MW 1 s.d < 10
E<r-assa dan gambut, MW 1 s.d < 10
1
-rqwv'bayu terpusat (PLTB),

MW > 0,5 s.d < 10

Listrik

untuk
sendiri, (Daya

VII. Bidang Pertanian

No. Jenis Usaha/Kegiatan Satuan Skala Keterarg


/besaran
Budidaya Tanaman
Pangan dan Hortikultura
a. Semusim dengan atau
tanpa unit ha 100 s.d <
1. 2.000
pengolahannya, (luas)
b. Tahunan dengan atau
tanpa unit ha 100 s.d <
pengolahannya, (luas) 5.000
2. Budidaya Tanaman
Perkebunan
a. Semusim dengan atau
tanpa unit
pengolahannya, luas
ha
dalam kawasan 100 s.d <
budidaya non 3.000
kehutanan, (luas)
b. Tahunan dengan atau
tanpa unit
pengolahannya, luas
ha
dalam kawasan 100 s.d <
budidaya non 3.000
kehutanan, (luas)
3. Agrowisata, (luas) ha 10 s.d < 50
Pencetakan sawah pads
4. ha 100 s.d 500
kawasan hutan, (luas)
Pencetakan sawah di luar
5. ha 100 s.d 500
kawasan hutan, (luas)
ton
Penggilingan padi dan
6. bergs/ > 0,3
penyosohan bergs
jam
Laboratorium uji mutu semua
7.
lingkungan hasil pertanian besaran
Penanganan pasca panen tidak term
8. (cold storage), dengan Rp 20 juta s.d lahan
investasi 600 juta bangunan

9.

VIII. Bidang Peternakan


Jenis Usaha/Kegiatan
No. Satuan Skala /besaran Ketera

1. Budidaya burung puyuh: ekor 25.000


- Terletak pads satu
hamparan lokasi,
populasi, Oumlah)
2. Budidaya ayam pedaging:
a. Terletak pads satu
ekor 15.000
hamparan lokasi,
produksi per siklus,
(jumlah)
ha 1
b. Was lahan (luas)
3. Budidaya ayam petelur:
a. Terletak pads satu 10.000
ekor
hamparan lokasi,
populasi (jumlah)
ha 1 s.d 2
b. Was lahan (luas)
4. Budidaya itik dan/atau
angsa dan/atau entok:
- Terletak pads satu ekor 2:15.000
hamparan lokasi, populasi
(jumlah)
5. Budidaya kalkun: ekor 2:10.000
- Terletak pads satu
hamparan lokasi, populasi
(jumlah)
6. Budidaya kelinci: ekor 1.500
- Terletak pads satu
hamparan lokasi, populasi
(jumlah)
7. Budidaya kambing clan ekor 2: 300
domba:
- Terletak pads satu
hamparan lokasi, populasi
(jumlah)

:aca ekor 300

satu

19
"'IMP . a s.
populasi

ekor 125
71mmm :ada
satu
7wrmarar o:w,_-asj.
populasi

, illi
l ewra sans :ctong: ekor 100
mmom :,ada
satu
somom m cKasi,
populasi

s
a ekor 20
D
ekor 50
p
e
r
c oa 4(efbau: illillo l—
- , ekor 75
ere --o r
pada
satu
Tarrczirw lokasi, populasi

O k u d a : a: ekor 50
ansmK pada
satu
d L a ran lokasi, populasi
~P, 4 wi l

dcaoa burung unta: ekor 100


pada

satu
-=-an lokasi, populasi
ekor 5.000

-,s!—.-_-;saran burung
L ak pada
satu

-a-paran lokasi, populasi


(jumiah)
empat ekor 15.000

penampungan
.7-,n. terletak pada
satu
-=-nparan lokasi,
populasi
_-ilah)

=
- j a pembibitan
semua besaran
ternak

18. Rumah pemotongan


hewan : ekor 2:1.000
a. Ayam Potong,
dengan kapasitas ekor semua
produksi ((jumlah) ekor besaran
b. Sapi/Kerbau semua
Ournlah) besaran
19. c. Kambing/Domba

Stasiun karantina semua


hewan besaran

20.

Pasar hewan di semua


perkotaan besaran

21. Produsen obat hewan

semua
besaran

22. Rumah sakit hewan

semua
besaran
23. semua
besaran
Laboratorium
kesehatan hewan clan
pengayom satwa

24. semua
Budidaya ternak besaran
secara terpadu (lebih
dari satu jenis ternak)
yang terletak pada satu
hamparan

25. Bila terclapat kegiatan semua


terpadu (dua kegiatan besaran
atau lebih) diantara
kegiatan dari no. 1 s.d.
21 tersebut di atas clan
terletak pada satu
hamparan

IX. Bidang Perikanan

No. Jenis Usaha/Kegiatan Satuan Skala Ketera


/besaran

I. Perikanan Tangkap

1.

I. Perikanan tangkap
pengolahannya (lugs)
b. Budidaya perikanan
terapung Oaring apung
dan pen system)
• di air tawar (danau) ha 0,5 s.d < 2,5
-luas unit 100 s.d < 500
- jumiah
• di air laut
-luas ha 1 s.d < 5
- jumlah unit 200 s.d <
1.000
5. Usaha Budidaya Perikanan
Payau
a. Budidaya tambak pads
lahan tanpa membuka
hutan mangrove,
menggunakan teknologi ha 5 s.d < 50
intensif atau dgn unit
pembekuan/co/d storage
dan/atau unit es balok,
dengan lugs
b. Pembenihan udang,
dengan kapasitas ekor/th > 40.000.000
produksi benur
Usaha Budidaya Perikanan
6. air tawar menggunakan
teknologi intensif:
- Luas, atau Ha :5 5
- Kapasitas produksi Ton/hari <50
Usaha penanganan/
7.
pengolahan:
a. Usaha pengolahan
tradisional, (perebusan, ton/hari/
1 s.d < 5
penggaraman, unit
pengeringan,

Kwtan tangkap

- ;,;,:an dan/atau

ermt—_L-_,s) dgn
qaCesCBM S

c.enanganan/ Unit

-han ikan pengolah-


maju, seperti an ikan /
ton/hari 1 s.d. < 5

:ekuan/cold semua UPI

::e ton/hari besaran (penghasil

::
=-galengan lkan ton/hari >5 tepung ikan


i.angananIkan Semua minyak

-:--gar besaran ikan /

::
=-igekstrasian ikan chitin-
_ rumput laut chitosan,
gelatin,
ATC,
Perikanan Terpadu karagenan,
semua
besaran

:-atorium Perikanan
semua
besaran
X. Bidang Kehutanan
Jenis Usaha/Kegiatan
No. Satuan Skala Ketera
/besaran
1. Moulding, Frame m3/bulan > 300
Moulding, kebutuhan
bahan baku (volume)
2. Sawn Timber, kebutuhan m3/bulan > 300
bahan baku (volume)
3. Usaha Pembuatan Palet, m3/bulan > 300
kebutuhan bahan baku
(volume)
4. Block board, kebutuhan m3/bulan > 300
bahan baku (volume)
5. Fancy Wood, kebutuhan m3/bulan > 300
bahan baku (volume)
6. Particle Board, kebutuhan m3/bulan > 300
bahan baku (volume)
7. Paper Overlay Plywood, m3/bulan > 300
kebutuhan bahan baku
(volume)
8. Block profile, Door and m3/bulan > 300
Windows, kebutuhan bhn
baku (volume)
9. Wood Working, kebutuhan m3/bulan > 300
bahan baku (volume)
10. Industri Papan Partikel, m3/bulan > 300
kebutuhan bahan baku
(volume)
11. Finger Joint Laminating m3/bulan > 300
Dowel, kebutuhan bahan
baku (volume)
12. Laminating Board, m3/bulan > 300
kebutuhan bahan baku
(volume)
13. Finger Joint Floring, m3/bulan > 300
kebutuhan bahan baku
(volume)
14. Solid door, kebutuhan m3/bulan > 300
g
ebtAuhan
m /bulan > 300
Fumiture, m /bulan > 300
I IN

ahan
Fumitu m /bulan > 300
re,
Furnit m /bulan >
3ahanure, 300
baku
Mouldi m /bulan > 300
1,
ra-ng,
bahan Furniture, M3
/bulan > 300
bahan baku
Furniture, M3
/bulan > 300
bahan baku m /bulan > 300
Decorative M3 /bulan > 300
Papan kebutuhan
m /bulan > 300
Serat,
Ovemk
iew
Penge M3
/bulan > 300
ringan
Penga M3
/bulan > 300
P wetan
enyer m /bulan > 300
utan kebutuhan bahan baku
(volume)
28. m3/bulan > 300
Usaha Pembuatan Kusen,
kebutuhan bahan baku
(volume)
29.
Industri Kayu semua
Lapis/Plywood besaran

30.
Pengembangan Wisata semua
Alam pads Hutan Kota besaran

31. semua
Pengembangan Wisata besaran
Alam terbatas pads
kawasan hutan produksi

32. ha < 250


Pembangunan Taman
Safari (luas)

33. ha < 100


Pembangunan Kebun
Binatang (luas)

34. Hak Pengusahaan Hutan ha < 10.000


Tanaman Industri (HPHTI)
(luas)
35. ha < 100
Pengusahaan Pariwisata
Alam (PPA) di Zona
Pemanfaatan Taman
Nasional, atau di Blok
Pemanfaatan Taman
Wisata Alam, atau di Blok
Pemanfaatan Taman
Hutan Raya clan jenis
usaha lainnya dalam
kawasan konservasi (luas)
36. Pengusahaan Taman Buru ha < 1.000
(luas)
37. Pengusahaan Kebun Buru ha < 250
(luas)
38. Penangkaran tumbuhan semua
alam/ satwa liar yang besaran
diperdagangkan (luas)
i . ' J W M ;

K m g a t a n Skala
/
livil Satuan
m,jjmw sernua
t3mn
besaran
lam
1[1# h,
o l
iii- wi is j-TLA 1
; rrlw - m2 > 1.000
empat
nmwm;ar sa-
lLopump -s..- m2 Semua
fiservasi
besaran
s:rr, be r Semua
air besaran
mames-a- qz r s e r v a s i
=
1111or --na-faa:an Se
Hasil mu
o
ft"r licr Kayu a

XI. Bidang Perindustrian dan Perdagangan


Skala/Besaran pads daftar jenis rencana usaha dan/atau kegiata Bidang
Perindustrian yang wajib dilengkapi dengan UKL-, berdasarkan kepada
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 ten: Tats Usaha Mikro, Kecil dan Menengah,
dengan nilai investasi
a. Usaha Mikro, Skala /besaran: 0 - 50 juta (Mikro);
b. Usaha Kecil, skala/besaran: 50 juta – 500 juts (Kecil);
c. Us ah a M en en ga h, s ka la / b es ar an : 50 0 ju t a – 1 0 k i (Menengah);
d. Usaha Besar, skala/besaran > 10 Milyar (Besar).

A. Bidang Perindustrian

B. Bidang Perdagangan