Anda di halaman 1dari 9

KAMPUS DOKTER

Materi Ilmu Kedokteran, Makalah Kedokteran dan Referat Kedokteran

TROMBOFLEBITIS
Author : Wahyu Rahmad Haryadie
GEDUNG KAMPUS

RUANG DOSEN
KAMPUS SEBELAH Tromboflebitis
Pengertian Tromboflebitis. Tromboflebitis adalah peradangan
KAMPUS DOKTER dan pembekuan dalam pembuluh darah. Tromboflebitis Daftar Hadir

►  2013 (1) berarti bahwa gumpalan darah telah terbentuk dalam vena
dekat dengan kulit. Tromboflebitis adalah peradangan dinding
▼  2012 (128)
vena dan biasanya disertai pembentukan bekuan
▼  December (108)
darah  (thrombus). Ketika pertama kali terjadi bekuan pada
FILARIASIS vena akibat statis atau hiperkoagulabilitas, tanpa disertai
MANUAL PLASENTA peradangan maka proses ini dinamakan flebotrombosis.
Teman Sejawat
ATRESIA ANI (Smeltzer, 2001).
LEUKEMIA Wahyu Rahmad
Haryadie
SINDROM NEFROTIK Mungkin juga ada infeksi pada pembuluh darah. Wahyu Rahmad
LUPUS Tromboflebitis biasanya terdapat di vena kaki atau lengan. Haryadie
ERITEMATOSUS Dengan hati-hati, masalah ini harus diselesaikan sampai
SISTEMIK
dalam waktu 2 sampai 3 minggu. Tromboflebitis paling sering
TROMBOSITOPENIA mempengaruhi vena superfisial di kaki, tetapi dapat juga
GAGAL GINJAL AKUT mempengaruhi vena superfisial di paha. Sering kali,
TETRALOGI FALLOT tromboflebitis terjadi pada orang dengan varises, namun
kebanyakan orang dengan varises tidak mengembangkan TUGAS DOSEN
PIELONEFRITIS
tromboflebitis.
SPINA BIFIDA adalah adenotonsilitis
ASFIKSIA Tromboflebitis melibatkan reaksi inflamasi akut yang adenotonsilitis adalah
NEONATORUM menyebabkan trombus untuk tetap pada dinding pembuluh adenotonsilitis kronis airway akut
RUPTUR UTERI darah dan mengurangi kemungkinan thrombus hilang. Tidak Ambliopia Ambliopia adalah

TONSILITIS AKUT seperti dalam vena, vena superfisial tidak memiliki otot-otot anestesi anesthesia angioma
sekitarnya untuk menekan dan mengusir trombus. Karena ini, asfiksia adalah asfiksia neonatorum
TETANUS adalah asma pada anak atelektasis
NEONATORUM tromboflebitis superfisialis jarang menyebabkan emboli.
adalah atresia ani adalah atrial
Tromboflebitis yang berulang kali terjadi di vena yang normal
KARSINOMA fibrilasi autisme autisme adalah.
KOLOREKTAL disebut bermigrasi radang pembuluh darah atau migrasi
penyebab autisme bahaya bakteri
tromboflebitis. Ini mungkin menunjukkan kelainan yang
LEUKEMIA pioderma adalah bakterial vaginosis
LIMFOSITIK AKUT mendasari serius, seperti kanker dari organ internal.
adalah balanced blefaritis blefaritis

POLIOMIELITIS adalah blefarokeratokonjungtivitis


Tromboflebitis merupakan inflamasi permukaan pembuluh
brill hematoma brill hematoma
KONJUNGTIVITIS darah disertai pembentukan pembekuan darah. Bekuan darah
adalah bronkopneumonia adalah
GONORE dapat terjadi di permukaan atau di dalam vena. campak adalah cepal hematoma
STRIKTUR URETRA Tromboflebitis cenderung terjadi pada periode pasca partum adalah debridemen adalah
STENOSIS ANI pada saat kemampuan penggumpalan darah meningkat akibat
TROMBOFLEBITIS peningkatan fibrinogen; dilatasi vena ekstremitas bagian definisi dermatitis kontak
OSTEOMALASIA bawah disebabkan oleh tekanan kepala janin kerena adalah dermatitis medikamentosa
kehamilan dan persalinan; dan aktifitas pada periode tersebut adalah dermatitis numularis
LIMFANGITIS AKUT
yang menyebabkan penimbunan, statis dan membekukan dermatitis seboroik adalah
ESOFAGITIS darah pada ekstremitas bagian bawah. diagnosa diagnosis
MIOKARDITIS dismenore adalah dismenorea

INKONTINENSIA URIN Trombosis Vena adalah ekstraksi adalah ekstraksi


katarak adalah ektima adalah
HIPERKERATOSIS Flebitis dapat terjadi di setiap vena tubuh, tetapi paling sering emfisema adalah endotrakeal
FOLIKULARIS
ditemukan di vena tungkai. Biasanya flebitis terjadi pada epididimo orkitis episkleritis
TIROTOKSIKOSIS penderita varises (vena varikosa), tetapi tidak semua episkleritis adalah eritroderma
HIDRAMNION penderita varises mengalami flebitis. Flebitis superfisialis adalah esofagitis adalah etiologi
MOLA HIDATIDOSA menyebabkan reaksi peradangan akut yang menyebabkan etiologi Ambliopia etiologi autisme

trombus melekat dengan kuat ke dinding vena dan jarang etiologi laringotrakeobronkitis
HIPERGLIKEMIA
pecah dan terlepas. Vena permukaan tidak memiliki otot di etiologi mual dan muntah pada
HIPEROSMOLAR
kehamilan feokromsitoma adalah
NON KETOSIS sekitarnya yang bisa menekan dan membebaskan suatu
fibroadenoma filariasis adalah
KLIMAKTERIUM trombus. Karena itu flebitis superfisialis jarang menyebabkan
fimosis adalah fistula fraktur
emboli.
PLASENTA PREVIA terbuka gagal ginjal akut adalah
PENATALAKSANAA gejala gejala epilepsi general
N Istilah trombosis vena lebih sering diartikan sebagai suatu
geta gonore hidramnion adalah
keadaan penggumpalan darah yang terbentuk di dalam
PERDARAHAN POST hidrosefalus adalah hidroterapi
PARTUM pembuluh darah, sedangkan tromboflebitis diartikan sebagai
adalah hifema adalah hifema
inflamasi yang disertai dengan pembentukan thrombus. Atau inflamasi hifema primer hifema
STATUS ASMATIKUS
tromboflebitis dapat pula diartikan kondisi dimana terbentuk sekunder hifema traumatik
ATELEKTASIS
bekuan dalam vena sekunder akibat inflamasi atau trauma hiperemesis gravidarum
PRESENTASI PUNCAK dinding vena atau karena obstruksi vena sebagian. hiperglikemik non ketosis adalah
KEPALA Pembentukan bekuan sehubungan dengan stasis aliran darah, hiperkeratosis folikularis adalah
FIMOSIS abnormalitas dinding pembuluh darah, gangguan mekanisme hipermetrop adalah hipermetropia

pembekuan. hipermetropia adalah hipermetropia


EMFISEMA
aksial hipermetropia kurvatura
EPILEPSI hipoparatiroid adalah impetigo
PATOFISIOLOGI Klasifikasi Tromboflebitis
bulosa impetigo krustosa
EPILEPSI GEJALA Tromboflebitis dibagi menjadi 2, yaitu: indikasi inhalasi
EPILEPSI inkontinensia urin adalah kanker
PENANGANAN a.       Pelvio tromboflebitis
sarkoma kaposi kekurangan
LIMFOMA MALIGNA
Pelvio tromboflebitis mengenai vena-vena dinding uterus dan
kelebihan kelenjar adrenal

KRISIS TIROID kemoterapi adalah keratitis


ligamentum latum, yaitu vena ovarika, vena uterina dan vena
pungtata keratosis aktinika
EKTIMA hipograstika. Vena yang paling sering terkena ialah vena
keratosis seboroik kista coledocal
BAKTERIAL ovarika dekstra karena infeksi pada tempat implantasi adalah kista koledokal adalah
VAGINOSIS plasenta yang terletak dibagian atas uterus; proses biasanya klimakterium adalah klinis
PEDIKULOSIS unilateral. Perluasan infeksi dari vena ovarika sinistra ialah kolesteatoma adalah kolik abdomen

DERMATITIS KONTAK
ke vena renalis, sedangkan perluasan infeksi dari vena
adalah komplikasi
ovarika dekstra ialah ke vena kava inferior. Peritonium
ERITRODERMA konjungtivitis gonore adalah koreksi
selaput yang menutupi vena ovarika dekstra dapat mengalami refraksi krisis tiroid adalah
PEMFIGUS VULGARIS inflamasi dan dapat menyebabkan perisalpingo-ooforitis dan laringotrakeobronkitis laryngeal
EKSTRAKSI ZAT periapendistits. Perluasan infeksi dari vena uterina ialah ke laryngeal papilloma leukemia
TANAMAN vena iliaka komunis. Biasanya terjadi sekitar hari ke-14 atau leukemia adalah limfadenitis adalah
BRONKOPNEUMONIA ke-15 pasca partum limfangitis akut adalah limfedema
adalah limfedenitis adalah limfoma
TIFUS ABDOMINALIS
b.      Tromboflebitis Femoralis maligna adalah lma lupus
HIPOPARATIROID eritematosus sistemik adalah
DISFUNGSI Tromboflebitis femoralis mengenai vena-vena pada tungkai, makalah ruptur uteri maloklusi
KELENJAR misalnya vena femarolis, vena poplitea dan vena safena. adalah mammae manual plasenta
ADRENAL
Sering terjadi sekitar hari ke-10 pasca partum. adalah mask mastoiditis mastoiditis
PNEUMONIA adalah mastoiditis akut mastoiditis
ASPIRASI Komplikasi jarang terjadi, tapi ketika mereka terjadi mereka akut adalah media mikotik fungus

DERMATITIS bisa serius. Komplikasi yang paling serius terjadi ketika adalah miokarditis adalah mola
NUMULARIS bekuan darah dislodges, bepergian melalui hati dan occluding hidatidosa adalah mual dan muntah

lebat jaringan kapiler paru-paru; ini adalah emboli paru-paru dalam kehamilan mual dan muntah
DERMATITIS
NUMULARIS pada kehamilan nevus pigmentosus
TERAPI dan sangat mengancam nyawa. Gangguan ini berjalan secara oftalmia enukleasi adalah oftalmia

KISTA COLEDOCAL cepat, dapat berlanjut menjadi emboli paru-paru yang neonatorum oftalmia neonaturum

berkemampuan menjadi komplikasi fatal. Oftalmia simpatis adalah


DERMATITIS
oftalmoskopi adalah omfalokel
MEDIKAMENTOSA
Keadaan-Keadaan Khusus Tromboflebitis adalah osteomalasia adalah otitis
DERMATITIS otosklerosis adalah papiloma laring
SEBOROIK
1.      Flebitis Migrans patofisiologi
KOLESTEATOMA
patofisiologi asma patofisiologi
OFTALMOSKOPI Suatu keadaan yang menyangkut reaksi menyeluruh dari
asma pada anak patofisiologi
system vena karena berbagai etiologi yang menimbulkan autisme patofisiologi epilepsi
TONOMETRI
gangguan dari vena. patofisiologi mual dan muntah
KOREKSI REFRAKSI
dalam kehamilan pedikulosis adalah
XANTELASMA Penyakit-penyakit yang umumnya berkaitan dengan gejala ini
pemfigus vulgaris adalah
:
TRAKOMA penanganan Ambliopia penanganan
asma penanganan asma pada anak
Infeksi Bakteri - Fase awal dari Beurger Disease
penanganan autisme penanganan
Pioderma
epilepsi penanganan
Infeksi Mikotik Fungus - Reaksi alergi (keadaan yang lebih dari gatal-gatal)
laringotrakeobronkitis
Tumor Jinak Kulit penanganan mual dan
- Adanya malignitas (gejala adanya penyebaran hematogen)
Limfadenitis muntah pada kehamilan
penanggulangan epilepsi
Limfedema - Penyakit Lupus
penatalaksanaan
Maloklusi Gigi
Tanda-tanda flebitis migrans : penatalaksanaan Ambliopia
Kolik Abdomen penatalaksanaan autisme
- timbul gejala-gejala flebitis di satu segmen vena yang
Feokromsitoma penatalaksanaan
menghilang sendiri dengan meninggalkan bercak hitam/ laringotrakeobronkitis
Debridemen dan
kecoklatan. penatalaksanaan mual dan
Hidroterapi
muntah pada kehamilan
Otosklerosis - beberapa hari timbul lagi pada daerah vena yang lain, pengobatan pengobatan
Mastoiditis Akut biasanya pada ekstremitas yang sama lagi. Ambliopia pengobatan asma

Ekstraksi Katarak pengobatan asma pada anak


- dapat disertai febris atau menggigil pengobatan autisme pengobatan
Oftalmia Simpatis dan
keratitis pungtata pengobatan
Enukleasi - LED meningkat penanganan mual dan muntah pada
Syok Anafilaktik kehamilan penyakit penyakit
2.      Tromboflebitis Septik
Syok Septik tifus penyebab penyebab

Kemoterapi Ambliopia penyebab keratitis


Yaitu gejala-gejala tromboflebitis yang disertai pembentukan
pungtata penyebab
Hidrosefalus abces atau nanah pada tempat radang dan penyebaran secara
laringotrakeobronkitis penyebab
Cepal Hematoma hematogen. Timbul gejala-gejala sepsis : febris, menggigil dan
mual dan muntah pada
memerlukan perawatan di Rumah Sakit. kehamilan perdarahan post partum
Omfalokel
adalah pielonefritis adalah
Dismenorea Dalam menghadapu kasus seperti ini, diperlukan perawatan pielonefritis akut adalah Pioderma
Reaksi Fotoalergi khusus dari berbagai segi : pemberian infus/cairan, antibiotika adalah plasenta previa plasenta

Epididimo Orkitis dosis tinggi, kortikosteroid dan cara-cara pengobatan sepsis previa adalah plasenta previa
lainnya. lateralis plasenta previa letak
Impetigo Bulosa
rendah plasenta previa marginalis
Impetigo Krustosa 3.      Tromboflebitis vena dalam (Deep Vein Thrombophlebitis) plasenta previa totalis pneumonia
Hiperemesis aspirasi adalah preaurikular
Gravidarum Yaitu kedaan flebitis dari vena-vena daerah vena femoralis, presentasi puncak kepala adalah
vena iliaka eksterna dan vena iliaka communis. radang konjungtiva neonatorum
Plasenta Previa
radang sklera reaksi foto alergi
Atrial Fibrilasi Etiologi Tromboflebitis reaksi fotoalergi referat ruptur uteri
Sarkoma Kaposi refraksi adalah refrat ruptur uteri
Faktor penyebab terjadinya infeksi tromboflebitis antara lain : retinopati retinopati diabetes
Campak Rubeola
melitus retinopati diabetikum
Papiloma Laring a.       Pasca bedah, perluasan infeksi endometrium.
rubeola ruptur uteri adalah sarkoma
Adenotonsilitis Kronis kaposi sindrom nefrotik adalah
b.      Mempunyai varises pada vena
Blefaritis skabies spina bifida spina bifida

Pada vena yang sebelumnya terdapat venaektasia atau


adalah spinal status asmatikus
►  August (4) adalah stenosis ani adalah striktur
varises, maka terdapatnya turbulensi darah pada kantong-
►  July (3) uretra adalah subaraknoid supuratif
kantong vena di sekitar klep (katup) vena merangsang
►  May (13) terjadinya thrombosis primer tanpa disertai reaksi radang syok anafilaktik adalah syok septik
primer, yang kemudian karena faktor lokal, daerah yang ada adalahtanda teknik telinga
trombusnya tersebut mendapat radang. Menipisnya dinding terapi terapi Ambliopia terapi
vena karena adanya varises sebelumnya, mempercepat proses asma terapi asma pada anak terapi
MATERI UJIAN autisme terapi dermatitis terapi
keradangan. Dalam keadaan ini, maka dua factor utama :
epilepsi terapi
EMFISEMA kelainan dinding vena dan melambatnya aliran darah,
laringotrakeobronkitis tetanus
Emfisema. menjadi sebab penting dari terjadinya tromboplebitis.
adalah tetanus neonatorum adalah
Definisi Emfisema.
tetanus neonaturum tetralogi fallot
Emfisema adalah suatu c.       Obesitas
perubahan anatomis paru adalah tifus abdominalis
yang ditandai dengan Bila keadaan dehidrasi berat, koagulasi intravascular yang tindakan tirotoksikosis adalah
melebarnya secara abnormal tonometri adalah tonsilitis adalah
meluas ataupun infeksi sistemik dapat menimbulkan
saluran udara... tonsilitis akut trakoma adalah
rangsangan untuk pathogenesis ini.
tromboflebitis adalah
ATELEKTASIS trombositopenia adalah tube
Atelektasis Definisi d.      Pernah mengalami tromboflebitis
umum uretritis urtikaria vaksin
Atelektasis. Atelektasis
e.       Berusia 30 tahun lebih dan pada saat persalinan berada campak vaksin rubeola veruka
adalah suatu keadaan paru
atau sebagian paru yang venereal xantelasma adalah
pada posisi stir up untuk waktu yang lama
mengalami hambatan
berkembang secara se... f.       Trauma
Our Partners
FRAKTUR TERBUKA Beberapa sebab khusus karena rangsangan langsung pada
Fraktur merupakan kondisi Blog Pinger Free
vena dapat menimbulkan keadaan ini. Umumnya pemberian
terputusnya kontinuitas
jaringan tulang yang infus (di lengan atau di tungkai) dalam jangka waktu lebih
umumnya disebabkan dari 2 hari pada tempat yang sama atau pemberian obat yang Resources
trauma langsung maupun iritan secara intra vena.
tidak langsung. Dengan ... www.hypersmash.com
g.      Adanya malignitas (karsinoma), yang terjadi pada salah
PIELONEFRITIS
satu segmen vena. Tumor-tumor intra abdominal, umumnya
PIELONEFRITIS BAB I
PENDAHULUAN 1.1 yang memberikan hambatan aliran vena dari ekstremitas
Latar Belakang Infeksi bawah, hingga terjadi rangsangan pada segmen vena tungkai.
Traktus Urinarius (UTI)
sering terjadi dan h.      Memiliki insidens tinggi untuk mengalami tromboflebitis
menyerang manusia tanp... dalam keluarga. Kelainan jantung yang secara hemodinamik
menyebabkan kelainan pula pada system aliran vena.
RUPTUR UTERI
Ruptur Uteri BAB I
Patofisiologi Tromboflebitis
PENDAHULUAN A. Latar
Belakang Penyebab
kematian janin dalam rahim Terjadinya thrombus :
paling tinggi yang berasal
dari faktor ibu... a.       Abnormalitas dinding pembuluh darah

GAGAL GINJAL AKUT Formasi trombus merupakan akibat dari statis vena,
GAGAL GINJAL AKUT BAB I gangguan koagubilitas darah atau kerusakan pembuluh
PENDAHULUAN Gagal ginjal maupun endotelial. Stasis vena lazim dialami oleh orang-
akut atau Acute renal failure
orang yang imobilisasi maupun yang istirahat di tempat tidur
(ARF ) dapat diartikan
sebagai penurunan dengan gerakan otot yang tidak memadai untuk mendorong
cepat/tiba-... aliran darah. Stasis vena juga mudah terjadi pada orang yang
berdiri terlalu lama, duduk dengan lutut dan paha ditekuk,
STATUS ASMATIKUS
berpakaian ketat, obesitas, tumor  maupun wanita hamil.
Status Asmatikus Pengertian
Status Asmatikus. Status
b.      Perubahan komposisi darah (hyperkoagulabilitas)
asmatikus adalah suatu
keadaan darurat madik yang
lain, bila tidak diatasi dengan Hyperkoagulabilitas darah yang menyertai trauma, kelahiran
... dan IMA juga mempermudah terjadinya trombosis. Infus
intravena, banyak faktor telah dianggap terlibat dalam
TETANUS NEONATORUM patogenesis flebitis karena infus intravena, antara lain:
Tetanus Neonatorum
Pengertian Tetanus (1)      Faktor-faktor kimia seperti obat atau cairan yang iritan
Neonatorum. Tetanus
berasal dari kata eflex (flebitis kimia)
(Yunani) yang berarti
peregangan. Tetanus a.            pH dan osmolaritas cairan infus yang ekstrem selalu
Neonatoru... diikuti risiko flebitis tinggi. Obat suntik yang bisa
menyebabkan peradangan vena yang hebat, antara lain
HIPERGLIKEMIA
kalium klorida, vancomycin, amphotrecin B, cephalosporins,
HIPEROSMOLAR NON
KETOSIS diazepam, midazolam dan banyak obat khemoterapi.
Hiperglikemia Hiperosmolar
Non Ketosis Definisi b.          Mikropartikel yang terbentuk bila partikel obat tidak
Hiperglikemia Hiperosmolar larut sempurna selama pencampuran.
Non Ketosis. Hiperglikemik
Hiperosmolar Non Ketosis c.             Penempatan kanula pada vena proksimal (kubiti atau
adalah k...
lengan bawah) sangat dianjurkan untuk larutan infus dengan
osmolaritas > 500 mOsm/L. Hindarkan vena pada punggung
Episkleritis
Episkleritis tangan jika mungkin, terutama pada pasien usia lanjut
Episkleritis. Episkleritis
didefinisikan sebagai d.      Kateter yang terbuat dari silikon dan poliuretan kurang
peradangan local sklera yang bersifat iritasi dibanding politetrafluoroetilen (teflon) karena
relatif sering dijumpai. permukaan lebih halus, lebih thermoplastik dan lentur. Risiko
Kelainan ini bersifa...
tertinggi untuk flebitis dimiliki kateter yang terbuat dari
polivinil klorida atau polietilen.

Bookmarks (2)      Faktor-faktor mekanis seperti bahan, ukuran kateter,


lokasi dan lama kanulasi. (Kanula yang dimasukkan ada
Ping your blog
daerah lekukan sering menghasilkan flebitis mekanis. Ukuran
kanula harus dipilih sesuai dengan ukuran vena dan difiksasi
dengan baik).

(3)    Agen infeksius.

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap flebitis bakteri


meliputi:

a.    Teknik pencucian tangan yang buruk

b.    Kegagalan memeriksa peralatan yang rusak.

c.    Pembungkus yang bocor atau robek mengundang bakteri.

d.   Teknik aseptik tidak baik

e.    Teknik pemasangan kanula yang buruk

f.     Kanula dipasang terlalu lama

g.    Tempat suntik jarang diinspeksi visual

c.       Gangguan aliran darah

Manifestasi Klinis Tromboflebitis

Penderita-penderita umumnya mengeluh spontan terjadinya


nyeri di daerah vena (nyeri yang terlokalisasi), yang nyeri
tekan, kulit di sekitarnya kemerahan (timbul dengan cepat
diatas vena) dan terasa hangat sampai panas. Juga dinyatakan
adanya oedema atau pembengkakan agak luas, nyeri bila
terjadi atau menggerakkan lengan, juga pada gerakan-gerakan
otot tertentu. Pada perabaan, selain nyeri tekan, diraba pula
pengerasan dari jalur vena tersebut, pada tempat-tempat
dimana terdapat katup vena, kadang-kadang diraba fluktuasi,
sebagai tanda adanya hambatan aliran vena dan
menggembungnya vena di daerah katup. Fluktuasi ini dapat
pula terjadi karena pembentukan abses. Febris dapat terjadi
pada penderita-penderita ini, tetapi biasanya pada orang
dewasa hanya dirasakan sebagai malaise.
a.      Pelvio tromboflebitis

1.      Nyeri yang terdapat pada perut bagian bawah dan atau
perut bagian samping, timbul pada hari ke-2-3 masa nifas
dengan atau tanpa panas.

2.      Penderita tampak sakit berat dengan gambaran


karakteristik sebagai berikut:

-            Menggigil berulang kali, menggil inisial terjadi sangat


berat (30-40 menit) dengan interval hanya beberapa jam saja
dan kadang-kadang 3 hari pada waktu menggigil penderita
hampir tidak panas.

-       Suhu badan naik turun secara tajam (36oC menjadi 40oC)
yang diikuti penurunan suhu dalam 1 jam (biasanya subfebris
seperti pada endometritis).

-       Penyakit dapat langsung selama 1-3 bulan.

3.    Abses pada pelvis

4.    Gambaran darah

-            Terdapat leukositosis (meskipun setelah endotoksin


menyebar ke sirkulasi, dapat segera terjadi leukopenia).

-            Untuk membuat kultur darah, darah diambil pada saat


tepat sebelum mulainya menggigil, kultur darah sangat sukar
dibuat karena bakterinya adalah anaerob.

5.      Pada periksa dalam hampir tidak diketemukan apa-apa


karena yang paling banyak terkena adalah vena ovarika; yang
sukar dicapai dalam pemeriksaan dalam.

6.    Komplikasi yang dapat terjadi antara lain pada paru- paru
(infark, abses, pneumonia), pada ginjal sinistra yang diiikuti
proteinurina, hematuria, pada persedian.

b.      Tromboflebitis femoralis

1.    Keadaan umum tetap baik, suhu badan subfebris selama


7-10 hari, kemudian suhu mendadak naik kira-kira pada hari
ke-10-20 yang disertai dengan menggigil dan nyeri sekali.

2.    Pada salah satu kaki yang terkena, biasanya kaki kiri akan
memberikan tanda-tanda sebagai berikut:

-  Kaki sedikit dalam keadaan fleksi dan rotasi keluar serta


sukar bergerak, lebih panas dibandingkan dengan kaki
lainnya.

-  Seluruh bagian dari salah satu vena pada kaki terasa tegang
dan keras pada paha bagian atas.

-  Nyeri hebat pada lipat paha dan daerah paha.

-  Reflektorik akan terjadi spasmus arteria sehingga kaki


menjadi bengkak, tegang, putih, nyeri, dan dingin dan pulsasi
menurun.

-  Edema kadang-kadang terjadi sebelum atau sesudah nyeri


dan pada umumnya terdapat pada paha bagian atas, teatapi
lebih sering dimulai dari jari-jari kaki dan pergelangan kaki
kemudian melus dari bawah ke atas.

-  Nyeri pada betis, yang terjadi spontan atau dengan memijat


betis atau dengan meregangkan tendo akhiles (tanda homan
positif).

Penatalaksanaan Tromboflebitis

a.      Pelvio tromboflebitis

1.      Lakukan pencegahan terhadap endometritis dan


tromboflebitis dengan menggunakan teknik aseptik yang baik

2.      Rawat inap : penderita tirah baring untuk pemantauan


gejala penyakit dan mencegah terjadinya emboli pulmonum

3.      Terapi medik: pemberian antibiotika, heparin terdapat


tanda-tanda atau dugaan adanya emboli pulmonum

4.    Terapi operatif : pengikatan vena kava inferior dan vena


ovarika jika emboli septik terus berlangsung sampai mencapai
paru-paru; meskipun sedang dilakukan hipernisasi, siapkan
untuk menjalani pembedahan.

b.      Tromboflebitis femoralis

1.    Terapi medik : Pemberian analgesik dan antibiotik.

2.      Anjurkan ambulasi dini untuk meningkatkan sirkulasi


pada ekstremitas bawah dan menurunkan kemungkinan
pembentukan pembekuan darah. Jauhkan tekanan dari
daerah untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi risiko
kerusakan lebih lanjut.

3.      Tinggikan daerah yang terkena untuk mengurangi


pembengkakan. Pastikan Pasien untuk tidak berada pada
posisi litotomi dan menggantung kaki lebih dari 1 jam, dan
pastikan untuk memberikan alas pada penyokong kaki guna
mencegah adanya tekanan yaang kuat pada betis.

4.      Sediakan stocking pendukung kepada Pasien pasca


partum yang memiliki varises vena untuk meningkatkan
sirkulasi vena dan membantu mencegah kondisi stasis.

5.      Instruksikan kepada Pasien untuk memakai stocking


pendukung sebelum bangun pagi dan melepaskannya 2x
sehari untuk mengkaji keadaan kulit dibawahnya.

6.    Anjurkan tirah baring dan mengangkat bagian kaki yang


terkena.

7.      Dapatkan nilai pembekuan darah perhari sebelum obat


anti koagulan diberikan.

8.      Berikan anti koagulan, analgesik, dan anti biotik sesuai


dengan resep.

9.    Berikan alat pamanas seperti lampu. Atau kompres hangat


basah sesuai instruksi, pastikan bahwa berat dari kompres
panas tersebut tidak menekan kaki Pasien sehingga aliran
darah tidak terhambat.
10.     Sediakan bed cradle untuk mencegah selimut menekan
kaki yang terkena.

11.        Ukur diameter kaki pada bagian paha dan betis dan
kemudian bandingkan pengukuran tersebut dalam beberapa
hari kemudian untuk melihat adanya peningkatan atau
penurunan ukuran.

12.        Dapatkan laporan mengenai lokea dan timbang berat


pembalut perineal untuk mengkaji pendarahan jika Pasien
dalam terapi antikoagulan.

13.     Adanya kemungkinan tanda pendarahan lain, misalnya:


pendarahan pada gusi, bercak ekimosis, pada kulit atau darah
yang keluar dari jahitan episiotomi.

14.     Yakinkan Pasien bahwa heparin yang diterimanya dapat


dilanjutkan pada masa menyusui karena obat ini tidak akan
berada didalam air susu.

15.        Siapkan pemberian protamin sulfat sebagai antagonis


heparin.

16.     Jelaskan pada Pasien mengenai pemberian heparin yang


harus dilakukan melalui terapi sub kutan Jelaskan kepada
Pasien bahwa untuk kehamilan selanjutnya ia harus
memberitahukan tenaga kesehatan yang dia hadapi untuk
memastikan bahwa pencegahan trombofrebitis yang tepat
telah dilakukan.

Pola Pengobatan Tromboflebitis

Flebitis superfisialis sering menghilang dengan sendirinya.


Untuk mengurangi nyeri bisa diberikan obat pereda nyeri
(misalnya Aspirin, ibuprofen). Untuk mempercepat
penyembuhan, bisa disuntikkan anestesi (obat bius) lokal,
dilakukan pengangkatan trombus dan kemudian pemakaian
perban kompresi selama beberapa hari.

Jika terjadi di daerah selangkangan, trombus bisa masuk ke


dalam vena dalam dan terlepas. Untuk mencegah hal ini,
dianjurkan untuk melakukan pembedahan darurat guna
mengikat vena permukaan. Untuk rekomendasi lebih spesifik,
lihat kondisi tertentu. Secara umum, pengobatan dapat
mencakup sebagai berikut: Obat analgesik (nyeri obat),
antikoagulan atau pengencer darah untuk mencegah
pembentukan gumpalan baru, Trombolitik untuk melarutkan
bekuan yang sudah ada, non-steroid obat anti inflamasi
(OAINS), seperti ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan
peradangan, antibiotik (jika infeksi hadir).

Labels: tromboflebitis adalah |

« Newer Post Home Older Post »


SEJAWAT MEDIS

Kotak Med…
Sukai Halaman

Kampus Dokter. Powered by Blogger.


Design by KampusDokter Themes by KampusDokter.Blogspot.Com, 2012 & Blogspot