Anda di halaman 1dari 4

3.

3 RENCANA KEPERAWATAN
Diagnosa Keperawatan Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi
Hipertermi b/d proses Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x4 1. Obesrvasi vital sign
perjalanan penyakit Jam diharapkan masalah teratsi dengan kriteria hasil: 2. Anjurkan keluarga untuk memberikan kompres
1. Suhu tubuh dalam batas normal (36,5 - 37) dengan rapid sponge
2. Menunjukkan hidrasi yang baik 3. Anjurkan memberikan intake yang adekuat
3. turgor kulit normal kembali 4. Anjurkan keluarga untuk memberikan baju yang
4. mukosa bibir lembab tipis dan menyerap keringat
5. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian
antipiretik
Kekurangan Volume Cairan Setelah dilakukan tindakan keparwatan selama 1x24 1. Observasi tanda-tanda dehidrasi
b/d Kehilangan Volume Cairan Jam diharapkan masalah teratasi dengan kriteria 2. Anjurkan minum yang banyak sesuai dengan
Aktif hasil: kebutuhan tubuh
1. Menunjukkan hidrasi yang baik 3. Memberikan edukasi tentang sanitasi makanan
2. Intake dan output seimbang 4. Monitoring intake dan output
3. Pasien menunjukan tidak adanya nausea dan 5. Monitoring vital sign
vomiting Kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian
cairan parenteral melalui IV

]
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN
Tanggal/Jam Implementasi Tanggal/Jam Evaluasi TTD
2/10/2017 1. Mengobservasi tanda-tanda vital 3/10/2017  S : Ibu an. V mengatakan sudah tidak
o
J. 08.00 S : 38 C J. 06.00 panas
TD : 100/60 mmhg  O : S: 36.7oC Nadi: 120x/menit RR:
RR : 24x/menit 20x/menit TD : 100/60
2. Mengobservasi tanda-tanda dehidrasi Hasil intake input dan output
Mulut kering, turgor kulit kering, CRT < 2 Output = input + 500
detik,, bising usus: 24x/menit. 2100 = 1150 + 500
08.20 3. Menganjurkan memakai pakaian tipis 2100 = 1650
4. Menganjurkan untuk kompres air hangat = 1650-2100
dengan rapid sponge (aryanti, 2016) = - 450
08.30 5. Memberikan health edukasi tentang ekstra  A : Masalah hipertemi dan
minum kekurangan volume cairan teratasi
6. Memberikan edukasi tentang sanitasi makanan sebagian
(wiwin, 2011)  P : Intervensi di lanjutkan
08.35 7. Mengobservasi intake dan output. 1. Observasi vital sign
8. Mengkolaborasikan dengan tim medis tentang 2. Observasi balance cairan input
pemberian terapi ceftriaxone dan output
11.30 9. Berkolaborasi dengan tim medis untuk 3. Terapi diberikan sesuai advice
pemberian terapi antrain 200 gr dokter
14.00 10. Memberikan cairan parenteral: D5 ½ NS
1300cc/24 Jam
16.00 11. Berkolaborasi dengan tim medis untuk
pemberian paracetamol (bila suhu badan >37)
18.00 12. Memberikan terapi L bio
20.00 13. Mengkolaborasikan dengan tim medis tentang
pemberian terapi ceftriaxone 2x400 gr
23.00 14. Memberikan cairan parenteral: D5 ½ NS
1300cc/24 Jam
05.00 15. Memberikan terapi L bio
06.00 16. Mengobservasi tanda tanda vital
3/10/2017 4/10/2017  S : Ibu pasien mengatakan an. V tidak
J. 08.00 1. Melakukan observasi TTV: S: 38oC J. 07.00 panas
Nadi: 120x/menit  O : keadaan umum baik, Mukosa
RR: 22x/menit bibir lembab, turgor kulit lembab,
TD : 103/70 CRT < 2 detik, konjungtiva merah
muda. Balance cairan – 350. Suhu
08.05 2. Kolaborasikan dengan tim medis tentang 36.oC
pemberian terapi obat parasetamol  A : Masalah Hipertermi teratasi
08.10 3. Menganjurkan memakai pakaian tipis masalah kekurangan volume cairan
4. Menganjurkan untuk kompres air hangat teratasi sebagian
dengan rapid sponge (aryanti, 2016)  P : Lanjutkan intervensi
5. Memberikan health edukasi tentang ekstra 1. Observasi TTV
minum 2. Anjurkan minum banyak
12.00 6. Melakukan observasi vital sign S: 37,4 3. Memberikan health education
sanitasi makanan
14.00 7. Menganti cairan infuse D5 ½ NS 4. Observasi intake output
8. Melakukan observasi vital sign : 5. Observasi tanda dehidrasi
S : 38 oC, nadi 120 x/menit 6. Memberikan cairan parenteral
14.10 9. Melakukan kolaborasi dengan petugas medis sesuai advis dokter
pemberian terapi parasetamol
18.00 10. Memberikan terapi obat Lacto bio pada pasien
11. Melakukan observasi TTV : S : 37,3 oC, N :
120 x/menit
20.00 12. Melakukan observasi TTV : S : 36,8 oC, N :
125x/menit
05.00 13. Memberikan terapi Lacto Bio kepada pasien
06.00 14. Melakukan vital sign : S: 36oC, N : 120x/menit
15.