Anda di halaman 1dari 2

RSU AT MEDIKA PENANGANAN EKLAMSIA

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


01.15.17 I/1

Ditetapkan
Direktur RSU. AT - MEDIKA Palopo
STANDAR
Tgl ditetapkan :
PROSEDUR
06.03.17
OPERASIONAL
dr. Anton Yahya

PENGERTIAN Eklamsia adalah kelainan akut pada preeklamsi ringan atau berat,
dalam kehamilan , persalinan atau nifas yang ditandai dengan
timbulnya kejang dengan atau tanpa penurunan kesadaran
(gangguan sistem saraf pusat).
TUJUAN Tujuan Umum : melakukan penilaian klasik , klasifikasi dan
penatalaksanaan serta mencegah komplikasi.
Tujuan Khusus :
a. Mencegah tanda dan gejala hipertensi karena kehamilan dan
menentukan diagnosis yang paling mungkin dalam hubungan dengan
hipertensi yang dipicu karena kehamilan.
b. Melakukan penatalaksanaan preeklamsia/eklamsia dan hipertemsi
kronik pada ibu hamil.
c. Melakukan pemberian obat anti kejang (Magnesium sulfat dan
Diazepam) serta obat antihipertensi penatalaksanaan preeklamsi berat
eklamsi.
KEBIJAKAN Keputusan Direktur Rumah Sakit AT MEDIKA
Nomor.441/SKEP/DIR/RSUATM/PLP/2017 Tentang Kebijakkan
pelayanan obstetric Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek)
Rumah Sakit Umum AT Medika Palopo.
Prosedur Pengobtan medisinal
1. Infus cairan RL
2. Pemberian obat : MgSO4
Cara pemberian MgSo4 sama dengan preeklamsi berat.
Bila timbul kejang-kejang ulangan maka dapat diberikan 2g MgSO4 40
%.IV selama 2 menit, sekurang-kurangnya 20 menit setelah pemberian
terakhir . dosis tambahan 2 g hanya diberikan sekali saja. Bila setelah
di beri dosis tambahan masih tetap kejang maka diberikan amobarbital
3-5 mh/kg/bb/iv pelan-pelan. Perawatan pasien dnegan serangan
kejang.
Dirawat dikamar isolasi yang cukup terang.
Masukan sudip lidah kedalam mulut pasien.
Kepala direndahkan: daerah orofaring dihisap.
Fiksasi badan pada tempat tidur yang cukup longgar guna mencegah
fraktur.
RSU AT MEDIKA
PENANGANAN PREEKLAMSIA

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


01-15-17 I/2

Unit Terkait Kamar Bersalin