Anda di halaman 1dari 6

BAB III

MANAJEMEN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR PATOLOGIS


DENGAN ASFIKSIA SEDANG TERHADAP BY. NY. FATOYAH
DI RB DO’A IBU SEKAMPUNG LAMPUNG TIMUR
TAHUN 2007

I. Pengkajian
A. Identitas (Biodata)
1. Bayi
Nama : Bayi Ny. Fatoyah
Tgl/Jam Lahir : 02 Februari 2007
Jenis Kelamin : Perempuan

2. Orang Tua
Nama Istri : Ny. Fatoyah Nama Suami : Tn. Sugeng
Umur : 30 th Umur : 30 th
Agama : Islam Agama : Islam
Suku : Lampung Suku : Jawa
Pendidikan : SMP Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Dagang
Alamat : Tanjung Harapan Alamat : Tanjung Harapan

B. Riwayat Kehamilan, Persalian dan Nifas yang Sekarang


1. Pemeriksaan Kehamilan
a. Pemeriksaan Kehamilan
1) Trimester I : 1 kali
Tempat Periksa : Puskesmas
Keluhan : mual dan sering BAK
2) Trimester II : 2 kali
Tempat Periksa : Puskesmas
Keluhan : tidak ada
3) Trimester III : 2 kali
Tempat Periksa : Puskesmas
Keluhan : cemas, sulit tidur, sering BAK
b. Imunisasi selama kehamilan : 2 kali
c. Penyakit yang diderita selama kehamilan : tidak ada
2. Riwayat Persalinan
a. Persalinan ditolong oleh : bidan
b. Jenis persalinan : spontan pervaginam
c. Tempat persalinan : RB Do’a Ibu
d. Lama persalinan : Kala I : 13 jam 35 menit
Kala II : 30 menit
Kala III : 10 menit
3. Riwayat Nifas : tidak ada
C. Pemeriksaan Fisik
1. Nilai Apgar
Asfek yang Menit II
No 0 1 2
dinilai 1 5
1 Frekuensi denyut Tidak ada Kurang dari 100 Lebih dari 100 1 2
jantung
2 Usaha bernafas Tidak ada Lambat teratur Menangis kuat 1 2
3 Tonus otot Lumpuh Extremitas fleksi Gerakan aktif 2 1
sedikit
4 Reaksi terhadap Tidak ada Gerakan sedikit Menangis 2 1
rangsangan
5 Warna kulit Biru pucat Tubuh kemerahan Seluruh tubuh 1 2
extremitas biru kemerahan
Jumlah 7 8

2. Antropometri
a. Berat badan : 3300 gr
b. Panjang badan : 50 cm
c. Lingkar kepala : 33 cm
3. Refleks
a. Moro : masih lemah
b. Rooting : masih lemah
c. Isap : masih lemah
4. Menangis : bayi menangis lemah
5. Tanda vital
a. Suhu : 35,80C
b. Nadi : 90 x/mnt
c. Pernapasan : 30 x/mnt
6. Kepala
a. Simetris : simetris
b. Ubun-ubun besar ada, berbentuk layang-layang
c. Ubun-ubun kecil : ada, bentuk segitiga
7. Mata
a. Posisi : simetris kanan dan kiri
b. Kotoran : tidak ada kotoran
c. Pendarahan : tidak ada perdarahan
8. Hidung
a. Lubang : ada lubang hidung
b. Cuping hidung : tidak ada pernafasan cuping hidung
c. Keluaran : terdapat lendir pada lubang
9. Mulut
a. Simetris : simetris atas dan bawah
b. Pelatum : tidak labiospallatoskizis
c. Bibir : tidak labioskizis
10. Telinga
a. Simetris : simetris, kanan dan kiri
b. Daun telinga : ada kanan dan kiri
c. Lubang telinga : ada,kanan-kiri
11. Leher
a. Kelainan : tidak ada kelainan
b. Pergerakan : memutar kanan dan kiri
12. Dada
a. Pergerakan : lemah
b. Bunyi nafas : teratur, tetapi lemah
c. Bunyi jantung : lemah
13. Perut
a. Bentuk : simetris
b. Bising usus : ada
c. Kelainan : tidak ada kelainan
14. Tali Pusat
a. Pembuluh darah : terdapat 2 arteri, dan 1 vena
b. Perdarahan : tidak ada perdarahan
c. Kelainan tali pusat : baik, tidak ada kelainan
15. Kulit
a. Warna : biru pucat
b. Turgor : baik
c. Lanugo : ada, sedikit
d. Vernik caseosa : ada
16. Punggung
a. Bentuk : simetris
b. Kelainan : tidak ada kelainan
17. Ekstrimitas
a. Tangan : jari-jari tangan lengkap
b. Kaki : sama panjang, jari-jari lengkap
c. Kelainan : tidak ada kelainan
18. Genetalia (bayi laki-laki)
a. Scrotum : ada, simetris
b. Testis : ada, sudah turun mausk scrotum
c. Penis : ada, panjang 2,5 cm
d. Kelainan : tidak ada kelainan
II. Identifikasi Masalah, Diagnosa dan Kebutuhan
1. Diagnosa Medik
BBL cukup bulan dengan asfiksia sedang
Dasar :
- Umur kehamilan ibu 40 minggu
- Suhu 35,50C
- Hidung dan mulut terdapat lendir
2. Masalah
- Bayi sulit bernafas
Dasar :
 Terdapat lendir pada mulut dan hidung bayi
3. Kebutuhan
- Rasa hangat
Dasar :
- Terdapat lendir pada mulut dan hidung bayi
- Suhu tubuh bayi 35,50C

III. Antisipasi Masalah Potensial atau Diagnosa Lain


Asfiksia berat

IV. Evaluasi Kebutuhan Segera


Resusitasi

V. Perencanaan
Rencana
1. Bersihkan jalan nafas untuk memudahkan bayi mengambil udara untuk
bernafas dan mencegah terjadinya asfiksia berat.
2. Keringkan tubuh bayi dan bungkus dengan kain kering dan letakkan bayi
pada tempat yang hangat untuk mencegah hipotermi yang dapat
memperberat keadaan asfiksi
3. Lakukan stimulasi taktil pada punggung atau kaki bayi agar bayi dapat
terangsang untuk bergerak dan mengambil nafas.
4. Lakukan resusitasi pada bayi untuk memperbaiki keadaan asfiksi bayi
5. Lakukan evaluasi kondisi janin dengan APGAR pada menit ke-5 untuk
mengetahui perkembangan pernafasan bayi, agar dapat menentukan
tindakan selanjutnya

VI. Pelaksanaan
1. Membersihkan jalan nafas bayi
2. Mengeringkan tubuh bayi dan membungkus dengan kain kering dan
meletakkan bayi pada tempat yang hangat
3. Melakukan stimulasi taktil pada punggung atau kaki bayi
4. Melakukan resusitasi pada bayi
5. Melakukan evaluasi kondisi janin dengan APGAR pada menit ke-5

VII. Evaluasi
1. Suhu badan bayi naik menjadi 370C
2. Bayi menangis kuat dan bergerak aktif, kulit dan ekstremitas merah
keseluruhan
3. Nafas teratur dan cukup kuat
4. Nilai APGAR menit ke-1 : 7 dan menit ke-5 : 8