Anda di halaman 1dari 64
PENDEKATAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT TAHUN 2018 DIREKTUR JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT Bekasi, 04 Oktober 2017 ANUNG
PENDEKATAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT TAHUN 2018 DIREKTUR JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT Bekasi, 04 Oktober 2017 ANUNG
PENDEKATAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT TAHUN 2018 DIREKTUR JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT Bekasi, 04 Oktober 2017 ANUNG

PENDEKATAN PROGRAM KESEHATAN

MASYARAKAT TAHUN 2018

DIREKTUR JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT

Bekasi, 04 Oktober 2017

SISTEMATIKA

1.

PENDAHULUAN

2.

KEGIATAN KESMAS TAHUN 2018

3.

SUBSTANSI INTEGRATIF

4.

KEBIJAKAN PEMBIAYAAN

5.

PENUTUP

PENDAHULUAN

KEBIJAKAN DAN STRATEGI PROGRAM KESMAS 2018 KEBIJAKAN 1. Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dalam Upaya Kesehatan

KEBIJAKAN DAN STRATEGI PROGRAM KESMAS 2018

KEBIJAKAN

1. Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dalam Upaya Kesehatan Masyarakat melalui

pemberdayaan masyarakat

2. Penerapan Pendekatan

Keberlanjutan Pelayanan

(Continuum of Care)

3. Mendorong lintas sektor mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

STRATEGI

1. Akselerasi Pemenuhan Akses Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak, Remaja, dan Lanjut Usia yang Berkualitas

2. Mempercepat Perbaikan Gizi

Masyarakat

3. Meningkatkan Penyehatan Lingkungan

4. Meningkatkan Promosi Kesehatan

dan Pemberdayaan Masyarakat

5. Meningkatkan Upaya Kesehatan Kerja dan Olahraga

6. Meningkatkan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya pada Program Kesehatan Masyarakat

PENDEKATAN

HITS (2017)

PENDEKATAN • HITS (2017) 2018 • PENGUATAN MANAJEMEN PROGRAM • TANGGUNG JAWAB ADMINISTRATIF ADA PADA KEPALA

2018

PENGUATAN

MANAJEMEN

PROGRAM

TANGGUNG JAWAB

ADMINISTRATIF ADA

PADA KEPALA BIDANG

3-16

Oktober

Pendaftaran Parpol dan

Penyerahan Syarat Pendaftaran

2017 Parpol kepada KPU

22 Juni

2019

3 Agust

2019*

Kampanye putaran II pasangan calon peserta pemilu presiden dan wakil presiden

17

Februari

2018

Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu

7 Pemungutan dan Penghitungan

Suara putaran II pemilu presiden

dan wakil presiden*

Agustus

2019*

Pengajuan daftar calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota

4-10

Agustus

2018

4-17 Juli

2018

17-23

Sept

2019*

Penetapan hasil pemilu Presiden dan Wakil Presiden putaran II pasca-putusan MK*

Pendaftaran Pasangan Calon

Presiden dan Wakil Presiden

20 Sept

Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota serta

2018 penetapan dan pengumuman pasangan calon

20

Oktober

2019

Sumpah janji pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

peserta pemilu Presiden dan Wakil Presiden

Sumber : Litbang Kompasdiolah dari Peraturan KPU No. 7/2017

23 Sept

Pelaksanaan Kampanye calon anggota

2018- DPR, DPD, DPRD serta pasangan calon

13 April

2019

Presiden dan Wakil Presiden

Pemungutan dan

17 April

2019 Penghitungan Suara

*Pemilihan Presiden putaran II digelar jika tidak ada pasangan capres-cawapres yang memperoleh suara lebih dari 50% suara sah di pemungutan suara 17 April 2019

1

Oktober

2019

Pengucapan sumpah dan janji anggota DPR dan DPD

REKAPITULASI INDIKATOR PROGRAM KESMAS MENURUT

RENSTRA SD TRIWULAN III TAHUN 2017

KATEGORI

PENILAIAN

TOTAL INDIKATOR

KETERANGAN

     

Kesga (4)

Gizi (2)

ACHIEVED

Gap Realisasi/Target ≤ 0

9

KesjaOR (1)

Promkes (1)

Kesling (1)

     

Kesling (5)

Kesga (4)

Gap Realisasi/Target 0 sd ≤ 25%

Gizi (3)

ON TRACK

19

KesjaOR (3)

 

Promkes (3)

Setditjen (1)

 

Gap Realisasi/Target > 25 %

 

Gizi (1)

OFF TRACK

2

Promkes (1)

PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT

 

PROGRAM /

     

NO

KEGIATAN

INDIKATOR

TARGET

REALISASI

1

Pembinaan Gizi Masyarakat

Persentase ibu hamil KEK yang mendapat pemberian makanan tambahan (PMT) Persentase ibu hamil yang mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) 90 tablet selama masa kehamilan

95%

44,10

90%

30,40

Persentase bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif

44%

52,90

Persentase balita kurus yang mendapat makanan tambahan

80%

45,00

Persentase remaja putri yang mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD)

20%

20,40

2

Pembinaan

Persentase ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal ke empat (K4)

85%

56,73

Kesehatan

Keluarga

Persentase persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (PF)

81%

53,07

Persentase kunjungan neonatal pertama (KN1)

81%

58,39

Persentase Puskesmas yang melaksanakan penjaringan

kesehatan peserta didik Jumlah buku saku tentang Kesehatan Reproduksi yang dicetak dan didistribusikan ke KUA

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

50%

61,71

23.000

23.000

Ket.

7

PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT

NO

3

4

5

PROGRAM / KEGIATAN

INDIKATOR

TARGET

REALISASI

Pembinaan

Persentase Jemaah haji yang diperiksa kebugaran jasmani

30 %

45,31

Upaya

Kesehatan

Persentase Puskesmas melaksanakan kesehatan olahraga bagi anak SD

75%

26,43

Kerja dan

Olahraga

Terbentuknya Pos UKK di Wilayah Kerja Puskesmas

1020

818

Dukungan

Persentase realisasi kegiatan administrasi dukungan

92%

65,70

Manajemen

manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya

Program Pembinaan Kesehatan Masyarakat

Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumlah kabupaten/kota yang melaksanakan minimal 5

100

26

tema kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Persentase desa yang mengalokasikan dana desa untuk UKBM

30%

6,20

 

Persentase Posyandu aktif

50%

35

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

Ket.

NO

6

PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT

PROGRAM / KEGIATAN

INDIKATOR

TARGET

REALISASI

Ket

Penyehatan

Jumlah Desa/Kelurahan yang melaksanakan STBM

35.000

37.659

 

Lingkungan

Persentase sarana air minum yang dilakukan

     

pengawasan

35%

23,47

Jumlah Tempat Tempat Umum (TTU) yang diawasi memenuhi syarat kesehatan lingkungan

135.494

71.895

 

Persentase tempat pengelolaan makanan (TPM) yang dilakukan pengawasan

20%

15,79

 

Jumlah kabupaten/kota sehat (kumulatif)

366

355

 

Jumlah pasar yang memenuhi syarat kesehatan yang dilakukan pengawasan

1.000

256

 

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

ANALISIS PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT

PROGRAM/KEGIATAN

INDIKATOR

TARGET

REALISASI

 

Ket.

Pembinaan Gizi Masyarakat

Persentase ibu hamil KEK yang mendapat pemberian makanan tambahan (PMT)

95%

44,10

33

Prov melapor

Pembinaan Gizi Masyarakat

Persentase ibu hamil yang mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) 90 tablet selama masa kehamilan

90%

30,40

33

Prov melapor

Pembinaan Kesehatan Keluarga

Persentase ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal ke empat (K4)

85%

56,73

34

Prov melapor

Pembinaan Kesehatan Keluarga

Persentase Puskesmas yang melaksanakan kelas ibu hamil

84%

85,03

33

Prov melapor

Pembinaan Kesehatan Keluarga

Persentase kunjungan neonatal pertama (KN1)

81%

58,39

34

Prov melapor

Pembinaan Gizi Masyarakat

Persentase bayi baru lahir mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

44%

32,90

32

Prov melapor

Pembinaan Gizi Masyarakat

Persentase balita kurus yang mendapat makanan tambahan

80%

45,00

33

Prov melapor

Pembinaan Kesehatan Keluarga

Persentase Puskesmas yang melaksanakan penjaringan kesehatan peserta didik

50%

61,71

34

Prov melapor

Pembinaan Upaya

Persentase Puskesmas melaksanakan kesehatan olahraga bagi anak SD

75%

26,43

23

Prov melapor

Kesehatan Kerja dan Olahraga

 

Pembinaan Gizi Masyarakat

Persentase remaja putri yang mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD)

20%

20,40

33

Prov melapor

Pembinaan Kesehatan Keluarga

Persentase Puskesmas yang menyelenggarakan kegiatan kesehatan remaja

35%

51,10

34

Prov melapor

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

10

100

80

60

40

20

0

ANALISIS PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT UNTUK BUMIL GRAFIK CAKUPAN PEMBERIAN PMT BUMIL KEK NASIONAL S/D TW
ANALISIS PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT UNTUK BUMIL
GRAFIK CAKUPAN PEMBERIAN PMT BUMIL KEK NASIONAL
S/D TW III TAHUN 2017
GRAFIK CAKUPAN PELAYANAN ANTENATAL MIN 4 KALI (K4) NASIONAL
S/D TW III TAHUN 2017
100.00
80.00
60.00
40.00
20.00
0.00
PAPUA
100.0
NTT
97.7
KEPRI
93.5
JAMBI
93.2
GORONTALO
92.8
BENGKULU
92.3
SUMSEL
86.8
SULTRA
85.0
RIAU
80.2
ACEH
77.9
BABEL
72.3
MALUT
71.9
DKI
70.6
BALI
66.6
SULSEL
64.3
SULBAR
64.1
SUMBAR
62.1
LAMPUNG
60.1
SUMUT
59.6
KALTARA
50.4
BANTEN
49.9
JABAR
45.9
SULUT
44.5
NASIONAL
44.1
JATENG
42.5
SULTENG
41.9
JATIM
33.7
NTB
32.9
KALTIM
32.6
KALSEL
27.1
DIY
22.4
MALUKU
18.7
KALBAR
18
KALTENG
8.5
PAPBAR
JATENG
68.12
DKI
66.86
JATIM
66.37
JABAR
66.12
DIY
64.68
NTB
62.81
BALI
57.67
NASIONAL
56.73
SULUT
56.23
SULSEL
55.70
SUMUT
55.12
SULTRA
54.46
KALTENG
54.34
BENGKULU
54.09
SUMSEL
53.28
JAMBI
52.88
SUMBAR
51.24
ACEH
50.87
LAMPUNG
50.74
KEPRI
50.72
BANTEN
50.29
RIAU
50.10
BABEL
49.30
KALTARA
49.00
KALTIM
48.77
KALSEL
47.44
KALBAR
45.59
GORONTALO
45.54
SULTENG
34.40
NTT
30.15
MALUT
25.13
SULBAR
22.40
MALUKU
21.42
PAPBAR
20.07
PAPUA
8.45
GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS MELAKSANAKAN KELAS BUMIL GRAFIK PERSENTASE IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET TAMBAH DARAH
GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS MELAKSANAKAN KELAS BUMIL
GRAFIK PERSENTASE IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET TAMBAH
DARAH 90 TABLET SELAMA KEHAMILAN NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017
TINGKAT NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017
100.00
120
80.00
100
80
60.00
60
40.00
40
20.00
20
0.00
0
BENGKULU
48.42
BABEL
48.33
SULSEL
43.62
BALI
40.74
DIY
40.52
SUMBAR
38.91
KALSEL
37.96
SUMSEL
37.31
JATIM
36.90
JABAR
35.86
BANTEN
35.41
NTB
35.33
GORONTALO
33.88
SUMUT
33.79
KALTARA
33.74
MALUT
33.03
JATENG
32.13
JAMBI
32.08
NASIONAL
30.43
KALBAR
29.16
SULBAR
28.78
KALTIM
27.91
KALTENG
27.83
KEPRI
27.75
ACEH
25.86
SULTRA
24.54
NTT
24.51
SULUT
23.22
LAMPUNG
22.19
SULTENG
20.23
MALUKU
18.29
RIAU
10.20
DKI
8.80
PAPUA
8.44
PAPBAR
JATENG
100
KALTIM
100
NTB
100
LAMPUNG
100
RIAU
100
SUMSEL
100
BABEL
100
DIY
100
JATIM
100
BANTEN
100
BALI
100
SULTENG
100
GORONT…
100
SULSEL
99.78
JABAR
99.44
JAMBI
97.47
SULUT
96.28
KEPRI
94.52
SUMBAR
94.32
BENGKULU
92.74
KALBAR
92.18
KALSEL
89.70
NASIONAL
85.03
SULTRA
84.01
KALTENG
82.05
MALUKU
79.90
SULBAR
75.53
KALTARA
75.00
NTT
71.97
SUMUT
70.75
ACEH
55.59
PAPBAR
15.23
PAPUA
13.99
DKI
13.50
MALUT
0.00

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

11

ANALISIS PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT UNTUK BAYI

GRAFIK CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS PERTAMA (KN1) NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017 100 80 60
GRAFIK CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS PERTAMA (KN1)
NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017
100
80
60
40
20
0
GRAFIK PERSENTASE BAYI BARU LAHIR MENDAPAT INISIASI MENYUSUI
DINI (IMD) NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017
GRAFIK CAKUPAN PEMBERIAN PMT BALITA KURUS NASIONAL
S/D TW III TAHUN 2017
120
100
120
80
100
80
60
60
40
40
20
20
0
0
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS
12
DKI
100
PAPUA
100
GORONTALO
87.64
DIY
87.46
JATENG
77.25
NTB
87.28
SULBAR
86.72
SUMSEL
70.30
KEPRI
86.32
SULTRA
84.26
DKI
69.66
BABEL
82.67
JAMBI
80.82
SUMBAR
68.77
SULSEL
80.52
KALTARA
80.38
ACEH
67.10
BENGKULU
77.92
SUMBAR
76.78
JATIM
65.20
MALUT
76.63
KALTIM
74.06
JAMBI
64.38
KALBAR
70.75
ACEH
68.20
JABAR
64.25
SUMUT
57.31
RIAU
51.41
SUMUT
63.24
SUMSEL
39.53
BALI
37.56
RIAU
63.20
KALSEL
37.42
NASIONAL
32.92
BALI
62.71
JATIM
25.63
JATENG
25.28
BANTEN
59.65
JABAR
25.12
BANTEN
24.75
NASIONAL
58.39
KALTENG
19.34
LAMPUNG
14.48
BENGKULU
57.31
MALUKU
10.58
SULUT
9.52
BABEL
53.23
SULTENG
8.57
NTT
0.00
KEPRI
51.12
PAPBAR
0.00
LAMPUNG
50.94
SULUT
46.62
PAPUA
100.00
SULSEL
43.36
GORONTALO
96.08
SUMSEL
94.62
NTT
43.25
JAMBI
93.69
NTT
89.95
KALBAR
41.84
SULTRA
86.52
BENGKULU
85.02
KALTARA
41.60
JABAR
83.99
KEPRI
83.18
SULTRA
40.09
LAMPUNG
81.47
DKI
78.04
NTB
38.64
SULSEL
77.51
RIAU
76.93
DIY
36.07
BALI
76.52
SUMBAR
74.04
KALTIM
35.76
BABEL
70.09
SULUT
69.10
GORONTALO
35.16
SULBAR
68.19
SUMUT
61.44
KALSEL
32.16
SULTENG
61.22
ACEH
56.92
KALTENG
31.29
KALTARA
51.95
NTB
45.11
SULTENG
30.40
NASIONAL
45.04
KALBAR
39.78
MALUT
27.25
MALUT
35.85
JATIM
34.10
SULBAR
26.27
MALUKU
32.96
KALTIM
32.70
PAPBAR
23.74
KALSEL
30.63
DIY
24.85
MALUKU
19.97
JATENG
23.69
BANTEN
18.20
PAPUA
12.00
KALTENG
1.18
PAPBAR
0.00

ANALISIS PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT UNTUK ANAK SEKOLAH

GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS YANG MELAKSANAKAN PENJARINGAN KESEHATAN UNTUK PESERTA DIDIK TINGKAT NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017

120

100

80

60

40

20

0

NTB 104.43 BABEL 100 JATENG 100 DIY 94.21 BANTEN 93.22 SUMBAR 92.80 JABAR 90.64 GORONTALO
NTB
104.43
BABEL
100
JATENG
100
DIY
94.21
BANTEN
93.22
SUMBAR
92.80
JABAR
90.64
GORONTALO
89.25
JATIM
87.60
KEPRI
86.30
SULTRA
79.18
BALI
71.67
KALSEL
70.82
ACEH
69.12
KALTARA
66.07
KALTIM
65.71
SULUT
62.77
SULTENG
62.43
NASIONAL
61.71
SUMSEL
61.18
RIAU
61.16
LAMPUNG
57.19
MALUKU
50.75
NTT
47.98
SULSEL
37.72
KALBAR
30.04
BENGKULU
29.05
JAMBI
24.75
SUMUT
24.69
DKI
13.50
KALTENG
4.10
PAPBAR
3.97
MALUT
3.13
SULBAR
2.13
PAPUA
1.27
4.10 PAPBAR 3.97 MALUT 3.13 SULBAR 2.13 PAPUA 1.27 GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS MELAKSANAKAN KESEHATAN OLAHRAGA
GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS MELAKSANAKAN KESEHATAN OLAHRAGA BAGI ANAK SD TINGKAT NASIONAL S/D TW III TAHUN
GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS MELAKSANAKAN KESEHATAN OLAHRAGA BAGI ANAK SD
TINGKAT NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017
120
100
80
60
40
20
0
NTB
100.00
SULUT
SULTENG
100.00
100.00
GORONTALO
100.00
BABEL
82.26
BALI
72.50
DIY
67.77
JAMBI
DKI
56.83
52.94
JATIM
47.50
SUMUT
47.11
ACEH
42.35
KEPRI
KALTENG
39.73
37.95
KALSEL
BENGKULU
30.87
28.33
SULSEL
27.68
NASIONAL
RIAU
26.43
23.00
SUMSEL
LAMPUNG
22.05
18.84
MALUT
12.50
NTT
SULTRA
8.89
2.60
SUMBAR
JATENG
0.00
0.00
JABAR
BANTEN
KALBAR
KALTIM
KALTARA
SULBAR
MALUKU
PAPBAR
PAPUA

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

13

ANALISIS PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT UNTUK REMAJA

GRAFIK PERSENTASE REMAJA PUTRI YANG MENDAPATKAN TABLET TAMBAH DARAH (TTD) NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017

100 80 60 40 20 0 PAPUA 100.00 JABAR 98.06 SULBAR 52.16 BABEL 44.33 BALI
100
80
60
40
20
0
PAPUA
100.00
JABAR
98.06
SULBAR
52.16
BABEL
44.33
BALI
41.37
JAMBI
33.44
KALTARA
SULTENG
27.55
27.44
SULTRA
BANTEN
24.31
23.99
GORONTALO
NASIONAL
22.37
20.36
NTB
19.98
LAMPUNG
19.83
SUMBAR
JATIM
19.39
18.70
SULSEL
18.65
RIAU
KALBAR
16.94
15.84
KALSEL
14.32
KEPRI
KALTENG
13.50
13.04
ACEH
12.20
SUMUT
JATENG
12.17
11.28
SULUT
7.08
BENGKULU
MALUKU
7.02
6.87
SUMSEL
KALTIM
3.12
2.86
MALUT
DKI
1.88
0.00
DIY
NTT
0.00
0.00
PAPBAR
0.00
MALUT DKI 1.88 0.00 DIY NTT 0.00 0.00 PAPBAR 0.00 GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS YANG MENYELENGGARAKAN KEGIATAN

GRAFIK PERSENTASE PUSKESMAS YANG MENYELENGGARAKAN KEGIATAN KESEHATAN REMAJA TINGKAT NASIONAL S/D TW III TAHUN 2017

120 100 80 60 40 20 0 BABEL 100 JATENG 100 BALI 100 GORONTALO 100
120
100
80
60
40
20
0
BABEL
100
JATENG
100
BALI
100
GORONTALO
100
SUMSEL
97.83
SUMBAR
92.42
LAMPUNG
80.48
SULBAR
71.28
JABAR
69.01
NTT
67.92
KEPRI
67.12
NTB
66.46
KALSEL
KALBAR
63.52
63.37
DIY
BANTEN
62.81
62.29
NASIONAL
MALUKU
51.10
48.24
RIAU
40.18
BENGKULU
MALUT
39.66
39.06
JAMBI
38.38
JATIM
ACEH
37.81
36.18
KALTARA
SULUT
33.93
30.32
SULSEL
25.45
SULTENG
KALTIM
24.87
24.57
SULTRA
DKI
18.22
12.88
SUMUT
9.63
PAPBAR
7.95
PAPUA
KALTENG
7.12
0.51

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

HAL HAL YANG PERLU DILAKUKAN PROVINSI

1.

Mencermati kondisi data capaian indicator tiap kab kota yang

terintegrasi

2.

Melakukan Analisis data capaian yang telah dilaporkan oleh kab/kota Anomali data dari setiap kelompok sasaran yang sama

3.

Memberikan Konfirmasi dan umpan balik data capaian kepada

kab/Kota

4.

Melaporkan update data capaian s/d TW III paling lambat 31

Oktober 2017

5.

Menugaskan Kab/Kota untuk melakukan hal yang sama terkait data capaian yang di terima dari Puskesmas.

SUBSTANSI INTEGRATIF

100 Kab/Kota Stunting

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 18

18

PILAR 1

Komitmen dan Visi Pimpinan Tertinggi Negara

Pilar Penanganan Stunting

PILAR 2

Kampanye

Nasional Berfokus pada pemahaman,

perubahan

perilaku, komitmen politik dan akuntabilitas

PILAR 3

Konvergensi, Koordinasi, dan

Konsolidasi Program

Nasional, Daerah,

dan

Masyarakat

PILAR 4

Mendorong Kebijakan “Nutritional Food Security”

4 Mendorong Kebijakan “Nutritional Food Security” PILAR 5 Pemantauan dan Evaluasi INTERVENSI GIZI SPESIFIK

PILAR 5

Pemantauan dan Evaluasi

INTERVENSI GIZI SPESIFIK

INTERVENSI GIZI SENSITIF

Evaluasi INTERVENSI GIZI SPESIFIK INTERVENSI GIZI SENSITIF TUMBUH KEMBANG ANAK YANG MAKSIMAL (dengan kemampuan

TUMBUH KEMBANG ANAK YANG MAKSIMAL

(dengan kemampuan emosional, sosial dan fisik siap untuk belajar, berinovasi dan berkompetisi)

dan fisik siap untuk belajar, berinovasi dan berkompetisi) MENINGKATKAN DAYA SAING MENGURANGI KESENJANGAN /INEQUALITY

MENINGKATKAN DAYA SAING

MENGURANGI KESENJANGAN/INEQUALITY

Konsep penanggulangan stunting

Konsep penanggulangan stunting ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS PENCEGAHAN PENANGANAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN
Konsep penanggulangan stunting ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS PENCEGAHAN PENANGANAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

PENCEGAHAN

stunting ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS PENCEGAHAN PENANGANAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) STIMULASI –

PENANGANAN

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS PENCEGAHAN PENANGANAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) STIMULASI – PENGASUHAN
1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK)
1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN
(HPK)
STIMULASI – PENGASUHAN dan PENDIDIKAN BERKELANJUTAN
STIMULASI – PENGASUHAN dan
PENDIDIKAN BERKELANJUTAN

20

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 21
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 21

KERANGKA KONSEP PENURUNAN STUNTING

Intermediate Outcome
Intermediate
Outcome
KERANGKA KONSEP PENURUNAN STUNTING Intermediate Outcome Remaja Putri Bumil & Busui: • Anemia • BBLR •

Remaja Putri

Bumil & Busui:

Anemia

BBLR

ASI Eksklusif

Kecacingan

• Anemia • BBLR • ASI Eksklusif • Kecacingan Program Intervensi Efektif   1. Pemberian Tablet
Program
Program
Anemia • BBLR • ASI Eksklusif • Kecacingan Program Intervensi Efektif   1. Pemberian Tablet Tambah
Intervensi Efektif
Intervensi Efektif
 

1.

Pemberian Tablet Tambah

Konsumsi

Perbaikan Gizi Masyarakat

Darah (remaja putri, catin, bumil)

Gizi yang

Adekuat

PKGBM

2.

Promosi ASI Eksklusif

GSC

3.

Promosi Makanan Pendamping-ASI

 

PKH

Pola Asuh

PAUD-GCD

4.

Suplemen gizi mikro (Taburia)

PAMSIMAS

5.

Suplemen gizi makro (PMT)

yang

tepat

SANIMAS

6.

Tata Laksana Gizi

STBM

Kurang/Buruk

BKB

7.

Suplementasi vit.A

KRPL

8.

Promosi garam iodium

Kegiatan Lain

9.

Air bersih, sanitasi, dan cuci tangan pakai sabun

Akses ke

pelayanan

 

kesehatan,

 

10.

Pemberian obat cacing

dan

11.

Bantuan Pangan Non-Tunai

kesehatan

lingkungan

Baduta:

Diare

Gizi buruk

Stunting
Stunting

Enabling Factor Advokasi, JKN, NIK, Akta Kelahiran, Dana Desa, Dana Insentif Daerah, Keamanan dan Ketahanan Pangan

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

22

22

HOLISTIK LINTAS GENERASI

INTEGRASI KEGIATAN

PENCEGAHAN STUNTING

Program 1000 HPK

INTERVENSI SENSITIF :

1. Penyediaan akses dan ketersediaan air bersih serta sarana sanitasi (jamban sehat) di keluarga

2. Pelaksanaan fortifikasi bahan pangan

3. Pendidikan dan KIE Gizi Masyarakat

4. Pemberian Pendidikan dan Pola Asuh dalam Keluarga

5. Pemantapan Akses dan Layanan KB

6. Penyediaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Jaminan Persalinan

7. Pemberian Edukasi Kespro

PRIMER

PROGRAM 1000 HPK

INTERVENSI SPESIFIK :

1. Suplementasi Tablet Besi Folat pada Bumil

2. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bumil KEK

3. Promosi dan Konseling IMD dan ASI Eksklusif

4. Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA)

5. Pemantauan Pertumbuhan di Posyandu

6. Pemberian Imunisasi

7. Pemberian Makanan Tambahan Balita Gizi Kurang

8. Pemberian Vitamin A

9. Pemberian Taburia pada Baduta

10. Pemberian Obat Cacing pada Bumil

KUALITAS REMAJA PUTRI

INTERVENSI PENDIDIKAN :

1.

Pendidikan Kespro di Sekolah

2.

Pemberian edukasi gizi remaja

3.

Pembentukan konselor sebaya untuk

membahas seputar perkembangan remaja

SEKUNDER

KUALITAS REMAJA PUTRI

INTERVENSI KESEHATAN :

1. Suplementasi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri

2. Pemberian obat cacing pada Remaja Putri

3. Promosi Gizi Seimbang

4. Pemberian Suplementasi Zink

5. Penyediaan akses PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) di Puskesmas

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

PEMBERDAYAAN ORANG

TERDEKAT (SUAMI, ORANG TUA,

GURU, REMAJA PUTRA)

INTERVENSI SOSIAL :

1. Penggerakan Toma (Tokoh Masyarakat) untuk mensosialisasikan Keluarga Berencana

2. Penyediaan Bantuan Sosial dari Pemda untuk Keluarga Tidak Mampu (Keluarga Miskin)

TERSIER

PEMBERDAYAAN ORANG TERDEKAT (SUAMI, ORANG TUA, GURU, REMAJA PUTRA)

INTERVENSI KESEHATAN :

1. Konsultasi perencanaan kehamilan dengan melibatkan suami dan keluarga (orang tua)

2. Pelayanan kontrasepsi bagi Suami untuk

penundaan kehamilan

3. Bimbingan konseling ke Bidan bersama dengan suami untuk penentuan tempat dan penolong persalinan

4. Pendidikan Kespro bagi Remaja Putra

5. Mempersiapkan konseling Calon Pengantin

23

PENANGANAN STUNTING

CFC
CFC

PENIMBANGAN BALITA

KONSELING SUPLEMENTASI GIZI
KONSELING
SUPLEMENTASI GIZI
1. PMT Pemulihan 2. Konseling GIZI KURANG ANAK USIA > 2 TAHUN TFC 1. Puskesmas
1. PMT Pemulihan
2. Konseling
GIZI KURANG
ANAK
USIA > 2
TAHUN
TFC
1.
Puskesmas
2.
Rumah Sakit
BGM DAN GIZI BURUK
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

YANKES DASAR

BGM DAN GIZI BURUK ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS YANKES DASAR TERLAMBAT PENANGANAN (SUDAH TERJADI STUNTING)

TERLAMBAT PENANGANAN

(SUDAH TERJADI STUNTING)

24

ANTISIPASI PADA ANAK-ANAK SUDAH STUNTING PENYIAPAN SDM

SUDAH STUNTING P E N Y I A P A N S D M INVESTASI GIZI

INVESTASI GIZI LINTAS GENERASI

1. Mengupayakan perbaikan SDM

yang telah stunting sejak dini

dengan pengasuhan yang baik

2. Persiapan mencetakgenerasi anak berprestasi pada usia sekolah dengan pengembangan UKS

JANGKA PANJANG
JANGKA PANJANG
anak berprestasi pada usia sekolah dengan pengembangan UKS JANGKA PANJANG ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 25

LOKUS 100 KAB/KOTA PENURUNAN STUNTING

TOTAL COVERAGE 100 % PELAKSANAAN PERCEPATAN PERBAIKAN GIZI ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 26
TOTAL COVERAGE 100 % PELAKSANAAN PERCEPATAN PERBAIKAN GIZI
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS
26

PENJELASAN TOTAL COVERAGE

Ibu Hamil KEK: 857.165 Orang

PMT yang tersedia: 460.000 (65% dari sasaran ibu hamil KEK)

Ibu hamil KEK di 100 Kab Kota: 256.119 orang seluruhnya harus mendapatkan PMT

Sisanya 203.881 paket PMT harus terbagi secara proporsional ke 414 kab kota lainnya

untuk ibu hamil KEK.

proporsional ke 414 kab kota lainnya untuk ibu hamil KEK. • Prioritas pada ibu hamil KEK

Prioritas pada ibu hamil KEK dari keluarga sangat miskin, miskin

Memanfaatkan Makanan lokal sebagai PMT pemulihan

PMT pusat (pemulihan ) PMT penyuluhan + pemanfaatan makanan lokal

ILUSTRASI INTERVENSI GIZI BAGI IBU HAMIL

Penyediaan Air Bersih

Promosi Suplementasi Taburia

Promosi Suplementasi

vitamin A

Pemberian

Kelambu

berinsektisida

Kelas Ibu

Hamil

Pemberian Obat

Cacing

AREA INTERVENSI SPESIFIK

AREA INTERVENSI SENSITIF

Pengendalian

penyakit HIV dan

AIDS

Pemberian

TTD

Promosi ASI Eksklusif

Promosi

Makanan

Berfortifikasi

Pemberian TTD Promosi ASI Eksklusif Promosi Makanan Berfortifikasi Konseling

Konseling

Pendidikan dan Gizi
Pendidikan dan
Gizi
Promosi Imunisasi bagi Bayi Pengendalian penyakit Malaria JAMPERSAL JKN Promosi dan kampanye gizi seimbang dan
Promosi Imunisasi
bagi Bayi
Pengendalian
penyakit Malaria
JAMPERSAL
JKN
Promosi dan
kampanye gizi
seimbang dan
perubahan perilaku
28

Promosi MP ASI

Suplementasi PMT

bagi Ibu Hamil KEK

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

INTERVENSI KEMENTERIAN KESEHATAN

DALAM UPAYA PERBAIKAN GIZI

Intervensi Gizi Spesifik

1.

Pemberian Tablet Tambah Darah untuk remaja putri, calon pengantin, ibu hamil (suplementasi besi folat)

Promosi dan kampanye Tablet Tambah Darah

Kelas Ibu Hamil

Pemberian kelambu berinsektisida dan pengobatan bagi ibu hamil yang positif malaria

Suplementasi vitamin A

Promosi ASI Eksklusif

Promosi Makanan Pendamping-ASI

Suplemen gizi mikro (Taburia)

Suplemen gizi makro (PMT)

Promosi makanan berfortifikasi termasuk garam beryodium

dan besi

Promosi dan kampanye gizi seimbang dan perubahan perilaku

Tata Laksana Gizi Kurang/Buruk

Pemberian obat cacing

Zinc untuk manajemen diare

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

Intervensi Gizi Sensitif lingkup Kemenkes:

1.

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan

2.

Penyediaan air bersih dan sanitasi

3.

Pendidikan gizi masyarakat

4.

Imunisasi

5.

Pengendalian penyakit Malaria

6.

Pengendalian penyakit TB

7.

Pengendalian penyakit HIV/AIDS

8.

Edukasi kesehatan seksual dan reproduksi

pada remaja

9.

Jaminan Kesehatan Nasional

10.

Jaminan Persalinan (Jampersal)

11.

Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan

Keluarga (PIS PK)

12.

Nusantara Sehat

13.

Akreditasi Puskesmas dan RS

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

29

HAL YANG PERLU DILAKUKAN PROVINSI

1.

Memastikan kelompok sasaran mendapatkan intervensi secara total

coverage dan menyeluruh.

2.

Memastikan kendali operasional ada di Kabid Kesmas, dukungan data dan informasi dari masing-masing Seksi serta lintas program.

3.

Memastikan lintas program melakukan intervensi totalitas dalam

kesamaan waktu dan unit analisisnya.

4.

Melakukan pengendalian secara manajerial dengan benar, menyiapkan

dash board atau data pantau untuk pengambilan keputusan.

5.

Mengintegrasikan dan menjadikan lokus PIS PK serta semua komponen pelatihan sebagai reinforce factors atau faktor penguat.

PIS PK Implementasi dan Pengembangan

ROADMAP PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA 2926 PENGUATAN (PELATIHAN MANAJEMEN PUSK Puskesmas, 34
ROADMAP PROGRAM INDONESIA SEHAT
DENGAN PENDEKATAN KELUARGA
2926
PENGUATAN (PELATIHAN MANAJEMEN PUSK
Puskesmas,
34 Prov, 514
Kab/Kota
TERINTEGRASI DENGAN PROGRAM INDONESIA
Tahun 2017
SEHAT
DENGAN PENDEKATAN KELUARGA)
INDONESIA Tahun 2017 SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA) Tahun 2018 2926 Puskesmas Total 5852 Puskesmas, 34 Prov,

Tahun 2018

Tahun 2017 SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA) Tahun 2018 2926 Puskesmas Total 5852 Puskesmas, 34 Prov, 514

2926

Puskesmas

DENGAN PENDEKATAN KELUARGA) Tahun 2018 2926 Puskesmas Total 5852 Puskesmas, 34 Prov, 514 Kab/Kota PELAKSANAAN

Total 5852

Puskesmas, 34 Prov, 514 Kab/Kota

Puskesmas Total 5852 Puskesmas, 34 Prov, 514 Kab/Kota PELAKSANAAN DAN PENGUATAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN

PELAKSANAAN DAN PENGUATAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

32

PAPUA

PAPUA BARAT

JAMBI

MALUKU

GORONTALO

MALUKU UTARA

NUSA TENGGARA TIMUR SULAWESI BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH BALI BENGKULU DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA KALIMANTAN TIMUR

KALIMANTAN SELATAN

KEPULAUAN RIAU

SULAWESI TENGGARA

NANGGROE ACEH DARUSSALAM

NUSA TENGGARA BARAT

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

KALIMANTAN BARAT

RIAU

DKI JAKARTA

BANTEN

LAMPUNG

SUMATERA SELATAN

SULAWESI SELATAN

SUMATERA BARAT

JAWA BARAT

SUMATERA UTARA

JAWA TENGAH

JAWA TIMUR

102 1494 2584 4622 4684 EVALUASI PELAKSANAAN PENDATAAN 6013 6358 6386 KELUARGA SEHAT TAHUN 2017
102
1494
2584
4622
4684
EVALUASI PELAKSANAAN
PENDATAAN
6013
6358
6386
KELUARGA SEHAT TAHUN 2017
6541
7583
7957
8043
8386
13300
Indikator KS yang perlu perhatian:
17325
17835
7.
Penderita Hipertensi berobat teratur (25.07%)
19352
23968
6.
Penderita TB paru berobat sesuai standar (30.94%)
25444
25931
28293
9 . Tidak ada anggota keluarga yang merokok (40.66%)
29005
30798
34195
39830
77219
86995
113086
130957
143447
207948
255342
548072
550812

0

100000

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

200000

300000

400000

500000

33

600000

HAL HAL YANG PERLU DILAKUKAN PROVINSI

Mengambil inisiatif untuk Proaktif dalam mencermati data hasil pelaksanaan kunjungan keluarga khususnya: Keluarga mengikuti KB, Ibu bersalin di faskes,

Bayi diberi ASI eksklusif, Keluarga mempunyai air bersih dan mempunyai akses/

menggunakan jamban sehat dan JKN (data yang baik di maintenance dan yang belum di lakukan intervensi spesifik)

Memperluas cakupan kunjungan rumah s/d total coverage dengan strategi

khusus

Melakukan Identifikasi permasalahan kesehatan berdasarkan data kunjungan keluarga sehingga muncul prioritas permasalahan yang perlu ditindaklanjuti.

muncul prioritas permasalahan yang perlu ditindaklanjuti. STRATEGI INTEGRASI PENURUNAN STUNTING ANUNG untuk

STRATEGI INTEGRASI PENURUNAN STUNTING

GERMAS implementasi dan pengembangan

PENGUATAN GERMAS PENCANANGAN PEMANTAPAN PERILAKU SEHAT SUDAH DILAKUKAN ADVOKASI PENGGALANGAN KOMITMEN 17 PROV,
PENGUATAN GERMAS
PENCANANGAN
PEMANTAPAN
PERILAKU
SEHAT
SUDAH DILAKUKAN ADVOKASI
PENGGALANGAN KOMITMEN 17 PROV,
PENCANANGAN DI 34 PROV, FORUM
KOORDINASI GERMAS 63 KAB/KOTA,
PENGGERAKAN MASSA DI 56 KAB/KOTA,
DAN 25 KAB KOTA TELAH
•PERLUASAN DENGAN OPD
SETEMPAT
•KERJASAMA DENGAN
AKADEMISI DAN DUNIA
USAHA
MELAKSANAKAN 5 TEMA KAMPANYE
GERMAS DI 3 SALURAN MEDIA

PEMBUDAYAAN

PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT,

KELUARGA

SEHAT

HAL HAL YANG PERLU DILAKUKAN PROVINSI

1. Memperluas Jangkauan komitmen di luar sektor kesehatan (Perusahaan swasta, Sekolah, ORMAS, Media massa, Akademisi, Dunia Usaha)

2. Melakukan advokasi ke gubernur agar diterbitkannya instruksi gubernur

tentang GERMAS

3. Menerbitkan kebijakan internal dinkes Provinsi untuk membudayakan hidup sehat (seperti kegiatan olahraga, konsumsi buah dan sayur dalam jamuan rapat, deteksi dini secara berkala, penerapan kawasan tanpa rokok, penyediaan sarana ruang menyusui)

4. Memperkuat forum diskusi lintas program

5. Menyusun rencana kegiatan sector kesehatan dengan sector lainnya

6. Melakukan kampanye penggerakan masyarakat melalui TV, Radio, Talkshow, Pameran dan Media Cetak

KEGIATAN KESMAS 2018

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAN

PROGRAM PRIORITAS 2018

Memperhatikan sasaran RPJMN 2015-2019 dan melihat tantangan strategis 2018 dan di masa mandatang, maka Prioritas Pembangunan dan Program Prioritas 2018 adalah :

I. PENDIDIKAN

IV. PENGEMBANGAN DUNIA USAHA DAN PARIWISATA

VII.

PENANGGULANGAN KEMISKINAN

1. Pendidikan Vokasi

 

8.

Pengembangan 3 Kawasan Pariwisata (dari 10)

17.

Jaminan dan Bantuan Sosial Tepat Sasaran

2. Peningkatan kualitas guru

9.

Pengembangan 5 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (dari 10)

18.

Pemenuhan Kebutuhan Dasar

 

19.

Peningkatan Daya Saing UMKM dan Koperasi

II. KESEHATAN

 

10.

Pengembangan 3 Kawasan Industri (KI) (dari 14)

VIII.INFRASTRUKTUR, KONEKTIVITAS, DAN KEMARITIMAN

20. Pengembangan Sarana dan Prasarana Transportasi (darat, laut, udara, dan inter-moda)

3.

Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak

11.

Perbaikan Iklim Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja

4.

Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

 

12.

Peningkatan Ekspor Barang dan Jasa Bernilai Tambah Tinggi

 

21. Pengembangan Telekomunikasi dan Informatika

5.

Preventif dan Promotif (Gerakan

V. KETAHANAN ENERGI

IX.

PEMBANGUNAN WILAYAH

Masyarakat Hidup Sehat)

13. EBT dan Konservasi Energi

22.

Pembangunan Wilayah Perbatasan dan Daerah Tertinggal

Pembangunan Perdesaan

III. PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN

 

14. Pemenuhan Kebutuhan Energi

23.

6.

Penyediaan Perumahan Layak

VI. KETAHANAN PANGAN

24.

Reforma Agraria

7.

Air Bersih dan Sanitasi

15.

Peningkatan Produksi pangan

25.

Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (a.l

 

16. Pembangunan sarana dan prasarana pertanian

Kebakaran Hutan)

 

(termasuk irigasi)

26.

Percepatan Pembangunan Papua

 

X.

POLITIK, HUKUM, PERTAHANAN & KEAMANAN

 

27. Penguatan Pertahanan

28. Stabilitas Politik dan Keamanan

29, Kepastian Hukum 30. Reformasi Birokrasi

 
 

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

39

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 40
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 40
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 40
ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 40

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

40

STRATEGI KEGIATAN PRIORITAS NASIONAL, BIDANG DAN KHUSUS 2018

Pembinaan Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Pengawasan terhadap sarana air minum Pembinaan dan Pembentukan
Pembinaan Pelaksanaan Sanitasi Total
Berbasis Masyarakat
Pengawasan terhadap sarana air minum
Pembinaan dan Pembentukan Pos Upaya
Kesehatan Kerja (UKK)
Pengawasan Tempat-Tempat Umum (TTU) yang
memenuhi syarat kesehatan
Pembinaan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Jemaah Haji
Pengawasan Tempat Pengelolaan Makanan (TPM)
yang memenuhi syarat
Pembinaan Pelaksanaan Kesehatan Olahraga bagi Anak
SD
Pengawasan pasar sehat (prioritas)
Pengawasan Pengelolaan Limbah Medis di RS
Pembinaan Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja
Indonesia (TKI) yang Memenuhi Standar
Pembinaan Pelaksanaan Kab/Kota Sehat
Penguatan Sanitasi dalam rangka Pelaksanaan Asian
Games dan Asian Para Games
Pembinaan Pelaksanaan Gerakan Pekerja Perempuan
Sehat produktif (GP2SP)
Dukungan Event OR Asian Games dan Asian Para Games
KESLING
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kab/Kota
Kampanye Hidup Sehat melalui Berbagai Media
PRIORITAS RKP 2018
BIDANG KESEHATAN
Dukungan Sektoral dalam Pelaksanaan
Hidup Sehat
Pemberdayaan Masyarakat
dalam Pelaksanaan Hidup Sehat Pemberdayaan Masyarakat Sosialisasi Germas melibatkan DPR 169 lokasi di 34 Prov

Sosialisasi Germas

melibatkan DPR 169 lokasi

di 34 Prov

Pembinaan Dalam Peningkatan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Regular Third Country Training Program (TCTP) Maternal and Child Health Handbook

Pembinaan Dalam Peningkatan Pelayanan Antenatal

Pembinaan Dalam Peningkatan Kunjungan Neonatal Pertama

Pembinaan Pelayanan Penjaringan Kesehatan Bagi Peserta Didik

Kelas 1, 7, dan 10

Pembinaan Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia

Dukungan Sarana Dan Prasarana Pembinaan Kesehatan Keluarga

Penyediaan Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK)

Penyediaan Makanan Tambahan bagi Balita Kekurangan Gizi

Penguatan intervensi Paket Gizi (PMT, vit A, TTD) pada Ibu Hamil dan Balita

Peningkatan Surveilans Gizi

PMT Anak Sekolah

Pembinaan dalam Peningkatan Status Gizi Masyarakat

Pembinaan dalam Peningkatan Status Gizi Masyarakat DUKMAN Layanan Dukungan Manajemen ANUNG untuk PERENCANAAN
DUKMAN
DUKMAN

Layanan Dukungan Manajemen

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

41

PAGU ANGGARAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT TAHUN 2018 (dalam ribuan)     ALOKASI ALOKASI ALOKASI PRIORITAS

PAGU ANGGARAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT

TAHUN 2018 (dalam ribuan)

   

ALOKASI

ALOKASI

ALOKASI PRIORITAS BIDANG

 

NO

KEGIATAN

PRIORITAS

PRIORITAS

   

OPERASION

JUMLAH

NASIONAL

KHUSUS

KEGIATAN

GAJI

AL KANTOR

1

KESEHATAN KELUARGA

60.201.945

 

131.817.500

   

192.019.445

2

KESEHATAN LINGKUNGAN

229.691.500

997.700

10.000.040

   

240.689.240

3

KESEHATAN KERJA DAN OLAHRAGA

37.508.402

709.180

32.370.626

   

70.588.208

4

GIZI MASYARAKAT

1.013.169.761

 

37.191.339

   

1.050.361.100

 

PROMOSI KESEHATAN DAN

           

5

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

271.142.076

104.292.774

375.434.850

 

DUKUNGAN MANAJEMEN

           

6

DAN PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA

84.266.196

72.214.923

17.136.419

173.617.538

 

TOTAL

1.611.713.684

1.706.880

399.938.475

72.214.923

17.136.419

2.102.710.381

ALOKASI PAGU ANGGARAN PUSAT - KANTOR DAERAH DAN DEKONSENTRASI TAHUN 2018 (dalam ribuan rupiah)

     

KANTOR

   

NO

KEGIATAN

PUSAT

DAERAH

DEKON

JUMLAH

1

KESEHATAN KELUARGA

131.939.979

 

60.079.466

192.019.445

2

KESEHATAN LINGKUNGAN

158.844.117

 

81.845.123

240.689.240

3

KESEHATAN KERJA DAN OLAH RAGA

38.040.547

 

32.547.661

70.588.208

4

GIZI MASYARAKAT

833.304.669

 

217.056.431

1.050.361.100

5

PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

158.843.175

 

216.591.675

375.434.850

 

DUKUNGAN MANAJEMEN DAN

 

24.331.219

37.678.248

 

6

PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA

111.608.071

173.617.538

 

TOTAL PAGU KESMAS

1.432.580.558

24.331.219

645.798.604

2.102.710.381

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

43

TREN REALISASI DEKON TA 2014 -2016 DI 34 PROVINSI

NO.

PROVINSI

GRAFIK TREN

1.

DKI JAKARTA

73.21 59.96 86.32
73.21 59.96
73.21
59.96
73.21 59.96 86.32
73.21 59.96 86.32

86.32

2.

JAWA BARAT

57.33 18.55 84.59
57.33 18.55
57.33
18.55
57.33 18.55 84.59
57.33 18.55 84.59

84.59

3.

JAWA TENGAH

92.87 69.89 100.00
92.87 69.89 100.00
92.87 69.89
92.87
69.89
92.87 69.89 100.00

100.00

4.

DIY

84.66 75.46 9 9 . 7 5
84.66 75.46
84.66
75.46
84.66 75.46 9 9 . 7 5
84.66 75.46 9 9 . 7 5

99.75

5.

JAWA TIMUR

70.05 11.77 87.72
70.05 11.77
70.05
11.77
70.05 11.77 87.72
70.05 11.77 87.72

87.72

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

44

TREN REALISASI DEKON TA 2014 -2016 DI 34 PROVINSI

NO.

PROVINSI

GRAFIK TREN

6.

ACEH

ACEH 76.67 52.77
76.67 52.77
76.67
52.77
ACEH 76.67 52.77
ACEH 76.67 52.77

96.25

7.

SUMATERA UTARA

SUMATERA UTARA 84.77 64.06
84.77 64.06
84.77
64.06
SUMATERA UTARA 84.77 64.06
SUMATERA UTARA 84.77 64.06

99.01

8.

SUMATERA BARAT

SUMATERA BARAT 93.12 77.96
SUMATERA BARAT 93.12 77.96
93.12 77.96
93.12
77.96
SUMATERA BARAT 93.12 77.96

98.26

9.

RIAU

RIAU 84.04 80.96
84.04 80.96
84.04
80.96
RIAU 84.04 80.96
RIAU 84.04 80.96

92.23

10.

JAMBI

JAMBI 97.35 93.50
97.35 93.50
97.35
93.50
JAMBI 97.35 93.50
JAMBI 97.35 93.50

100.00

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

45

TREN REALISASI DEKON TA 2014 -2016 DI 34 PROVINSI

NO.

PROVINSI

GRAFIK TREN

11.

SUMATERA SELATAN

SUMATERA SELATAN 79.73 80.33
79.73 80.33
79.73
80.33
SUMATERA SELATAN 79.73 80.33
SUMATERA SELATAN 79.73 80.33

96.36

12.

LAMPUNG

LAMPUNG 93.37 92.44
93.37 92.44
93.37
92.44
LAMPUNG 93.37 92.44
LAMPUNG 93.37 92.44

98.84

13.

KALIMANTAN BARAT

KALIMANTAN BARAT 77.61 76.73
77.61 76.73
77.61
76.73
KALIMANTAN BARAT 77.61 76.73
KALIMANTAN BARAT 77.61 76.73

91.90

14.

KALIMANTAN TENGAH

KALIMANTAN TENGAH 79.68 79.94
KALIMANTAN TENGAH 79.68 79.94
79.68 79.94
79.68
79.94
KALIMANTAN TENGAH 79.68 79.94

95.80

15.

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN SELATAN 85.18 82.65
85.18 82.65
85.18
82.65
KALIMANTAN SELATAN 85.18 82.65
KALIMANTAN SELATAN 85.18 82.65

95.74

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

46

TREN REALISASI DEKON TA 2014 -2016 DI 34 PROVINSI

NO.

PROVINSI

GRAFIK TREN

16.

KALIMANTAN TIMUR

80.69 56.17 93.54
80.69 56.17
80.69
56.17
80.69 56.17 93.54

93.54

17.

SULAWESI UTARA

95.00 86.85 99.20
95.00 86.85
95.00
86.85
95.00 86.85 99.20
95.00 86.85 99.20

99.20

18.

SULAWESI TENGAH

92.77 88.05 98.08
92.77 88.05
92.77
88.05
92.77 88.05 98.08
92.77 88.05 98.08

98.08

19.

SULAWESI SELATAN

95.81 87.84 9 8 . 3 3
95.81 87.84
95.81
87.84
95.81 87.84 9 8 . 3 3

98.33

20.

SULAWESI TENGGARA

92.05 90.74 97.88
92.05 90.74
92.05
90.74
92.05 90.74 97.88

97.88

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

47

TREN REALISASI DEKON TA 2014 -2016 DI 34 PROVINSI

NO.

PROVINSI

GRAFIK TREN

21.

MALUKU

MALUKU 72.83 36.96
72.83 36.96
72.83
36.96
MALUKU 72.83 36.96
MALUKU 72.83 36.96

85.53

22.

BALI

BALI 84.86 80.35
84.86 80.35
84.86
80.35
BALI 84.86 80.35
BALI 84.86 80.35

97.63

23.

NUSA TENGGARA BARAT

NUSA TENGGARA BARAT 89.59 81.56
NUSA TENGGARA BARAT 89.59 81.56
89.59 81.56
89.59
81.56
NUSA TENGGARA BARAT 89.59 81.56

98.13

24.

NUSA TENGGARA TIMUR

NUSA TENGGARA TIMUR 96.44 94.15
96.44 94.15
96.44
94.15
NUSA TENGGARA TIMUR 96.44 94.15
NUSA TENGGARA TIMUR 96.44 94.15

99.42

25.

PAPUA

PAPUA 54.80 42.38
54.80 42.38
54.80
42.38
PAPUA 54.80 42.38

89.52

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

48

TREN REALISASI DEKON TA 2014 -2016 DI 34 PROVINSI

NO.

PROVINSI

GRAFIK TREN

26.

BENGKULU

94.10 94.21 99.26
94.10 94.21
94.10
94.21
94.10 94.21 99.26

99.26

27.

MALUKU UTARA

83.22 63.75 93.84
83.22 63.75
83.22
63.75
83.22 63.75 93.84
83.22 63.75 93.84

93.84

28.

BANTEN

74.58 69.96 95.31
74.58 69.96
74.58
69.96
74.58 69.96 95.31
74.58 69.96 95.31

95.31

29.

BANGKA BELITUNG

89.80 85.29 96.24
89.80 85.29
89.80
85.29
89.80 85.29 96.24
89.80 85.29 96.24

96.24

30.

GORONTALO

95.38 85.85 97.30
95.38 85.85
95.38
85.85
95.38 85.85 97.30
95.38 85.85 97.30

97.30

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

49

TREN REALISASI DEKON TA 2014 -2016 DI 34 PROVINSI

NO.

PROVINSI

GRAFIK TREN

31.

KEPULAUAN RIAU

KEPULAUAN RIAU 87.64 72.32
87.64 72.32
87.64
72.32
KEPULAUAN RIAU 87.64 72.32
KEPULAUAN RIAU 87.64 72.32

98.51

32.

PAPUA BARAT

PAPUA BARAT 54.28 47.11
54.28 47.11
54.28
47.11
PAPUA BARAT 54.28 47.11
PAPUA BARAT 54.28 47.11

95.25

33.

SULAWESI BARAT

SULAWESI BARAT 66.58 57.08
66.58 57.08
66.58
57.08
SULAWESI BARAT 66.58 57.08
SULAWESI BARAT 66.58 57.08

92.65

34.

KALIMANTAN UTARA

KALIMANTAN UTARA 47.24 -
47.24 -
47.24
-

93.08

BARAT 66.58 57.08 92.65 34. KALIMANTAN UTARA 47.24 - 93.08 ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS 50

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

50

HAL-HAL YANG PERLU DILAKUKAN PROVINSI

Mendiskusikan KESANGGUPAN DAN KEMAMPUAN Provinsi dalam

upaya PENYERAPAN DANA DEKONSENTRASI untuk mencapai target

97%

Melakukan Inventarisasi seberapa besar SUMBER DAYA (RESOURCES) yang dimiliki untuk pelaksanaan kegiatan yang belum terselesaikan

Melakukan

BERDAYA

UNGKIT TINGGGI terhadap pencapaian output program kesehatan masyarakat

PENYELESAIAN TUGAS

ADMINISTRATIF secara jelas dan berikan REWARD AND PUNISHMENT terhadap hasil kinerja yang diberikan

Identifikasi

dan

tentukan

KEGIATAN

YANG

Menetapkan

DEADLINE

DAN

PJ

DUKUNGAN PEMBIAYAAN LAINNYA

DAK NON FISIK

JKN, JAMPERSAL, DAK FISIK, APBD

JKN, JAMPERSAL, DAK FISIK, APBD HIERARKHI PELAYANAN KESEHATAN DEKON, DAK FISIK DAN NON FISIK, APBD UKP

HIERARKHI PELAYANAN KESEHATAN

DEKON, DAK FISIK DAN

NON FISIK, APBD

PELAYANAN KESEHATAN DEKON, DAK FISIK DAN NON FISIK, APBD UKP UKM TERSIER SEKUNDER PRIMER MASYARAKAT/ KELUARGA

UKP

UKM

TERSIER SEKUNDER PRIMER MASYARAKAT/ KELUARGA
TERSIER
SEKUNDER
PRIMER
MASYARAKAT/ KELUARGA

RSUP, RS ,BBKPM VERTIKAL,

KEMKES, DINKES PROV, BBKPM

DINKES KAB/KOTA,

RSUD, BALAI KES MASY,

BALAI KES MASY

PRAKTEK SPESIALIS

PUSK, BP, DOKTER

PRAKTEK

PUSKESMAS

POS YANDU, POSKESDES, KLG

POS YANDU,

POSKESDES, KLG

DEFINISI UKM

(PERPRES 72/2012 tentang SKN)

UKM (UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT) adalah setiap kegiatan yang dilakukan

oleh pemerintah dan atau masyarakat serta swasta, untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan di masyarakat.

UKM mencakup upaya-upaya promosi kesehatan, pemeliharaan kesehatan, pemberantasan penyakit menular, penyehatan lingkungan, dan penyediaan

sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pengamanan sediaan farmasi dan alat

kesehatan, pengamanan penggunaan zat aditif (bahan tambahan makanan) dalam makanan dan minuman, pengamanan narkotika, psikotropika, zat adiktif dan bahan berbahaya, sesrta penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan

STRATA UKM

(PERPRES 72/2012 tentang SKN)

STRATA UKM (PERPRES 72/2012 tentang SKN) UKM PRIMER 1. UKM PRIMER adalah UKM tingkat dasar, yaitu
UKM PRIMER 1. UKM PRIMER adalah UKM tingkat dasar, yaitu yang mendayagunakan ilmu pengetahuan dan
UKM PRIMER
1. UKM PRIMER adalah UKM tingkat dasar, yaitu yang
mendayagunakan ilmu pengetahuan dan teknologi
kesehatan dasar yang ditujukan kepada masyarakat
2. Ujung tombak penyelenggara UKM PRIMER adalah
Puskesmas yang didukung secara lintas sektor dan
didirikan sekurang-kurangnya satu di setiap kecamatan.
Puskesmas bertanggungjawab atas masalah kesehatan
di wilayah kerjanya
3. Tiga fungsi utama Puskesmas : (1) pusat penggerak
Sekurang-kurangnya ada enam jenis pelayanan tingkat
dasar yang harus dilaksanakan oleh Puskesmas, yakni
promosi kesehatan; kesehatan ibu dan anak, dan
keluarga berencana; perbaikan gizi; kesehatan
lingkungan; pemberantasan penyakit menular; dan
pengobatan dasar
4. Peran aktif masyarakat dan swasta dalam
penyelenggaraan UKM PRIMER diwujudkan melalui
berbagai upaya yang dimulai dari diri sendiri, keluarga
sampai dengan upaya kesehatan bersama yang
bersumber masyarakat (UKBM).
upaya kesehatan bersama yang bersumber masyarakat (UKBM). UKM SEKUNDER 1. UKM SEKUNDER adalah UKM tingkat lanjutan,
UKM SEKUNDER 1. UKM SEKUNDER adalah UKM tingkat lanjutan, yaitu yang mendayagunakan ilmu pengetahuan dan
UKM SEKUNDER
1. UKM SEKUNDER adalah UKM tingkat
lanjutan, yaitu yang mendayagunakan ilmu
pengetahuan dan teknologi kesehatan
spesialistik yang ditujukan kepada
masyarakat
2. Penanggungjawab UKM SEKUNDER adalah
Dinkes Kab/Kota yang didukung secara
lintas sektor.
3. Dinkes Kab/Kota mempunyai dua fungsi
utama, yaitu fungsi manajerial dan fungsi
teknis kesehatan
4. Fungsi manajerial mencakup perencanaan,
pelaksanaan dan pengendalian, serta
pengawasan dan pertanggungjawaban
penyelenggaraan pembangunan kesehatan
di Kab/Kota
5. Fungsi teknis kesehatan mencakup
penyediaan pelayanan kesmas tingkat
lanjutan, yakni dalam rangka melayani
kebutuhan rujukan Puskesmas

ANUNG untuk PERENCANAAN 2018 KESMAS

UKM TERSIER 1. UKM TERSIER adalah UKM tingkat unggulan, yaitu yang mendayagunakan ilmu pengetahuan dan
UKM TERSIER
1. UKM TERSIER adalah UKM tingkat unggulan,
yaitu yang mendayagunakan ilmu
pengetahuan dan teknologi kesehatan
subspesialistik yang ditujukan kepada
masyarakat
2. Penanggungjawab UKM TERSIER adalah
Dinkes Provinsi dan Kementerian Kesehatan
yang didukung secara lintas sektor.
3. Dinkes Provinsi dan Kementerian Kesehatan
mempunyai dua fungsi, yaitu fungsi
manajerial dan fungsi teknis kesehatan
4. Fungsi manajerial mencakup perencanaan,
pelaksanaan dan pengendalian, serta
pengawasan dan pertanggungjawaban
penyelenggaraan pembangunan kesehatan
di provinsi/nasional
5. Fungsi teknis kesehatan mencakup
penyediaan pelayanan kesmas tingkat
unggulan, yakni dalam rangka melayani
kebutuhan rujukan dari Kab/Kota dan
Provinsi
6. Dalam melaksanakan fungsi teknis
kesehatan, Dinkes Provinsi dan Kementerian
Kesehatan perlu didukung oleh berbagai
pusat unggulan yang dikelola oleh sektor
kesehatan dan sektor pembangunan lainnya

55

HAL-HAL YANG PERLU DILAKUKAN PROVINSI

Membahas Fungsi Teknis rujukan UKM tersier yang dapat dilakukan oleh Provinsi, contoh : penyediaan buffer stock teknologi untuk pemeriksaan SHK (Skrinning Hipotiroid Kongenital)

Tentukan Fungsi Manajerial kegiatan rujukan UKM tersier oleh Provinsi,

contoh : Pelaksanaan P1, P2 dan P3 dalam penggerakan GERMAS

dengan melibatkan SKPD dan Badan Usaha di tingkat Provinsi

Segera koordinasikan dan rumuskan kegiatan dan besaran alokasi yang

dibutuhkan dalam pelaksanaan rujukan UKM tersier di Provinsi

Tetapkan rencana kegiatan ke dalam RKA APBD Provinsi

SASARAN PROGRAM DESMIGRATIF

Pada Tahun 2016 Pilot Project di Desa Kuripan, Kecamatan Watu

Malang,

Indramayu

Wonosobo

dan

Desa

Kenanga

Kecamatan

Sindang

Pada Tahun 2017 60 Kabupaten/Kota, 120 Desa, diresmikan

oleh Presiden pada tanggal 20 Mei 2017 Pada Tahun 2018 130 Desa

Pada Tahun 2019 150 Desa

TOTAL DESA S/D AKHIR 2019 400 DESA

DAFTAR PROVINSI, KABUPATEN/KOTA, KECAMATAN DAN 120 DESA SASARAN

SERTA PUSKESMAS DENGAN WILAYAH KERJA PROGRAM DESMIGRATIF TAHUN 2017

No.

Provinsi

 

Kabupaten/Kota

 

Kecamatan

 

Desa

Nama Puskesmas

1

Sumatera Utara

1

Deli Serdang

1

Tanjung Morawa

1

Tanjung Morawa B.

Tanjung Morawa

     

Deli Serdang

2

Sunggal

2

Mulyo Rejo

Mulyo Rejo

2

Jambi

2

Kerinci

3

Air Hangat Timur

3

Sungai Abu

Kemantan/Sungai Tutung

     

Kerinci

4

Siulak

4

Koto Tengah

Siulak Gedang/Siulak Mukai

3

Lampung

3

Lampung Tengah

5

Bumi Nabung

5

Bumi Nabung Ilir

Bumi Nabung

     

Lampung Tengah

6

Gunung Sugih

6

Buyut Utara

Gunung Sugih

   

4

Lampung Timur

7

Way Jepara

7

Jepara

Way Jepara

     

Lampung Timur

8

Bandar Sri Bawono

8

Bandar Agung

Sribawono

4

Banten

5

Tangerang

9

Mekar Baru

9

Mekar Baru