Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PRAKTIKUM

DASAR – DASAR AGRONOMI


PENGENALAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN

Oleh:
MUHAMMAD NASIR
05121007048

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA

INDRALAYA
2012
I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia adalah negara agraris yang sejak dahulu menjadikan sektor

pertanian sebagai penopang perekonomian negara. Bahkan disaat Indonesia dilanda

krisis ekonomi , sektor pertanian melalui agribisnis dan agroindustri justru dapat

berkembang menjadi penyelamat perekonomian negara. Tapi dengan sumber daya

yang melimpah , proses perkembangan dan modernisasi sektor pertanian Indonesia

berjalan sangat lambat. Salah satu indikatornya yaitu produktivitas pertanian

cenderung menurun dan petani sebagai ujung tombaknya sebagian besar berada di

bawah garis kemiskinan. Penyebabnya antara lain penerapan teknologi disektor

pertanian yang masih rendah. Teknologi di bidang pertanian adalah segala sesuatu

yang dapat memudahkan pekerjaan dan menghasilkan output yang lebih baik.

Pembangunan pertanian tanpa teknologi ialah hal yang mustahil. Keduanya berjalan

secara beriringan dan terikat . Dalam pembangunan pertanian tentu akan sangat

berbeda dalam segi kepraktisan maupun hasil tani apabila petani tersebut

mengadopsi teknologi dibandingkan ia memakai cara tradisional.

Dalam menggunakan dan menyesuaikan mesin yang menpunyai efisiensi

tinggi, maka kita perlu menyesuaikan fungsi yang sesuai untuk digunakan di

lapangan.
Alat dan mesin pertanian dalam perkembangannya dapat dikelompokan dalam

beberapa kelompok, diantaranya : alat dan mesin pengolahan tanah, penanaman,

pemeliharaan tanaman, panen dan pasca panen.

Adapun alat dan mesin pertanian tersebut yaitu alat-alat dalam mengolah

tanah seperti traktor dua roda, traktor empat roda, dll. Penggunaan alat-alat dan

mesin pertanian ini diharapkan mampu mengoperasikan traktor tersebut dilahan

yang sudah disediakan oleh dosen atau fakultas. Dengan mata kuliah ini mahasiswa

akan mempunyai bekal untuk mengoperasikan traktor tersebut di kemudian hari.

Berdasarkan pernyataan diatas kita mengetahui pentingnya mempelajari

pengenalan alat – alat pertanian adalah untuk mengetahui alat – alat pertanian serta

kegunaannya.

B. Tujuan

Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan manfaat dari alat dan

mesin yang digunakan didalam pertanian yang dapat membantu mempercepat,

memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian.


II. TINJAUAN PUSTAKA

Pengenalan dan penggunaan alat pertanian yang pada mulanya atau semua

tanaman budidaya kebutuhan pangan manusia dihasilkan dan disiapkan dengan

menggunakan otot-otot manusia. Sebelum tenaga otot hewani digunakan untuk

meringankan pekerjaan adalah otot manusia.Dengan ditemukannya besi, diciptakan

perkakas yang selanjutnya mengurangi tenaga otot manusia. Peralihan dari usaha tani

dengan menggunakan tangan ke abad usaha tani dengan menggunakan tenaga

modern mula – mula berjalan sangat lamban, tetapi dengan perkembangan alat – alat

pertanian gerakan maju berjalan dengan percepatan diluar impian nenek moyang kita.

Perubahan – perubahan yang terjadi akhir – akhir ini sedemikian menakjubkan

pengaruhnya terhadap nilai manusia , sehingga bertanya – tanya bagaimana kiranya

pengaruh mesin usaha tani di masa mendatang terhadap kesejahteraan manusia.

Selama abad terakhir terdapat kemajuan dalam pertanian yang lebih besar daripada

dalam seluruh sejarah dunia sebelumnya. Bagian yang merupakan kunci revolusi

teknologi dalam pertanian yang sedang berlangsung, dan sebagian besar merupakan

hasil teknologi itu sendiri , adalah meningkatnya dengan cepat pengeluaran (output)

per jam kerja usaha tani. Keluaran setiap jam kerja pada waktu sekarang adalah yang

terbesar dalam sejarah. Dalam kurun waktu 1945 sampai 1973 terjadi kemajuan yang

cepat dalam mekanisasi pertanian dan peningkatan hasil tanaman dan ternak

meningkat tajam karena sebagai sebab adanya penerapan secara luas praktek usaha

tani yang telah diperbaiki. Perubahan – perubahan ini memungkinkan kenaikan yang
besar produksi dalam jumlah “output” total usaha tani, dengan jam kerja yang lebih

sedikit yang dikeluarkan dalam usaha tani ( Smith dan Wilkes,1990 ).

Tenaga yang digunakan untuk menggerakkan alat dan mesin pertanian

diantaranya tenaga manusia , tenaga hewan dan lain sebagainya. Daya untuk alat dan

mesin pertanian pada awalnya adalah tenaga hewan. Dengan adanya penemuan –

penemuan alat dan mesin pertanian yang mampu digunakan dilapangan memudahkan

para petani untuk mengerjakan tugasnya.

Dalam pemakaian alat dan mesin pertanian dibutuhkan pengalaman dan

pengolahan ( manajemen ) yang sesuai dengan kondisi setempat. Si pemakai harus

memiliki rasa cinta dan sayang terhadap alat dan mesin pertanian yang dipakainya.

Benda itu harus dianggap sebagai “mahluk” yang perlu dijaga keselamatannya dan

kesehatannya dengan baik. Udara, pelumas, bahan bakar dan sebagainya yang

diberikan harus diusahakan sebersih mungkin supaya tidak menimbulkan gangguan.

Supaya setiap mesin dapat mencapai prestasi maksimal, pemilik dan pemakai harus

mempunyai rasa penghaSupaya setiap mesin dapat mencapai prestasi maksimal,

pemilik dan pemakai harus mempunyai rasa penghayatan terhadap mesinnya.

( Hardjosentono dkk,1997 )

Alat dan mesin pertanian dikelompokkan menjadi dua: alat dan mesin

budidaya tanaman dan alat mesin pengolahan hasil pertanian. Alat dan mesin

budidaya pertanian adalah alat dan mesin yang digunakan untuk produksi tanaman

dan ternak. Contoh alat dan mesin untuk produksi tanaman adalah alat dan mesin

pengolah tanah, mesin tanam, sprayer, mesin pemanen, dan sebagainya. Contoh alat
dan mesin budidaya ternak adalah alat dan mesin penyiapan pakan, aerator, pemerah

susu, dan sebagainya.

Pada awalnya mesin bensin digunakan, namun perlahan digantikan oleh

mesin diesel karena mampu menghasilkan daya yang tinggi pada waktu yang relatif

lebih lama. Mesin jenis ini juga menjadi kunci perkembangan mesin combine

harvester yang merupakan mesin pemanen yang memiliki sumber daya sendiri

sehingga tidak digerakkan dengan traktor.

Traktor tangan ( hand tractor ) merupakan sumber penggerek dari peralatan

( implement ) pertanian. Biasanya traktor digunakan untuk mengolah tanah. Namun

sebenarnya traktor tangan ini merupakan mesin serba guna, karena dapat digunakan

untuk tenaga penggerek implement yang lain, seperti pompa air , alat prosesing ,

trailer dan lain – lain ( Anonim ,2011 ).

Tujuan dari penggunaan alat dan mesin ini sangat diperlukan karena sangat

mendukung dalam meningkatkan produktivitas pertanian ( Anonim ,2011 ).

Untuk melaksanakan tugas dengan baik perlu meningkatkan kualitas dan

kuantitas sumber daya manusia merupakan ujung tombak transfer teknologi kepada

petani tersebut. Dari hasil evaluasi Program Pendidikan dan Latihan jarak jauh

terhadap para PPL dilaporkan tedapat perkembangan yang positif dalam wawasan

pengetahuan , keterampilan serta peningkatan kemampuan pengelolahan usaha

pertanian masyarakat ( Siahaan ,2001 ).

Alat dan mesin pertanian yang digunakan dalam pra panen dan pasca panen

sangat membantu didalam proses pertanian mulai dari pengolahan tanah sampai pada

produksi pertanian. Dengan bertambahnya alat dan mesin yang canggih dapat
meningkatkan produksi pertanian untuk kebutuhan konsumen yang semakin

meningkat.Hal ini dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah penduduk dunia, sehingga

peningkatan produksi pertanian terutama tanaman pangan mendorong para ahli untuk

membuat alat yang modern , agar dapat mencukupi kebutuhan hidup manusia

( Siahaan ,2011 ).

Kemajuan para petani ini ditandai banyaknya petani yang telah

memggunakan saran - saran para penyuluh dari bidang pertanian tentang bagaimana

cara menggunakan mesin perontok gabah yang baik sehingga menghasilkan komoditi

yang sangat baik. Pengolahan gabah merupakan tahap yang penting dalam

pengolahan padi sebelum dikonsumsi karena perdagangan padi dalam partai besar

dilakuakan dalam bentuk gabah ( Robbin, 2005 ).

Sebagai contoh dalam tahap penangan dan pengolahan hasil pertanian ,

masalah hasil samping dan limbah perlu mendapat perhatian lebih banyak. Komoditi

pertanian mempunyai prospek baik serta bersifat renewable. Sebagai contoh sabut

kelapa dan cangkan sawit dan sekam padi yang umunya hanya dibakar. Teknologi

pirolis dapat menambah nilai uang limbah dan dikembalikan lagi kepada usaha tani

dalam bentuk yang lain ( Anonim , 2011 ).


III. PELAKSANAAN PRAKTIKUM

A. Tempat Dan Waktu

Praktikum dasar – dasar agronomi tentang pengenalan alat dan mesin

pertanian dilaksanakan pada hari senin tanggal 4 Maret 2013 pada pukul 09.50

sampai 12.30 WIB dan bertempat di Laboratorium Teknologi Benih Jurusan

Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

B. Alat dan Bahan

Adapun alat dan bahan yang digunakan yaitu pensil , pena , penghapus,

penggaris, dan pensil warna atau spidol.

C. Cara Kerja

1. Catatlah macam – macam alat dan mesin pertanian yang digunakan didalam

pertanian di modul praktikum beserta fungsinya masing – masing.

2. Gambarlah alat dan mesin tersebut beserta bagian – bagiannya dengan lengkap.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil

1. Alat pertanian

No Nama Alat Gambar Fungsi


1. Lesung Lesung adalah alat tradisional
dalam pengolahan padi atau
gabah menjadi beras. Fungsi
alat ini memisahkan kulit
gabah (sekam, Jawa merang)
dari beras secara mekanik.
Lesung terbuat dari kayu
berbentuk seperti perahu
berukuran kecil dengan
panjang sekitar 2 meter, lebar
0,5 meter dan kedalaman
sekitar 40 cm.
2. Cangkul Cangkul atau Pacul adalah satu
jenis alat pertanian tradisional
yang digunakan dalam proses
pengolahan tanah pada lahan
pertanian. Cangkul digunakan
untuk menggali ataupun untuk
meratakan tanah.

3. Sabit Arit atau sabit adalah satu alat


bantu pertanian sejenis pisau
berbentuk melengkung yang
digunakan untuk memotong
berbagai jenis tumbuhan,
rumput-rumputan, padi, jagung
bahkan alat ini biasa
digunakan untuk memotong
kayu
4. Ani-ani Ani-ani atau ketam adalah
sebuah pisau kecil yang
dipakai untuk memanen padi.
Dengan ani-ani tangkai bulir
padi dipotong satu-satu,
sehingga proses ini memakan
banyak pekerjaan dan waktu,
namun keuntungannya ialah,
berbeda dengan penggunaan
sebuah clurit atau arit, tidak
semua batang ikut terpotong.
Dengan demikian, bulir yang
belum masak tidak ikut
terpotong.
5. Tampah Tampah adalah alat yang
terbuat dari anyaman belahan
batang pohon bambu yang di
belah yang berbentuk bundar
seperti piring berdiameter
antara 65-80 cm.
Alat ini biasanya digunakan
untuk menampi beras yaitu
membersihkan beras dari
kotoran-kotoran sebelum di
cuci dan dimasak dengan cara
di ayak secara manual tangan,
kemudian kotoran akan
otomatis tersisih.

2. Mesin Pertanian
No Nama Gambar Fungsi
Mesin
1. Seeder Untuk meletakkan benih yang
akan ditanam pada
kedalaman dan jumlah
tertentu dengan keseragaman
yang relatif tinggi. Sebagian
besar alat penanam dilengkapi
dengan alat penutup tanah
2. Trealer Merupakan alat pertanian
yang berfungsi untuk
mengankut hasil – hasil
pertanian.

3. Traktor Merupakan mesin pertanian


yang berfungsi untuk
menggemburkan tanah atau
membajak sawah.

4. Compressed Menyemprotkan insektisida


Air sprayer untuk mencegah dan
memberantas hama,
menyemprotkan fungisida
untuk mencegah dan
memberantas
penyakit,menyemprotkan
herbisida untuk mencegah
dan memberantas gulma,
menyemprotkan pupuk
cairan, menyemprotkan cairan
hormon pada tanaman untuk
tujuan tertentu

5. Mesin Mesin yang berfungsi untuk


pengupas mengupas gabah menjadi
atau mesin beras putih atau menggiling
penggiling beras.
B. Pembahasan

Menggunakan alat- alat pertanian pada umumnya mempunyai berbagai

tujuan, misalnya : untuk mempercepat pekerjaan, untuk mengurangi biaya

pengolahan, serta untuk mencapai nilai kerja yang lebih tinggi atau lebih cepat.

Dalam menggunakan dan menyesuaikan mesin yang mempunyai efisiensi tinggi,

maka kita perlu menyesuaikan fungsi yang sesuai untuk digunakan di lapangan.

Dalam menggunakan mesin-mesin pertanian, pada umunya mesin-mesin tersebut

mempunyai berbagai tujuan dan fungsi. Misalnya trealer digunakan untuk

mengangkut hasil panen, dan lain sebagainya. Alat-alat dan mesin pertanian

merupakan bagian yang mutlak pada negara maju dikarenakan keterbatasan tenaga

manusia serta pengefisienan waktu serta tenaga. Penggunaan alat dan mesin

pertanian di negara-negara maju telah lama berkembang dan hasilnya dapat dilihat

pada berbagai aspek kehidupan. Pekerjaan-pekerjaan berat dan melelahkan di bidang

pertanian dapat dikurangi dan produktivitas kerja meningkat sehingga surplus dapat

tercapai.

Dengan adanya alat dan mesin, pekerjaan-pekerjaan berat dan melelahkan di

bidang pertanian dapat dikurangi dan produktivitas kerja meningkat sehingga surplus

dapat tercapai. Jumlah penduduk yang semakin bertambah telah dan akan terus

membutuhkan bahan makanan yang semakin banyak, dan kenaikan produksi

pertanian yang terjadi juga telah didorong oleh kemajuan di bidang non-enginering

seperti penggunaan bibit unggul, pemupukan dan budidaya tanaman yang lebih baik.

Melakukan pengolahan tanah tahap-tahapnya sesuai dengan rencana tanaman yang

akan kita tanam. Didalam melakukan pengolahan tanah kita memerlukan beberapa
alat pertanian yang menunjang proses kegiatan tersebut, misalnya bajak, cangkul,

traktor dan lain-lain. Selain itu juga memerlukan alat tanam, alat penyiangan, alat

penyemprotan dan alat panen yang menunjang kegiatan pertanian agar dapat berjalan

dengan baik. Dimana alat-alat tersebut termasuk kedalam alat prapanen yang

bertujuan untuk meningkatkan produksi maksimum bagi para petani. Sedangkan alat

pasca panen yang digunakan adalah alat pengeringan dan alat sortasi yang bertujuan

kualitas atau nilai tambah dari hasil panen atau hasil produksi.

Salah satu ruang lingkup mekanisme pertanian yaitu pada bidang mesin-

mesin budidaya pertanian. Ilmu yang mempelajari penguasaan dan pemanfaatan

lahan dan tenaga alam untuk daya kerja manusia dalam bidang pertanian untuk

kesejahteraan umat manusia adalah ilmu mekanisme pertanian.


V. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

1. Alat adalah semua benda yang tidak memerlukan motor untuk menggunakannya.

2. Mesin pertanian adalah sebuah benda yang menggunakan motor sebagai

penggerak dan arus listik sebagai sumber arus.

3. Alat pertanian contohnya cangkul, lesung, ani – ani , sabit atau arit, tampah dan

lain – lain.

4. Mesin pertanian contohnya seeder, trealer, traktor, compressed air sprayer, alat

penggiling atau alat pengupas dan lain sebagainya

5. Kemudahan menggunakan alat dan mesin pertanian dapat membantu untuk

meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pangan.

B. Saran

Saran saya terhadap praktikum pengenalan alat dan mesin pertanian adalah

sebaiknya para praktikan ditunjukkan langsung alat dan mesin pertanian serta cara

penggunaanya. Agar para praktikan semakin mengerti tentang alat dan mesin

pertanian.
DAFTAR PUSTAKA

Anonim .,2011.FungsiMesin Alat Pertanian.


http://mekanisasi.litbang.deptan.go.id.Diakses pada tanggal 10 Maret Pukul
20.54 WIB.Palembang.

Herdjosentono, M. Wijanto, Rachlan, E. Badra, W., I. Tarmana, D., R. Mesin-Mesin


Pertanian. Bumi Aksara, Jakarta.

Robbins,2005. CRC handbook of engineering in agriculture. Boka Raton .F1.CRC


Press

Siahaan , S.2001.Penelitian tentang DIKLAT jarak jauh penyuluhan pertanian dan


dampaknya terhadap peningkatan kualitas hidup petani di kabupaten Ogan
Komering ilir (OKI) . Sumatera Selatan .IPB Press.

Smith, P., H. Wilkes, H., L. 1990. Mesin dan Peralatan Usaha Tani. Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta.
LAMPIRAN