Anda di halaman 1dari 4

Pembangunan Stasiun Kereta Api di Bandara Radin Intan II

Bandar Lampung 2017

B. Tahapan Pekerjaan dan Asumsi yang digunakan pada SkyBridge(footbridge):

I. Pekerjaan Persiapan

1.1. Pembersihan Lahan

Pelaksanaan clearing dan grubbing yang bertujuan untuk membersihkan lokasi

dari akar-akar pohon dan bebatuan. Pembersihan lapisan tanah dari rerumputan

atau pohon-pohon kecil, pepohonan besar, tanggul-tanggul kayu ataupun

reruntuhan bangunan. Diketahui luas lahan untuk pondasi bangunan jembatan yaitu

30 m2.

1.2. Pembuatan Uniset & Bowplank

Dengan luas 104 m2 dan dengan harga satuan untuk per m2 yaitu Rp 71.170,-.

II. Pekerjaan Tanah Lapangan

2.1. Galian Tanah

Diasumsikan dengan elevasi lahan sekitar didapatkan volume galian tanah sebesar

104 m3 dan dengan harga satuan untuk per m3 yaitu Rp 66.441,-.

2.2. Pemadatan Tanah

Diasumsikan luas lahan sekitar proyek sebesar 74 m2 dan dengan harga satuan

untuk per m2 yaitu Rp 17.930,-.

III. Pekerjaan Pondasi

3.1. Pondasi Sumuran

Pengerjaan jembatan ini menggunakan pondasi sumuran dengan ketentuan :

 Pilar 1, diameter 2,5 m dengan kedalaman 6 m, jumlah 2 buah


 Pilar 2 dan 3, diameter 4 m dengan kedalaman 6 m, jumlah 2 buah
 Pilar 4, diameter 2,5 m dengan kedalaman 6 m, jumlah 2 buah
IV. Pekerjaan Struktur Bangunan Atas

4.1. Pekerjaan Pelat Lantai

Plat lantai menggunakan


Gelagar Utama : Honeycomb beam 1050 x 300
Gelagar Melintang : Honeycomb beam 600 x 200
Dengan total panjang jembatan 69 m dan asumsi lebar jembatan 3 m
4.2. Pekerjaan Tangga

Tangga dibutuhkan sebagai penghubung untuk naik ke jembatan (skybridge)

dengan asumsi 1 tangga ke atas dan 1 tangga ke bawah di tiap sisi ujung jembatan

dengan tinggi anak tangga 20 cm dan memiliki lebar 2 m.

V. Pekerjaan Dinding

5.1. Pemasangan sangan Dinding ACP (Allumunium Compossite Panel)

Dengan dimensi jembatan (skybridge) 69m x 2,5m x 3m dan membentuk

hexagonal hingga menutupi bagian atap maka digunakan ACP dinding di luar

maupun di dalam

5.2. Kontruksi Baja Ringan

Untuk memasang ACP maka digunakan baja ringan sebagai rangkanya.

5.3. Pemasangan Jendela

Dengna desain jembatan yang tertutup, pemasangan jendelan menjadi hal yang

wajib. Jendela yang dinggunakan adalah jendela alluminium.

VI. Pekerjaan Atap

6.1. Plafond Profil Kayu

Sebagai penutup atap bagian dalam digunakan plafon kayu sepanjang jembatan

VII. Pekerjaan Lantai

7.1. Lantai Beton k300

Sebagai lantai pada jembatan digunakan beton mutu k300 dan ketebalan 0,2 m
7.2. Keramik kasar 30x30 cm

Pada lantai dan tangga juga dipasang keramik kasar dengan ukuran 30x30 cm

VIII. Pekerjaan Instalasi Listrik

9.1. Lampu downlight

Lampu yang digunakan lampu downlight sebanyak 35 buah disepanjang jembatan

9.2. Saklar dobel

Saklar double yang digunakan sebanyak 1 buah

9.3. Saklar triple

Saklar triple yang digunakan sebanyak 11 buah

9.4. Kabel listrik 2,5 mm

Kabel listrik yang digunakan sepanjang 200 m

IX. Pekerjaan Finishing

12.1. Pengecatan Dinding

Pengecatan dinding dilakukan pada dinding tangga yang berada diluar jembatan

12.2. Pengecatan plafon

Pengcatan dilakkan di plafon sepanjang jembatan

12.3. Pembersihan lokasi

Pembersihan lokasi dari alat-alat berat dan limbah-limbah konsruksi


C. Tahapan Pekerjaan dan Asumsi yang digunakan pada Area Parkir:

I. Pekerjaan Persiapan

1.1. Pembersihan Lahan

Pelaksanaan clearing dan grubbing yang bertujuan untuk membersihkan lokasi

dari akar-akar pohon dan bebatuan. Pembersihan lapisan tanah dari rerumputan

atau pohon-pohon kecil, pepohonan besar, tanggul-tanggul kayu ataupun

reruntuhan bangunan. Diketahui luas lahan untuk area parkir yaitu 4500 m2.

II. Pekerjaan Tanah Lapangan.

2.1. Pemadatan Tanah

Diasumsikan luas lahan sekitar proyek sebesar 4500 m2 dan dengan harga satuan

untuk per m2 yaitu Rp 17.930,-.

III. Pekerjaan Pengaspalan

3.1. Pengaspalan Hotmix

Pengerjaan pengaspalan area parkir ini diasumsikan dengan kondisi tanah yang

baru pertama kali di aspal dengan luas area 4500 m2