Anda di halaman 1dari 2

Nama : Fatmawati Nurhaliza

NIM : 15650003

Prodi : Farmasi

1. Mekanisme kerja obat Atenolol


Kerja fisiologi utama atenolol adalah dengan secara kompetitif menghambat
stimulasi adrenergik dari reseptor beta-adrenergik dalam miokardium dan otot halus
vaskular. Pada dosis kecil, atenolol secara selektif menghambat reseptor jantung dan
reseptor lipolitik β1-adrenergik dan hanya sedikit efek pada reseptor β2-adrenergik bronki
dan otot halus vaskular. Pada dosis tinggi (>100 mg/hari), selektivitas atenolol untuk
reseptor β1-adrenergik biasanya hilang, dan akan secara kompetitif menghambat reseptor
β1- dan β2-adrenergik. Dengan menghambat reseptor β1-adrenergik miokardium,
atenolol menghasilkan aktivitas kronotropik dan inotropik yang negatif. Dengan
berkurangnya kontraktilitas miokardium dan denyut jantung, dan dengan turunnya
tekanan darah akan mengakibatkan berkurangnya konsumsi oksigen oleh miokardium.
Dan hal inilah yang membuat efektifnya atenolol pada angina pektoris stabil yang kronis;
walaupun begitu, atenolol dapat meningkatkan keperluan oksigen dengan meningkatkan
panjangnya serabut ventrikular kiri dan tekanan end-diastolic, terutama pada pasien
dengan gagal jantung.
2. Mekanisme kerja obat Propranolol
 Beta bloker adrenergik non selektif (antiaritmia kelas II), memblok secara kompetitif
respon terhadap stimulasi alfa bloker dan beta bloker adrenergik yang akan
menghasilkan penurunan denyut jantung, kontraktilitas jantung, tekanan darah dan
kebutuhan oksigen pada jantung.
 Propranolol bersaing dengan neurotransmiter simpatomimetik seperti katekolamin
untuk mengikat pada beta (1) reseptor adrenergik dalam hati, menghambat stimulasi
simpatis. Hal ini menyebabkan penurunan denyut jantung, curah jantung, tekanan
darah sistolik dan diastolik, dan refleks hipotensi ortostatik.
3. Mekanisme kerja obat Asebutolol
Menghambat efek isoproterenol, menurunkan aktivitas renin, menurunka outflow
simpatetik perifer.
4. Mekanisme kerja obat Pindolol
Mengurangi curah jantung, mempengaruhi sensitivitas refleks baroreseptor, dan
memblok adrenoseptor perifer. Menekan sekresi renin plasma.