Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

Diare Cair Akut pada Anak


UPT PUSKESMAS MAYANG
2017-2018

1. Pengertian (Definisi) Buang air besar lembek atau cair bahkan dapat berupa air saja
dengan frekuensi lebih dari 3x atau lebih sering dari biasanya
dalam 24 jam dan berlangsung kurang dari 14 hari.
2. Anamnesis A. Onset
B. Total diare dalam 24 jam
C. Klinis tinja (konsistensi, lender, darah, bau)
D. Kembung
E. Mual
F. Muntah
G. Demam
H. Riwayat penyakit penyerta
I. Makan sebelum diare (asi,pasi)
J. Intake cairan
K. Tindakan yang telah diambil
3. Pemeriksaan Fisik A. berat badan,
B. suhu tubuh,
C. frekuensi denyut jantung dan
D. pernapasan serta
E. tekanan darah.
F. Selanjutnya perlu dicari tanda-tanda utama dehidrasi:
kesadaran, rasa haus, dan turgor kulit abdomen dan tanda-
tanda tambahan lainnya: ubun-ubun besar cekung atau
tidak, mata: cowong atau tidak, ada atau tidaknya air mata,
bibir, mukosa mulut dan lidah kering atau basah
4. Kriteria Diagnosis A. Berdasarkan anamnesa, pemeriksaan fisik
5. Diagnosis Diare Cair Akut
6. Klasifikasi A. Tanpa dehidrasi : tidak ada tanda gejala yang cukup untuk
mengelompokkan dalam dehidrasi berat atau ringan
sedang
B. Dengan dehidrasi ringan-sedang : 2 atau lebih tanda
berikut : gelisah; mata cowong; kehausan; cubitan kulit
perut kembali dgn lambat.
C. Dengan dehidrasi berat : 2 atau lebih tanda berikut :
letargi(penurunan kesadaran), mata cowong, tidak bisa
minum atau malas minum; cubitan kulit perut kembali
dengan sangat lambat (> 2 detik)
7. Diagnosis Banding A. Disentri
B. Kolera
C. Intoleransi Laktosa
D. Antibiotic associated diarhea
8. Pemeriksaan Penunjang A. FL
B. Serum elektrolit
9. Terapi 1. Rehidrasi menggunakan Oralit osmolalitas rendah
a. Tanpa dehidrasi
Umur < 1 tahun : ¼ - ½ gelas setiap kali anak mencret
Umur 1 – 4 tahun : ½ - 1 gelas setiap kali anak mencret
Umur diatas 5 Tahun : 1 – 1½ gelas setiap kali anak
mencret
b. Dehidrasi ringan-sedang
Dosis oralit yang diberikan dalam 3 jam pertama 75 ml/
kg bb dan selanjutnya diteruskan dengan pemberian
oralit seperti diare tanpa dehidrasi.
c. Diare dengan dehidrasi berat
Beri cairan Intravena segera.
Ringer Laktat atau NaCl 0,9% (bila RL tidak tersedia)
100 ml/kg BB, dibagi sebagai berikut:
Umur Pemberian pertama Kemudian 70ml/kg
30ml/kg dalam dalam
Bayi < 1 tahun 1 jam 5 jam
Anak 1-5 tahun 30 menit 2 ½ jam
* Diulangi lagi bila denyut nadi masih lemah atau tidak
teraba
• Nilai kembali tiap 15-30 menit. Bila nadi belum teraba,
beri tetesan lebih cepat.
• Juga beri oralit (5 ml/kg/jam) bila penderita bisa
minum;
biasanya setelah 3-4 jam (bayi) atau1-2 jam (anak)
2. Zinc diberikan selama 10 hari berturut-turut
Beri Zinc 10 hari berturut-turut walaupun diare sudah
berhenti. Dapat diberikan dengan cara
dikunyah atau dilarutkan dalam 1 sendok air matang atau ASI.
- Umur < 6 bulan diberi 10 mg (1/2 tablet) per hari
- Umur > 6 bulan diberi 20 mg (1 tablet) per hari.
3. Teruskan pemberian ASI dan Makanan
Beri makan sesuai umur anak dengan menu yang sama pada
waktu anak sehat
• Tambahkan 1-2 sendok teh minyak sayur setiap porsi makan
• Beri makanan kaya Kalium seperti sari buah segar, pisang, air
kelapa hijau.
• Beri makan lebih sering dari biasanya dengan porsi lebih kecil
(setiap 3-4 jam)
• Setelah diare berhenti, beri makanan yang sama dan makanan
tambahan selama 2 minggu
4. Antibiotik Selektif

10. Edukasi Nasihat kepada orang tua/pengasuh


Untuk membawa anak kembali ke petugas kesehatan bila :
• Berak cair lebih sering
• Muntah berulang
• Sangat haus
• Makan dan minum sangat sedikit
• Timbul demam
• Berak berdarah
• Tidak membaik dalam 3 hari

11. Prognosis Ad vitam : dubia ad bonam


Ad sanationam : dubia ad bonam
Ad fungsionam : dubia ad bonam
12. Tingkat Evidens I/II/III/IV
13. Tingkat Rekomendasi A/B/C
14. Penelaah Kritis A. ……………………………………………………………………………………
B. ……………………………………………………………………………………
C. ……………………………………………………………………………………
D. ……………………………………………………………………………………

15. Indikator Medis


16. Kepustakaan 1. Buku Saku Petugas Kesehatan “Lima Langkah Tuntaskan
Diare” Departemen Kesehatan RI Direktorat Jenderal
Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan 2011
2. Modul Pelatihan Diare IDAI 2008
3. Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit. Pedoman Bagi RS
Rujukan Tingkat Pertama di Kabupaten/Kota 2009

Probolinggo, 16 Januari 2013

Ketua Komite Medik Kepala Instalasi UGD

.................................... ......................................

Direktur RSUD Gambiran, Kediri

Dr. Sentot Imam Suprapto, MM