Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH

HEMATOLOGY ANALYZER

Disusun Oleh
Kelompok 15

1. Eyrene (16 3145 453 089)

2.Irmawati (16 3145 453 095)

3.Sunardi (16 3145 453 115)

PROGRAM STUDI DIII ANALIS KESEHATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEGA REZKY MAKASSAR
TAHUN AJARAN 2016/2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt yang telah memberikan rahmat dan
karunianya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
Adapun materi yang kami bahas yaitu “ Hematologi Analyzer “ yang terdiri dari pengertian,
blok diagram, kesalahan-kesalahan yang terjadi pada Hematologi Analyzer, penyebab
terjadinya masalah, cara mengatasi masalah, prosedur pengambilan darah, dan gambar pulsa
grafik dari Hematologi Analyzer.Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran demi kesempurnaan
makalah ini.

Makassar, 26 september 2016


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................................
DAFTAR ISI............................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN........................................................................................................
A. Latar Belakang........................................................................................................
B. Rumusan Masalah...................................................................................................
C. Tujuan.....................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................................
A. Pengertian Hematologi Analyzer............................................................................
B. Kesalahan-Kesalahan yang Terjadi pada Hematologi Analyzer............................
C. Penyebab Kesalahan pada Hasil Hematologi Analyzer..........................................
D. Cara Mengatasi Masalah yang Terjadi pada Hematologi Analyzer.......................
E. Hal yang perlu Diperhatikan pada Hematologi Analyzer.......................................
F. Prinsip Kerja................................... ........................................................................
G. Fungsi Hematology Analyzer.......................... .......................................................
H. Macam-Macam Alat hematology Analyzer............................................................
I. Cara Penggunaan ....................................................................................................
J. Cara Kerja Pemeriksaan Sampel Darah....................................................................
K. Cara Perawatan Alat Hematology Analyzer............................................................

BAB III PENUTUP..................................................................................................................


A. Kesimpulan.........................................................................................................................
B. Saran...................................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Di era globalisasi ini, teknologi maupun industri semakin menunjukkan kemajuan
yang sangat pesat terutama pada alat-alat kesehatan khususnya alat-alat laboratorium. Banyak
revolusi baru yang memudahkan penggunaan alat tersebut sehingga lebih cepat dipahami.
Prinsip itulah yang diterapkan pula pada alat laboratorium diantaranya Hematologi Analyzer.
Hematologi Analyzer merupakan alat yang praktis digunakan dalam pemeriksaan sampel
darah. Pada dasarnya prinsip kerja Hematologi Analyzer hampir sama dengan Fotometer,
yang membedakannya adalah alat ini lebih canggih dan lebih teliti dibandingkan dengan
Fotometer.

B. Rumusan Masalah
A. Apa pengertian dari Hematology analyzer ?
B. Apa Kesalahan-Kesalahan yang Terjadi pada Hematologi Analyzer ?
C. Apa Penyebab Kesalahan pada Hasil Hematologi Analyzer?
D. Bagaimana Cara Mengatasi Masalah yang Terjadi pada Hematologi Analyzer
E. Apa Hal yang perlu Diperhatikan pada Hematologi Analyzer?
F. Bagaimana Prinsip Kerja?
G. Apa Fungsi Hematology Analyzer?
H. Apa Macam-Macam Alat hematology Analyzer?
I. Bagaiman Cara Penggunaan ?
J. Bagaimana Cara Kerja Pemeriksaan Sampel Darah?
K. Bagaimana Cara Perawatan Alat Hematology Analyzer?
C. Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu :
A. Mengetahui pengertian hematology analyzer
B. Mengetahui kesalahan kesalahan yang terjadi pada hematology analyzer
C. Mengetahui penyebab kesalahan pada hasil Hematologi Analyzer
D. Mengetahui cara mengatasi masalah yang terjadi pada hematology analyzer
E. Mengetahui hal yang perlu diperhatikan pada hematology analyzer
F. Mengetahui Prinsip Kerja
G. Mengetahui Fungsi Hematology Analyzer
H. Mengetahui Macam-Macam Alat hematology Analyzer
I. Mengetahui Bagaiman Cara Penggunaan
J. Mengetahui Bagaimana Cara Kerja Pemeriksaan Sampel Darah
K. Mengetahui Bagaimana Cara Perawatan Alat Hematology Analyzer
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Hematologi Analyzer

Hematologi, juga dieja hematologi (dari haima αἷμα "darah" Yunani dan-λoγία),
adalah cabang kedokteran internal, fisiologi, patologi, pekerjaan laboratorium klinis, dan
pediatri yang berkaitan dengan studi darah, organ pembentuk darah , dan darah penyakit.
Hematologi meliputi studi tentang etiologi, diagnosis, pengobatan, prognosis, dan
pencegahan penyakit darah. Pekerjaan laboratorium yang masuk ke studi tentang darah sering
dilakukan oleh teknolog medis. Ahli Darah dokter juga sangat sering melakukan studi lebih
lanjut di onkologi pengobatan medis kanker.
Hematology Analyzer adalah alat untuk mengukur sampel berupa darah. Alat ini biasa
digunakan dalam bidang Kesehatan. Alat ini dapat mendiagnosis penyakit yang diderita
seorang pasien seperti kanker, diabetes, dll. Prinsip kerjanya hampir sama dengan alat
Fotometer namun alat ini lebih canggih.
Hematologi Analyzer adalah alat yang dapat digunakan untuk pemerikasaan darah.
Alat ini juga digunakan di pusat studi primata, untuk mengecek sampel darah hewan, apakah
darahnya normal atau tidak (berpenyakit/tidak).
The Analyzer DC bernama akhirat sebagai analyzer, adalah foto plasma darah
otomatis hemostasis instrumen optik mampu melakukan pembekuan, * berkromogen *
immunoassays serentak di akses acak atau mode batch dari tabung primer dan sekunder.

Pemeriksaan darah lengkap umumnya telah menggunakan mesin penghitung otomatis


(hematology analyzer). Pemeriksaan dengan mesin penghitung otomatis dapat memberikan
hasil yang cepat. Namun, analyzer memiliki keterbatasan ketika terdapat sel yang abnormal,
misalnya banyak dijumpainya sel-sel yang belum matang pada leukemia, infeksi bakterial,
sepsis, dsb. Atau, ketika jumlah sel sangat tinggi sehingga analyzer tidak mampu
menghitungnya. Pada keadaan seperti ini, pemeriksaan manual sangat diperlukan.

B . Kesalahan-Kesalahan yang Terjadi pada Hematologi Analyzer


Adapun kesalahan-kesalahan yang terjadi pada Hematologi Analyzer antara lain :
 Error Leukosit :
1. Akibat eritrosit berinti, agregasi trombosit, RRBC, parasit.
2. Perhatikan tanda dari alat /flag, histogram
3. Koreksi dan bandingkan dengan sediaan apus darah tepi
4. Terlalu tinggi palsu lebih sering daripada terlalu rendah palsu.
5. Jumlah antikoagulan yang digunakan terlalu berlebih sehingga leukosit
mengalami perubahan bentuk.

 Hemoglobin & parameter eritrosit :
1. Kesalahan kadar Hb, RBC, MCV dideteksi dengan melihat MCH, MCHC terlalu
2. Tinggi atau rendah Perbandingan Hb # 1/3 Ht
3. Sebenarnya kesalahan Hb dan RBC tidak sering terjadi.

 Hemoglobin tinggi palsu :
1. Jumlah leukosit yang sangat tinggi
2. Hiperlipidemi
3. Kekeruhan akibat lisis tidak sempurna
4. Hiperbilirubin
5. Cryoglobulin, paraprotein, hiperglobulin
 Kesalahan Eritrosit, MCV, Hematokrit :
1.Eritrosit tinggi palsu : leukosit sangat tinggi, trombosit besar,
2. Eritrosit rendah palsu : warm/cold aglutinin, aglutinasi, lisis, mikrosit
3. MCV tinggi palsu : endapan protein pada sampler, aglutinasi, sampel
4.MCV rendah palsu : hypochrom, hypoosmolar
5. Hematokrit rendah palsu : mikrositosis, lisis, cold aglutinin
6. Hematokrit tinggi palsu : MCV yang tinggi

 Trombosit tinggi palsu :


1. Platelet rich plasma
2. Sel fragmen leukosit dan eritrosit,
3. Mikrositik,
4. Hb H,
5. Cryoglobulin
 Trombosit rendah palsu :
1. Bekuan, agregasi, satelit (mengumpul)
2. Trombosit besar sehingga terukur sebagai RBC
3. Leukositosis lebih 50.000 /ul

C. Penyebab Kesalahan pada Hasil Hematologi Analyzer


Penyebab terjadinya kesalahan pada hasil Hematologi Analyzer antara lain :
 Salah cara sampling dan pemilihan spesimen
 Salah penyimpanan spesimen dan waktu pemeriksaan ditunda terlalu lama
sehingga terjadi perubahan morfologi sel darah.
 Kesalahan tidak mengocok sampel secara homogen, terutama bila tidak memiliki
alat pengocok otomatis (nutator) maka dikhawatirkan tidak sehomogen saat
sampel darah diambil dari tubuh pasien. Inilah kesalahan fatal yang sering terjadi
pada pemeriksaan ini.
 Kehabisan reagent lyse sehingga seluruh sel tidak dihancurkan saat pengukuran
sel tertentu.
 Kalibrasi dan kontrol tidak benar . Tidak melakukan kalibrasi secara berkala dan
darah kontrol yang digunakan sudah mengalami expired date tapi tetap dipakai
karena menghemat biaya operasional.
 Carry over, homogenisasi, volume kurang. Untuk alat jenis open tube maka,
penyebabnya salah saat pada memasukkan sampel pada jarum sampling alat,
misal jarum tidak masuk penuh ujungnya pada darah atau darah terlalu sedikit
dalam tabung atau botol lebar sehingga saat dimasukkan jarum tidak terendam
seluruhnya. Untuk jenis close tube kesalahan hampir sama juga, yaitu tidak
memenuhi volume minimum yang diminta oleh alat. Untuk tipe close tube
menggunakan cara predilute, perlu dikocok dahulu saat pengenceran darah
dengan diluent.
 Alat atau reagen rusak. Alat dapat saja rusak bila suhu yang tidak sesuai
(warning : temperature ambient abnormal) dan kondisi meja yang tidak baik.
Reagensia yang digunakan jelek dan mungkin terkontaminasi oleh udara luar
karena packing yang jelek.
 Memang sampel tersebut ada kelainan khusus.
 Hasil tidak normal tanpa ada peringatan (no Flags) pada alat, biasanya ada
catatan khusus berupa warning, misal platelets flag.
 Hasil tidak normal dan kurang sesuai dengan sebelumnya atau klinis yang
sedang terjadi, sehingga dapat menyebabkan terjadinya diagnosis yang sesat
 Diluar batas linier alat. Artinya bahwa hasil yang diukur tidak mampu dicapai
oleh alat, misalnya kadar leukosit yang sangat tinggi pada leukemia atau pada
trombosit yang sangat meningkat atau menurun.

D. Cara Mengatasi Masalah pada Hematologi Analyzer


1. Check, Recheck dan Troubbleshooting Kondisi
 Periksa teknik sampling dan jenis spesimen yang digunakan.
 Check suhu ruang memenuhi suhu pada 18-20 derajat celcius, kondisi meja harus
dari beton dan gunakan termometer.
 Check cara penyimpanan dan lama penyimpanan.
 Lakukan homogenisasi sebelum mengukur minimal 1 menit dan lebih bagus lagi
setelah sampling masukkan darah dengan penggiling khusus. Perhatian alat yang
digunakan bukan jenis “pengocok darah” tapi yang digunakan merupakan “penggiling
darah”. Harus membedakan kedua kata ini.
 Pastikan alat telah di warm up dan telah dibuat background.
 Check kondisi volume dan kemasan reagent Diluent, Lyse dan Rinse.
 Lakukan pencucian setiap 20 sampel running.
 Lakukan pemeliharaan dengan menggunakan larutan pencuci hipoklorit setiap
minggu.
 Lakukan setiap 2 minggu sekali atau sebulan sekali menggunakan larutan enzim
digestif (EZ cleanser) untuk menghancurkan sisa bekuan atau sisa pembuangan darah
yang tidak sempurna.
 Jangan gunakan alat selama 24 jam penuh tanpa istirahat, karena dapat berakibat
kesalahan pencucian alat dan kesalahan keakuratan alat berkurang.
 Gunakan darah kontrol yang masih baru dan tidak expired date.
 Konsultasikan hasil printout hematology analyzer dengan staf ahli laboratorium
dan atau DSPK bila mencurigakan.

2. Melakukan Koreksi pada Hematologi Analyzer


 Buatlah sediaan apus darah tepi yang bagus.
 Hitung jenis leukosit secara manual. Untuk mengkoreksi adanya normoblast,
satelit trombosit, rouleaux formation dan lainnya.
 Perhitungan sel dengan hemositometer bilik hitung untuk jumlah masing-masing
sel.
 Lakukan pemeriksaan hematokrit mikro secara manual.
 Sediaan segar tanpa antikoagulan lebih baik.
 Hangatkan sampel bila terlalu dingin dalam freezer pada suhu ruang.
 Spesimen pasien langsung segera diperiksa tanpa menunggu lagi.
E. Hal yang perlu Diperhatikan pada Hematologi Analyzer
Yang perlu diperhatikan pada layar alat hematology analyzer, setelah pengukuran spesimen
darah, meliputi :
1. Perhatikan Hematokrit (PCV)
2. Hb kira-kira 1/3 Hematokrit
3. Perhatikan MCHC
4.Kemungkinan ada kesalahan semua atau salah satu dari hasil
5. Alat yang baik maka MCHC ~ CHCM
6. Perhatikan juga sel leukosit terutama distribusi diff. counting.

F. Prinsip kerja
Pengukuran dan penyerapan sinar akibat interaksi sinar yang mempunyai panjang
gelombang tertentu dengan larutan atau sampel yang dilewatinya. Alat ini bekerja
berdasarkan prinsip flow cytometer . Flow cytometri adalah metode pengukuran (=metri)
jumlah dan sifat-sifat sel (=cyto) yang dibungkus oleh aliran cairan (=flow) melalui celah
sempit Ribuan sel dialirkan melalui celah tersebut sedemikian rupa sehingga sel dapat lewat
satu per satu, kemudian dilakukan penghitungan jumlah sel dan ukurannya. Alat ini juga
dapat memberikan informasi intraseluler, termasuk inti sel.
Prinsip impedansi listrik berdasarkan pada variasi impedansi yang dihasilkan oleh sel-sel
darah di dalam mikrooperture (celah chamber mikro ) yang mana sampel darah yang
diencerkan dengan elktrolit diluents / sys DII akan melalui mikroaperture yang dipasangi dua
elektroda pada dua sisinya (sisi sekum dan konstan ) yang pada masing masing arus listrik
berjalan secara continue maka akan terjadi peningkatan resistensi listrik (impedansi) pada
kedua elektroda sesuai dengan volume sel (ukuran sel) yang melewati impulst / voltage yang
dihasilkan oleh amplifier circuit ditingkatkan dan dianalisa oleh elektonik system lalu
hemoglobin diukur dengan melisiskan Red Blood Cels (REC) dengan sys. LYSE membentuk
methemoglobin , cyanmethemoglobin dan diukur secara spektrofotometri pada panjang
gelombang 550 nm pada chamber. Has yang didapat diprintout pada printer berupa nilai lain
grafik sel.
Prinsip light scattering adalah metode dimana sel dalam suatu aliran melewati celah
dimanaberkas cahaya difokuskan ke situ (sensing area). Apabila cahaya tersebut mengenai
sel, diletakkan pada sudut-sudut tertentu akan manangkap berkas-berkas sinar sesudah
melewati sel itu. Alat yang memakai prinsip ini lazim disebut flow cytometri.
G. Fungsi dari Hematologi Analyzer
Alat yang digunakan untuk memeriksa darah lengkap dengan cara menghitung dan
mengukur sel darah secara otomatis berdasarkan impedansi aliran listrik atau berkas cahaya
terhadap sel-sel yang dilewatkan.
Mengukur sampel berupa darah. Alat ini biasanya digunakan dalam bidang kesehatan.
Alat ini dapat mendiagnosis penyakit yang diderita seorang pasien seperti kanker, diabetes,
dll.
Pemeriksaan hematologi rutin seperti meliputi pemeriksaan hemoglobin, hitung sel
leukosit, dan hitung jumlah sel trombosit.

Keuntungan dari Hematologi Analyzer


1. Efisiensi Waktu
Lebih cepat dalam pemeriksaan hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 menit
dibandingkan dilakukan secara manual dan lebih tanggap dalam melayani pasien.
2. Sampel
Pemeriksaan hematologi rutin secara manual misalnya, smapel yang dibutuhkan lebih
banyak membutuhkan smapel darah (Whole Blood). Manual prosedur yang dilakukan
dalam pemeriksaan leukosit membutuhkan sampel darah 10 mikro, juga belum
pmeriksaan lainnya. Namun pemeriksaan hematologi analyzer ini hanya menggunakan
sampel sedikit saja.
3. Ketepatan Hasil
Hasil yang dikeluarkan oleh alat hematologi analyzer ini biasanya sudah melalui
quality control yang dilakukan oleh intern laboratorium tersebut, baik di institusi
Rumah Sakit atupun Laboratorium Klinik pratama.

Kerugian Hematologi Analyzer


Tidak dapat menghitung sel abnormal
Pemeriksaaan oleh hematologi autoanalyzer ini tidak selamanya mulus namun pada
kenyataannya alat ini juga memiliki beberapa kekurangan seperti dalam hal menghitung sel-
sel abnormal . Seperti dalam pemeriksaan hitung jumlah sel, bisa saja nilai dari hasil hitung
leukosit atau trombosit bisa saja rendah karena ada beberapa sel yang tidak terhitung
dikarenakan sel tersebut memiliki bentuk yang abnormal.
H. Macam-macam Alat Hematology Analyzer
Berikut ini akan ditampilkan macam-macam dan jenis Hematology Analyzer dengan fitur
pengukuran yang berbeda:

a. Jenis Semi Otomatis (dilusi dilakukan manual).

 Merk Celtac
 Tipe MEK-5208
 Buatan Nihon Kohden
 Menghitung WBC, RBC, Platelet, dan Hb.

b.Jenis Otomatis WBC 3-Part(dilusi, hemolyzing, count, display, dan print out dilakukan
secara otomatis).

 Merk Celtac Alpha


 Tipe MEK-6318
 Buatan Nihon Kohden
 Menghitung 3 jenis WBC, RBC, Platelet, dan Hb.

c.Jenis Otomatis WBC 5-Part (pengambilan sampel, dilusi, hemolyzing, count, display, dan
print out dilakukan secara otomatis).

 Merk Celtac F
 Tipe MEK-8222
 Buatan Nihon Kohden
 Menghitung 5 Jenis WBC, RBC, Platelet, dan Hb

I. Cara Penggunaan
1. Hubungkan kabel power ke stabilisator (stavo)
2. Hidupkan alt (saklar on/off ada du sisi kanan atas alat)
3. Alat akan self check, pesan “please wait” akan tampil di layar
4. Alat akan secara otomatis melakukan self check kemudian background check
5. Pastikan alat pada ready
J. Cara kerja Pemeriksaan sampel Darah
1. Sampel darah harus dipastikan sudah homogen dengan antikoagulan
2. Tekan tombol Whole Blood “WB” pada layar
3. Tekan tombol ID dan masukkan no sampel, tekan enter
4. Tekan bagian atas dari temapt sampel yang berwarna ungu untuk membuka dan
letakkan sampel dalam adaptor
5. Tutup tempat sampel dan tekan “RUN”
6. Hasil akan muncu pada layar secara otomatis
7. Mencatat hasil pemeriksaan.

K. Cara Perawatan
Cara perawatan hematologi analyzer adalah dengan menyimpan dengan baik di tempat
yang datar dan kering. Alatnya pun harus dijaga dalam keadaan kering jika tidak digunakan
untuk tetap menjaga keawetan alat. Kebersihannya pun penting juga dijaga agar ketelitiannya
tetap terjaga.
Inilah yang harus diperhatikan oleh konsumen karena ada beberapa alat-alat yang bisa
dikatakan “bandel”. Namun sebandel-bandelnya alat tersebut, tetap saja harus mendapatkan
perhatian khusus seperti :
 Suhu ruangan
 Lakukan control secara berkala
 Selalu cek reagen : Diliuent, Rinse, Minidil, Minilyse, dsb.
 Sampel jangan smapai aglutinasi, gunakan sampel darah yang sudah ditambahkan
antikoagulan. Pastikan tidak ada darah yang menggumpal karena akan merusak hasil jika
terisap.

Check, Recheck dan Troubbleshooting Kondisi

 Periksa teknik sampling dan jenis spesimen yang digunakan.


 Check suhu ruang memenuhi suhu pada 18-20 derajat celcius, kondisi meja harus dari
beton dan gunakan termometer.
 Check cara penyimpanan dan lama penyimpanan.
 Lakukan homogenisasi sebelum mengukur minimal 1 menit dan lebih bagus lagi
setelah sampling masukkan darah dengan penggiling khusus. Perhatian alat yang
digunakan bukan jenis “pengocok darah” tapi yang digunakan merupakan “penggiling
darah”. Harus membedakan kedua kata ini.
 Pastikan alat telah di warm up dan telah dibuat background.
 Check kondisi volume dan kemasan reagent Diluent, Lyse dan Rinse.
 Lakukan pencucian setiap 20 sampel running.
 Lakukan pemeliharaan dengan menggunakan larutan pencuci hipoklorit setiap
minggu.
 Lakukan setiap 2 minggu sekali atau sebulan sekali menggunakan larutan enzim
digestif (EZ cleanser) untuk menghancurkan sisa bekuan atau sisa pembuangan darah
yang tidak sempurna.
 Jangan gunakan alat selama 24 jam penuh tanpa istirahat, karena dapat berakibat
kesalahan pencucian alat dan kesalahan keakuratan alat berkurang.
 Gunakan darah kontrol yang masih baru dan tidak expired date.
 Konsultasikan hasil printout hematology analyzer dengan staf ahli laboratorium dan
atau DSPK bila mencurigakan.
Melakukan Koreksi pada Hematologi Analyzer:

 Buatlah sediaan apus darah tepi yang bagus.


 Hitung jenis leukosit secara manual. Untuk mengkoreksi adanya normoblast, satelit
trombosit, rouleaux formation dan lainnya.
 Perhitungan sel dengan hemositometer bilik hitung untuk jumlah masing-masing sel.
 Lakukan pemeriksaan hematokrit mikro secara manual.
 Sediaan segar tanpa antikoagulan lebih baik.
 Hangatkan sampel bila terlalu dingin dalam freezer pada suhu ruang.
 Spesimen pasien langsung segera diperiksa tanpa menunggu lagi
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Hematologi Analyzer merupakan suatu
alat yang digunakan untuk pemeriksaan darah untuk mendiagnosa penyakit-penyakit yang
terkandug dalam darah tersebut. Selain itu, Hematologi Analyzer merupakan alat yang
mempunyai keakuratan (presisi) yang sangat tinggi karena setiap laboratorium mengklaim
bahwa hasilnya lebih akurat bahkan pakai darah kontrol dibandingkan laboratorium lain (alat
untuk pemeriksaan darah lainnya). Dari kelebihan yang dimiliki oleh Hematologi Analyzer
terapat juga kekurangan-kekurangan yang di sebabkan pemakaian alat yang tidak sesuai
prosedur sehingga dapat mengurangi ke presisi-an dari alat ini.

B. Saran
Dalam pemeriksaan kita harus mengetahui validitas diantaranya :
Validasi analitik untuk alat hematology analyzer diperlukan karena :
1. Hasil cell counter mungkin tidak tepat
2. Merupakan tanggung jawab staf laboratorium
3. Wajib mengetahui kejanggalan suatu hasil pemeriksaan.
4. Merupakan bagian dari rangkaian proses kendali mutu
5. Memerlukan pengetahuan sifat alat
6. Memerlukan pengetahuan keterbatasan / limitasi alat
7. Memerlukan dan menguasai kalibrasi
8. Memerlukan dan menguasai kontrol mutu
9. Kemampuan menilai kebenaran hasil
DAFTAR PUSTAKA

http:\\www.wordpress.com\Validasi Analitik Hematology Analyzer :


Upaya untuk mengkoreksi alat hematology analyzer merupakan sebuah upaya yang baik
karena kita tahu bahwa tidak semua alat luput dari kesalahan dan ketidaktelitian.html

http:\\www.google.com\search\manual book Hematologi Analyzer.pdf


nonim.TT.Calibration and Calibration
Verification.[http://www.doh.wa.gov/portals/1/Documents/2700/Calibration.pdf]. Diakses
pada tanggal 24 Oktober 2015.
Pande Gd Angga Putra. 2014. Makalah Hematologi Analyzer

.[https://www.scribd.com/doc/239752243/139357386-Makalah-Hematologi-
Analyzer#download]. Diakses pada tanggal 24 Oktober 2015.Anonim.TT. BAB III
Metode Penelitian.

[http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/155/jtptunimus-gdl-dianadwisu-7730-4-
babiii.pdf]. Diakses pada tanggal 24 Oktober 2015.

Sulfajri, Andy Rezky.2015. Hematologi Analizer


. [http://andyrezkysulfajri.blogspot.co.id/2015/01/hematologi-analizer.html].
Diakses pada tanggal 24 Oktober 2015.Sofie, Mohamad.2014.Hematologi Analyzer.

[ http://mohamadsofie.blogspot.co.id/2014/09/hematologi-analyzer.html]. Diakses
Pada tanggal 24 Oktober 2015.
Sandika, Septya.2014.HematologyAnalyzer.

[http://septyasandika.blogspot.co.id/2014/08/hematology-analyzer.html]. Diakses
pada tanggal 24 Oktober 2015.
Anonim.2013.Makalah Mindray.[http://blog-haris26.blogspot.co.id/2013/11/makalah-
mindray.html]. Diakses pada tanggal 24 Oktober 2015
Aglutinasi dalam kedokteran dan zoologi adalah penggumpalan dalam suatu cairan akibat
pemberian suatu bahan ke dalamnya.
 DILUENT
 RINSE
 LYZE
 EZ-CLEANSER
 PROBE CLEANSER