Anda di halaman 1dari 3

DAKRIOADENITIS

Definisi
Suatu proses inflamasi pada kelenjar air mata.
Dibagi menjadi dua yaitu dakrioadenitis akut dan kronik, keduanya dapat
disebabkan oleh suatu proses infeksi ataupun dari penyakit sistemik lainnya
Dacryoadenitis akut ditandai dengan yang berikut ini:
 Unilateral, sakit parah, kemerahan, dan tekanan di daerah supratemporal
orbita
 Onset cepat (jam ke hari)
 Chemosis
 Injeksi konjungtiva
 Debit mukopurulen
 Eritema kelopak mata
 Limfadenopati (submandibular)
 Pembengkakan sepertiga lateral tutup atas (tutup berbentuk S)
 Proptosis
 Pembatasan motilitas okuler
Dacryoadenitis kronis ditandai dengan yang berikut ini:
 Dapat bilateral, pembesaran kelenjar lakrimal yang tidak menyakitkan
terjadi lebih dari sebulan
 Presentasi kurang parah dibanding dacryoadenitis akut
 Tidak sakit
 Kelenjar membesar tapi mobile
 Ptosis ringan sekunder akibat pembesaran kelenjar (mungkin)
 Dry Eye ringan sampai berat

Etiologi
Infectious dacryoadenitis
Causes of viral dacryoadenitis (most common) include the following:
 Mumps (most common, especially in childhood)
 Epstein-Barr virus
 Herpes zoster
 Mononucleosis
 Cytomegalovirus
 Echoviruses
 Coxsackievirus A
Causes of bacterial dacryoadenitis include the following:
 Staphylococcus aureus and Streptococcus
 Neisseria gonorrhoeae
 Treponema pallidum
 Chlamydia trachomatis
 Mycobacterium leprae
 Mycobacterium tuberculosis
 Borrelia burgdorferi
Causes of fungal dacryoadenitis (rare) include the following:
 Histoplasmosis
 Blastomycosis
 Parasite (rare)
 Schistosoma haematobium
 Protozoa (rare)
 Acanthamoeba keratitis associated
Inflammatory dacryoadenitis
Causes of inflammatory dacryoadenitis include the following:
 Sarcoidosis
 Graves disease
 Orbital inflammatory syndrome
 Benign lymphoepithelial lesion

Anamnesis
Keluhan Utama : Pasien datang dengan keluhan nyeri pada kelopak mata
RPS : Pasien mengeluh nyeri pada bagian kelopak mata bagian
pinggir atas, dengan disertai bengkak, kadang belekan, bila
mata digerakan pasien mengeluh sakit.

Pemeriksaan Fisik
 Bila kelopak mata dibalik tampak pembengkakan berwarna merah.
 Tidak terdapat gangguan visus
 Pada pemeriksaan slitlamp, semua normal hanya saja pada palpebra
superior lateral tampak merah
 Terdapat benjolan pada palpebra supeior

Diagnosis Banding
Hordeolum internum
Abses Kelopak mata
Selulitis orbita

Terapi :
Non Farmakologi
Dikompres dengan air hangat

Farmakologi
 Virus  self-limiting, terapi supportive seperti kompres air hangat,
NSAID oral
 Bakteri  dapat diberikan cephalosporin generasi pertama seperti
Cephalexin 500 mg
 Jamur  dapat diberikan antiamoebic atau antifungal
 Inflammatory (non-infeksi)  dapat dicari etologi sistemiknya dan
diterapi berdasarkan causanya.
 Dakrioadenitis kronis  diterapi berdasarkan penyakit penyebabnya,
apabila pembesaran tidak hilang dalam 2 minggu, dapat dilakukan biopsy
glandula lakrimalis