Anda di halaman 1dari 7

PERSPEKTIF INFORMASI PADA KEBERMANFATAN

KEPUTUSAN

Ringkasan Materi Kuliah


Untuk memenuhi tugas Matakuliah Teori Akuntansi
Yang dibimbing oleh Bapak Prof.Dr. Sutrisno T., SE., AK., M.Si

Disusun oleh:
Gede Krisnawan
145020300111006

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
TAHUN 2017
A. GARIS BESAR MASALAH PENELITIAN
Alasan Munculnya Respon Pasar
Seperti yang sudah dijelaskan di bab-bab sebelumnya, bahwa harga pasar
saham perusahaan akan merespon informasi laporan keuangannya. Berikut
prediksi-prediksi tentang perilaku investor sebagai respon terhadap laporan
keuangan:
1. Investor memiliki kepercayaan sebelumnya tentang hasil yang diharapkan dan
resiko saham perusahaan. Kepercayaan-kepercayaan sebelumnya ini akan
didasarkan kepada semua informasi yang tersedia, termasuk harga pasar,
hingga sesaat sebelum pelaporan pendapatan bersih sekarang.
2. Dalam mengeluarkan laporan pendapatan bersih tahun berjalan, beberapa
investor tertentu pasti akan memutuskan untuk menjadi lebih terinfomasi,
dengan cara menganalisis angka-angka pendapatannya.
3. Para investor yang sudah merevisi kepercayaan mereka yang meningkat
tentang profitabilitas dan pendapatan di masa mendatang akan cenderung
membeli saham perusahaan pada harga pasar mereka saat ini, dan sebaliknya
bagi investor yang telah memperbaiki kepercayaan yang cenderung menurun.
4. Kita akan berharap untuk mengamati volume saham-saham yang
diperdagangkan akan meningkat ketika perusahaan melaporkan pendapatan
bersihnya.

Menemukan Respon Pasar


Berikut merupakan bentuk dan metode untuk menemukan respon pasar:
1. Teori pasar yang efisien mengimplikasikan bahwa pasar akan bereaksi cepat
terhadap informasi baru. Oleh karena itu, perlu diketahui kapan laporan
pendapatan bersih periode berjalan pertama kali dipublikasikan. Jika peneliti
mencari volume dan dampak harga meskipun telat beberapa hari, maka tidak
ada dampak yang mungkin diamati meskipun sebenarnya sudah ada. Jika pasar
efisien bereaksi, seharusnya terjadi dalam narrow window atau di sekitar
tanggal pengumuman.
2. Berita baik ataupun buruk dalam laporan pendapatan bersih biasanya di
evaluasi berkaitan dengan apakah yang investor harapkan. Peneliti harus
mendapatkan kepastian apa yang diharapkan para investor atas pendapatan
bersih yang terjadi. Hal ini akan bisa ditemukan dengan menggunakan
peramalan para analis tentang pendapatan selama tiga bulan atau satu tahun
atau mungkin dengan memproyeksikan time series laporan pendapatan bersih
sebelumnya.
3. Selalu ada banyak peristiwa yang terjadi yang mempengaruhi volume dan
harga saham perusahaan. Hal ini berarti bahwa pasar merespon laporan
pendapatan bersih akan sulit ditemukan. Pentingnya untuk memisahkan
dampak faktor-faktor eksternal terhadap hasil saham.

Membandingkan Pengembalian Dan Pendapatan


Peneliti empiris sekarang dapat membandingkan pendapatan saham tidak normal
pada hari 0 seperti yang dihitung diatas dengan komponen-komponen yang tidak
diharapkan dari laporan pendapatan bersih perusahaan periode berjalan. Jika
pendapatan yang tidak diharapkan ini menjadi good news maka, dari pasar
sekuritas efisien yang diketahui, pengembalian saham abnormal positif
menunjukkan bukti bahwa investor rata-rata bereaksi menyenangkan terhadap
berita bagus yang tidak diharapkan dalam hal pendapatan. Jika hasil abnormal
positif dan negatif yang berada di sekitar berita pendapatan bagus dan buruk
ditemukan pada perusahaan sampel, peneliti dapat menyimpulkan bahwa prediksi
yang didasarkan kepada teori keputusan dan teori pasar saham diterima. Hal ini
akan mendukung pendekatan nilai kegunaan keputusan terhadap akuntansi dan
laporan keuangan, karena jika para investor tidak menemukan nilai manfaat dari
informasi pendapatan bersih yang dilaporkan, maka respon pasar akan sulit untuk
di amati.
Metodologi ini bukanlah bukti yang absolut–sejumlah asumsi dan estimasi
harus dibuat. Berikut komplikasi yang ada:
1) bahwa informasi spesifik lain seringkali muncul disekitar waktu
pengumuman pendapatan perusahaan.
2) estimasi beta perusahaan, yang diperlukan untuk memisahkan hasil
perusahaan-luas dan perusahaan khusus. Sebagaimana disebutkan, estimasi
ini biasanya didasarkan kepada analisis regresi data sebelumnya yang
menggunakan model pasar. Selanjutnya, estimasi beta merupakan slop
dalam garis regresi. Jika estimasi beta berbeda dengan beta yang
sesungguhnya, hal ini akan mempengaruhi kalkulasi hasil abnormal, yang
kemungkinan akan membiasakan hasil penelitian. Terdapat berbagai
ancaman cara untuk menangani masalah komplikasi ini.

B. EARNING RESPONSE COEFFICIENT (ERC)


Alasan untuk Respon Pasar Diferensial
Koefisien respon pendapatan (earning response coefficient) mengukur
tingkat sejauh mana pendapatan pasar abnormal dari suatu sekuritas dalam
merespon komponen yang tidak diduga dari pendapatan yang dilaporkan dari
suatu perusahaan yang menerbitkan sekuritas tersebut. Sejumlah alasan dapat
dinyatakan untuk respon pasar diferensial pada pendapatan berbasis biaya historis,
yaitu sebagai berikut:

1. Beta: Ketika investor melihat pendapatan sekarang sebagai indikator


earningpower dan hasil mendatang, semakin beresiko hasil-hasil di waktu
mendatang maka semakin rendah reaksi investor terhadap jumlah
pendapatan yang diharapkan.
2. Struktur Modal: ERC untuk perusahaan dengan leverage tinggi akan lebih
rendah daripada perusahaan dengan sedikit hutang atau tidak ada hutang
sama sekali, yang lain dianggap sama.
3. Persistensi merupakan konsep yang cukup menantang dan memiliki
manfaat. Satu alasannya, seperti dikemukakan oleh Ramakrishnan dan
Thomas (1991) (R&T) adalah bahwa komponen-komponen yang berbeda
dari pendapatan bersih bisa memiliki persistensi yang berbeda.
4. Kualitas Pendapatan: Semakin tinggi ERC dalam pendapatan dengan
kualitas yang semakin tinggi.
5. Kesempatan tumbuh: untuk dasar alasan yang berhubungan dengan
persistensi diatas dan argumen kualitas penerimaan, GN dan BN dalam
penerimaan saat ini dapat mengemukakan prospek pertumbuhan masa
mendatang bagi perusahaan, dan oleh karena itu juga mengarah pada ERC
yang lebih tinggi.
6. Muatan Informasi dari Harga: Harga pasar itu sendiri secara parsial
merupakan informasi tentang nilai perusahaan di waktu mendatang.
Alasannya adalah bahwa agregat harga pasar semuanya secara publik
mengetahui informasi tentang perusahaan, bukan sekedar informasi
akuntansinya saja.

Implikasi Penelitian ERC


Kita harus yakin bahwa kita melihat alasan mengapa para akuntan
berkepentingan dengan respon pasar terhadap informasi akuntansi keuangan.
1. Mendukung argumen untuk mengembangkan pengungkapan karakteristik
dan substansi instrumen keuangan, termasuk “off-balance-sheet”.
2. Pengungkapan komponen pendapatan bersih berguna bagi para investor.
3. Kemampuan para akuntan untuk memberikan informasi yang berguna bagi
investor akan meingkat ketika akuntan meningkatkan pemahaman secara
lebih baik tentang respon investor kepada informasi laporan keuangan.

C. SURAT KEBERATAN KEBIJAKAN AKUNTANSI TERBAIK


Kita telah menyatakan bahwa akuntan dapat diarahkan oleh reaksi pasar
sekuritas dalam menentukan kegunaan informasi akuntansi keuangan. Hal ini
menarik kesimpulan bahwa kebijakan akuntansi terbaik adalah salah satu yang
menghasilkan respon harga pasar terbesar. Investor kemungkinan akan
menganggap informasi skuntansi sebagai sesuatu yang berguna meskipun dari
sudut pandang masyarakat biaya dari informasi ini lebih banyak daripada
manfaat kepada investor atau pasar modal.
Para akuntan dapat bertindak sebaik mungkin tentang seberapa jauh
mereka bisa memberikan informasi yang berguna bagi para investor, namun
hal ini tidak berarti bahwa masyarakat akan lebih kaya. Alasannya adalah
bahwa informasi memiliki karakteristik barang publik. Barang publik dimana
barang yang dipakai oleh satu orang, tanpa merusaknya sehingga orang lain
bisa menggunakannya.
Konsumsi barang pribadi mengeliminir kemanfaatanya bagi konsumen
lain. Namun demikian, seorang investor dapat menggunakan informasi
didalam laporan tahunan tanpa mengeliminasi kemanfaatannya bagi investor
lain. Sebagai akibatnya, supplier barang barang publik memiliki masalah
pengeluaran biaya atas produk-produk ini, sehingga kita seringkali
menyaksikannya disediakan oleh badan pemerintahan atau kuasai-
pemerintahan. Memang, laporan tahunan perusahaan tidak berarti “bebas”.
Investor pada akhirnya akan membayarnya melalui harga produk yang lebih
tinggi. Investor kan menganggap informasi akuntansi sebagai sesuatu yang
berguna meskipun dari sudut pandang masyarakat biaya dari informasi ini
lebih banyak daripada manfaat kepada investor atau pasar modal.
D. ISI INFORMASI RRA
Secara apriori kita akan menduga bahwa jika informasi yang berorientasi
nilai terbuka menjadi bermanfaat bagi para investor, maka akan masuk dalam
industri minyak dan gas. Kita akan berpendapat (misalnya) bahwa biaya
histris dan nilai pasar secara khusus cenderung berbeda dalam industri ini –
sebuah perusahaan yang beruntung (dengan biaya rendah)mungkin
menemukan sumber keuntungan yang sangat besar.. Ketika begitu banyak
nilai perusahaan minyak (baik perusahaan pengeksplorasi maupun perusahaan
yang memproduksi minyak dan gas) bergantung kepada cadangannya, saham
dari perusahaan tersebut nampaknya rentan dengan masalah asimetri
informasi.
Banyak sekali dasar alasan yang dikemukakan atas kelemahan hasil
RRA. 1) masalah rehabilitas. Mungkin RRA sangat tidak tepat untuk bisa
dikatakan berguna, dan hal ini sejalan dengan hasil penelitian dari Magliolo.
2) penelitian menghadapi kesulitan metodologis yang lebih rumit daripada
yang ditemukan dalam reaksi pasar terhadap pendapatan bersih. Salah satu
masalahnya adalah dalam menemukan masalah waktu dimana pasar pertama
kali menyadari informasi RRA. 3) bahwa informasi yang berbasis biaya
historis tentang cadangan minyak dan gas bisa lebih memiliki nilai relevan
daripada yang diimplikasikan dalam pembahasan yang dikemukakan diatas.
Namun kita tidak boleh sembrono dalam menyalahkan pasar tentang
lemahnya daya dukung. Sebagai ganti dari pencarian hubungan langsung
antara informasi laporan keuangan lain dengan hasil sekuritas abnormal,
sebagaimana yang sudah dilakukan oleh penelitian-penelitian diatas, terdapat
pendekatan secara tidak langsung yang menghubungkan informasi lain dengan
kualitas pendapatan. Interpretasi atas informasi ini adalah bahwa perusahaan
sudah menggunakan cadangannya untuk meningkatkan penjualan dalam
jangka pendek. Jika demikian, maka pendapatan langsung menjadi berkurang,
hal itu dikarenakan pendapatan-pendapat tersebut mencakup komponen yang
tidak tetap yang tentu saja berdampak buruk jika tidak ditemukan cadangan
baru. Selanjutnya, reaksi pasar terhadap informasi cadangan tambahan akan
mudah ditemukan ERC rendah jika dibandingkan dengan reaksi langsung
terhadap informasi cadangan itu sendiri.