Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM SENSOR

KARAKTERISTIK PT-100

Dosen Pengampu :

Sumarna, M.Si, M.Eng

Disusun Oleh

Noviana Susilaningrum

NIM 14302241025

LABORATORIUM ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2017
A. Tujuan
1. Mengetahui karakteristik PT-100

B. Desain Percobaan

C. Data hasil percobaan

No Suhu ( 0C) Tegangan ( Volt)


1 37 0,069
2 38 0,071
3 39 0,073
4 40 0,075
5 41 0,076
6 42 0,078
7 43 0,08
8 44 0,082
9 45 0,084
10 46 0,085
11 47 0,087
12 48 0,089
13 49 0,091
14 50 0,092
15 51 0,094
16 52 0,096
17 53 0,097
18 54 0,1
19 55 0,101
20 56 0,103
21 57 0,105
22 58 0,106
23 59 0,109
24 60 0,11
25 61 0,112
26 62 0,114
27 63 0,116
28 64 0,118
29 65 0,12
30 66 0,122
31 67 0,124
32 68 0,126
33 69 0,127
34 70 0,129
35 71 0,131
36 72 0,133

D. Analisis Data

Berdasarkan data hasil percobaan diatas apabila di plot ke dalam grafik diperoleh
hasil sebagai berikut.
[15/12/2017 10:52 "/Graph1" (2458102)]
Linear Regression for Data1_B:
Y=A+B*X

Parameter Value Error


------------------------------------------------------------
A 0,00169 4,02964E-4
B 0,00182 7,26307E-6
------------------------------------------------------------

R SD N P
------------------------------------------------------------
0,99973 4,52706E-4 36 <0.0001

E. Pembahasan
Sensor PT 100 merupakan salah satu bentuk dari RTD ( Resistive
Temperature Detector ) dengan koefisien suhu positif, yang berarti nilai
resitansinya naik apabila suhu meningkat. PT-100 terbuat dari logam
platinum sehingga memiliki awalan PT, dan disebut PT-100 karena sensor
dikalibrai pada suhu 00C pada nilai resitansi 100 ohm.
PT-100 DIN ( standar Eropa ) memiliki resolusi 0,385 ohm per 10C.
Jadi resistansinya akan naik sebesar 0,385 ohm untuk setiap kenaikan suhu
10C. Untuk mengukur suhu secara elektronik menggunakan sensor suhu
PT100 , maka harus dieksitasi arus yang tidak boleh melibihi nilai 1 mA,
karena apabila arus melebihi 1mA maka akan terjadi self-heating yang
menyebabkan keluaran sensor tidak sesuai lagi. Selain itu dengan masukan
arus sebesar 1mA dapat memudahkan dalam menghitubg tegangan keluaran
dari sensor PT-100. Pada suhu 00C, resistansi PT 100 adalah 100 ohm,
sehingga tegangan keluaran sensor adalah 𝑉𝑠 = 1mA x 100 ohm =
100 mV , ketikaa suhu naik menjadi 10 C, resistansi PT-100 adalah 100,385
sehingga tegangan keluaran sensor adalah 𝑉𝑠 = 1mA x 100,385 ohm =
100,385 mV. Dengan demikian , konversi dari tegangan menjadi suhu adalah
vs−100
𝑠𝑢ℎ𝑢 = .
0,385
Pada percobaan yang kami lakukan, kami menggunakan desain
percobaan seperti pada gambar. Pertama, air dalam beker dipanaskan dengan
menggunakan bunsen. Diatas beker digantungkan sebuah termometer dan
rangkaian sensor PT-100 yang telah dihubungkan dengan sumber tegangan
sebesar 5 volt. Pengambilan data dilakukan pada saat suhu air yang terukur
menggunakan termometer sebesar 370C. Pada tiap kenaikan suhu 10C
praktikan mencatat hasil tegangan keluaran sensor dengan menggunakan
multimeter analog.
Praktikan mengambil data keluaran tegangan pada sensor tiap kenaikan
suhu 10C. Data yang diperoleh sebanyak 36 data, kemudian data yang
diperoleh tersebut di plot ke dalam grafik hubungan antara suhu dengan
tegangan. Pada grafik, ketika di fit linier diperoleh nilai regresi sebesar 0,99
dengan standar deviasi 4,54 x 10-4, dengan persamaan Y= 0,00169 + 0,00182x
Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa hubungan antara suhu dan tegangan
keluaran adalah linier. Semakin tinggi suhu yang diuur, maka tegangan
keluaran yang terukur pada voltmeter juga semakin besar. Pada tiap kenaikan
suhu, terjadi pula kenaikan tegangan keluaran namun interval kenaikan
tegangan tidak selalu konstan.
Secara teori karakteristik keluaran PT-100 adalah hubungan antara
suhu dengan hambatan terlihat pada grafik berikut.

Grafik karakteritik PT-100 sumber http://margionoabdil.blogspot.co.id

RTD PT-100 perubahan tahanannya lebih linear terhadap temperatur uji,


tetapi koefisiennya lebih rendah dari thermistor dan persamaan matematisnya adalah
𝑅𝑡 = 𝑅𝑜 ( 1 + 𝛼𝑇).
F. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan,
karakteristik PT-100 adalah memiliki hubungan linier positif antara kenaikan suhu
dengan tegangan keluarannya, dengan grafik seperti berikut.
DAFTAR PUSTAKA

Sumarna. 2017. Petunjuk Praktikum Sensor dan Tranduser. Yogyakarta : Laboratorium


Elektronika dan Instrumentasi
Chandra MDE. 2010. Rangkaian Sensor Suhu RTD PT-100 Two Wire. Web :
https://telinks.wordpress.com/ diakses pada Jumat 15 Desember 2017 pukul
11.00

Anda mungkin juga menyukai