Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PRAKTIKUM SENSOR

KARAKTERISTIK PHOTOELEKTRIK

Dosen Pengampu :

Sumarna, M.Si, M.Eng

Disusun Oleh

Noviana Susilaningrum

NIM 14302241025

LABORATORIUM ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2017
A. Tujuan
1. Mengetahui pengaruh jarak terhadap karakteristik tegangan luaran
B. Alat dan Bahan
1. Set alat photoelektrik
2. Multimeter
C. Data Hasil Percobaan
No Jarak ( cm ) Tegangan ( volt )
1 0 1,722
2 1 1,717
3 2 1,719
4 3 1,718
5 4 1,715
6 5 1,676
7 6 1,648
8 7 1,42
9 8 1,24
10 9 0,961
11 10 0,641
12 11 0,567
13 12 0,449
14 13 0,388
15 14 0,346
16 15 0,276
17 16 0,252
18 17 0,233
19 18 0,219
20 19 0,213
21 20 0,202
22 21 0,194
23 22 0,186
24 23 0,173
25 24 0,183
26 25 0,182
D. Analisis Data

E. Pembahasan
Praktikum karakteristik photoelectrik bertujuan untuk mengetahui
karakteristik sensor photoelektrik. Pertam-tama praktikan menghubungkan
LED pada sumber tegangan 3 volt, kemudian menghidupkan set alat
photoelektrik. Pengambilan data dilakukan dengan mendekatkan LED ke
sensor photoelektrik pada jarak tertentu dan mencatat tegangan ynag
terukur menggunakan multimeter. Interval jarak yang digunakan adalah 1
cm.
Sensor cahaya adalah komponen elektronika yang dapat
memberikan perubahan besaran elektrik pada saat terjadi perubahan
intensitas cahaya yang diterima oleh sensor cahaya tersebut. Sensor cahaya
tipe fotovoltaik adalah sensor cahaya yang dapat memberikan perubahan
tegangan pada output sensor cahaya tersebut apabila sensor cahaya
tersebut menerima intensitas cahaya.
Ketika LED didekatkan ke sensor, pada jarak 0 cm, perubahan
tegangan yang terukur berada pada nilai tertinggi yakni 1,722 volt.
Kemudian, semakin jauh jark LED dengan sensor semakin kecil nilai
tegangan yang terukur. Bila dilihat ke grafik hubungan antara jarak LED
ke sensor dengan tegangan yag terukur adalah linear kebawah, dengan
persamaan Y = 1.80042 – 0,08318 X , menunjukan nilai sensitifitasnya
adalah – 0.08318. Rentang perubahan yang signifikan terjadi ketika LED
pada jarak 6-10 cm dari sensor, kemudian tegangan yang terukur
mengalami penurunan yang tidak begitu signifikan. Hal ini menunjukkan
bahwa sensor bekerja secara stabil pada jarak 0-5 cm saja. Dengan
demikian diperoleh nilai ambang minimum pada jarak 5 cm dan
maksimum pada jarak 0 cm.
DAFTAR PUSTAKA

Sumarna. 2017. Petunjuk Praktikum Sensor dan Tranduser. Yogyakarta :


Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi
http://elektronika-dasar.web.id/jenis-dan-karakter-komponen-sensor-
cahaya-electrooptic-device/