Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PRAKTIKUM

TES ROTHWELL MILLER INTERST BLANK (RMIB)

Diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Assesment Kognitif

Dosen Pengampu:

Nur Eko Kiswantoro, M.Psi., Psikolog

Nama Kelompok:

1. Fitri Amalia (J71215111)


2. Mochammad Taufik (J71215124)

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

FAKULTAS PSIKOLOGI DAN KESEHATAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA

2017
LAPORAN PRAKTIKUM
TES ROTHWELL MILLER INTERST BLANK (RMIB)

A. IDENTITAS TESTEE

Nama : TS
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Tanggal Lahir : 12 Desember 1997
Usia : 20 Tahun
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Mahasiswa
Tanggal Tes :12 Desember 2017

B. WAKTU PEMERIKSAAN

Hari/tgl : Rabu, 13 Desember 2017


Tempat : UIN Sunan Ampel Surabaya
Pukul : 19.00 WIB

C. TUJUAN PEMERIKSAAN

Rothwell Miller Interest Blank (RMIB) bertujuan mengungkap minat berdasarkan sikap
seseorang terhadap pekerjaan yang besangkutan.

D. PSIKOGRAM

No KATEGORI A B C D E F G H I ∑ RANK %
1 Out 3 8 7 7 5 5 3 2 11 51 2 7.4
2 Me 12 1 8 8 10 9 12 11 2 73 12 10.3
3 Comp 9 4 9 5 3 4 6 10 3 53 3 7.5
4 Sci 8 3 3 9 1 6 9 12 7 58 5 8.2
5 Prs 1 6 2 1 4 2 1 1 6 24 1 3.4
6 Aesth 2 5 11 3 7 12 8 3 12 63 7.5 8.9
7 Lit 6 11 4 6 12 7 7 8 5 66 9 9.4
8 Mus 4 9 12 10 2 3 5 9 9 63 7.5 8.9
9 S.S 5 12 6 11 6 10 4 5 10 69 11 9.8
10 Cler 11 2 5 2 8 11 10 4 1 54 4 7.6
11 Prac 7 10 10 4 9 8 2 6 4 60 6 8.5
12 Met 1 7 1 12 11 1 11 7 8 68 10 9.6

2
E. INTERPRETASI

Kategori pekerjaan pertama yang diminati oleh subjek adalah Personal Contact.
Dengan mendapatkan persentil skor 24 Personal Contact menduduki urutan pertama
kategori pekerjaan yang diminati subjek. Personal Contact sendiri adalah pekerjaan
yang berhubungan dengan manusia, diskusi, membujuk, bergaul dengan orang lain.
Pada dasarnya adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan orang lain.
Dapat disimpulkan bahwa subjek adalah seseorang yang cukup menyukai untuk
melakukan relasi sosial dengan orang lain. Apabila dilihat dari konsistensi jawaban,
jawaban testee cukup konsisten. Hanya ada 1 pilihan jawaban yang cukup memilih
cukup banyak yaitu 4 skor. Namun pada jawaban yang lain selisihnya hanya 1-2 skor.
Dengan mendapatkan persentil skor yaitu 24 maka dapat dikatakan bahwa subjek cukup
minat dengan bidang pekerjaan ini tanpa pengaruh oleh lingkungan dan walaupun
banyak yang kurang minat oleh bidang pekerjaan ini.

Kategori pekerjaan kedua yang diminati subjek adalah Out Door. Out Door
mendapat persentil skor sebesar 51 yang dapat diartikan menduduki ranking kedua pada
pilihan ketegori pekerjaan yang diminati subjek. Selisih yang cukup banyak dengan
persentil skor pada ranking pertama. Outdoor merupakan pekerjaan yang aktivitasnya
dilakukan diluar atau udara terbuka, atau pekerjaan yang tidak berhubungan dengan
hal-hal yang rutin sifatnya. Dapat disimpulkan bahwa subjek cukup menyukai
pekerjaan yang bersifat turun lapang/terjun langsung. Apabila dilihat dari konsistensi
jawaban maka jawaban subjek mengenai pilihan pekerjaan tidak konsisten. Selisih yang
cukup banyak yaitu 9 skor yaitu antara 2 dan 11 menunjukkan subjek tidak konsisten
dalam memilih jenis pekerjaan. Ketidakkonsitensi ini mungkin dapat terjadi karena
pekerjaan yang bersangkutan tidak mewakili kategori yang ada atau dikarenakan sikap
kurang peduli subjek terhadap jenis pekerjaan yang ada.

Kategori pekerjaan ketiga yang diminati subjek adalah Computational. Dengan


mendapatkan skor persentil 53 maka kategori pekerjaan Computational menduduki
urutan ketiga untuk jenis pekerjaan yang cukup diminati oleh subjek. Hanya memiliki
selisih 2 skor terhadap urutan kedua. Computational merupakan jenis pekerjaan yang
berhubungan dengan angka-angka. Dapat disimpulkan bahwa subjek menyukai dunia
statistika. Apabila dilihat dari konsistensi jawaban maka dapat dikatakn bahwa subjek
tidak konsisten. Selisih 7 poin yaitu antara 3 dan 10. Ketidakkonsitensi ini mungkin

3
dapat terjadi karena pekerjaan yang bersangkutan tidak mewakili kategori yang ada
atau dikarenakan sikap kurang peduli subjek terhadap jenis pekerjaan yang ada.

Kategori pekerjaan yang paling tidak diminati subjek adalah Mechanical.


Dengan mendapatkan persentil skor sebesar 73 maka katgori pekerjaan Mechanical
menduduki urutan terakhir. Dikarenakan semakin banyaknya skor yang didapatkan
maka minat subjek terhadap pekerjaan tersebut makin kecil. Mechanical sendiri adalah
jenis pekerjaan yang berhubungan dengan atau menggunakan mesin-mesin, alat-alat
dan daya mekanik. Kekonsistensian subjek untuk tidak berminat dengan kategori
pekerjaan ini adalah tidak konsisten. Selisih 11 poin yaitu 1 dan 12. Ketidakkonsitensi
ini mungkin dapat terjadi karena pekerjaan yang bersangkutan tidak mewakili kategori
yang ada atau dikarenakan sikap kurang peduli subjek terhadap jenis pekerjaan yang
ada atau mungkin pengetahuan tentang pekerjaan-pekerjaan tersebut kurang atau bisa
terjadi dikarenakan kelalaian kecerobohan subjek, bahkan dapat diartikan sebagai
kecenderungan oposisi terhadap tester.

F. KESIMPULAN

Dari hasil interpretasi yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa subjek
memiliki minat dalam kategori pekerjaan yaitu Personal Contact, Out door dan
Computational.

G. REKOMENDASI

Pertimbangan pekerjaan yang direkomendasikan berdasarkan tiga kategori pekerjaan


yang diminati testee, antara lain:

1. Personal Contact : marketing, penyiar, salesman, agen periklanan, pewawancara,


juru lelang, petugas humas, dsb.
2. Out Door : petani, juru ukur, prospector bahan tambang, nelayan, dsb.
3. Computational : akuntan, ahli statistik, auditor, petugas bank, guru matematika,
kasir bank, juru bayar, dsb.

4
H. PENUTUP

Laporan hasil praktikum yang telah kami susun sedemikian rupa, kiranya masih jauh
dari sempurna. Hal tersebut tidak lain karena kurangnya kemampuan ataupun
pengetahuan yang kami miliki. Oleh karenanya, dengan hormat kami meminta saran
dan masukan dari bapak dosen pengampu mata kuliah Assesment Kognitf agar laporan
yang kami susun kedepannya bisa terlaksana dengan lebih baik lagi.