Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

KUALITAS TANAH

Nama : Febby Fitriyani

NPM : 150510150196

Kelas : G

1. Apa yang dimaksud dengan kualitas tanah dan mengapa dalam penilaian kualitas tanah
menggunakan indikator biologis?
Jawab :

Kualitas tanah adalah kapasitas tanah yang berfungsi mempertahankan


produktivitas tanaman, mempertahankan dan menjaga ketersediaan air serta mendukung
kegiatan manusia. Indikator biologis merupakan penopang dalam indicator lain. Organisme
di dalam tanah dijadikan penilaian untuk melihat keadaan kehidupan yang terdapat di
dalam tanah. dengan adanya kehidupan yang baik di dalam tanah maka, parameter tersebut
sebagai tolak ukur dalam penilaian kualitas tanah.
Indikator biologi dinilai dengan melihat keanekaragaman hayati yang terdaapat
di dalam tanah. Hilangnya keanekaragaman hayati pada tingkat genetik, spesies dan
ekosistem pasti mengarah pada perubahan fungsi utama ekosistem manapun. Ada
hubungan langsung antara kekayaan spesies; intensitas beberapa proses mendasar
seperti respirasi, dekomposisi, penyimpanan unsur hara, dan produksi primer; dan
kelembaban tanah dan ketersediaan air.

2. Sebutkan dan jelaskan persyaratan paramater agar dapat digunakan sebagai indikator
biologis?

Jawab :

Parameter yang dapat digunakan sebagai indicator biologis, apabila parameter tersebut:
 Mudah untuk diukur
Harus mudah dalam pengukurannya. Hal tersebut berhubungan dengan efisiensi
parameter tersebut sebagai indicator biologi.
 Dapat menyesuaikan pengukuran dalam berbagai kegunaan tanah.
Parameter indikator tersebut harus dapat digunakan dalam berbagai keadaan tanah.
Parameter yang digunakan tidak boleh hanya dapat dilakukan pada satu keadaan
lahan.
TUGAS
KUALITAS TANAH

 Dapat ditaksir jelas dalam waktu yang lama.


Parameter tersebut tidak boleh berganti-ganti seiring dengan berjalannya waktu.
Parameter harus digunakan sebagai acuan indicator penentu suatu lahan tersebut
karena parameter tersebut merupakan suatu dasar dalam pengukuran.
 Mudah digunakan oleh semua kalangan dan penggunaan untuk berbagai keadaan
lahan.
Penggunaan parameter juga harus melihat kemudahan pengaplikasian oleh semua
kalangan. Hal ini berhubungan dengan acuan dalam pengukuran agar setiap tanah
memiliki pengukuran yang sama.
 Bervariasi dalam berbagai iklim dan pengelolaan tanah
Paramete tersebut harus melihat kemungkinan adanya variasi lain yang belum
diketahui akibat perbedaan iklim ataupun pengelolaan tanah yang berbeda.
 Mewakili berbagai sifat kimia, fisika dan biologi tanah.
Harus mewakili atau sejalan dengan sifat kimia, fisika dan biologi. Hal tersebut
karena parameter merupakan suatu dasar dalam pengukuran suatu indikator tanah
yang saling berhubungan
 Dapat ditaksir dengan metode kualitatif maupun kuantitatif.
Parameter tersebut harus dapat dinilai untuk realisasinya dengan metode kualitatif
maupun dengan kuantitatif.

3. Dalam penilaian kualitas tanah dapat dilakukan secara kualitatif maupun


kuantitatif.Jelaskan dengan singkat tentang hal tersebut? Dan sebutkan contoh atau
parameter biologis yang termasuk sebagai indikator kualitatif dan sebagai indikator
kuantitatif.

Jawab :

Indikator kualitas tanah dapat dilihat berdasarkan kualitatif maupun kuantitatif.


indicator kualitatif ini merupakan pengamatan yang turun langsung untuk melihat
responnya secara nyata di lapangan. Sedangkan kuantitatif pengukuran melewat nilai
untuk melihat taraf atau antar nilainya.
TUGAS
KUALITAS TANAH

4. Jelaskan mengapa sifat biologis digunakan sebagai indikator dalam penilaian kualitas
tanah

Jawab :

 Indikator biologis memberi informasi tentang kehidupan di dalam tanah. Indikator


biologis harus bersifat dinamis dimana berubah dengan berjalannya waktu.
penggunaan indicator tersebut sebagai batasan dan acuan dalam perubahan tersebut.
Indikator biologi langung berinterkasi dengan indicator lain dan saling
mempengaruhi.indikator fisika dan kimia.
 Organisme di dalam tanah memiliki peran yang besar dalam penyupai nutrisi ke
pada tanaman. Adanya mikroorganisme mengindikasikan adanya kehidupan yang
dapat terjadi di dalam tanah sehingga tanah tersebut termasuk baik untuk kehidupan
terhadap manuia dan lain-lainnya. Biodivrsitas organisme ata biota tanah akan
menentukan ekosostem tanahnya. keberadaan suatu organisme nerupakan suatu ciri
keberadaan organisme yang lainnya. oleh sebab itu, maka adanya organisme tanah
menentukan langsung terhadap kualitas suatu tanah.

5. Sebutkan dan jelaskan kelompok organisme (functional group) dan jenis organisme
yang dapat digunakan sebagai indkator dalam penilaian kualitas tanah!

Jawab :

Terdapat beberapa kelompok organisme (functional group) yang biasa digunakan untuk
pengukuran indicator tanah.

a. Mikroba decomposer

Mikroba dekomposer merupakan kelompok organisme yang berukuran kecil


dan sulit dilihat untuk mata telanjang sejenis bakteri dan jamur. mikroba
decomposer ini merupakan organisme untuk indicator biologi dengan melihat
pengaruh ataupun interaksi dari metabolismenya untuk tanaman. Contoh
indicator mikroba decomposer yaitu seperti aktivitas untuk menghasilkan suatu
senyawa hasil metabolismenya, seperti fiksasi ataupun respirasinya.
TUGAS
KUALITAS TANAH

b. Biological regulator

Biological regulator ini merupakan kelompok organisme untuk melihat


parameter keseimbangan kehidupan di dalam tanah biological regulator ini
merupakan pengatur tingkat keanekaragaman organisme di dalam tanah. Hal ini
karena keanekaragaman berhubungan dengan keadaan pada tanah, seperti
adanya polutan, adanya decomposer mikroorganisme, daerah pernanaman
dsb..Protista dan nematoda ini merupakan salah satu organisme yang dijadikan
indicator untuk melihat kelimpahan ataupun keanekaragaman suatu organisme
didalam tanah yang dapat mempengaruhi terhadap indicator yang lainnya.
Selain itu juga terdapat mikroarthophoda, yang juga dilihat keanekaragaman di
dalam tanah

c. Soil ecosystem engineers

Soil ecosystem engineers merupakan sejenis makrofauna yang ada di dalam


tanah salah satunya cacing. Makrofauna ini dijadikan sebagai indicator untuk
melihat kehidupan di dalam tanah. Dengan adanya Soil ecosystem engineers
maka sebagai patokan banyaknya organisme yang hidup di dalam tanah untuk
melihat suatu ekosistem baik atau tidaknya. Mereka mewakili lokasi dimana
proses pedologis tertentu terjadi seperti stimulasi aktivitas mikroba,
pembentukan struktur tanah, dinamika bahan organik tanah, dan pertukaran air
dan gas (Anderson 1995; Lavelle 1996, 1997). Cacing sendiri merupakan fauna
yang banyak terdapat pada daerah dengan subur. Hal tersebut dikarenakan
cacing menyukai daerah dengan kebutuhan makanan yang cukup.

6. Jelaskan dengan singkat tahapan atau langkah-langkah evaluasi kualitas tanah!


Jawab :
Langkah-langkah evaluasi kualitas tanah:
1. Melakukan pengukuran kualitas tanah
Pengukuran kualitas tanah ini dengan melakukan pengukuran terhadap tiga
indicator yaitu fisika, kimia dan biologi. Penggunaan parameter pengukuran dalam
kualitas tanah berbeda-beda sesuai kebutuhan suatu lahan. Misalnya dalam suatu
lahan tidak perlu dilakukan pengujian EC, karena permasalahan tanah tersebut
TUGAS
KUALITAS TANAH

bukan salinitas. Untuk minimal data yang dijadikan patokan nilai juga akan
berbeda-beda sesuai dengan keadaan lahannya.
2. Melakukan skoring terhadap hasil pengukuran
Dari hasil pengukuran tersebut harus dilakukan interpretasi. Apabila data yang
didapatkan bersifat kualitatif maka dilakukan skoring untuk mendapatkan hasil
kuantitatif pula. Skoring ini dilihat berdasarkan tingkat baik buruknya hasil dari
suatu parameter. Skoring juga dilakukan untuk memudahkan saat dilakukan
tindakan yang akan diambil.
3. Mendapatkan Soil Quality Index
Soil quality index ini merupakan hasil dari skoring yang telah didapatkan dari dari
data pengukuran. Index ini menentukan atau dijadikan acuan batasan dalam
tindakan selanjutnya.

References

Sally Bunning, J. J. J., 2003. INDICATORS AND ASSESSMENT OF SOIL


BIODIVERSITY/SOIL ECOSYSTEM FUNCTIONING. Roma, Land and Water
Development Division (AGLL)..
Simarmata, T., 2017. Bioindikator Kualitas Tanah Nilai Potensial dan Perpektif. s.l.:s.n.
Soil Quality Organization, 2011. Soil Quality. [Online]
Available at: http://soilquality.org/basics.html
[Accessed 10 Oktober 2017].
Soil Quality, 2017. Fact Sheets Biological Indicator. [Online]
Available at: http://soilquality.org.au/factsheets/category/biological-indicators
[Accessed 10 Oktober 2017].
USDA NRCS, n.d. Soil Health and Soil Quality. [Online]
Available at:
https://www.nrcs.usda.gov/wps/portal/nrcs/detailfull/co/home/?cid=nrcs144p2_06302
0
[Accessed 10 Oktober 2017].